
"Baiklah" menyembunyikan senyum jahatnya
...|Disisi lain...
"Shao, Tao Jingmi, Li masuklah dan sembunyikanlah kekuatan kalian jangan sampai mereka merasakan aura kalian" Menyurih mereka masuk dan mengunci kekuatannya -Ye Nǚshén
...¦Beberapa menit kemudian...
"Nǚshén apa kamu ada di dalam" Ucapnya keras -Raja
"Uhuk... uhukk ya a... aku ada di dalam" Sambil membukakan pintu -Ye Nǚshén
"Lama sekali kalian datang aku hingga lapar menunggunya" Batin -Ye Nǚshén
"Setelah musing dingin berlalu kamu pulanglah kekerajan" Ucapnya dingin -Raja
"A... apakah boleh Ayah" Berekting senang -Ye Nǚshén
"Ya tapi ada saratnya"
...|Tiba-tiba ada seorang perempuan turun dari kereta kudanya...
"Sarat?... sarat apa itu Ayah uhuk... uhuk" -Ye Nǚshén
"Apa dia selir Jia an cih mukanya kebanyakan rias an dan perutnya sedikit buncit apa dia hamil?... Bagus kalok gitu tapi kalau karna makan emmm.." Batin
|Selir Jia an adalah selir kesayangan Raja dia mencoba membunuh Ye Nǚshén saat bayi namun dia selalu gagal karena Ye Nǚshén selalu di lindungi
"Kamu harus membatalkan pertunangan dengan tunanganmu dan mendaftar sebagai selir dari pangeran kedua bagaimana" -Raja
"Bentar bukankah pangeran kedua tidak punya permaisuri, dan dia juga tidak mau berhubungan dengan wanita dulu ada kasus bahwa pangeran kedua membunuh perempuan yang dikirim oleh permaisuri raja dan dia juga sudah kemedan perang sejak umurnya tiga belas tahun dia bukannya yang dijuluki manusia berdarah dingin" Batinnya / Gugupnya -Ye Nǚshén
"Nǚshén ada apa jika kamu sudah memutuskan saat musim salju selesai datanglah keistana" Dingin -Raja
"Ayah.. aku... akan membatalkan pertunanganku... " Terhenti -Ye Nǚshén
"Bagus jika begitu" Sautnya -Jia an
"Tapi aku ingin uhuk..uhuk meminta satu persetujuanmu" "Jika dia menerimannya ini adalah kesempatan emas untuk ikut ke sekolah ehh... disini di namakan apa ya"Batinnya/ Fikir -Ye Nǚshén
"Ya aku akan menyetujuinya tapi jika kau tidak membatalkan pertunangannya kau akan di asingkan lagi srlama tiga tahun" Tegasnya -Raja
"Aku ingin mengikuti pertandingan masuk ke sekt... "Terpotong -Ye Nǚshén
"Apa tidak... kau tidak bisa masuk ke sana jika dia masuk Yang Mulia mungkin guru-guru besar di sana akan menganggap kerajaan kita kerajaan yang tidak berguna" Kagetnya -Selir Jia an
"Kau benar apa kau tidak mempunyai ke inginan lain selain itu" -Raja
__ADS_1
"Tidak ayah aku hanya ingin itu aku berjanji aku akan menggunakan cadar uhuk..uhuk dan tidak mengecewakanmu" Sambil menyandarkan dirinya di pintu -Ye Nǚshén
"Tidak yang mulia aku tidak akan membiarkannya terjadi" Menempelkan dirinya ke raja -Selir Jia an
"Tidak apa uhuk..uhuk jika itu tidak terjadi aku juga uhuk tidak akan membatalkan pertunangannya uhuk..uhuk" Sembil memasang muka sedih "Kau fikir aku bodoh seperti dulu dia bukanlah aku... aku yang sekarang sudah melebih i tingatan dari anak se usiaku bahkan wanita sepertimu" Batin -Ye Nǚshén
"Apa kau mengancamku ha..." Bentak nya -Selir Jia an
"Aku tidak pernah mengancammu bahkan aku tidak pernah berbicara padamu kau yang selalu mengancamku" -Ye Nǚshén
"Yang Mulia sebaiknya kita pulang keputusan dia biar dia yang putuskan jika dia meminta untuk masuk ke perguruan jangan harap" Berbalik dan masuk ke kereta kuda -Selir Jia an
"Nǚshén kau ingin apa emas, obat-obatan, atau Paviliun baru akan ku berikan tapi jangan buat malu saya" Tegasnya -Raja
"Aku berjanji tidak akan membuat malu mu jika aku membuat malu anda, anda bisa mengusirku dari karajaan tapi jika aku membangakanmu kau harus menyuruh dia dan anaknya meminta maaf kepadaku" Sikapnya tegas -Ye Nǚshén
|Ye Nǚshén tahu Raja sebenarnya baik tapi karena hasukan selirnya jadi dia membenci anaknya
"Terserahkau saja dan kau harus bertahan hingga musim dinggin selesai besok" Berbalik dan pergi -Raja
"Ckck semua sodara sama saja di sini" Gumamnya dan menutup pintu -Ye Nǚshén
|Setelah kejadian itu Ye Nǚshén masuk ke dalam ruang dan sangat bersemangat berlatih untuk memalukan semua keluarganya dia berada di ruang dimensi selama delapan hari {empat hari di dunia luar}
dia berlatih 'Pedang Api Suci' hingga tingkat tinggi
...|Keluar dimensi...
"Baiklah aku akan ke hutan iblis hewan serigala akan keluar berkelompok jadi akan mudah membunuh mereka" Gumamnya -Ye Nǚshén
"Nona maaf apa anda butuh perlindungan" -Tao
"Tidak kalian berlatih saja aku akan baik-baik saja" -Ye Nǚshén
"Tapi kami akan tidur selama satu minggu dan kami tidak bisa dibangunkan kami khawatir dengan anda" -Shen
"Tidak apa aku sudah berlatih jadi kalian tidak usah khawatir" Berjalan keluar -Ye Nǚshén
"Baik Nona hati-hati" kompaknya
...|Dihutan iblis...
"Uhuk... uhuk bagaimana bisa mereka mengalahkanku mungkin kah karena mereka berkelompok" Ucap sang pemuda
.......
__ADS_1
" 'Pengelihatan aura' " Mantra "Mengapa mereka sepertinya berada di satu titik" Gumamnya sambil berlari menggunakan 'Langkah bayangan' -Ye Nǚshén
.......
"Disana ada orang" Melihat dari pohon "Bentar... sepertinya dia terluka" Kagetnya sambil meloncat -Ye Nǚshén
"Hey serigala maaf menganggu tapi kamu tidak boleh melukai manusia loh" Ucapnya lembut -Ye Nǚshén
"Kita melukainya karena dia memasuki wilayah kita dan membunuh saudara kita" Ucap serigala... dia tak tahu jika Ye Nǚshén bisa berbicara dengan hewan
"Baiklah tapi aku juga memasuki wilayahmu apa kalian tidak akan menyerangku" Sambil menunjuk kebawah -Ye Nǚshén
"Hey kau menjauhlah mereka berbahaya" Ucap sang pemuda itu dingin
"Wanita kurang ajar serang dia" Ucap pemimpin serigala
" 'Pedang cahaya' " Muncul sebuah pedang mengandung aura cahaya yang dicampur dengan baja yang sangat tajam -Ye Nǚshén
...Srak... sakk... Auu... grrr... tes... tess...
|Bunyi serigala yang terpotong bahakan terbelah bercampur aura darah dan tetesan darah yang akan membeku
"Cihh masih mau melawanku" Gumamnya "Apa kau tidak apa tuan" Mendekat -Ye Nǚshén
|Terlihat seorang pria tampan sedang terduduk di atas salju yang menahan sakitnya
"aku tak apa terimakasih" Ucapnya
"Duduklah di bawah pohon dan pakailah ini mungkin bisa menghangatkan tubuhmu" Memberi selimut -Ye Nǚshén
"Keluarlah dari hutan ini hari sudah akan malam hewan-hewan akan aktif untuk mencari mangsa" ucapnya sambil menolak selimut itu
"Mengapa kau ada di sini tuan" Tanyanya -Ye Nǚshén
"Apa aku harus memberi tahumu" Sinisnya
"Tidak juga aku bahkan bukan siapa-siapa mu" sambil duduk di sampingnya -Ye Nǚshén
"Pegang tanganku" Mengulurkan tangan -Ye Nǚshén
...•Next•...
...~~~...
...•...
__ADS_1
...•...
...Maaf kalok ceritanya kurang seru😅...