AKU YANG TERPILIH

AKU YANG TERPILIH
•Eps28•


__ADS_3

"Bentar respon tubuh ini sama dengan.." Bingung "Jangan-jangan dia.." Membelakkan matanya "Dia.. Jian Xinai cih belum apa-apa sudah datang, tidak di undang lagi ku harap dia adalah jalangkung" memutar matanya malas-Ye Nǚshén


"Kenapa kamu memutar bola matamu tidak sopan" Bentak nya sambil menggeluarkan aura


"Suka-suka ku toh mata-mata ku" Menatapnya dan ber smirk di balik cadarnya -Ye Nǚshén


"Auraku tidak berpengaruh" Kaget nya


"Nǚshén apa setelah kamu di kurung di sini kamu menjadi gila sehingga kamu bisa menjawab dengan begitu berani" Sentak laki-laki itu -Gu Zhanshi


"Aku? menjadi gila? Oh.. tentu tidak jika aku gila mungkin aku sudah mencincangmu memasukkan dagingmu ke air yang mendidih memasukkan bumbu dan memakannya" Dengan mata yang tidak bisa di tebak -Ye Nǚshén


"Kita hanya datang untuk memberi baju itu, jangan lupa datang.. 'ADIK' Jangan memalukan keluarga kita" Ucap perempuan itu lalu cepat-cepat masuk ke kereta kuda


kp


Setelah mereka pergi Nǚshén melihat baju apa yang mereka kasih



"Hahaha hanfu merah" Tawanya sembari masuk dimensi -Ye Nǚshén


"Nona kenapa ada hewan lain di sini" Tunjuk nya -Li


"Oh ya kenalkan ini Ten dia kuda.." Sembari memasang hanfu itu di kayu yang biasa Nǚshén pakai untuk meletakkan hanfu hanfunya -Ye Nǚshén


"Ya kami tahu dia kuda" Tunjuknya -Tao


"Kamu menghinaku aku ini kuda terbang tahu" Sombongnya -Ten


"Oh ya Ten kenalkan ini Li dia Singa" Setelah itu Li langsung berubah wujud menjadi hewan


"Apa?" kagetnya -Ten


"Ini Tao dia kalajengking" Setelah itu Tao langsung berubah wujud menjadi hewan


"Kalajengking?" Kagetnya -Ten


"Ini Shen dan Jingmi mereka Laba-laba dan ular" Setelah itu Shen dan Jingmi berubah wujud menjadi hewan "Semoga kalian akrab dan ingat jangan bertarung hingga terluka parah" Setelah mengatakan itu Nǚshén langsung keluar -Ye Nǚshén


"N..nona jangan tingalkan aku" Lupa jika dia tidak bisa keluar tanpa izin dari Nǚshén "Nona jangan tingalkan aku bersama hewan buas kultivasi mereka sangat tinggi" Menangis dalam hati, batin -Ten


.........

__ADS_1


...Setelah itu Nǚshén berlari mengikuti jejak yang tertinggal dari kereta kuda tadi...


...Belum beberapa lama Nǚshén bertemu dengan kereta kuda yang tadi...


"Emm.. sepertinya mereka ingin menjebakku" Naik ke atas pohon "Oka hati-hati pohon ini sepertinya sedikit rapuh" Kagetnya


"Mereka ingin menjebakku? Itu mungkin jika aku di suruh mengantikan pertunangan nya dia tidak mungkin mengirim hanfu merah untukku.. walau hanfu itu bagus tapi ini pertunangan antara kerajaan pasti Ibu dan Neneknya juga menghadirinya" Melihat setiap lekat kereta itu dengan curiga -Ye Nǚshén


"Jika aku menggunakan hanfu itu mungkin kesan pertama yang mereka fikirkan adalah tidak berpendidikan.. Hanfu merah, cantik tapi orang yang belum menikah dan menghadiri sebuah acara menggunakannya hanfu itu mungkin akan langsung di usir atau di permalukan terlebih dahulu" Fikirku sambil mengigit jari "Oh ya aku belum menganti baju ku" Baru teringat dan masuk ke dimensi -Ye Nǚshén


...|Didalam dimensi...


"Nona ada apa anda kemari" Sedang melatih Ten -Shen


"Nona selamatkan aku" Batinnya -Ten


"Oh aku akan berganti pakaian" Masuk ke rumahnya memasuki kamarnya, mengambil hanfu di lemarinya dan berganti -Ye Nǚshén


...Hanfu yang di gunakan...



...Setelah itu dia keluar dari dimensi meninggalkan Ten yang masih dilatih secara keras...


"Kuda yang mereka pakai kuda apa sih lemot banget" Kesalnya -Ye Nǚshén


"Baiklah aku akan sedikit menghibur malam kalian yang sunyi" Dengan smirk yang tercetak di bibirnya -Ye Nǚshén


...Duduk di atas batang pohon dengan angun dengan di temani bulan purnama, bintang, dan hembusan angin malam yang dingin...


...Tengah malam telah tiba saat nya Nǚshén melancarkan rencananya...


"Emm.. sudah pada tidur ya" Dengan senyuman yang imut "Haha 'Kemarilah para bawahan Li, bawahan Shen' Selamat menikmati" Menggunakan Suara pemangil untuk memanggil para bawahan yang di suruh Nǚshén dengan senyuman yang selalu terbit di sudut bibirnya -Ye Nǚshén


...Setelah beberapa saat Singa dan ular tingkat tiga datang Nǚshén berbaik hati tidak mengirim tingkatan yang lebih tinggi...


"Tuan muda.. Nona banyak serangan dari hewan spiritual tolong berhati-hati" Teriak satu orang dari mereka


"Akhh mereka tingkat tiga dan sangat banyak kita tidak bisa mengalahkannya" Teriak pengawal yang terkena serangan


"Ada apa ini" keluar seorang laki-laki dari tendanya -Gu Zhanshi


"Tuan muda ada serangan dari para hewan spiritual tingkat tiga" Datang seorang pengawal memberi tahunya

__ADS_1


"Apa? bagaimana bisa bukankah kita ada di pinggir hutan.. bukankah bewan spiritual tingalnya di dalam hutan" Herannya sambil mengambil pedang dari pengawal itu dan ikut bertarung -Gu Zhanshi


"Tidak asik ternyata dia bisa bertarung" sambil memajukan bibirnya -Ye Nǚshén


^^^Oh ya Nǚshén tidak memakai cadar jadi mukanya terlihat jelas^^^


"Baiklah bagaimana jika tingkat lima" menyuruh hewan yang lain untuk ikut menyerang -Ye Nǚshén


"Tuan muda ada serangan lagi" Datang seorang pengawal lari dari arah belakang dengan penuh luka cakaran


"Apa? jaga putri jika dia terluka mungkin semua pengawal di sini akan di pengal kepalanya" Bentak dan secara serentak pengawal yang tingkatannya lumayan tinggi menjaga tenda putri -Gu Zhanshi


"Putri! Ck hanya putri seorang selir saja keamanannya sangat ketat hingga pengawal akan di pengal" Melihat atas "Bulan yang bersinar tapi selalu sendiri" Mengangkat tangannya dan mengarahkan nya ke bulan dan menutupnya seakan bulan itu telah ada di tangannya -Ye Nǚshén


...Disisi lain...


"Perempuan? mengapa dia berada di sana" Terlihat laki-laki yang baru saja lewat menggunakan kudanya "Bukankah dia yang menolongku waktu itu" Berjalan mendekati perempuan yang sedang duduk manis di atas pohon


"Nona mengapa anda berada di atas" Tanyannya


"Apa kamu tidak melihat aku sedang melihat pertunjukan" Liriknya


Nǚshén melirik tapi tidak terlihat mukanya karena tidak ada pencahayaan hanya dari cahaya bulan saja


"Pertunjukan?" Lihatnya ke arah yang perempuan itu lihat


"Nona di sana ada serangan dari hewan buas apa anda tidak menolong mereka" kaget nya


"Apa kamu melihat aku menolong mereka" Berdiri dari duduknya dan membenarkan rambutnya yang terurai


"Tapi bukankah anda orang baik mengapa anda tidak menolong mereka seperti anda menolong saya" Tanyannya lagi


"Aku hanya menolong orang yang akan aku tolong dan aku akan menyerang orang yang akan aku serang jika kamu membantu mereka para hewan itu akan menyerangmu juga" Liriknya lagi dan melihat atas seperti tadi


^^^Cahaya dari bulan seperti bersinar di muka perempuan itu^^^


^^^^^^Walau hanya terlihat dari samping tapi sudah bisa membuat laki-laki didepannya itu terpesona^^^^^^


"Nona apa anda mempunyai dendam dengan mereka?" Tanyannya lagi


...•Next•...


...~~~...

__ADS_1


...Dukung author ya dengan cara klik tanda jempol lalu hatinya dan jangan lupa komen jika ada masukan dan juga jika kalian terhibur...


...Tunggu up terbarunya ya👋...


__ADS_2