Antara Cinta Dan Rasa

Antara Cinta Dan Rasa
Bab 97 By, aku.....


__ADS_3

Kepanikan Malik semakin menyelimuti hatinya bahkan untuk pertama kalinya ia dibuat panik oleh wanita itu.


''Eeuuhhnn,'' rintih Kayla lagi.


Kayla hanya bisa memegangi perutnya yg semakin terasa sakit bahkan ia tidak bisa lagi menahan sakit nya.


Hanya beberapa menit saja kini mereka sudah sampai di depan rumah sakit terdekat tanpa menunggu lama Malik segera turun dari dalam mobilnya dan beralih ke pintu lain.


Ia langsung menggendong Kayla yg masih merintih kesakitan.


Dengan cemas nya Malik membawa Kayla masuk ke dalam rumah sakit namun berapa terkejutnya mereka saat baru memasuki pintu rumah sakit mereka melihat Alvin yg sedang merangkul seorang wanita yg tengah hamil muda.


Alvin tersentak kaget ia kaget karena melihat istrinya sedang dalam gendongan sahabatnya namun bibirnya seolah beku ia tidak bisa berkata apa-apa sampai dimana Kayla kembali merasakan sakit di perutnya lagi.


Malik kembali berjalan ia bahkan memanggil suster agar segera menghampiri dirinya karena kondisi Kayla terlihat sudah tak berdaya.


Beberapa perawat langsung mendekati Malik dan segera membawa Kayla pergi dari hadapan dirinya.


Malik kembali menatap Alvin dengan tatapan kecewa ia bahkan masih diam mematung. Ia begitu kecewa terhadap sahabatnya itu bisa-bisanya ia meninggalkan istrinya dan malah bersama wanita lain. Sungguh andai saja saat ini dirinya sedang tidak di rumah sakit ingin sekali ia melayangkan bogem mentah pada sahabat baiknya itu karena lagi-lagi ia melihat penghianatan dari laki-laki yg tak pantas di anggap suami itu.


Namun ia,,,...... cukup waras Malik langsung berjalan meninggalkan lelaki yg ia anggap tidak bertanggung jawab itu. Ia lebih memilih untuk menemani wanita yg kini sedang membutuhkan pertolongan.


''Nasy, aku gak bisa antar kamu,'' jujur Alvin.


Nasya hanya diam sungguh ia tahu siapa wanita itu ia tahu jika wanita itu adalah istrinya dan ia juga tahu saat ini keadaan nya tidak baik untuk dirinya memaksa Alvin untuk menemani dirinya.


Meski antara Nasya dan Alvin memang tidak ada hubungan apapun tapi dapat dipastikan jika hubungan mereka akan mengalami masalah karena dirinya.


Nasya hanya diam menatap kepergian Alvin begitu saja yg tak sedikit pun menunggu jawaban dari mulutnya yg mengijinkan dirinya atau tidak karena memang istrinya lebih berhak atas dirinya.

__ADS_1


Hatinya kembali sakit ia seolah dipukul atas kenyataan jika memang Alvin bukan lagi miliknya dan itu sudah sejak lama tapi hatinya saja yg masih berharap lebih ia masih berharap jika suatu saat Alvin akan kembali padanya.


Sungguh ia sangat bodoh. Bodoh karena telah mencintai suami orang lain dan tidak bisa menerima kenyataan jika memang mereka tidak akan pernah kembali bersama.


Nasya hanya bisa menatap kepergian Alvin hingga tubuh tegap lelaki itu menghilang dari penglihatan dirinya.


''Maafkan aku, maaf.'' Lirih Nasya pelan dengan air mata yg kini mengalir dari sudut matanya.


Entah untuk siapa kata maaf yg keluar dari mulutnya itu entah untuk wanita yg ia ganggu suaminya atau maaf kepada Alvin entahlah hanya Nasya yg jelas tahu perasaan nya.


Dibalik sudut ruangan itu seorang lelaki hanya bisa merasakan sesak berapa hancurnya hatinya melihat pemandangan yg begitu menyiksa hatinya.


Ya Rayhan lah lelaki itu setelah mengetahui istrinya tinggal di apartemen ia berniat menemui Nasya ia tidak ingin sesuatu yg buruk terjadi pada dirinya tapi kenyataan kembali mengingatkan dirinya jika cinta wanita itu bukan milik nya dan seolah tak akan pernah menjadi miliknya.


Rayhan berjalan begitu saja meninggalkan rumah sakit dimana saksi tentang perasaan nya yg hancur bukan tidak berani mengambil Nasya dari tangan lelaki yg tidak lain adalah mantan kekasihnya tapi cukup sudah ia mengemis cinta dari wanita yg tidak pernah menganggap dirinya ada.


Dengan segala emosi yg ada Rayhan langsung melajukan mobilnya meninggalkan rumah sakit ia bahkan tak sedikitpun memikirkan wanita itu tak ada lagi yg harus ia pertahanan ia yakin jika keputusan untuk berpisah dari Nasya adalah yg terbaik.


Tangan nya bahkan mengepal kuat ia begitu termakan emosi karena menyaksikan penghianatan dari sahabat baiknya terhadap wanita yg begitu ia cintai.


Alvin hanya diam ia tidak sama sekali menggubris omongan Malik yg ia pikirkan saat ini hanya kondisi istrinya yg entah sejak kapan ia mengalami sakit karena sejak tadi ia tinggalkan istrinya terlihat baik-baik saja.


''Aku kecewa sama kamu vin, setidaknya hanya untuk kali ini kamu jangan abaikan lagi dia!'' kesal Malik karena Alvin hanya diam.


Namun ia malah mondar mandir di depan ruangan dimana Kayla berada.


''Berhenti mencampuri urusan aku, aku tak seburuk yg kamu pikirkan.'' Tegas Alvin kesal.


Alvin beralih menarik kerah baju Malik yg tak hentinya berbicara membuat emosinya tak kalah sama.

__ADS_1


Perdebatan mereka terhenti saat


dimana pintu terbuka.


''Dok bagaimana kondisi istri saya?'' tanya Alvin yg sudah tidak sabara.


''Istri bapak hanya kelelahan dan sepertinya kehamilan nya ini harus sangat di jaga tidak ada yg serius,'' tutur dokter itu dan mempersilahkan agar Alvin masuk menemui istrinya.


Alvin menatap sendu wajah istrinya ia begitu menyesal karena tidak ada di saat Kayla membutuhkan dirinya bahkan kini terlihat jelas kekecewaan Kayla yg langsung memalingkan wajahnya meski sempat terlihat air mata dari istrinya itu membuat Alvin merasa begitu bersalah.


''By, aku.....''


''Aku gak butuh penjelasan kamu mas, aku mohon aku hanya ingin sendiri,'' lirih Kayla pelan.


Air matanya jatuh kembali Kayla tak sekuat itu ternyata kecurigaan nya kini terjawab pasti ia sama sekali tak salah meski kenyataan itu membuat hatinya merasa terluka.


Sakit bahkan lebih sakit dari yg ia bayangkan jika kenyataan itu membuat dirinya begitu rapuh.


''By, aku bisa jelaskan apa yg kamu lihat bukan seperti yg kamu bayangkan.'' Bela Alvin membela dirinya.


''Stop mas, aku mau sendiri kamu tahu dimana pintu keluar.'' Tegas Kayla tanpa sedikitpun menatap Alvin.


Ia tak bisa melihat suaminya di saat matanya melihat Alvin sakit hatinya semakin dalam ternyata cinta nya yg ia bangun selama ini lantas tak membuat hati suaminya menjadi miliknya.


Kayla kembali terisak punggung nya bahkan bergetar karena tangis nya.


Andai saja Kayla tahu jika apa yg Alvin lakukan hanya untuk menebus kesalahan dirinya pada Nasya mungkin ia tidak akan semarah itu tapi apa daya Alvin begitu bodoh tanpa memikirkan pernikahan nya membuat dirinya dalam posisi yg serba salah.


Perlahan tangan nya kembali menutup pintu Alvin hanya bisa membiarkan Kayla merasa tenang untuk saat ini ia tidak bisa memaksakan untuk dirinya menjelaskan sebenarnya yg terjadi di antara dirinya dan juga Nasya.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2