
Saat ku buka pintu, ternyata bukan kak Restu seperti dugaan ku melainkan Mas Adam
"Assalamualaikum !"Salamnya dengan penuh senyum.
"Wallaikumsalam!"Aku yang mengetahui ternyata Mas Adam berubah mood.
"Tahu aja kalau Mas mau kesini,kamu udah siap!"Dia yang melihatku sudah rapi mengenakan jeans dan kemeja bunga-bunga kupadukan dengan warna jilbab senada.
"Maaf!aku tidak janjian sama kamu, kalau kamu kesini untuk itu maaf saya tidak punya waktu karena sebentar lagi saya mau pergi!"Jutek.
"Mau kemana?Mas kesini ya buat kamu,kalau kamu ga pergi sama Mas,kamu mau pergi sama siapa ?"Nada suaranya berubah menjadi serius.
"Apa harus tahu aku pergi dengan siapa?Emang kamu siapa aku?Kita hanya berteman aku juga ga pernah ingin tahu kamu kemana dan dengan siapa? kenapa kamu mau tahu?"Aku tidak ingin kalah.
"Del!"
Tiba-tiba ada suara klakson mobil,
Tin...tin...
Dan itu Kak Restu.
"Maaf aku sudah dijemput! kalau kamu ada urusan dengan ibu,ibu ada dibelakang!"Aku berjalan melewatinya nya.
"Itu mobil Restu!"lirihnya,"Del!"Dia memegang lengan ku.
"Maaf Mas aku sudah ada janji dengan orang lain!"Aku melepaskan tangannya.
Dia terlihat mematung melihat ku pergi meninggalkan dia.
"Del!Masuk!"kak Restu ketika melihatku sampai di mobilnya.
Dan aku melihat seorang Mas Adam masih mematung.Hingga kami tak terlihat.
"Lah itu Mas Adam kok kamu tinggal ?"Kak Restu yang melihat ku melamun setelah masuk kedalam mobil.
"Iya kak!"
"Gapapa ditinggal ?"Kak Restu meyakinkan.
"Gapapa kak!Mas Adam mau ketemu ibu!"Alibiku.
"Oh... kirain ada janji sama kamu!Kak Restu jadi ga enak,udah ngajak kamu soalnya!"Disepanjang perjalanan Kak Restu mengajak ku ngobrol tapi entah hatiku serasa tidak ingin menanggapinya.
Dan masih tertuju pada Mas Adam.Bukannya aku sendiri yang ingin seperti ini tapi kenapa sekarang berat?Aku bertanya pada hatiku sendiri.
Sampai ditujuan aku membantu Kak Restu mendorong rodanya, karena dia memang masih menggunakan itu untuk mobilitas nya.
Kami disambut beberapa teman Kak Restu.Dan juga yang punya hajat.
"Hay Res!Selamat datang dilaunching cafe baru gue,gimana kamu sehat?"Seseorang menyapa Kak Restu mungkin ini yang punya acara.
Seorang laki-laki berwajah blasteran berpakaian formal dan seperti model.
__ADS_1
"Hay Vin!Ya datanglah tapi ya gini kondisi gue sekarang! Selamat ya semoga cafe Lo ini sukses!"Kak Restu menjabat tangan laki-laki itu.
"Ok thanks banget Lo udah mau datang!Ini, cewek Lo ?"Melihatku.
"Bukan ini temen gue!Kenalin Adel ini Vino temen kak Restu yang punya cafe ini!"Kak Restu mengenalkan kami berdua.
"Adel!"
"Vino!"
Kami saling berjabatan tangan.
"Ya udah nikmati saja ya Res,enjoy aja sepuas Lo hari ini!Gue tinggal kesana dulu!"Vino meninggalkan kami berdua.
"Kamu mau minum Del?"Kak Restu menawariku.
"Kak Restu mau minum?Adel ambilkan!"Aku berbalik bertanya.
"Kamu kenapa?Kok kaya nya ga fokus gitu, mikirin mas Adam?"Dia menggodaku.
"Ga Kak!Adel bingung,ga pernah ketempat seperti ini!"Aku melirik ke sekitar dan sedikit berbisik pada Kak Restu.
"Kamu ini,Mas Adam ga pernah ngajak kamu ketempat seperti ini?"Dia terkekeh.
"Ya pernah Kak! beberapa kali tapi aku aja masih ga ngerti dengan tempat seperti ini,maklum anak kampung!"Aku merendah.
"Ada aja kamu ini!Yok kita cari tempat duduk!"Memintaku untuk kembali berjalan menuju sebuah kursi untuk jamuan.
Setelah semua acara selesai kami pulang.Namun Kak Restu memintaku untuk mengantarnya membeli bola basket dulu.
Sampai dirumah mobil Mas Adam masih terparkir dihalaman rumahku.
"Makasih ya Del sudah mau temani Kak Restu hari ini!"Kak Restu sebelum aku turun dari mobil.
"Iya Kak sama-sama!Ya udah Adel duluan ya Kak!"Aku turun dari mobil.
"Salam buat Mas Adam!"Kak Restu sebelum pulang.
"Iya Kak!"Aku hanya tersenyum untuk menutupinya.
Dan Kak Restu pun melanjutkan perjalanan pulang.
"Assalamualaikum!"Aku melihat Mas Adam masih duduk santai di ruang tamu dengan laptop di hadapannya.
"Wallaikumsalam !"Dia masih fokus dengan laptopnya.
Aku langsung menuju kamar,dan tak menghiraukan Mas Adam.
"Del!"Ibu yang melihatku dari dapur memanggilku.
"Iya buk!"
"Ditunggu Mas Adam katanya kita mau diajak jenguk Mama Sari!Mama Sari kangen sama kamu!Kamu katanya lagi ngambek sama Adam ya?"Ibu padaku.
__ADS_1
"Adel capek buk! Besok aja ya,Adel mau istirahat!"Aku beralasan.
"Ya udah,ini ibu angetin sayur tadi siang kasihan Adam dari tadi ngerjain kerjaannya belum sempat makan!Temani dia makan ya!"Minta ibu.
"Ibu...aja ya...Adel pusing ga enak badan!mau istirahat!"
"Perlu dokter?"Tiba-tiba Mas Adam sudah ada dibelakang ku.
"Ga...aku cuman mau istirahat!"Aku ngeloyor ke kamar.
"Adel!!!"Panggil ibu tapi tak ku hiraukan.
Jujur aku tahu ibu tidak menyukai sikapku kali ini,tapi aku benar-benar sedang tidak ingin melihat seorang Adam Mahesa.
Jika melihatnya hati ini rasanya perih.Teringat pemandangan yang ku lihat kemarin.
"Sudah buk!Adam makan sendiri boleh?Adam lapar!"Seperti biasa Mas Adam selalu bisa mengambil simpati Ibu.
Aku yang mendengar itu dari dalam kamar"Lapar! orang dia bisa juga kan makan dimana aja, ngapain minta makan disini emang warung sedekah?!"Aku menggumam sendiri di dalam kamar.
Huhhh!Aku menghela nafas panjang.
Apa benar keputusan yang ku pilih?Aku akan bekerja merawat Kak Restu!
Sebenarnya aku tidak ingin tapi aku benar-benar butuh.Aku tidak ingin bergantung terus dengan buaya diluar itu!
Ya Allah tetapkan hatiku untuk memilih yang terbaik.
Dan jika dia yang selalu ku sebut namanya dalam doaku bukan untukku,aku mohon tetapkan hati yang ikhlas untuk ku.
Ponselku bergetar
Ini malam minggu pertama buat Mas ada dirumah cewek eh tapi ceweknya ngambek!
Boleh kasih saran ga gimana caranya supaya ga ngambek lagi?
Pesan dari Mas Adam.
Hanya kubaca tanpa ku balas.
Ponselku bergetar lagi tak berhenti sampai disitu dia mengirim pesan kembali,
Tolong dong!apa yang harus Mas lakukan?Gini deh keluar sebentar,lima menit aja habis itu Mas pulang!
Dan masih tak kuhiraukan.
Ayo dong Del jangan ngambek terus!please...Mas besok harus tugas ke luar kota hari ini pengen pamit sama kamu!Masa iya kamu nya malah di dalam kamar ngambek!Kamu mau Mas Adam mati penasaran karena ga lihat kamu sebelum tugas?Mas minta maaf kalau ada salah sama kamu,ayo dong lima menit aja!
Aku sama sekali tidak bergeming.
Ini yang terakhir kalau kamu ga keluar aku minta ibu yang minta kamu supaya kamu keluar!
Aku yang tadinya tiduran santai mau tidak mau jadi gusar.
__ADS_1
"Selalu jurus andalan!minta bantuan ibu!"Aku menggerutu.
Rasanya pengen nonjok itu orang.