AKU YANG TERPILIH

AKU YANG TERPILIH
Bunuh diri


__ADS_3

"Apa yang kamu inginkan sebenarnya Des?"Teriak Restu ketika melihat Desti sudah diujung roof top sebuah cafe dan siap untuk melompat.


"Kamu ga usah pedulikan aku!"Desti dengan menangis.


"Aku ga ngerti kenapa kamu seperti ini?Lali untuk apa kamu mau bunuh diri? Kalau ada masalah bisa kan dibicarakan baik-baik!"Restu mencoba membujuk Desti,yang tidak bergeming mundur dari ujung gedung itu.


"Kamu masih tanya apa masalah nya? masalah nya itu kamu!"Teriak nya.


"Kamu menjauh dari sana, kalau memang masalah nya itu aku kita bicara baik-baik!"Restu mengulurkan tangannya agar Desti dapat meraihnya.


"Ga ada yang perlu diomongin lagi,ga usah juga kamu tolongin aku!pergi sana sama cewek ga tau diri itu!"Teriaknya.


"Des... sebenarnya mau kamu apa? Cewek ga tau diri maksud kamu siapa?Aku harus bagaimana supaya kamu ga seperti ini?"Restu masih terus berusaha meyakinkan dan membujuknya untuk tidak bunuh diri.


"Buat apa!kamu sekarang udah ga peduli sama aku,yang kamu pedulikan cewek yang ga tahu diri itu!"Dia masih bersikeras dengan pemikirannya.


"Oke...aku janji bakalan lakukan apa saja untuk kamu, asal kamu jangan bertindak aneh-aneh kaya gini lagi!"Janji Restu,pada Desti agar Desti menggagalkan rencana nya untuk bunuh diri.


"Kamu janji?"Yakinya.


"Iya janji!"Dan Restu berhasil membujuk Desti tidak bunuh diri.


Restu menarik tangan Desti dan memeluk nya dengan nyaman,agar Desti tidak merasa sendiri.


"Kita duduk dulu ya!"Restu menuntun Desti untuk duduk.

__ADS_1


Setelah Desti lebih tenang,dan suasana hatinya lebih baik.Restu kembali mengajak Desti untuk bicara dari hati ke hati.


"Des...kamu kalau ada apa-apa cerita,jangan kaya gini lagi ya!"Restu meminta untuk Desti tidak mengulangi perbuatannya itu.


"Buat apa aku hidup kalau orang yang aku sayangi sudah tidak peduli denganku,dia malah lebih mementingkan cewek lain yang ga cinta sama dia!"Desti kembali meledak-ledak.


"Maksud kamu, aku?Aku lebih mementingkan Adel,begitu maksud kamu?"Memperjelas yang Desti maksudkan.


"Iya...kamu lebih mementingkan cewek ga tau diri itu,kamu temani dia setiap hari!kamu selalu ada waktu buat dia,tapi udah ga peduli sama aku,yang jelas-jelas pacar kamu?Kamu selalu beralasan untuk hubungan kita,tapi apa gunanya dia buat kita?Dia cuma merusak hubungan kita!"Desti selalu berpikir bahwa Adel penyebab Restu tidak memperdulikan nya lagi.


"Des ...aku sayang sama kamu!tapi aku mohon mengerti dengan segala kondisi kita,hubungan kita ini sebenarnya ga bener!Aku butuh waktu untuk memperbaiki semuanya, orang tua ku sudah tahu tentang hubungan ini,begitu juga kak Gibran!Dari awal kita sudah sepakat untuk memasukkan Adel dalam cerita hubungan kita,dia penolong hubungan ini.Tapi kamu malah sekarang berpikir yang tidak-tidak, menuduh Adel yang ga sepantasnya!Aku ada buat Adel karena dia sedang sedih!"Restu berusaha menjelaskan tentang kedekatannya dengan Adel,hanya untuk berempati pada Adel dan menutupi hubungannya dengan Desti karena keluarga nya sudah mengetahui.


"Kamu hanya beralasan!Kamu itu ga hanya berempati,tapi kamu sudah pakai hati!Hati yang kamu berikan padaku sudah kamu berikan juga pada dia! sedangkan kamu tahu,dia sudah punya kekasih!"Desti menatap Restu tajam.


"Aku hanya ingin membalas kebaikannya,kamu tahu kan ketika aku kecelakaan kemarin!Adel ada temani aku, merawat aku! Sekarang dia sedang butuh teman ya aku berusaha untuk menjadi teman yang baik.Kamu bisa tanya sama dia langsung,aku dan Adel hanya berteman ga lebih!"Berusaha agar Desti merubah pandangan nya pada Adel.


"Bahagia gimana?"Restu ga mengerti maksud Desti.


"Kamu seneng kan Adel ditinggal mati sama pacarnya! Dengan seperti itu kamu bisa deketin dia!Kamu ga tahu malu Res!"


"Oke...kita jangan bawa-bawa Adel, sebenarnya ini hanya masalah kita!Kita hanya salah paham!"Restu mengalihkan pembicaraan.


"Kamu lindungi dia? Oke... sekarang aku mau kamu jauhi dia!"Pinta Desti.


"Oke!tapi kamu harus ceraikan suami kamu!"Restu meminta syarat yang tak kalah rumit.

__ADS_1


"Oh jadi kamu nantangin aku?Kamu udah ga sayang sama aku!"Berkilah.


"Des... hubungan seperti ini mau sampai kapan?Aku tidak bisa memiliki mu seutuhnya,apa kamu tidak kasihan sama aku?Mau sampai kapan seperti ini?"Restu yang sudah mulai menyerah dengan keadaan hubungan antara mereka.


"Kamu sudah setuju dengan ini semua tadinya kan!"Desti membalikkan ucapan Restu.


"Des...aku beri kamu waktu untuk berpikir!Kamu pilih aku atau suamimu?Jika kamu sudah memutuskan, hubungi aku!"Restu menatap Desti dengan serius.


"Aku ga akan ngelakuin hal ini kalau aku ga sayang sama kamu!"Menggenggam tangan Restu dengan erat.


"Aku juga sayang sama kamu!tapi aku tidak ingin selamanya seperti ini!"Restu berdiri dan dengan refleks Desti memeluk Restu dari belakang.


"Jangan tinggalin aku Res!aku sayang sama kamu!"Desti kembali menangis.


"Des... cinta sayang itu tidak begini, menghalalkan segala cara untuk bersama,aku sadar jika apa yang kita lakukan ini salah! Makannya aku ingin memperbaikinya.Jika kamu sayang sama aku, selesaikan dulu urusanmu dengan suamimu!Aku akan menunggumu sampai kamu siap,jika kamu mencintai dia lebih baik kita berjalan dengan takdir kita masing-masing."Restu melepaskan tangan Desti yang sedari tadi memeluknya,dan berlalu pergi.


Desti hanya terdiam melihat Restu melangkah pergi.Dibenaknya,dengan cara yang sama seperti ini dulu Gibran kembali ke pelukannya.Tapi ternyata Restu berbeda,cara berpikir Restu lebih logis dibandingkan kakaknya yang lebih ke perasaan.


Padahal dengan cara membuat Restu cinta mati padanya adalah cara Desti membalas sakit hatinya pada Gibran.


Gibran lebih tangguh di dalam berbisnis dan kehidupan tapi dia lebih rapuh dalam perhatian.Restu memang anak kemarin sore,tapi dia lebih tenang dalam hal apapun.


Restu menyalakan motornya.


Diperjalanan dia memikirkan Adel.Dia tahu dulu Adel pernah menyukai nya,tapi Restu malah membuatnya sebagai tameng agar hubungan nya dengan Desti tidak diketahui oleh orang tua nya.Dan sekarang Restu baru menyadari ketika Adel ternyata lebih menyayangi Adam, seorang laki-laki yang selalu melindungi wanitanya, menjadi tempat ternyaman di hidup orang yang dicintainya.Dan menjadi orang yang bersyukur karena telah menjadi yang terpilih diantara mereka yang datang,menjadi satu-satunya.

__ADS_1


Restu merasa bersalah pada Adel.Hingga saat ini dia ingin menebus kesalahannya dengan selalu ada untuk Adel.Walau dia tahu sudah terlambat.


__ADS_2