Antara Cinta Dan Rasa

Antara Cinta Dan Rasa
Bab 80 Aku jahat mas


__ADS_3

Sesekali Alvin melirik ke arah istrinya yg masih saja diam ia bahkan lebih sering diam sejak tadi Kayla menerima hasil pemeriksaan ibunya.


Ada rasa sedih saat melihat Kayla seperti itu jelas sekali dirinya begitu terpukul bahkan hanya sekedar melihat kembali ibunya Kayla enggan dengan alasan ia takut jika ibunya akan kembali histeris ketika melihat dirinya lagi.


Bulir bening terus berjatuhan bahkan kini terdengar isak tangis yg keluar dari mulut sang istri.


Alvin segera menepikan mobilnya ia tidak ingin melihat istrinya seperti itu. Diraihnya Kayla ke dalam dekapan nya sungguh Alvin merasa jika dirinya tidak bisa berbuat apa-apa selain menenangkan istrinya.


"Aku jahat mas, aku jahat.'' Lirih Kayla dalam tangis nya.


''Sssttt ini semua bukan salah kamu by,'' Ucap Alvin berusaha menenangkan. Hatinya sungguh rapuh melihat Kayla seperti ini.


Alvin hanya bisa membiarkan Kayla menangis dalam dekapan nya ia pun tidak lagi melarang Kayla menangis ia hanya berharap dengan tangis itu Kayla akan sedikit tenang.


Beberapa menit telah berlalu tidak lagi terdengar isak tangis dari istrinya Alvin mengangkat wajah sang istri yg kini sudah sangat sembab karena lamanya menangis. Ia tersenyum dan beberapa kali menciumi puncak kepala istrinya. "Kita bisa melewati semua ini by, kita bisa.'' Tutur Alvin dengan senyum nya.


Kayla hanya bisa kembali menitikan air matanya seolah dirinya tidak sekuat itu tak ada sepatah kata pun jawaban dari mulutnya hanya air mata yg kembali jatuh tanpa suara.


Alvin mengusap air mata itu dengan jemari nya. "Aku akan selalu bersama kamu aku yakin suatu saat ibu akan kembali sembuh kamu harus kuat demi ibu sayang hanya kamu yg saat ini ibu punya bukanlah kamu akan selalu kuat demi ibu?" ingat Alvin lagi.


Kali ini Kayla kembali diam sejenak terpikir kembali apa yg sempat ia ucapkan dulu. Terlebih kini hanya memang dirinya yg ibunya miliki tak ada lagi yg lain hanya dirinya yg menjadi harapan bagi ibunya.


"Kamu sudah tenang by?'' tanya Alvin lagi.


Ia bahkan selalu bersikap lembut pada Kayla selama ini membuat Kayla kembali menatap wajah teduh suaminya.


Kayla pun mengangguk pelan ia memegang lengan Alvin yg masih menempel pada pipi kirinya ia dapat merasakan jelas sekali ketulusan Alvin selama ini.


"Makasih mas,'' ucap Kayla dengan tulus.


Hanya ungkapan terima kasih saja yg mampu ia ucapkan namun di detik selanjutnya Alvin langsung meraih Kayla ia kembali memeluk Kayla dengan perasaan yg sama.


.


.


Hueehk huueekk.


Sudah ke dua kalinya Kayla berlari ke kamar mandi ia bahkan terus saja memuntahkan isi perutnya. Entah mengapa ia begitu sangat mual membuat dirinya tak bisa lagi menahan rasa jual itu.

__ADS_1


"By, kita makan dulu ya!'' ajak Alvin yg baru saja masuk kedalam kamar mereka.


Hhhuekh...


Alvin segera beralih ke kamar mandi ia mendengar suara Kayla yg kini tengah berada di kamar mandi.


" Sayang? kamu kenapa?'' tanya Alvin karena ia begitu cemas saat mendengar istrinya sedang memuntahkan isi perutnya.


Kayla yg sudah selesai ia pun membuka pintu kamar mandi dan menatap Alvin yg sedang berdiri di balik pintu dengan tatapan yg cemas.


"Kamu sakit?'' tanya Alvin lagi.


Ia bahkan langsung mengecek suhu tubuh Kayla dan menuntun wanita itu ke kasur.


"Kayak nya aku masuk angin mas.'' Sahut Kayla membuka suara.


Alvin segera membaringkan Kayla dengan hati-hati. ''Ya sudah kamu tidur dulu ya biar aku ambilkan dulu makan.'' Tutur Alvin dengan mengusap puncak kepala Kayla dan segera beralih ke luar kamar.


Alvin menuruni satu per satu anak tangga dengan cepat ia melihat bi Ida yg sedang merapikan meja untuk menyiapkan makan malam mereka.


"Bi tolong siapin makan buat kami ke atas ya bi.'' Perintah Alvin pada bi Ida.


Bi Ida merasa heran karena belum lama Alvin menyuruhnya untuk menyiapkan makan tapi sekarang k


Alvin sudah siap dengan alat medis nya ia pun membawa kotak obat yg mungkin saja kan ia perlukan nanti karena tak mungkin ia memberikan obat pada istrinya sembarangan tentu ia begitu tahu apa yg harus ia lakukan.


''Makan malam nya sama buat mas Alvin kan?'' tanya bi Ida.


Alvin mengangguk dengan terus berjalan ke arah bi Ida yg sedang menyiapkan makanan pada piring untuk mereka berdua. "Ya sekalian aja bi kita makan di atas aja ya, Kayla seperti nya masuk angin bibi makan sendiri aja ya.'' Titah Alvin dan langsung kembali naik ke kamar nya.


" Masuk angin?'' gumam bi Ida sedikit heran.


Namun akhirnya ia pun segera berjalan ke kamar majikan nya karena tidak ingin membuat Alvin dan Kayla menunggu dirinya.


Tok... Tok... Tok....


''Mas ini makanan nya?'' Sahut bi Ida di balik kamar mereka.


"Masuk aja bi.'' Perintah Alvin dari dalam kamar.

__ADS_1


Dengan sedikit gugup bi Ida pun akhirnya masuk dengan nampan berisi dua piring untuk pasangan suami istri itu. Bi Ida memang tidak berani masuk ke dalam kamar mereka jika Alvin dan Kayla berada di kamar yg sama ia tidak ingin merasa lancang saja.


"Taruh aja bi di sana!'' tunjuk Alvin pada meja di samping tempat tidur mereka.


Bi Ida pun menuruti apa yg di perintahkan Alvin namun sebelum ia keluar dari kamar Kayla kembali berlari ke kamar mandi dan langsung memuntahkan semua isi perutnya.


''Bi tolong buatin teh hangat manis ya.'' Sambung Alvin lagi dan ia langsung pergi ke kamar mandi mengikuti Kayla.


Huuuekh Huuuekh hhhhhh..


Terdengar napas lemas Kayla dan Alvin mengusap usap punggung Kayla.


''Tidur lagi ya, kita makan dulu biar gak kena angin terus.'' Kata Alvin yg merasa tidak tega melihat Kayla terlihat sedikit pucat.


Kayla mengikuti perintah Alvin ia pun berjalan ke arah kamar mereka dan duduk di kasur.


''Badan kamu gak panas ko by mungkin masuk angin biasa ya udah aku bawa makan dulu ya.'' Ucap Alvin dan beralih mengambil satu piring dari meja dan menyuapi Kayla.


Kayla tak banyak bicara ia cukup pusing di kepalanya terlebih ia hanya memikirkan ibunya membuat dirinya tidak banyak menanggapi ucapan Alvin.


Aaaaa perintah Alvin saat makanan yg sudah ia sendokan mendekati mulut Kayla.


Kayla yg hendak membuka mulutnya kembali merasa mual bau yg begitu menyengat kembali masuk kedalam indra penciuman nya.


"Aku gak mau makan daging mas ih bau sekali.'' Protes Kayla dan ia langsung menutup hidung nya.


Ternyata dari tadi bau daging yg ia cium membuat dirinya mual-mual padahal sejak tadi ia merasa dirinya baik-baik saja.


" Ini masih segar ko by. Nih aku makan ya.'' Alvin langsung memakan satu sendok yg ia hendak berikan pada Kayla.


''Enak ko.''


"Gak mau bau mas, bawa keluar mas aku mual.'' Kesal Kayla karena Alvin malah hendak menyuapi dirinya lagi.


''Ini teh nya mas,'' Sahut bi Ida memotong keributan suami istri itu.


Bi Ida menghampiri Kayla dan langsung mengambil piring dari tangan Alvin.


''Mas Alvin ini gimana sih mbak Kayla ini kayaknya lagi hamil coba deh cek dulu biasanya orang hamil memang lebih sensitif indra penciuman nya.'' Kekeh bi Ida dan langsung menatap senang pada Kayla dan Alvin.

__ADS_1


Alvin tersenyum lebar karena kini ada yg membenarkan dugaan nya itu sementara Kayla ia merasa tidak percaya dengan apa yg baru saja ia dengar.


...****************...


__ADS_2