AKU YANG TERPILIH

AKU YANG TERPILIH
•Eps25•


__ADS_3

"Siapa? apa dia tamu penting?" Mengerutkan alisnya -Ye Nǚshén


"Tidak Nona hanya tamu dari kerajaan Merak.." Berjalan mendekat -Jendral Dai


Di saat Nǚshén dan Jendral Sedang berbincang - bincang karena Nǚshén harus membuat baju untuk acara dengan alasan ''sesudah perang berakhir dia harus segera pulang dan mengerjakan urusan lain'' Walau di dimensi sebenarnya banyak hanfu tapi menurut Nǚshén itu masih kurang hiasan


Dan dari atas 'karena di sana dekat dengan pegunungan' ada seseorang yang melihat Nǚshén dengan tatapan yang sulit di artikan


"Menarik" Satu kata yang di ucapkan bisa membuatnya tersenyum


.... ....


"Tidak Nona hanya tamu dari kerajaan Merak.." Berjalan mendekat -Jendral Dai


"Oh ya aku harus cepat pulang karena perang sudah selesai" Ucapnya sambil tersenyum tipis -Ye Nǚshén


"Nona mereka ingin bertemu dengan anda" Ucapnya pelan -Jendral Dai


"Maaf Jendral tapi.. saya tidak bisa karena saya harus melapor" Tolaknya halus "Aku tidak mau berurusan dengan kerajaan" Batinnya -Ye Nǚshén


"Tapi Nona.." Terhenti -Jendral Dai


"Maaf Jendral jika saya masih di sini lebih lama mungkin saya akan di hukum karena membawa kabar terlambat" Tolaknya lagi dengan senyuman tipis -Ye Nǚshén


"Baiklah Nona saya tidak akan memaksa.. hati-hati di jalan 'semoga anda selamat dan berumur panjang' Terimakasih atas pengorbanan anda" Memberi hormat -Jendral Dai


"Saya pamit.. semoga di lain waktu kita bisa bertemu lagi" Mengeluarkan sayapnya dan terbang keatas dan menjauh -Ye Nǚshén


"Ah.. udaranya sangat segar" Senangnya sambil berputar -Ye Nǚshén


|Terbang di atas kota yang bisa di bilang megah dan melewati pedesaan.. ya Nǚshén sepertinya menjadi sorotan mata para orang yang ada di bawah pasalnya tidak sembarang orang yang bisa mengeluarkan sayap dan terbang jika tidak menggunakan alat


"Ah.." Mendengar perutnya berbunyi "Sepertinya aku harus makan dulu" Terbang merendah dan berbalik arah -Ye Nǚshén


...|Di Depan Gerbang...


"Maaf nona apa anda bisa melihat plat nama anda" Tanya seorang penjaga


"Bisa" Mengeluarkan plat nama nya dan memberikannya -Ye Nǚshén


"Maaf tapi apa anda mau mengganti plat anda" Tanyannya lagi


"Memangnya apa ada yang salah dengan plat nama saya" Bingungnya -Ye Nǚshén


"Maaf tapi plat nama anda kurang lengkap" Mengembalikan platnya


"Maksutnya bagaimana?" Mengerutkan alisnya -Ye Nǚshén


"Seharusnya plat nama anda tidak hanya nama saja tapi ada kota yang membuat, kota di mana anda lahir, dan umur anda" Menjelaskan dengan jelas


"Ah ternyata begitu.. yasudah harus bagaimana lagi saya akan membuat yang baru.. tolong tunjukkan arah" ucapnya dengan tenang -Ye Nǚshén


"Mari ikut saya" Mempersilahkan jalan berdampingan

__ADS_1


"Oh.. maaf tapi apa boleh saya ke toilet dahulu" Tanyannya karena benar setelah Nǚshén mendarat tiba-tiba dia mulai kedinginan -Ye Nǚshén


"Baiklah mari ikut saya" Ucapnya dan berjalan menunjukkan arah


...|Beberapa saat dia ke kamar mandi untuk ganti pakaian...


...Tidak tepatnya ke dimensi dan berganti pakaian yang tertutup dan menggunakan cadar...



"Ah.. ribetnya" Keluhnya setelah menggunakan cadar dan keluar dimensi lalu berjalan keluar -Ye Nǚshén


"Maaf membuat anda menunggu" Ucapnya sembari berjalan keluar -Ye Nǚshén


Berjalan keluar dan langsung mendapat tatapan kagum oleh orang yang ada di sana rambut hitam bersih, bersinar dan panjangnya sepungung menambah auranya, rambut yang hanya di ikat setengah membuat dia sempurna, mata hitam bercampur merah yang sangat melambangkan keberanian.. ketegasa.. dan berwibawa menambah kecantikanya walau hanya terlihat setengah wajah nya


"Wah.. siapa dia?"


"Sangat cantik" Terkagum-kagum


"Apa dia Dewi" Dengan tatapan kagetnya


"N..nona mari ikut saya" Berjalan terburu-buru


...|Setelah sampai Nǚshén langsung membuat plat barunya...


...Plat...


..."L"...


..."Kerajaan Langit"...


..."Kerajaan Air"...


"Terimakasih semoga anda mendapat hal yang menyenangkan" Ucap perempuan yang melayani Nǚshén


"Baik Nona sekarang anda bisa masuk.. jika ada lah yang anda ingin tanyakan silahkan tanya pada pejaga yang berjaga" Setelah mengucapkan itu penjaga itu pergi meninggalkan Nǚshén


"Baiklah aku akan mencari penginapan terlebih dahulu" Berjalan ke arah dalam kota -Ye Nǚshén


...|Setelah beberapa lama berkeliling akhirnya Nǚshén menemukan penginapan yang bagus...


...Didalam kamar...


"Kerajaan air.." Mengigit bibir bawahnya "Kerajaan air terkenal karena airnya tidak pernah kering walau musim kemarau panjang sekalipun" Merebahkan tubuhnya -Ye Nǚshén


...Setelah beberapa lama berbaring Nǚshén akhirnya tertidur...


...Sekitar jam 16.22 Nǚshén pun terbangun...


"Hoamn.. akhh enak nya" Meregangkan tubuhnya "Baiklah kamar mandi nya mana" Menginjak lantai dan berdiri perlahan -Ye Nǚshén


...|Beberapa saat setelah mencari dan akhirnya memutuskan mandi menggunakan air hangat Nǚshén pun menggunakan hanfu nya dan topeng...

__ADS_1



"Make up kesayanganku.. ku buat menggunakan bahan alami.. dan ku olah menjadi make up yang tidak merusak kulit.. seperti vitamin seperti.. masker wajah alamii..." Bersenandung sembari memoleskan riasan di wajahnya tidak lupa dia juga menutupi gambar yang ada di lehernya -Ye Nǚshén


...Selesai Make up an akhirnya Nǚshén memutuskan untuk makan karena tadi dia tidak sempat makan malah tergantikan oleh tidur...


"Nona anda mau pesan apa" Tanya seorang pelayan wanita


"Saya mau semua makanan yang berkuah dan minuman yang tidak terlalu manis" Ucapnya santai -Ye Nǚshén


"???" Masih berfikir "Ah.. maksut Nona anda ingin semua itu?" Kagetnya


"Iya.. tolong buatkan ya" Senyum nya tipis -Ye Nǚshén


"Aa.. ah baik totalnya" Menghitung "Dua koin perak kecil" Ucapnya setelah selesai menghitung


"Ini koinnya" Memberikan -Ye Nǚshén


"Terimakasih Nona" Menerima dan pergi


...|Beberapa saat kemudian akhirnya makanannya pun tiba...


"A... ini lumayan banyak" Melihat hidangan yang baru saya di antarkan di mejanya "Ah sudahlah" Mengelengkan kepala nya dan mulai memakannya -Ye Nǚshén


...|Beberapa menit setelah nya...


"Astaga aku tidak kuat memakannya" Memeganggi perutnya "Sudahlah ku biarkan saja" Meminum minumannya -Ye Nǚshén


Saat dia meminum minumannya tidak sadar dia melihat ke arah jendela dan melihat tiga anak kecil yang melihatnya dengan mulut yang terbuka


"Sini" melambaikan tangan supaya anak-anak itu mendekatinya -Ye Nǚshén


Tiga anak itu berlari dan menundukkan kepala


"Maaf kan kami Nona karena telah menganggu anda" Ucap salah satunya -Anak 1


"Tidak saya tidak terganggu.. apa kalian ingin makan" Tanyannya -Ye Nǚshén


"Tidak kami tidak bisa" Mengelengkan kepalanya -Anak 1


"Kenapa.." Turun dari tempat duduknya dan berjongkok mensejajarkan tubuhnya -Ye Nǚshén


"Kami.. tidak ada uang" Ucap temannya yang lain -Anak 2


"Ah.. begitu" Mengangguk faham "Tapi aku tidak bisa menghabiskan makananku" Memegang pipinya -Ye Nǚshén


"Jadi apa kalian ingin makan bersamaku" Memegang bahu salah satunya -Ye Nǚshén


"Apa boleh.." Ucap salah satunya dengan mata yang berbinar -Anak 1


"Tentu saja tapi kalian harus menghabiskan semuanya" Ucapnya di iringi dengan senyuman dan mencolek hidung anak itu -Ye Nǚshén


"Apa anda tidak terganggu kata orang kita bau" Ucap -Anak 3

__ADS_1


"Hahahaaha" Tawanya kecil -Ye Nǚshén


...•Next•...


__ADS_2