Antara Aku, Kamu, Dan Masa Lalu

Antara Aku, Kamu, Dan Masa Lalu
Rumah Sakit


__ADS_3

Sampai di rumah sakit yang ternyata miliknya, Farzan menggunakan lantai atas gedung utama yang memang di gunakan untuk keluarganya saja.


Ada 3 lantai di gedung utama yang memiliki fasilitas UGD, IGD, ICU, bahkan ruang operasi dengan alat lengkap sama seperti yang ada di gedung lain yang di gunakan untuk umum. Bahkan 1 lantai di sana ada 4 kamar VVIP khusus jika memang mengharuskan mereka yang sakit di rawat inap.


Bukan tanpa alasan, Farzan hanya ingin keluarganya memiliki privasi dan ketenangan. Jika menyatu dengan pasien lain di gedung belakang kemungkinan banyak orang akan datang hanya untuk mencari keributan dan juga mencari muka dengan dalih menjenguk.


“Maaf Tuan, Nona sepertinya harus melakukan operasi karena terlihat ada pendarahan. Kami takut janinnya tidak bisa di selamatkan,” ucap salah satu dokter yang menangani Nasha.


“Lakukan yang terbaik. Saya mohon selamatkan mereka,” ucap Farzan sambil meneteskan air matanya.


“Kami akan berusaha sebaik mungkin,” setelah itu dokter mulai melakukan tindak operasi pada Nasha yang memakan begitu banyak waktu.


Farzan hanya termenung di kursi dengan hati yang gelisah, takut terjadi sesuatu pada Nasha dan juga anaknya yang belum lama berada di dalam rahim Nasha.


Bodyguard Farzan yang tersembunyi dan selalu memperhatikan gerak geriknya dari jauh, menghubungi dan juga memberi kabar jika satu dari dua orang yang merencanakan kejahatan ini telah di tangkap.


Dia adalah Grasya yang langsung di hadang sebuah mobil setelah berhasil menabrak Nasha tadi. Grasya langsung di bawa oleh mereka ke suatu tempat yang sunyi dan tidak ada cahaya yang bisa masuk ke dalamnya.


Grasya di sekap dan di borgol kedua sisi tangannya juga sedikit mendapatkan siksaan sampai tak berapa lama, orang yang ada di belakangnya yang tak lain adalah teman lama Farzan yang iri pada keberhasilan Farzan di kurung bersamaan dengan Grasya. Orang itu adalah Hadi.


Hadi yang satu tempat kuliah dengan Farzan selalu di bandingkan oleh ayahnya karena melihat Farzan yang bisa membuka banyak perusahaan di bidang berbeda. Hadi gelap mata dan berniat menghancurkan hidup Farzan setelah tahu Farzan sedang mencari sahabat kecilnya.


Grasya yang merupakan wanita bayaran di negara C menawarkan bantuan saat tahu incaran Hadi adalah Nasha yang tak lain kakak dari temannya.


Grasya menghasut Ucan agar benci dengan Nasha yang tiba tiba menikah. Apalagi Nasha mendapatkan orang dengan peringkat pertama kekayaan tertinggi dan juga kekuasaan terbesar.


Niat Grasya yang awalnya membantu Hadi, mengganti rencana agar bisa hidup enak selamanya dengan menjadi pendamping Farzan. Grasya bukan orang bodoh yang hanya menginginkan sedikit uang dari Hadi.

__ADS_1


Tapi nyatanya Farzan memang bukanlah orang yang mudah di bodohi atau dikelabui. Bahkan mereka baru menyadari, jika Farzan sudah mendapatkan banyak informasi dan juga selalu mengawasi mereka berdua selama beberapa minggu ini, walaupun Farzan tidak ada di negara ini.


Menyesal? Tentu saja. Bahkan walau katanya Farzan bukanlah seorang mafia atau psikopat, tapi banyak anak buah lain yang menggantikannya. Dan lagi, jika itu mengusik keluarga dan juga kehidupannya Farzan tidak segan segan turun tangan langsung untuk menyiksa lawannya.


...----------------...


Operasi Nasha berjalan selama lebih dari 5 jam karena banyaknya prosedur yang harus di lalui. Nasha bisa di selamatkan dengan kondisi kritis dan tidak bisa di pastikan kapan akan bangun.


Janin Nasha tidak dapat ditolong karena benturan yang terlalu keras, ditambah sebelumnya Nasha sudah stres dan juga kelelahan membuat janin itu tidak bisa tertolong.


Farzan sedih tentu saja. Tapi yang Farzan khawatirkan adalah kondisi Nasha yang bisa menurun jika mendengar kabar ini.


Bukan hanya fisik, tapi juga mentalnya. Apalagi dulu banyak tekanan dan perlakuan kasar yang Nasha terima dan masih berbekas dalam ingatan membuat kondisinya bisa lebih parah dari dugaan para dokter.


Kaki Nasha juga kemungkinan besar tidak bisa digunakan dengan baik sementara waktu. Terjadi keretakan yang membuat kakinya sulit untuk di gerakkan nantinya.


Farzan tidak masalah dengan kondisi Nasha. Seperti apa pun nantinya, Farzan hanya akan selalu melihat ke arah Nasha. Baginya Nasha sudah seperti magnet yang tidak mungkin bisa lepas jika bertemu dengan kutub magnet yang berbeda.


“Arza!? Kenapa Sha bisa seperti ini!” ucap Zetta dengan histeris di pelukan suaminya Zeroun.


“Kakak ngapain Kak Sha sampe kaya gini?” lirih Aletta dengan air mata yang terus meluncur dengan derasnya.


Zeroun hanya memperhatikan, karena sedikit banyak dia mengetahui akar masalah kali ini. Tentu saja Zeroun juga tahu orang yang mencari masalah itu sudah tertangkap dan di sekap oleh anak buah Farzan. Tapi Zeroun tidak tahu dimana tepatnya tempat itu berada.


Ngomong ngomong mereka datang saat Nasha sudah di rawat selama 2 hari, tapi belum menunjukkan tanda tanda akan bangun.


“Semua karena aku yang kurang siaga saat menyadari mobil itu berjalan dengan kecepatan di atas rata rata. Aku tidak berpikir mobil itu akan melaju ke arah Nasha yang sedang berlari, nyatanya memang tujuannya adalah Nasha agar kelemahanku ini bisa membuatku hancur. Dan mereka berhasil,” jelas Farzan lirih sambil meneteskan air mata.

__ADS_1


Farzan mulai menceritakan semua hal yang terjadi, mulai dari kandungan Nasha sampai masalah dengan orang yang di sangka Acha. Farzan juga menceritakan jika Nasha merupakan Achanya yang selama ini dia cari.


Mereka tentu bahagia karena ternyata Nasha orang yang di cari oleh Farzan yang artinya mereka pasti akan selalu bersama dan tidak terpisahkan.


Walau Farzan memang jarang bercerita tapi sedikit banyak mereka tahu tentang Nasha yang menjadi temannya Farzan dan membuat Farzan kecil tidak lagi kesepian. Apalagi setelah ada Aletta mereka sering bermain bersama sesekali jika Aletta tinggal di rumah dan tidak ikut kedua orang tuanya.


“Jadi dia gadis kecil itu Kak?” ucap Aletta terharu. Farzan hanya mengangguk mengiyakan.


“Pantas saja aku merasa pernah bertemu dengan Kak Sha, tapi aku tidak bisa ingat dimana,” ucap Aletta lagi dengan senyum harunya.


“Jangan sakiti dia Kak,” nasehat Aletta.


“Pasti,” yakin Farzan. Sebisa mungkin dia akan selalu membuat Nasha bahagia. Walau ke depannya tidak ada yang tahu, tapi sebisa mungkin Farzan akan berusaha membuat Nasha terus bahagia.


“Daddy sudah tebak sejak kamu membawanya. Ada tatapan yang tidak bisa di jelaskan. Yang pasti antara kalian berdua memiliki ikatan. Ternyata semua itu benar,” ucap Zeroun menanggapi.


“Kita harus jaga dia lebih ketat lagi mulai sekarang. Dia lebih rapuh dari dugaan kita,” sahut Zetta yang diangguki semuanya.


Bukan hanya karena orang tuanya, tapi banyak hal lain yang membuat mereka khawatir pada Nasha. Bukan berarti Nasha akan di kekang, tidak. Hanya mereka akan memperketat keamanan jarak jauh agar Nasha juga nyaman.


Sebisa mungkin interaksi dengan orang orang seperti Grasya dan juga orang tuanya di hindari agar tidak memicu trauma yang bisa saja datang nantinya.


...----------------...


maaf ya kalau kurang nyambung✌😁


happy reading..

__ADS_1


tandai typo yah, hehe


bye bye


__ADS_2