AKU YANG TERPILIH

AKU YANG TERPILIH
•Eps31•


__ADS_3

"Ah itu.." Canggungnya dan menggaruk lehernya yang tidak gatal "Kami di usir dari desa jadi kami tinggal di pinggir hutan haha" Tawanya cangung -Yaoyao


"Kenapa apa kalian membuat salah dan lagi apa nama desa itu" Tanya nya dan melihat Yangyang yang sudah tertidur di paha Nǚshén


"Nona apa anda ingin mendengarkan ceritaku" Senyumnya cangung -Yaoyao


"Cerita saja aku akan mendengarkannya" Sembari membelai rambut Yangyang -Ye Nǚshén


"Ya" Angguknya dan mulai bercerita


"Kakak laki-laki kami dan teman-temannya saat itu sedang berburu monster di gua monster saat mereka berburu tidak sengaja menemukan telur yang aneh dan mereka mengambilnya.. mereka pulang saat itu belum terjadi ke anehan mereka masih bisa bekerja dan berlatih tapi makin lama mereka makin aneh dari mereka tidak bisa menaikkan Kultivasi atau tingkatan apa pun" Sambil melihat ke sudut ruangan -Yaoyao


"Lalu apa yang terjadi" Tanya Nǚshén sambil melihat arah yang perempuan itu lihat -Ye Nǚshén


"Satu minggu setelahnya salah satu dari mereka sakit dari mulai badan yang lemah dan pingsan tapi sangat lama.."


"Bilang saja Koma gitu" Batinnya -Ye Nǚshén


"Dan makin lama tubuhnya semakin lemah seperti diserap oleh sesuatu benda hingga dia meninggal dan terjadi pada teman-temannya yang lain" Menghadap ke Nǚshén sambil tersenyum -Yaoyao


"Lalu Kakak mu bagaimana" Tanya Nǚshén


"Kakak ku.. sudah meninggal dua hari yang lalu" Tangisnya pecah yang membuat Yangyang terbangun -Yaoyao


"Kakak ada apa kenapa kakak menangis" Bangun dari tidurnya dan mengelap matanya menggunakan tangannya -Yangyang


"Tidak kakak hanya terkena obat di mata lihat" Sembari melihatkan tangannya yang ada sisa obat untuk tangan Nǚshén tadi -Yaoyao


"Nona apa yang di katakan kakak itu benar" Tanya Yangyang kepada Nǚshén yang membuatnya terteguk -Yangyang


"Benar.. tadi tidak sengaja terkena matanya" Ucap Nǚshén yang di anguki anak itu -Ye Nǚshén


"Adik kamu tidurlah dulu jangan membuat Nona tidak bisa tidur" Ucap Yaoyao lalu di anguki anak itu juga -Yaoyao


"Baik kakak" Berdiri "Nona aku tidur dulu jangan pergi besok kita akan mengambil obat bersama" Berlari kecil dan melambai keNǚshén -Yangyang


"Lalu bagaimana kalian bisa di sini" Tanya Nǚshén lagi setelah anak itu tidak terlihat -Ye Nǚshén


"Dua minggu yang lalu kami di usir dari desa dan membangun rumah di sini, di saat rumah ini sudah jadi tiba-tiba kakak laki² kami huff.." Membuang nafasnya kasar -Yaoyao


"Bukankah ada gejalanya mengapa langsung..." Merendahkan suaranya -Ye Nǚshén


"Saya juga tidak tahu mungkin karena dia kuat melawan tapi karena tekanan dan kelelahan" Mencoba tersenyum -Yaoyao


"Oh ya apa aku boleh tahu nama desa itu" Tanya Nǚshén karena dia mencium bau rempah-rempah yang sedikit menyengat -Ye Nǚshén

__ADS_1


"Itu adalah cabang desa obat atau bisa di sebut desa obat kecil nona biasanya mereka mengumpulkan obat-obatan lalu di kirim ke desa obat yang lebih tinggi" Menjelaskan dengan singkat -Yaoyao


"Ahh jadi begitu.." Mengangguk "Sebaiknya kamu tidur aku akan tidur di sini" Ucapnya -Ye Nǚshén


"Tidak.. Nona adalah tamu di rumah saya jadi saya yang akan tidur di sini" Tolaknya -Yaoyao


"Aku sudah terbiasa tidur di luar jadi jika tidur di kamar rasanya aneh" Bohongnya -Ye Nǚshén


"Saya akan menemani anda saja Nona" Dengan garukan di kepalanya -Yaoyao


"Tidak usah.. kamu tidurlah di kamar aku suka sendiri" Tolaknya mentah-mentah -Ye Nǚshén


"Baiklah Nona saya ke kamar terlebih dahulu" Berdiri dan pergi meninggalkan Nǚshén karena benar Yaoyao sangat mengantuk


"Huff" Menghembusakan nafasnya kasar "Adik? Sepertinya keluarga yang harmonis tapi penuh dengan duri" Melihatkan senyum kecutnya dan merebahkan dirinya


...Tidak beberapa lama Nǚshén terlelap karena dia benar-benar lelah entah kenapa seperti ada tekanan...


...Pagi nya...


...Tidur Nǚshén terganggu karena ada yang memegang wajahnya berganti dengan bulu matanya yang tersenyuh oleh sesuatu benda...


"Emm" Mencoba membuka matanya pelan -Ye Nǚshén


"Tidak apa seharusnya aku sudah bangun sedari tadi" Mendudukkan badannya dan mengusap-usap matanya pelan -Ye Nǚshén


"Maaf Nona" Menatap bawah -Yangyang


"Tidak kamu tidak salah seharusnya nona bangun lebih awal" Mencoba meregangkan tubuhnya -Ye Nǚshén


"Nona minumlah terlebih dahulu" Menuangkan air ke dalam gelas yang tak jauh dari Nǚshén -Yaoyao


"Terimakasih" Menerimanya dan meminumnya -Ye Nǚshén


"Oh ya apa boleh aku melihat telur yang kamu ceritakan" Tanya Nǚshén


"Boleh tapi saya takut Nona" Cangungnya -Yaoyao


"Takut? lalu siapa yang memindahkan telur itu di sini?" Tanyanya bingung -Ye Nǚshén


"Itu kakak saya.. di kamarnya" Menunjuk salah satu ruangan -Yaoyao


"Baiklah.. Yangyang tunggu sebentar ya" Melepaskan pelukan anak kecil itu -Ye Nǚshén


...Setelah itu Nǚshén berjalan ke suatu ruangan dan memasuki nya...

__ADS_1


...Nǚshén terkejut dengan apa yang dia lihat pertama kali...


"Telur itu" Menunjuk telurnya dan menghampirinya tanpa rasa takut "Pantas hewan lain tidak akan mendekat karena hawa ini ternyata" Mengangguk faham karena selama perjalanan ke rumah ini Nǚshén tidak pernah menemukan satu pun hewan di dakat gubuk ini "Tapi siapa dua kakak ber adik ini seharusnya mereka juga terkena serapan energi dari telur ini" Fikirnya -Ye Nǚshén


"Sekarang dia masih belum cukup menyerap energi.. dia sedang menyerap energi siapa?" Sambil bertanya Nǚshén berjalan keluar


...Setelah melihatnya Nǚshén pun keluar dengan melihat dua raut muka khawatir...


"Nona apa anda terluka" Tanyanya sembari mendekati Nǚshén perlahan -Yaoyao


"Tidak aku baik-baik saja" Berjalan ke tempat awal dia duduk -Ye Nǚshén


"Apa kalian menjual telur itu?" Tanya nya -Ye Nǚshén


"Kami tidak menjualnya Nona kami takut jika ada sesuatu yang di salahkan adalah kami" Cangungnya -Yaoyao


"Oh ya bagaimana jika kita barter?" Tanyanya lagi -Ye Nǚshén


"Nona apa itu barter?" Tanya nya polos -Yangyang


"Barter adalah kegiatan tukar-menukar barang yang terjadi antara dua pihak tanpa perantaraan alat tukar.. jadi aku akan menukar sesuatu barang dengan telur itu bagaimana?" Menjelaskan dengan sederhana -Ye Nǚshén


"Nona apa anda yakin?" Tanyanya yang langsung di anguki oleh Nǚshén -Yaoyao


"Nona apa yang akan anda tukar" Tanya Yangyang yang membuat Nǚshén tertawa kecil


"Aku akan menukar..." Pura-pura berfikir sambil melihat Yangyang yang ikut menaikkan kepalanya -Ye Nǚshén


"Apa Nona" Tanyanya lagi -Yangyang


"Bagaimana jika ginseng seribu tahun" Jawabnya yang membuat mereka berdua membelakkan mata tak percaya sambil melirik satu sama lain -Ye Nǚshén


"Nona tapi itu.." Cangungnya -Yaoyao


"Benar lagian telur itu tidak begitu berharga mengapa anda menukar dengan barang berharga seperti itu" Jawabnya cepat yang membuat Nǚshén tersenyum -Yangyang


"Jika kalian tahu itu telur burung kuno apa yang akan kalian perbuat!" Batin Nǚshén "Itu adalah telur berharga bagiku apa kalian mau menukarnya?" Tanya Nǚshén lagi yang langsung di anguki polos oleh dua orang itu


"Bagus hewan ku tambah satu lagi" Batinnya senang -Ye Nǚshén


"Nona apa itu adalah ruang dimensi" Tunjuknya sambil berbisik -Yangyang


...Next...


...Maaf telat hehehehe author lupa kalok punya novel...

__ADS_1


__ADS_2