
"Dimana diaa... ketemu ternyata kau di kendalikan oleh.." Menemukan lokasi di mana dia berada, membuka matanya dan lemihat sekeliling -Ye Nǚshén
"Pengendali hewan.. dia lumayan tampan" Tersenyum "Dan tingkatannya juga lumayan bisa menambah auraku kan" Batin -Ye Nǚshén
"Ten kau bisa kesana" Menunjuk arah berlawanan dengan tujuan, Telepati -Ye Nǚshén
"Bisa Nona.. tapi mengapa anda ingin kesana" Tanyannya -Ten
"Karena pengendali hewan ada di sana cepatlah" Kesalnya Telepati -Ye Nǚshén
"Baik Nona" Berlari ke arah yang di tunjuk -Ten
.........
"Hay capek ya" Melompat ke arahnya -Ye Nǚshén
"Siapa kau.." Kagetnya
"Mengapa kau mengendalikan hewan-hewan itu" Tanya nya -Ye Nǚshén
"Karena aku pengendali hewan" Ucapnya santai
"Bener juga sih.." Gumamnya "Tapi maaf aku tidak bisa membuang-buang waktuku hanya mengobrol denganmu" Mengeluarkan pedangnya -Ye Nǚshén
"Hahaha.. anak kecil sepertimu" Tertawanya
"Ck ck merendahkan orang ya paman" Mengelengkan kepala -Ye Nǚshén
"Anak kecil pergi sana di sini sedang ada perang bahkan pakaian dan bajumu sangat aneh" Mulai fokus lagi
"Kasian sekali pemimpin mereka" Tersenyum licik -Ye Nǚshén
"Pergi sana aku sudah memperingatkanmu" Mengeluarkan auranya
"Ck ck dasar orang rendah" Melemparkan jarum beracunnya "Semoga kau bertahan paman" Melambaikan tangannya dan kembali ke tempat nya -Ye Nǚshén
.........
"Nona anda dari mana" Tanyanya -Jendral Dai
"Tidak aku hanya sedang berkeliling" Elaknya "Ternyata tinggkatan para pemimpin hewan itu rendah-rendah percuma saja jika aku pelihara" Mengelengkan kepala -Ye Nǚshén
"Apa anda tidak apa" Tanyanya lagi -Jendral Dai
"Ah tidak.. sudah lah apa mereka sudah selesai membereskan para hewan itu" Berjalan mendekati Ten -Ye Nǚshén
"Sudah Nona tapi ada beberapa orang yang terluka" Mengikuti -Jendral Dai
"Ais.. begitu saja terluka" Kesalnya "Yang luka parah langsung kirim balik supaya di obati yang masih bisa bertahan ikut" Tempramen mulai naik -Ye Nǚshén
"Baik Nona" Berbalik dan menyiapkan prajuritnya lagi -Jendral dai
...|Di perjalanan...
"Jian Xinai.. cih dasar kau merebut kebahagian pemilik tubuh ini bahkan kau sangat di sayang" Kesalnya sambil mengertakkan giginya, Batin "Lihat saja aku akan merebut kebahagian mu juga suatu saat nanti sekarang kau berbahagialah sepuasmu" Gumamnya -Ye Nǚshén
.........
"Serang"
"Akh.."
"Jangan menyerah serang"
"Nona apa kita juga akan langsung menyerang" Tanya Jendral Dai
"Aku yang akan menyerang.. kalian lihat lah dulu jika aku sudah memberi aba-aba baru kalian menyerang" Turun dari Ten "Baiklah aku harap ini bisa menurunkan amarahku" Batin -Ye Nǚshén
__ADS_1
"Tapi Nona mereka sangat banyak apa anda yakin" -Jendral Dai
"Bukannya aku tidak mempercayai mu tapi benar apa yang di jatakan Jendral itu apa anda yakin" Tanya -Ten
"Aku yakin sangat sakin" Mengeluarkan jarum nya dari sela jari nya -Ye Nǚshén
"Semua menyingkirlah" Teriak nya tapi tetap cool -Ye Nǚshén
"Siapa dia"
"Mana aku tahu"
"Astaga baju apa itu"
"'Sayap api' muncul lah" Gumamnya -Ye Nǚshén
...'Sayap api'...
...Sayap api terbuat dari api jika biasanya api di gunakan untuk membuat obat tapi Nǚshén mempelajari nya dari buku kuno yang ada di dimensinya sebenarnya masih ada banyak lagi tapi karena api banyak yang mempunyai kekuatan itu jadi dia lebih memilih menggunakannya saat ini...
...Tingkat kekuatan sayap api...
...•Alam : Merah...
...•Bumi : Ungu Muda...
...•Langit : Umgu Tua...
...•Bulan : Biru Muda...
...•Hitam : Biru Tua...
...•Surgawi : Hitam...
...Tingkatan mereka ada 9 tahap setiap mereka naik tingkat kesusahan menjadi berlipat...
"Apa itu sayap?"
"Bagaimana api bisa menjadi sayap"
"Wah Nona itu sangat cantik"
"Baik lah 'Jarum emas formasi cahaya' terbentuklah" Melemparkan jarum-jarum itu ke atas -Ye Nǚshén
...Terbentuk titik yang bergambar ... yang sangat besar...
"Hahaha bisa melempar tidak"
"Cuma bisa melihatkan sayap saja"
"Tidak berguna sekali dia"
Oceh para prajurit lawan
...Disisi lain...
"Bantuan mereka sudah pada datang ternyata" Ucap salah satu laki-laki dari tiga laki-laki
"Ya apa mereka sama sampahnya hahahha" Ejek laki-laki lain
"Dasar kalian memang suka menghina" ucap laki-laki terakhir
"Hahaha..." Tawa mereka seketika pecah
__ADS_1
"Bentar.." Kaget salah satu laki-laki
"Ada apa dengan kamu.." Melihat yang di lihat laki-laki itu
"Sepertinya kita mendapat musuh yang kuat selain Pangeran Mahkota" Desisnya
"Yaa kau benar" Melihat dengan mata tajam
"Pakaiannya sangat aneh" Melihat dengan seksama
"Ya aku juga berfikir begitu dan lagi ini musim dingin" Menaikkan alisnya
...back to story...
"Baik lah 'Jarum emas formasi cahaya' terbentuklah" Melemparkan jarum-jarum itu ke atas -Ye Nǚshén
"Kita mulai.. 'Formasi cahaya' terbentuk 'Cahaya pembakar tulang' muncullah.. bersiap lah" Terbang ke atas dan mengeluarkan aura membunuh yang sangat kental jika di bawah 'Jendral Petarung' Tingkat Tinggi -Ye Nǚshén
...Aura pertama...
...'Formasi cahaya'...
...Formasi yang menyambungkan titik satu ke titik yang lain...
...'Cahaya Pembakar Tulang'...
...Cahaya yang bisa membakar hingga tulang : Masuk melalui sela kulit yang membuka, menembus hingga tulang dan membakar hingga tak tersisa...
"Akhh cahaya apa ini"
"Sangat panas"
"Mengapa kekuatan cahaya sebesar ini"
.........
"Wah Nona sangat hebat"
"Wah bahkan kekuatan cahaya sebesar itu"
"Nona aku padamu"
"Dia sangat kuat" Ucap laki-laki yang tadi
"Ya kita mendapat musuh yang sangat kuat" Mengangguk kan ucapannya
"Apa kalian akan menyerah" Tanya salah satu pemuda itu
"Kita lihat saja seberapa kuat dia" Melipat tangannya
"Baiklah prajurit sudah selesai di mana pemimpin mereka" Melihat sekeliling -Ye Nǚshén
"Kau mencariku" Salah satu dari mereka terbang mendekat
"Kenalkan namaku..." Terhenti
...•Next•...
...~~~...
Author : Maaf ya author telat... 😭😭😭😭😭
Makasih yang udah mau dukung author jangan lupa klik tanda jempol dan hati ya
tanda jempol aja deh author sempetin buat walau baru ulangan😂
...Makasih semua...
__ADS_1