
"Lah kok buahnya tiba-tiba gak seger gini sih Oh... Iya namannya juga aku tinggal beberapa bulan" Melihat seluruh bagian -Ye Nǚshén
"Udah lah mending cari yang lain(Meletakkannya) sekalian lihat seberapa kuat Power tingkat Langit akhir,,,, emm.... Tapi aku masih heran apa ya yang tadi cahaya-cahaya itu" Melihat kecermin -Ye Nǚshén
"Wahh kufikir hanya bisa satu manfaat tapi ternyata jerawat juga hilang dan lihatlah wajah ini sangat cantik dan racun yang ada di tubuh ini juga sudah keluar semuannya dan lihatlah baju putih ini menjadi sangat kotor karena racun itu" Berbalik dan jalan -Ye Nǚshén
"Tapi aku sangat heran apa buah di dunia ini busuknya sangat lama.... Lupakan aja lah mending mandi dulu" -Ye Nǚshén
...|Setelah membersihkan diri dan berganti baju dengan hanfu berwarna merah dan cadar berwarna putih Ye Nǚshén memberanikan diri memasuki hutan kegelapan walau hanya di pingiran saja...
"Ishh bagaimana lagi hutan yang paling dekat hanya hutan kegelapan dan aku sudah sangat lapar apa disana sangat seram jangan berfikir negatif" sambil berlari -Ye Nǚshén
...|Setelah sampai di hutan kegelapan Ye Nǚshén memasuki hutan dia hanya berhasil membunuh satu ekor kelinci bertanduk karena saat dia ingin mendekat tiba² hewan yang ada di sana langsung kabur seperti tau dia berada di dekatnya...
"Bagaimana cara mengeluarakan api aku sudah mengumpulkan kayu" Sambil mengacak-acak rambutnya -Ye Nǚshén
"Api....Api....Api keluar....Jurus Api.....Akhhh bagaimana" Bingungnya -Ye Nǚshén
"Tarik nafas konsentrasi rasakan aliran energi mengalir di rubuhmu dan dorong keluar ayo bisa" Batin -Ye Nǚshén
"Api...." Tiba-tiba api keluar dari tangannya bukan membakar kayu nya saja bahkan membakar daging kelinci yang ada di atasnya -Ye Nǚshén
"Ah... Kebakaran,,,,, Kebakaran..... Air...." Tiba-tiba air juga keluar dari tangannya dan memadamkan api,,, Sekaligus daging kelincinya -Ye Nǚshén
"Akhh,,,, Daging kelinciku..Hiks...Hiks" Melihat daging yang sudah basah terkena air -Ye Nǚshén
"Lupakan lah aku makan tanaman obat saja walau pahit tapi itu yang tidak perlu di olah" -Ye Nǚshén
__ADS_1
...|Mengambul tanaman obat didekatnya dan memakannya...
"Buf Buf" Mengeluarkannya dengan disembur
"Sangat pahit dan dimana hewan-hewan di sini, katanya hanya seorang tingkat Jendral Petarung akhir yang bisa masuk aku hanya tingkat Langit Akhir bisa masuk" Melihat sekeliling sambil memakan buah yang dia temukan -Ye Nǚshén
"Dimana mereka ini sudah di lapisan ke tiga(3) dan juga kemarin aku ke sini hanya melihat hewan dengan Kultivasi Normal" -Ye Nǚshén
...|Menghindari terkaman dari hewan spiritual tingkat Bumi akhir...
"Lah mengapa baru keluar di hutan lapisan ke tiga(3) tengah" Melihat seekor macan berekor dua(2) -Ye Nǚshén
"Baiklah sekalian latihan denganmu karna kemarin aku menemukan jurus hujan Es,,, Baiklah" -Ye Nǚshén
"Hujan Es...... Boom Boom... Uhhh ku kira hanya hujan es biasa ternyata esnya berbentuk Kunai" Pelan,,, dan Melihat macan berekor dua(2) yang sudah penuh luka dan mati -Ye Nǚshén
"Tak kusangka hewan spiritual tingkat bumi akhir sangat lemah" -Ye Nǚshén
"Ahh.... Apa kakek sudah disini sejak tadi" Kaget -Ye Nǚshén
"Iya kekek disini menghindari serangan dari hewan buas itu nak,,,,,Terimakasih sudah menyelamatkan Kakek" Ucap Kakek itu lagi
"Kakek mengapa bisa di hutan ini dan di lapisan ke tiga ini" Tanta Ye Nǚshén
"Kakek mencari tanaman obat karna sebentar lagi musim dingin hewan buas sedang mencari sarang untuk tidur dan berlindung" Menahan Sakit -Kakek itu
"Lalu mengapa kakek bisa sampai lapisan ini itu berbahaya" -Ye Nǚshén
"Tadi kakek hanya di pingir seperti biasa tapi karena pendapatan Kakek dan istri kakek sanget sedikit hari-hari ini dan hewan sedang tidak aktif jadi kakek beranikan, setelah melewati lapisan kedua(2) akhir hewan itu menyerang dan kakek tidak bisa apa-apa karena kakek tidak punya kekuatan" Kata Kakek tersebut
__ADS_1
"Kakek apa kakek terluka" Mendekat karena sepertinya tangan kekek tersebut mengeluarkan darah -Ye Nǚshén
"Tidak apa ini hanya luka ringan saja kamu sudah menyelamatkan nyawa kakek kamu adalah penyelamat kakek terimakasih" Berlutut
"Ah... Kakek jangan seperti itu jangan berlutut kepada yang lebih muda" Mengangkat supaya tidak berlutut lagi -Ye Nǚshén
"Apa aku boleh melihat luka kakek" -Ye Nǚshén
"Kan bisa sekalian melihat apa benar dugaanku itu nyata bahwa titik putih tadi adalah cahaya,,, banyak yang bilang paling lemah tapi tanpa mereka sadari cahaya itu bisa menyembuhkan luka dalam dahkan parah sekalipun" Batin -Ye Nǚshén
"Tidak apa nak tidak usah khawatir dengan kakek" -Kakek itu
...|Menarik perlahan tangan kakek tersebut dan mengucapkan asal kalimat seperti Cahaya Penyembuh tiba² tangan Ye Nǚshén bercahaya dan bisa menyembuhkan tangan yang luka di kakek itu...
"N.... Nak kekuatan apa ini bagaimana bisa tangan kakek yang luka bisa sembuh dengan cepat bahkan tabib hebat sekalipun butuh tiga(3) hari untuk menyembuhkan tanpa bekas" Ucapnya terkagum-kagum
"Bukan apa-apa kek sebaiknya kakek segera pulang sekarang mau menjelang sore takutnya banyak hewan buas yang keluar" Ucap ramah -Ye Nǚshén
"Terimakasih biasanya orang yang memiliki kemampuan hebat tidak akan memerdulikan orang tua sepertiku yang lemah" Ucapnya sedih
"Baiklah mari saya antar" Ye Nǚshén
"Tidak usah nak kau sudah menyelamatkan kakek dan menyembuhkan luka ini kakek merasa sangat berterimakasih" Ucapnya lagi
"Tidak apa jika tidak mau aku antar,, aku antar hingga depan hutan saja takut nanti kakek terserang lagi" -Ye Nǚshén
"Baiklah terimakasih Nak" kakek itu
"Mari Kek" -Ye Nǚshén
__ADS_1
...•Next•...
...~~~...