
"Ayah? aku fikir mereka kesatria!..." Menangis dalam hati "Tapi bukankah kesatria... Ah mana aku tahu aku tidak tahu tentang kerajaan tapi jika tentang tata krama aku pernah mempelajarinya" Kesalnya, Batin
"Baiklah bagaimana 'Yang Mulia' Terhormat" Senyumnya ramah -Ye Nǚshén
"Baiklah aku angap ini seri.. tapi sembuhkanlah putraku" Ucapnya tegas dan di sambut oleh tatapan kaget tiga anaknya "Bagaimana pun saya tidak bisa mengalahkannya bahkan kerajaan sekalipun.. mata itu cantik sama seperti dia namun warna berbeda" Batin sang raja sambil melihatkan sorotan mata yang tajam
"Baiklah" Senyumnya penuh kemenangan lalu dia melesat cepat di sisi-sisi dua kakak adik yang sedang berada di sisi orang kedua -Ye Nǚshén
Nǚshén : Yaampun thor masak aku di sana sih kayak ngerebutin laki
Author : Lah kok malah mempermasalah kan itu sayap mu tuh jatuhin dua orang kasian mana tamvan tamvan
Nǚshén : Yang buat juga kamu thor.. udah lah lanjut author adalah dewa nya
Author : Nah itu tau
"Permisi.." Menusukkan cepat jarum akupunturnya dan mengeluarkan racun nya menggunakan penarikkan kembali -Ye Nǚshén
"Akhh" Teriaknya
|Posisi mereka sedang berada di udara jadi Nǚshén sedikit berhati-hati takut jika terlalu menarik kekuatannya kembali malah bisa membuatnya kehabisan tenaga dan jatuh karena menahan rasa sakit itu atau malah menarik juga kekuatan laki-laki itu
...|Beberapa saat kemudian...
"Uhuk..uhuk..." Memuntahkan darah kotor
"Terimakasih Nona" Menundukkan kepalanya -Raja
"Tidak apa sekarang kita seri jika saya mendengar ada perang dan di awali dengan kerajaan anda saya tak segan untuk menyerangnya kembali" Tersenyum -Ye Nǚshén
"Baiklah.. jika anda ada waktu silahkan mampir ke kerajaan saya" Memanggil hewan spiritual nya -Raja
"Baik" Memberi hormat -Ye Nǚshén
...|Setelah obrolan yang lumayan lama Nǚshén akhirnya turun...
"Nona anda tidak terluka" Tanyannya -Jendral Dai
"Apa kamu bisa melihat tadi" Menaiki Ten -Ye Nǚshén
"Memang tidak ada hati" -Ten
"Diamlah kamu tidak usah membuat aku tambah pusing" Telepati -Ye Nǚshén
"Baiklah perang telah saya akhiri beri kabar pada kerajaan mereka bisa berhenti mengirim ke sini" Teriaknya -Ye Nǚshén
"Wahh dia benar-benar hebat"
"Sangat hebar pasti dia menggunakan cadar karena tidak mau melihatkan wajah cantiknya"
"Iya sangat hebat aku kagum dengan nona itu"
...|Di sisi lain...
__ADS_1
"Ahh... aku khawatir dengan Nona" Kesalnya "Seharusnya aku tidak meninggalkan Nona di sana sendiri.. aiss aku memang tidak berguna" Kesal Zuji hingga mengacak-acak rambutnya sendiri
"Baiklah.. Nona saya akan menunggu anda di kerajaan ini hingga anda kembali"
...|Kembali ke Nǚshén...
...¦Setelah perjalanan yang cukup lama akhirmya mereka kembali ke tenda dan mengabarkan bahwa peperangan telah selesai...
...Semua terlihat bahagia sangat terlihat di muka mereka...
"Huff pada akhirnya aku hanya bisa menaikkan tiga tingkat saja.. ahh memang setelah naik tingkat aura semakin sulit bahkan lebih sulit dari menaikkan kultivasi" Kesalnya dalam hati -Ye Nǚshén
"Oh ya.. kenapa tadi Raja itu menatap aku seperti bertemu teman lama ya.. apa aku pernah bertemu" Gumamnya sambil menaruh satu jarinya di kening 'Berfikir' "Tidak mungkin aku tidak mengingat apa pun" Gumamnya -Ye Nǚshén
"Ten apa kamu mendengarku" Telepati -Ye Nǚshén
...¦Karena posisi Nǚshén saat ini ada di tenda dan Ten ada di kandang jadi tidak bisa bertemu...
"Saya mendengar anda Nona" Jawabnya -Ten
"Istirahatlah nanti kamu akan aku latih untuk menjadi hewan ku" Telepati -Ye Nǚshén
"Baik Nona saya akan beristirahat" Jawabnya -Ten
"Ya" Memutuskan -Ye Nǚshén
"Baiklah aku akan mandi.. huff.. sangat dingin" Mengosok bangannya dan tubuhnya -Ye Nǚshén
...|Di dalam dimensi...
...|Selesai mandi...
...Menggunakan baju yang Nǚshén buat dan topeng putih...
"Emm.. Segarnya" Meregangkan tangan nya "Huff sangat malas keluar jika musim dingin begini" Keluar dimensi -Ye Nǚshén
"Ahh.. dingin lagi" Memajukan bibirnya dan berjalan keluar -Ye Nǚshén
"Nona apa anda butuh sesuatu" Tanya salah satu perawat
"Tidak.. saya mau bertemu jenderal Dai" Melirik ke samping -Ye Nǚshén
"Baik Nona saya akan beri tahu Jendral mohon tunggu sebentar" Memberi hormat dan pergi
"Ya" Menganggukkan kepala dan berbalik"Ck.. sepertinya saya tahu dia" Berfikir "Tapi siapa.. memori aja setengah-setengah" Kesalnya, batin -Ye Nǚshén
...melihat laki-laki yang tadi bertemu di tenda...
...|Saat Nǚshén melamun laki-laki itu mendekati nya dan bertanya...
__ADS_1
"Nona apa benar perang telah selesai" Tanyanya "Nona.." Menyentuh bahunya menggunakan satu jari
"Ah.. ada apa" Sadar dari lamunannya -Ye Nǚshén
"Apa benar perang telah selesai.." Mengulangi perkataannya
"Ya perang telah selesai" Dengan nada lembut dan sedikit tersenyum -Ye Nǚshén
"A..aaa Terimakasih berkat Nona perang sudah selesai" Membungkukkan badan nya
"Bukan berkat aku" Mengelengkan kepalanya pelan -Ye Nǚshén
"Jika bukan Nona lalu siapa" Tanyannya, mengerutkan alisnya
"Berkat kerja keras kalian.. aku hanya di kirim di sini untuk membantu saja" Tersenyum tulus tapi penuh arti "Dia kenal dengan putri itu aku akan menantikan waktu yang tepat untuk menghancurkan hati nya" Batin -Ye Nǚshén
"Ah.. anda terlalu rendah hati" Senyumnya "Coba saja tunangan saya seperti anda" Gumamnya tapi masih terdengar oleh Nǚshén
"Tunangan?.. apa boleh tahu nama tunangan kamu" Tanyanya ramah -Ye Nǚshén
"B..bukan maksut saya..." Terhenti
"Em.. jika anda tidak mau memberi tahu tidak apa" Senyumnya dan berbalik "Satu.. dua.. tig.." Batin -Ye Nǚshén
"Dia Ye Nǚshén dari kerajaan Langit.. tapi aku akan membatalkan pertunangan itu dan akan bertunangan dengan Putri Jia an" Jelaskannya dengan suara semakin merendah
"Hah dia oh.. oke aku akhirnya tahu ternyata itu kamu sepertinya aku mendapat mangsa empuk" Senyum licik "Tuan apa kamu tahu" Membalikkan badannya -Ye Nǚshén
"Tahu apa Nona?" Bingungnya
"Jika kamu ingin membatalkan pertunangan seharusnya kamu lakukan itu sejak dulu" Merubah raut mukanya -Ye Nǚshén
"Nona anda tidak tahu dia di rumorkan buruk rupa dan bahkan tidak bisa berkultivasi bagaimana bisa bertunangan dengan saya" Mengerutkan alisnya
"Itu hanya rumor belaka.. dan cobalah ingat bagaimana dia mempertahankan hubungan itu mempertahankan hubungan lebih sulit dari pada mengejar seseorang.. kamu bisa saja meningalkan berlian hanya untuk serpihannya saja, atau kamu meningalkan pil murni hanya untuk pil palsu" Jelaskannya panjang lebar -Ye Nǚshénj
"Tapi bahkan saya tunangannya tidak pernah bertemu dengan dia bagaimana saya tahu dia berlian atau serpihan dia pil murni atau pil palsu" Kesalnya
"Apa kamu sudah bertanya di mana dia" Kembali datar -Ye Nǚshén
"Itu.." Cangungnya
"Tapi aku dengar dia juga setuju dengan pembatalan ini.. ingat jangan sampai menyesal" membalikkan badannya dan pergi dengan melambai tangan -Ye Nǚshén
"Berlian? serpihan berlian? Pil murni? Pil palsu? apa yang di maksut itu apa Nona itu kenal dengan Ye Nǚshén? tapi.. sudahlah" Berfikir
...¦Kembali ke cerita...
"Maaf Nona.. ada tamu yang datang" Memberi hormat dan berbicara -Jendral Dai
"Siapa? apa dia tamu penting?" Mengerutkan alisnya -Ye Nǚshén
...•Next•...
__ADS_1
...Jangan lupa klik tanda jempol ya...