Antara Cinta Dan Rasa

Antara Cinta Dan Rasa
bab 21 Di jodohkan


__ADS_3

Reza yang sudah sampai ruangan nya ia langsung di sambut dengan hormat oleh Arif.


Arif memang sudah saling mengenal s


sangat lama dengan Reza bahkan ia selalu turut andil dalam rumah sakit yang sudah bertahun-tahun lamanya ia bangun.


''Pagi za.'' Sambut pak Arif saat menyadari teman baiknya itu sudah berada di ruangan nya.


''Pagi.'' Ucap Reza kembali menyapa teman baiknya.


Reza segera mengambil tempat duduk di depan Arif yang entah sejak kapan lelaki itu menunggu dirinya.


''Bagaimana apa sudah ada bakal calon yang akan menjadi kepala di rumah sakit itu?'' tanya Reza langsung pada intinya.


Arif sedikit berpikir meski ia sudah ada calon nya yaitu Rayhan tapi ia tidak ingin memaksakan kehendak nya. Sudah cukup Arif selalu membuat pilihan dalam hidup lelaki itu.


''Bagaimana?'' Reza bertanya kembali dengan raut wajah yang cukup serius.


''Beri aku waktu za, lagian rumah sakit itu belum juga rampung. Bersabarlah sebentar nanti biar aku pilihkan seseorang yang tepat.'' Ucap Arif dengan pasti.


''Oke. Oh ya apa ada hubungan apa kamu dengan dokter yang bernama Rayhan?'' tanya Reza dengan penuh selidik.


Reza sebenarnya sudah mengetahui dengan jelas jika Rayhan adalah anak dari kampung yang sudah sejak lama mendapat bantuan dari Arif. Entah kenapa Arif begitu peduli pada lelaki itu hingga ia rela membiayai kuliah Rayhan hingga ia lulus. Reza bahkan sudah mengetahui dimana Rayhan tinggal dan seberapa dekat dirinya dengan Kayla. Hanya saja Reza tidak ingin kehadiran Rayhan akan mengganggu rencana nya.


Kayla sudah sejak lama di Reza jodohkan dengan Alvin meski keduanya tak ada yang mengetahui perjodohan ini hingga sekarang karena Reza ingin jika Kayla dengan sendirinya dapat jatuh cinta pada Alvin tanpa campur tangan darinya.


Reza yang pernah memiliki hutang budi kepada keluarga Alvin membuat ia menjanjikan jika dirinya akan menjodohkan Kayla untuk Alvin saat itu hingga ucapan nya di pegang oleh kedua orang tua Alvin.


Reza sendiri merasa sangat setuju jika Kayla berjodoh dengan Alvin apalagi saat ia mencari tahu Alvin jika anak itu tidak aneh-aneh bahkan ia sangat serius menjadi dokter dia juga mandiri membuat Reza yakin jika Alvin adalah lelaki yang paling baik untuk Kayla.


Arif terdiam sejenak. Ia sedikit berpikir jika kini Reza menginginkan agar Rayhan lah yang akan mau di tempat kan di sana.

__ADS_1


''Ya Rayhan sudah aku anggap seperti anak aku sendiri za, entah kenapa saat aku bertemu dengan nya Rayhan mengingatkan aku pada anak aku yang sudah tiada.'' Jawab Arif dengan jujur membuat Reza diam seketika bahkan ia terlihat memikirkan sesuatu.


''Kalian sepertinya memang sudah sangat dekat.'' Reza kembali berkata membuat Arif tersenyum simpul.


''Aku harap kamu tidak menginginkan Rayhan yang akan menjadi kepala di sana.'' Arif berkata dengan mata yang mulai menyelidiki teman baiknya.


Reza hanya tertawa hambar dan meminum minuman yang berada di meja kerjanya.


''Ya sudah aku serahkan semuanya sama kamu. Aku yakin kamu tidak akan mengecewakan aku rif.''


''Ya sudah aku harus kembali ada jadwal kelas yang harus aku isi.'' Arif berpamitan sebelum ia keluar ruangan itu.


Arif tidak berpikir yang aneh-aneh ia hanya mengira jika Reza memang sudah mencari tahu siapa yang memiliki potensi untuk menjadi kepala di sana.


Ia kembali melangkahkan kakinya keluar dari rumah sakit itu.


Reza sendiri ia kembali ke kantor nya namun sebelum ia pergi seperti biasa ia selalu memantau pergerakan putrinya degan bantuan seseorang yang selalu mengawasi Kayla.


...


''Kak Ray!'' panggil Kayla dengan senang nya saat ia melihat sosok Rayhan sedang duduk menunggu dirinya datang.


Rayhan tersenyum melihat kehadiran Kayla uang datang menghampiri dirinya.


''Kamu sudah beres kay?'' tanya Rayhan pada Kayla.


''Sudah dong. Ternyata capek juga ya.'' Kekeh Kayla pelan.


Kayla tidak menyangka menjadi dokter adalah pekerjaan yang cukup menyibukkan dirinya. Namun meski begitu ada rasa senang dalam dirinya saat melihat bayi yang menangis lahir ke dunia di sambut isak bahagia dari keluarganya itu adalah dimana dirinya merasa senang.


Dan itu adalah salah satu alasan ia menjadi semangat menjalani pekerjaan nya sekarang.

__ADS_1


''Ya begitulah. Kita makan yuk.'' Ajak Rayhan pada Kayla.


Rayhan mengajak Kayla untuk makan di warung yang tak jauh dari rumah sakit.


Rumah makan yang sederhana yang sering Rayhan kunjungi untuk menghilangkan rasa lapar di sela-sela lelah nya.


''Kak ray suka makan disini?'' tanya Kayla sambil menyuapi mulutnya dengan makanan.


''Ya kenapa memangnya?'' tanya Rayhan menatap Kayla yang sedang makan dengan lahap nya.


''Enggak ya nanya aja, enak.'' Kekeh Kayla membuat Rayhan kembali tersenyum.


''Kay sebenarnya aku mau bilang sesuatu.'' Ucap Rayhan dengan wajah serius membuat Kayla menanggapi dengan serius juga.


''Iya, bicara soal apa kak?'' tanya Kayla dengan serius juga karena melihat Rayhan yang serius.


''Kay sebenarnya aku sudah lama menyukai kamu, aku mau menjadikan kamu sebagai istriku kamu mau kan menikah dengan aku?'' tanya Rayhan dengan pasti.


Rayhan tidak ingin pacaran ia ingin hubungan yang pasti untuk masa depan dirinya ia sendiri sangat berharap jika Kayla akan menerima dirinya.


Kayla diam sejenak ia merasa tidak menyangka jika Rayhan mengutarakan perasaan nya seperti ini meski tidak dapat di pungkiri Kayla sendiri merasa sangat senang.


Kayla menganggukkan kepalanya sebagai tanda jika dirinya menerima Rayhan bahkan ia tersenyum saat melihat Rayhan yang nampak terkejut dibuatnya.


''Makasih kay. makasih.'' Rayhan tersenyum bahagia membuat Kayla sangat senang.


Entah perasaan apa yang kini Kayla rasakan ia hanya merasa sangat senang hal yang tak pernah ia bayangkan karena sudah sangat lama ia tidak pernah menjalin hubungan lagi terlebih Rayhan memang sudah sangat lama mengenal Kayla ia sendiri merasakan jika Rayhan memang lelaki yang baik untuk dirinya.


Waktu terus berjalan kedekatan Rayhan dengan Kayla semakin dekat meski tak pernah ada acara pegangan tangan karena Rayhan sendiri menjaga dirinya agar tidak melanggar batas karena menurut Rayhan ia baru calon bahkan dirinya sendiri belum menemui kedua orang tua Kayla. Rayhan masih butuh waktu untuk mempersiapkan dirinya untuk menemui keluarga Kayla. Ada rasa takut yang menyelimuti dirinya, Rayhan merasa takut jika lamaran yang akan ia tujukan pada Kayla akan di tolak mentah-mentah oleh keluarga Kayla.


Reza sendiri sudah mengetahui jika Kayla putri nya sudah memiliki hubungan dengan Rayhan namun ia tidak mungkin gegabah karena Rayhan memang bisa dibilang jika dirinya adalah anak angkat dari Arif tak mungkin dirinya membuat Arif kecewa pada dirinya. Reza sangat tahu bagaimana Arif bersikap terhadap Rayhan.

__ADS_1


......................


__ADS_2