
Hari ini sebenarnya aku ingin memberi Adel hadiah,dan mengecek semua email laporan perusahaan.
Selama bertugas aku masih juga harus disibukkan dengan pekerjaan kantor, sebenarnya menjadi orang kantoran itu bukan passion ku jadi aku tetap memilih menjadi seorang prajurit negara ketimbang menjadi eksekutif muda.Sebenarnya dulu Papa ingin aku meneruskan menjalankan perusahaannya,tapi aku diberi kebebasan untuk memilih.
Ketika Papa meninggal,dulu ada orang kepercayaan papa yaitu ayahnya Deni.Tapi beliau sudah berusia lanjut,dan Deni yang hanya terpaut dua tahun dibawah ku meneruskan tugas Ayahnya.
"Huh... kenapa tumben banget Deni ngirim kerjaan sih?"Aku mengomel sendiri, ketika melihat semua pekerjaan yang dikirimkan Deni.
Aku mengecek satu persatu email yang Deni kirimkan.Satu jam bergulat dengan laptop rasanya mual.Inilah yang membuatku tidak bercita-cita menjadi seorang pengusaha.
Ku buka ponselku,ada beberapa pesan dari Deni dan satu pesan dari Mama.
Dam...Mama kangen, kapan kamu pulang?Mama ingin bertemu kamu! Pesan dari Mama.
Mama!
Sebutan itu tidak pantas untuk wanita yang sudah membunuh suami dan anaknya sendiri.
Amarah ku dalam hati ini,aku masih menghormati nya karena aku takut dengan dosa, kalau pun aku tidak memikirkan dosa sudah ku buat dia menderita.
Pak maaf...saya ingin melaporkan bahwa Mbak Adel ditemui Desti.
Dan hari ini Restu mengalami kecelakaan,Mbak Adel menjenguk kerumah sakit.
Semua data tentang Gibran Desti dan Restu sudah saya kirim ke email bapak yang satunya.
Ku buka semua email yang Deni katakan.
Deni juga mengirimkan puluhan foto,mendukung semua laporannya.
"Heh... Bos!lagi ngapain?"Erda.
Aku tak menghiraukan nya karena dia sudah tahu apa yang kulakukan setiap hari nya.
"Jadi semua dugaan ku benar!"Aku menggeleng-gelengkan kepala.
"Lo ngapain sih,serius banget?"Erda penasaran dengan yang kulakukan.
"Gadis Gue dalam masalah besar!Gue harus turun tangan!"Aku mengerat kedua tanganku.
"Gue ga ngerti maksudnya? Kisah cinta Lo tuh ribet kaya hidup Gue tahu ga!"
"Gue boleh minta tolong sama Lo?"Kali ini aku sangat serius pada Erda.
"Apa yang bisa Gue bantu?"Erda selalu tahu apa yang harus dilakukan ketika aku sudah meminta tolong padanya.
__ADS_1
"Hubungi semua anak buah Lo yang terbaik,jaga gadis Gue jangan sampai disentuh oleh siapapun!Apalagi cewek ini!"aku menunjukkan foto Desti.
"Ok!Ada pesan tambahan pak?"Erda menawarkan.
"Bawa Desti padaku nanti setelah aku pulang dari sini,begitu juga dengan suaminya yang koruptor itu!Oh ya satu lagi, biarkan Restu dekat dengan gadisku aku pastikan dia tidak akan pernah mendapatkan cinta Adel ku!"
"Baik pak Bos!langsung laksanakan!"Erda pergi untuk menjalankan tugasnya dariku.
Aku tidak akan biar kan Adel disentuh siapapun!sedikit saja ada yang menyakitinya dia harus membayar berpuluh kali lipat.
Andai tugas disini bisa kupercepat,aku akan percepat dan pulang kesana.
Sialan juga Gibran, semuanya karena dia Adel jadi terlibat menjadi korban.
Sebenarnya rasa cemburuku sudah mencapai ambang batas,apalagi melihat Adel bersama Restu.Tapi apa dayaku aku belum bisa menyatakan cintaku padanya.Apalagi kami harus berpisah sementara seperti ini.
Aku sudah memesan sesuatu untuk hadiah kemenangan nya.
Setelah ku selesaikan semua pekerjaan ku.Aku mencoba menghubungi Adel,
"Hey gadis konyolku,Mas kangen!"Aku seperti orang gila karena bicara dengan foto Adel yang ku simpan dalam laptopku.
Beberapa kali ku telpon tidak ada jawaban.
Kuputuskan mengirimkan pesan padanya,dan nasibnya sama tidak ada balasan.
Ponselku berdering,nomor tak dikenal tapi itu kode dari Indonesia.
"Hallo!"jawab ku pertama kali.
"Hay Dam..Gue ganggu waktu kamu ga?"Suaranya tidak asing,tapi aku lupa.
"Ga... siapa?"Jawabku santai.
"Ini Gue, Gibran!"Aku sedikit terkejut Gibran menghubungi ku,tapi aku juga tahu pasti suatu saat Gibran akan menghubungi ku karena Adel.
"Eh Lo Gi...apa kabar?"aku basa-basi.
"Baik Dam...,Lo sendiri gimana kabarnya?"
"Alhamdulillah baik... tumben Lo hubungi Gue,ada yang bisa Gue bantu?"Aku pura-pura tidak mengerti.
"Lo pasti sudah tahu,ga perlu Gue ceritain.Gue tahu siapa Lo dan bagaimana Lo!"
"Terus Gue harus gimana?"
__ADS_1
"Lo sayang sama Adel?"
"Gue sayang banget sama dia!Gue ga suka adek Lo mainin Adel, siapapun yang buat Adel sedih ataupun terluka ga ada maaf!"Aku sedikit menekan.
"Gue tahu gimana Lo,tapi Gue mohon kali ini bantu Gue biarin Adel dekat dulu dengan Restu demi Restu bisa jauh dari Desti.Ya Gue tahu ini semua salah Gue.Dari ini semua akan Gue perbaiki!"Seperti bukan Gibran yang aku kenal,dia mau mengakui kesalahannya.
"Apa Lo bisa jamin gadisku aman?"
"Gue janji akan jaga Adel baik-baik!"Janjinya.
"Kali ini Gue ga main-main Gi!Adel berarti buat Gue!sampai ada yang buat dia terluka dia akan tahu berhadapan dengan siapa?"Aku memperingatkan nya.
"Gue janji sama Lo!"
"Oke Gue pegang janji Lo!"
Berat membiarkan seseorang yang ku sayang untuk kepentingan orang lain.Tapi aku tidak boleh egois.
"Pak!"Sertu Heru menghadap ku,pasti akan ada party mendadak.
"Iya!"
"Kapten diminta menghadap Letkol di markas sekarang!"
"Baik!"
Aku bersiap menghadap Letnan Kolonel, sebelum berangkat aku mengirim pesan pada Deni.
Ini semua sudah resiko dari aku sebagai prajurit negara.Mungkin kali ini adalah tugas terberat dalam sejarah sejak aku menjadi seorang TNI AD.
Bertugas di negara berkonflik yang berkepanjangan.Berpisah dengan gadis konyolku itu yang sekarang terberat.Dia wanita yang terpilih dari sekian yang datang.Aku pernah mencintai tapi tersakiti dan sekarang dia datang untuk mengisi yang telah pergi.
"Mau kemana Bos?"Erda yang melihatku berkemas.
"Aku party nya sana deket sama perbatasan sekarang!"Candaku.
"Demi apa kok Lo yang dieksekusi kesana?"Dia seperti tak ikhlas berpisah dengan ku.
"Demikian informasi yang saya sampaikan!"Jawabku santai.
"Gue kenapa ga tercantum?"Dia berpikir karena kita satu kesatuan,tapi kali ini aku memang terpilih untuk tugas penting ini.
"Er...tolong jika Gue ga balik tetap jaga gadis konyolku oke... berikan yang terbaik sampai Lo ntar bisa ketemu dia di Indonesia!Jangan sampaikan apapun kecuali bilang ke dia kalau Gue Cinta banget sama dia!"Aku seperti berwasiat pada Erda.
"Ga...Lo bakalan balik!Lo bakalan balik dan nikahin Adel gadis konyol Lo itu."Dia memeluk ku erat.
__ADS_1
"Gue titip Adel!satu bulan lagi Lo pulang kan!temui dia sampaikan kata Cinta Gue padanya!"