AKU YANG TERPILIH

AKU YANG TERPILIH
•Eps36•


__ADS_3

"Baik Nona saya buka" Mengambil satu botol dan mulai membukanya -Tuan Tan


Perlahan aura dari dalam botol keluar dan mengejutkan orang yang ada di sana termasuk Zuji tapi dia tahan supaya menjadi biasa


"Pil tingkat tujuh" Kagetnya secara bersamaan -Tuan Tan dan pelayan


"Apa ada masalah tuan?" Tanyanya yang langsung ditangapi oleh laki-laki itu -Ye Nǚshén


"Hahaha tentu tidak" Sambil menutup botolnya kembali dengan keringat dinginnya -Tuan Tan


"Zuji apa pil tingkat tujuh sangat mengejutkan" Tanyanya denga telepati -Ye Nǚshén


"N-Nona itu-- sangat m-mengejutkan" Jawabnya dengan respon yang sama -Zuji


"Aku pertama kali buat juga mendapat respon yang sama" Batinnya heran -Ye Nǚshén


"Nona apa anda ingin melelang ini?" Tanyanya dengan sangat sopan "Jangan sampai aku bermusuhan dengan ahli ramuan, ini kesempatan yang bagus untuk memulai bisnis dengannya" Batinnya sangat senang -Tuan Tan


"Ya.. jika tidak aku tidak akan datang lebih awal" Jawabnya dingin yang membuat suasananya menjadi cangung -Ye Nǚshén


"Ekhem.. baiklah anda mau melelang dengan harga berapa?" Tanyanya lagi -Tuan Tan


"Harga yang pantas" Sambil meminun teh yang di sediakan "Mana aku tahu harganya aku bahkan belum pernah menjual pil" Batinnya bingung -Ye Nǚshén


"A-ah.. baiklah saya akan mencari harga yang pantas" Menuangkan tehnya lagi ke gelas Nǚshén "Nona Si pasti dia sedang menguji saya dengan menyebut harga yang pantas" Batinnya mengira-ngira apa yang ada di fikiran perempuan didepannya -Tuan Tan


"Nona pasti sangat bingung dengan harga nya, tapi saya takut pil yang di buat Nona akan sangat menghebohkan negara-negara tetangga dan mencoba menyelidiki identitas Nona" Batinnya khawatir -Zuji


"Nona ini sangat misterius jangan sampai aku menyinggung Nona ini jika tidak pasti Tuan Tan tidak akan mengampuniku" Batin pelayan yang ada di belakang Tuan Tan


Setelah itu mereka berbincang-bincang sebentar tentang pil yang ada di hadapan mereka itu


Lalu berpindah ke kotak yang ada di sebelah kotak pil tadi


"Nona Si jika ini?" Tanyanya -Tuan Tan


"Itu cermin yang saya buat" Jawabnya singkat -Ye Nǚshén


"Cermin?" kagetnya "Maaf maaf" Refleknya "Boleh saya buka?" Tanyanya lagi dan lagi -Tuan Tan


"Tentu saja boleh" Dengan tatapan yang sudah lelah -Ye Nǚshén


"B-baiklah" lalu membuka kotak itu -Tuan Tan


Di buka perlahan kotak itu dan mendapat respon yang sangat sama dengan respon sebelumnya


Membuka kotak dengan perlahan "Astaga!" Kagetnya sambil membulatkan matanya -Tuan Tan


Perempuan di belakangnya pun juga sama bedanya hanya dia melihat dengan keringat dingin yang sudah mulai telihat

__ADS_1


Melihat dengan heran "Cermin di dunia ini sangat kuning jadi aku tidak bisa melihat wajahku dengan jelas dan yang aku kirim ke sini hanya percobaan yang sedikit gagal apa sejelek itu?" Bantinnya heran -Ye Nǚshén


"A..hahaha Nona ini saya akan menlelang dengan harga yang sangat pantas" Cangung nya sembari melihat keNǚshén dengan tatapan tak percaya -Tuan Tan


Setelah beberapa saat berlalu Nǚshén dan Zuji berniat untuk melihat-lihat hal apa saja yang di lelang


...Tempat lelang...


Terlihat seorang perempuan cantik membawa barang seperti nampan ke atas panggung


"Baiklah, barang selanjutnya adalah jarum perak, dan Pil pemurni kekuatan saya awali dengan harga empat koin perak" Teriak seseorang dari atas pangung dan membuka kain yang menutupi barang yang di bawa perempuan itu


"Lima koin perak untuk jarum Perak" Teriak dari arah kiri sambil mengangkat benda di tangannya


"Sepuluh koin perak untuk Pil pemurni" Teriak dari arah berlawanan sambil mengangkat benda di tangannya


"Sembilan koin perak untuk Pil pemurni" Teriak dari arah depan sambil mengangkat benda di tangannya


Dan sampai semua menyerah dengan jumlah yang dua orang keluarkan


"Baiklah 100 Perak untuk Jarum Perak dan 130 Perak untuk Pil pemurni" Teriak orang yang ada di atas panggung lagi sembari bertepuk tangan


"Nona bukankah untungnya sangat banyak" Bisik Zuji yang hanya di jawab deheman oleh orang di sampingnya -Zuji


"Untung juga tidak semua dia dapatkan" Batinnya masih fokus melihat barang-barang yang di lelang -Ye Nǚshén


"Baiklah ini yang terakhir dan sangat spesial" Teriaknya dan di sambut beberapa perempuan


"Pil tingkat tujuh?"


"Ahli ramuan mana?"


"Sangat langka aku harus mendapatkannya"


Heboh orang di bawah


"Zuji apa tingkat tujuh sangat langka?" Tanyanya -Ye Nǚshén


"Iya Nona pasti anda akan di panggil sang Master ramuan jika tahu umur anda baru belasan tahun" Jawabnya dengan senang hati -Zuji


Nǚshén hanya mengangguk dan fokus melihat lagi


"Saya awali dengan harga..." Di jeda cukup lama "..1 koin emas" Lanjutnya yang langsung di jawab para orang di bawah


"Dua koin perak" Teriaknya sembari mengangjat benda di tangannya


"Lima koin perak"


"Sepuluh koin perak"

__ADS_1


"Lima puluh koin perak" Teriaknya yang langsung membuat orang lain langsung melirik ke arah nya


Orang yang di bawah langsung saling berbisik-bisik hanya saja Nǚshén tidak bisa mendengar karena terlalu banyak yang berbicara


"Zuji siapa dia?" Tanyanya sembari melihat ke pria itu -Ye Nǚshén


"Itu adalah pangeran dari kerajaan Merak Nona" Jawabnya sembari melihat pria itu dengan menyipitkan matanya -Zuji


Dan lagi Nǚshén hanya mengangguk saja lalu fokus lagi


"B-baiklah terjual dengan harga lima puluh koin emas" Teriaknya lagi "Dan ini dia yang terakhir" Sadarnya dan kembali ke tempat "Cermin.." Sembari membuka kain yang menutupi


"Astaga cermin itu sangat jelas"


"Apa?"


"Wahh cermin itu sangat bagus"


"Saya awali dengan tiga koin emas" Teriaknya yang lansung di jawab oleh orang di bawah


"Lima koin emas"


"Sepuluh koin emas"


"Dua puluh lima koin emas"


"Tujuh puluh koin emas" Teriaknya yang langsung mendapat tatapan para orang di sana


"Jian Xinai?" Gumamnya sembari tersenyum smirk -Ye Nǚshén


"Nona kenal dengan Putri kerajaan ini?" Tanyanya yang hanya dapat gelengan oleh orang di depannya -Zuji


"Baiklah terjual dengan harga tujuh puluh koin emas" Teriaknya dan langsung menutup acara pelelangan "Baiklah acara pelelangan hari ini saya tutup" Dan cahaya di sana langsung mati dan kembari tersinari oleh cahaya


"Nona bukankah barang yang anda kasih belum semua dijual?" Tanyanya bingung -Zuji


"Pelelangan pasti akan menjual ke ahli ramuan supaya mendapat unting yang lebih banyak" Jawabnya dan berjalan mendahului Zuji -Ye Nǚshén


Setelah itu Nǚshén langsung mengambil uang di temani pelayannya namun saat mau keluar dia terhenti oleh suara yang memanggilnya


"Nona Si" Teriak Tuan Tan dari arah belakang


Nǚshén berbalik badan dan melihat pria dengan dua orang yang asing baginya


"Maaf Nona Si menganggu waktu anda" Datang dengan senyuman yang terlihat di jawahnya -Tuan Tan


"Ada apa Tuan Tan memanggil saya" Tanyanya dengan sangat dingin -Ye Nǚshén


...•Next•...

__ADS_1


...~~~...


__ADS_2