AKU YANG TERPILIH

AKU YANG TERPILIH
•Eps21•


__ADS_3

"Sudah mari pukul mundur mereka" Memerintah Ten supaya mengikutinya -Ye Nǚshén


"Kuda itu... ah memang orang yang sangat hebat" Gumamnya -Jendral Dai


...|Di perjalanan...


"Nona apa anda tidak terasa dingin" Tanya Jendral


"Tidak juga.. terimakasih atas perhatiannya jendral" Menjawab sangat dingin dan tiba-tiba teringat jika dia Jendral "Mungkin karena aku sudah terbiasa memasang muka dingin ku atau apa ya huff sudah lah sepertinya aku juga harus melihat sekitar mungkin ada musuh" Batinnya -Ye Nǚshén


"Memang anda sangat hebat di usia remaja turun ke medan perang yang sangat keras ini tanpa rasa takut walau sekarang musin dingin juga anda tetap ingin ikut seperti Pangeran Mahkota tapi dia juga terkadang pembantah malah dia tidak mau menjadi Penguasa selanjutnya bahkan sampai sekarang dia tidak mau bertunangan atau di jodohkan hahaha mungkin kalian akan berjodoh sama-sama kuat dan hebat nagaimana keturunannya nan..." Ocehnya panjang lebar dan di sela-sela cerita melihat tatapan sinis Pasukan kerajaan Phoenix dan tatapan bingung Nǚshén -Jendral Dai


"Ha???" Bingungnya -Ye Nǚshén


"Tidak.. tidak.. saya hanya.. itu" Gugup nya -Jendral Dai


"Nona saya mencium bau darah mungkin kah mereka sudah sampai sejauh ini dalah waktu yang cukup singkat" Tanya Ten


"Mana mungkin ini bahkan masih sedikit jauh dari titik tengah" Heran karena dia juga mencium nya / Mengalihkan pandangan -Ye Nǚshén


...Tapi bagaimana ini baru 40menit dia berangkat...


"Jendral siap kan peralatan bertempur kalian aku sudah merasakan musuh" Merasa musuh sangat gila "Bau darahnya ini... seperti bukan luka manusia seperti..." Bergumam -Ye Nǚshén


"Nona sepertinya ada hewan spiritual tapi bagaimana bisa mereka ke medan perang" Tanya Ten


"Aku juga tidak tahu apa mereka di kendalikan" Bertelepati -Ye Nǚshén


"Tapi tidak mungkin prajurit dilatih ilmu setinggi itu" -Ten


Karena tidak mungkin kerajaan mana yang mau mengeluarkan dana hanya untuk mengajar prajurit perang yang hanya di gunakan saat perang saja bisa kemungkinan besar mereka akan menghancurkan negara mereka sendiri


dan lagi pasti memerlukan akhli pengendali hewan itu pun pasti sangat mahal


"Baiklah aku akan melihat seberapa hebat mereka" Mengeluarkan jarumnya di sela-sela jari -Ye Nǚshén


...Auuuu...


...Terdengar suara Serigala bermata emas...


...Penjelasan : Serigala bermata emas mereka tidak hanya cepat dalam pergerakan mereka juga sangat tajam dalam melihat...


...Raow...


...Terdengar juga suara Kucing telingga ganda...


...Penjelasan : Kucing telinga ganda mempunyai telinga empat mereka tidak hanya mempunyai cakar yang tajam dia juga mempunyai pendengaran yang tajam...


...Seeesss...

__ADS_1


...Terdengar lagi suara Ular putih bermata tiga...


...Penjelasan : Ular putih bermata tiga mereka tidak hanya cepat dan memiliki bisa yang sangat beracun mereka juga sangat tajam dalam melihat...


"Nona kuda-kuda terlihat sangat takut dengan suara itu bagaimana ini" Melihat sekeliling dengan panik -Jendral Dai


"Waa.. kuda ku kenapa ini"


"Suara apa tadi"


"Apa itu hewan atau monster suaranya sangat keras"


"Suara mereka memang sangat keras karena sekarang sedang salju.. dan hati-hati penglihatan dan pendengaran mereka sangat tajam" Ucap Nǚshén karena dia memahami suara itu -Ye Nǚshén


"Aaahh!!" Teriak para prajurit dari arah samping


"Jendral ada banyak sekali ular bermata tiga" Ucap prajurit cepat


"Jendral ada Kucing telinga ganda" Ucap prajurit cepat


"A.. apa mereka sangat sulit di kalahkan makannya banyak yang kehilangan nyawa dan luka yang sangat dalam" Ucap kaget sang Jendral


"Walau mereka gesit dan susah di kalahkan tapi masih kalah dengan ku" Ucap Nǚshén dengan santai -Ye Nǚshén


...|Setelah Nǚshén membunuh hewan spiritual dia mendapatkan aura dari mereka dan aura itu juga bisa membantunya naik ke tingkat selanjutnya...


"Aku sudah berada di Kaisar tingkat awal level tiga" Batinnya -Ye Nǚshén


"Akhh"


"Mereka mulai menyerang"


"Akh mereka sangat kuat"


"Huff begini aja pada gak becus mereka juga baru Bumi tingkat Akhir level lima" Ucap Nǚshén tak percaya -Ye Nǚshén


"Nona mereka mempunyai kelebihan yang sangat menguntungkan" Melihat Ke atas yang sudah terkumpul banyak hewan spiritual -Ten


"Ya tapi aku butuh pemimpin mereka bukan seperti mereka yang baru level rendah" 'Pelindung cahaya' 'Lapisan petir' "Prajurit apa sih lemah banget gini aja gak bisa" Gumamnya -Ye Nǚshén


...Pelindung cahaya...


...Melindungi apa yang ingin Nǚshén lindungi...


...Lapisan petir...


...Berlapis Petir Tingkat Jendral Bumi yang bisa membakar mereka...


"Nona terimakasih perlindungannya" Memberi hormat / Datang dari atah belakang -Jendral Dai

__ADS_1


"Tidak apa... setidaknya prajurit menyerang secara berkelompok itu bisa membunuh satu hewan satu kelompok maksimal ada yang sudah ke tingkat langit" Melihat menggunakan mata tembus padang -Ye Nǚshén


"Baik saya akan membagi kelompoknya" pergi -Jendral Dai


"Nona anda bukankah bisa membunuh mereka" Tanyannya bingung -Ten


"Ah! itu.. jika tidak ada korban tidak seru kan" Ucapnya pelan -Ye Nǚshén


...|Beberapa menit kemudian...


"Nona semua sudah saya atur.. langkah selanjutnya bagaimana" Ucap sang jendral mengagetkan Nǚshén -Jendral Dai


"Eh! Nasi goreng tempe penyet.. astaga ku kira apaan" Sadar dari lamunannya -Ye Nǚshén


"Ah tadi kamu bilang langkah selanjutnya" Berfikir "Gabungkan kekuatan yang terlemah untuk melawan di titik mereka berdiri.. jika sudah serang lalu kekuatan yang terkuat keluarkan di mana dia menghindar setidaknya satu langkah sebelum dia berada di sana" Melihat sekeliling yang sudah banyak hewan buas itu -Ye Nǚshén


"Mak..maksut nona kita menggunakan tah tik ilusi serangan? tapi mereka mempunyai mata yang tajam, pendengaran yang bagus, dan juga gerakan mereka cepat" Tak percaya dengan yang di katakan Nǚshén -Jendral Dai


"Ya walau begitu mereka masih di tingkat rendah mereka tidak akan berfikir sejauh itu.. lagi mereka malah akan berfikir serangan itu tidak akan mengenai nya" Sambil menatap para prajurit -Ye Nǚshén


"Baik saya akan mencoba tah tik yang kamu beri tahu" Mengangguk kan nya -Jendral Dai


"Baik saya akan melemahkan pelindung sebagian dari mereka akan mati tapi sebagian lagi akan masuk jadi beri tahu segera" Ucapnya sambil melihat dimana lokasi ketua dari mereka yang di kendalikan itu -Ye Nǚshén


"Baik" Berbalik dan pergi lalu memberi tahu tah tik itu dan bersiap -Jendral Dai


"Saya lemahkan" Teriaknya -Ye Nǚshén


"Baik aku siap"


"Aku juga"


"Tapi aku masih takut huh"


...¦Melemahkan pelindung dan lapisannya -Ye Nǚshén...


...|Ada sebagian dari mereka yang mati karena terbakar oleh lapisan petir dan ada juga yang berhasil...


"Dimana diaa... ketemu ternyata kau di kendalikan oleh.." Menemukan lokasi di mana dia berada, membuka matanya dan lemihat sekeliling -Ye Nǚshén


...•Next•...


...~~~...


Author : Maap ya telat lagi Hiks..hiks author baru sibuk saudara ada yang mau nikah


Jangan lupa jaga kesehatan, dan mematuhi 3M ya menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.. makasih dah setia sama novel gj author


...Kiss jauh buat kalian ≥3≤...

__ADS_1


__ADS_2