AKU YANG TERPILIH

AKU YANG TERPILIH
•Eps7•


__ADS_3

"Tidak seperti itu maksutnya?"Ucapnya tambah bingung -Ye Nǚshén


"Disini yang kaya yang dihormati jadi anda tidak bisa memanggil saya dengan kata Nona itu hanya kepada pelangan ataupun dengan orang yang lebih kaya" Ucapnya lagi masih dengan senyum -Anra


"Tapi bagaimana bisa begitu" Ucapnya kesal -Ye Nǚshén


"Ya beginilah Nona jika anda memanggil orang lain dengan kata Nona depannya itu di sebut penghinaan" Ucapnya menjelaskan -Anra


"Apa disini sebegitunya?" -Ye Nǚshén


"Ya disini bahkan ada tempat untuk laki-laki hidung belang dan perempuan yang mau menjual dirinya" -Anra


"A...Di. Disini bebas akan melakukan apa saja?" Tanyanya kaget -Ye Nǚshén


"Ya seperti itulah,, ini sudah jadi Nona dan jika anda menemukan seperti itu carilah penjaga kerajaan walau anda menggunakan cadar disini tidak akan peduli jika anda tidak kaya dan kuat untuk melawan" Ucapnya dan mengasih tanda pengenal yang baru -Anra


"Berapa harganya" Tanyanya dengan ramah -Ye Nǚshén


"Dua koin perak saja" -Anra


"Ini saya bayar Terimakasih" Memberi dua koin emas


"Ah Nona ini sangat banyak saya tidak bisa..." Terhenti -Anra


"Angap saja itu bonus karena telah memberi info dan ramah kepadaku" Berjalan keluar -Ye Nǚshén


¦Setelah berjalan cukup jauh


"Baiklah aku akan mencari penginapan dahulu" -Ye Nǚshén


.


"Penginapan mawar putih sepertinnya bagus" -Ye Nǚshén


"Maaf Nona boleh kami lihat tanda pengenal anda" -Penjaga


|Melihatkan tanda pengenalnya -Ye Nǚshén


"Ahh maaf kan kami silahkan masuk" -Penjaga


"Ada apa dengan penjaga bukankah tanda pengenal ini sama" Batin, Melihat -Ye Nǚshén


"Ah sudahlah"Batinnya lagi -Ye Nǚshén


|Ingin melangkah


"Maaf bukan anda" -Penjaga lain


"Ha" kesalnya -Ye Nǚshén


"Maaf bisakah kamu menyingkir dulu dari jalanku" ucap perempuan menggunakan pakaian kerajaan


"Bukankah pintu ini sangat besar kamu bisa jalan disini" Mengarahkan tangannya seperti memberi jalan masuk


"Yee... Beraninya kau dengan putri kami... Apa kau ingin mati.. Ha" Bentak seorang pelayan


"Cihh..." Desisnya -Ye Nǚshén


"Kenapa... Minggir" Ucap putri itu


"Ada apa kenapa Putri Ni An berteriak" -Seseorang


"Tak tahu sepertinya ada orang baru dari kerajaan lain" -Seseoranh


"Apakah dia tak tahu Putri Ni An adalah anak dari Raja Lan" -Seseorang


"Mungkin dia tak tahu" -Seseorang


"Kita doakan saja anak itu beruntung" -Seseorang


"Ya kita hanya bisa seperti itu"


¦Kembali kecerita

__ADS_1


"Kenapa... Minggir" Ucap putri itu


"Waww Santay oke aku minggir tapi setelah melewati penjaga ini" Berbalik dan berjalan masuk


"Maaf anda tidak bisa masuk" Menyilangkan tombaknya


"Apa kalian bilang" Menutup matanya dan melihat bawah tidak sengaja mengeluarkan auranya


"Uhuk... Uhuk... Kenapa sepertinya udara di sini sangat sedikit" Ucap penjaag satunya


"A... Ah... Maaf aku kelepasan" Ucapnya mengingat apa dia mengeluarkan aura -Ye Nǚshén


"Apa kau berniat untuk membuat tuan puteri kami marah" Ucap pelayan itu sembari mendorong Ye Nǚshén


"Aku... Hahahah" Menunjuk diri sendiri "Ahh sudahlah aku tak berniat untuk menginap disini" Ucapnya malas -Ye Nǚshén


"Ya bagus kalau gitu" -Putri Ni An


"Aduh ada apa ini" Ucap seorang dari belakang


"Ya... Pemilik toko apa kalian akan menerima tamu seperti dia" Putri Ni An


"Benar dia juga tidak bisa mengontrol auranya" Kata pelayannya


"Ya aku juga akan pergi padahal 'aku bisa mambayar mahal tapi sudahlah'" Sengaja memelankannya -Ye Nǚshén


"Ekhem.. maaf putri tapi penginapan kami menerima semua tamu kaya" Sedikit membungkukkan badannya -Pemilik Penginapan


"Apa kamu bilang... Cih" Menerobos masuk -Puteri Ni An


"Maaf atas kejadian tadi" Sedikit membungkuk -Pemilik Penginapan


"Ah tidak apa memang orang yang berkuasa akan seenaknya" -Ye Nǚshén


"Maaf Nona tapi anda belum bisa di izinkan masuk" -Penjaga


"Aku ada di sini apa kalian pemilik dari penginapan ini bahkan kalian tidah bisa membedakan orang" -Pemilik penginapan


"Tapi putri kesal dengannya bagainama kami bisa mempersilahkan dia masuk" -Penjaga


"Baiklah" Mengikuti -Ye Nǚshén


|Setelah didalam


"Maaf atas kejadian tadi anda bisa menginap disini dengan diskon dari saya" -P. Penginapan


"Tidak, aku akan membayar sesuai harga" -Ucap Ye Nǚshén dingin


"Ah baiklah jika anda tidak mau anda mau kamar yang mana" -P. Penginapan


"VVIP" -Ye Nǚshén


"Baiklah... Harga kamarnya tiga koin emas lima malam Nona bagaimana" Tanyannya -P.


Penginapan


"Ini dua koin emasnya" Memberikan -Ye Nǚshén


"Terimakasih.... Pelayan anyar Nona ini kekamar VIP... Mari saya masih ada pekerjaan" lalu pergi -P. Penginapan


"Mari saya antar" -Pelayan


"Ya" -Ye Nǚshén


|Didepan kamar


"Apa tidak ada eskalator dijaman ini" Batin -Ye Nǚshén


"S...Selamat Sore T... Tuan" Membungkuk


"Ada apa kau kesini" Dengan nada dinginnya -Pemuda


"Maaf S.. Saya mengantar Nona ini kekamar VIP" -Pelayan

__ADS_1


"Baiklah" Berjalan ingin turun -Pemuda


"Ya lumayan tampan lah" Batin -Ye Nǚshén


"Mari Nona"Berjalan tergesa²


"Aneh" Batinnya lagi -Ye Nǚshén


|Didalam kamar


"Emm lumayan lah ya" Memegang mukannya "ahh mending mandi terus makan" -Ye Nǚshén


¦Setelah mandi dan menggunakan baju hanfu berwarna putih hijau dan cadar putih



"Coba kepasar biasanya jaman gini kan ada pasar lagi rasa makanannya gimana ya" Sambil membayangkan -Ye Nǚshén


"Aiss langsung aja lah.... Ehh cadarnya hampir lupa" Berlari terburu² -Ye Nǚshén


...|Sampai pintu masuk pasar...


"Wahh fix yang bikin keren... Tinggi banget" Batinnya sambil melihat Ye Nǚshén


|Berjalan jalan di sekitar


"Wahh... apa ini sate " Tanyanya ke penjual -Ye Nǚshén


"Bukan... Ini ayam tusuk" Jawabnya sambil


"Bukankah sama saja"Batin -Ye Nǚshén


"Baiklah aku beli sepuluh tusuk" Melihat sanan kiri dan mengerutkan alis -Ye Nǚshén


"Ini ayam anda" Memberikan ayam yang sudah di beri wadah


"Ah... Ya permisi itu apa ya" tanyanya -Ye Nǚshén


"Merek" Menunjuk anak-anak yang berdiri menggunakan pakaian rusuk/kotor


"Iya mereka mengapa dipingir jalan seperti itu" -Ye Nǚshén


"Mereka sedang menunggu orang yang ingin memberi makan sukarela" kata penjual


"Maksutnya" tanyannya lagi -Ye Nǚshén


"Aiss.. menganggu saja mereka anak-anak dari panti asuhan dan mereka sedang menunggu ada orang yang memberikan barang, uang atau makanan sudah pergi sana bertanya terus" Marahnya -penjual


"Iya.. iya ini uangnya" Memberikan dua dan pergi menghampiri anak-anak itu -Ye Nǚshén


"Hai" Sapanya ramah -Ye Nǚshén.


"H... Hay" Sapa salah satu anak


"Ini untuk kalian makan lah" Memberikan


"T... Terimakasih" Jawab yang lain


"Oh ya menggapa kalian disini" Tanyanya -Ye Nǚshén


"Kami sedang mencari makan untuk adik-adik kami" Ucap salah satu dari mereka


"Boleh saya berkunjung kesana" Tanyanya ramah -Ye Nǚshén


"Boleh kata Ibu siapa pun boleh kesana" Ucap anak kecil


"Baiklah... Boleh tunjukkan jalannya" Mencubit pipinya -Ye Nǚshén


"Baik ayo ikut aku" Menarik tangan Ye Nǚshén


"E.. Ehh.. "Kagetnya -Ye Nǚshén


...•Next•...

__ADS_1


...~~~...


__ADS_2