
Kedekatan Kayla dengan Rayhan sudah bisa dibilang sangat dekat bahkan kini Kayla sudah tidak pernah makan bersama Alvin lagi karena Kayla akan lebih cepat menghampiri Rayhan.
Meski hubungan mereka kini sudah di ketahui banyak dokter di sana termasuk Alvin yang sudah mengetahui jika Kayla sudah memiliki hubungan dengan Rayhan.
Kayla kini menghampiri taman dimana dirinya selalu bertemu dengan Rayhan. Namun lelaki itu sepertinya belum selesai dengan pekerjaan nya membuat Kayla duduk untuk menunggu Rayhan.
''Hey kay.'' Sapa Alvin yang melihat Kayla berada di taman.
''Hey,'' ucap Kayla sedikit gugup.
''Kamu nunggu Rayhan?'' tanya Alvin karena memang ia sendiri sudah tahu dengan hubungan Kayla dengan Rayhan meski begitu Alvin berusaha terlihat biasa saja ia mungkin harus mengubur perasaan nya.
''Iya tapi sepertinya Rayhan masih belum selesai.'' Kayla sedikit tersenyum menatap Alvin yang kini duduk di dekat nya.
''Kamu mau temani aku makan? kamu sendiri belum makan kan?'' Alvin menebak itu karena memang jam istirahat nya belum lama.
''Boleh,'' jawab Kayla tanpa menjawab pertanyaan yang lain nya ia pun mengikuti Alvin yang kini bangun dari duduknya dan mengajaknya makan ke tempat biasa mereka makan saat Kayla belum bersama Rayhan.
Kayla yang sudah lebih dulu makan bersama dengan Alvin ia kembali seperti biasa bahkan mereka sesekali mengobrol seperti biasa.
''Andai kamu dan Rayhan belum bersama mungkin setidak nya aku masih mempunyai harapan kay,'' lirih Alvin dalam hatinya namun meski begitu ia merasa sangat senang saat ini karena Kayla mau menemani dirinya makan setidak nya Alvin masih mempunyai tempat di hati Kayla yaitu sebagai teman nya.
''Pelan-pelan kay.'' Ucap Alvin karena Kayla makan dengan begitu cepat hingga ia sedikit meninggalkan jejak di sudut bibirnya.
Alvin meraih tisu dan mengusap lembut sudut bibir Kayla itu.
__ADS_1
Kayla yang mendapat perlakuan manis dari Alvin ia merasa sangat gugup.
''Biar aku sendiri.'' Ucap Kayla sambil mengambil tisu dari tangan Alvin.
Kayla merasa sangat canggung sekali meski kini ia memakan kembali makanan nya tanpa di temani obrolan dengan Alvin.
''Kay nanti malam ada acara enggak?'' Alvin berkata kembali memecah keheningan di antara mereka.
''Ada.'' Ucap Kayla dengan senyum nya ia berharap jika Alvin berhenti bersikap manis dan akan bersikap seperti biasa.
''Oh baiklah.'' Alvin merasa tak bisa lagi mengungkap kan perasaan nya hingga kini akhirnya ia mengutarakan semua perasaan nya meski ia sadar jika Kayla sudah memiliki hubungan dengan Rayhan.
''Kay aku ingin berkata jujur pada kamu, aku tahu aku salah karena diam-diam aku mencintai kamu tapi apakah kamu bisa menjawab satu kali saja kay apa kamu juga memiliki perasaan yang sama sama aku? andai kan ya izinkan aku untuk melamar mu kay.'' Alvin berkata dengan tulus Alvin tahu jika kemungkinan terbesar nya adalah penolakan atas dirinya meski begitu Alvin akan siap jika memang ia harus mundur.
''Aku gak bisa al, aku gak nyangka kamu memanfaatkan kedekatan kita, aku menghargai perasaan kamu tapi kenapa kamu harus mengungkapkan di saat aku sudah memiliki kekasih. Maaf al aku gak seburuk itu dengan menerima kamu dalam hidupku lantas aku bersedia melepaskan Rayhan begitu saja maaf Aku aku tak sepeti yang kamu bayangkan permisi.''
Alvin sendiri ia tidak mengerti apa yang membuat nya menjadi salah di mata Kayla meski sudah jelas ia sangat sakit hati oleh Kayla sejak saat ini Alvin akan berusaha melupakan Kayla dan berusaha membuka hatinya untuk wanita lain.
...
Empat bulan telah berlalu sejak penolakan Kayla pada Alvin. Kini Alvin membatasi dirinya dengan Kayla cukup sekali saja ia merasa sakit hati karena penolakan nya pada Kayla.
Harusnya Alvin tahu jika Kayla sudah memiliki Rayhan dan seharusnya sejak saat itu ia sadar jika Kayla tak pernah mengharapkan dirinya.
Alvin kini sudah memiliki seorang kekasih bernama Nasya, wanita yang sudah lama dekat dengan nya namun tak pernah Alvin sadari itu. Alvin sendiri tak tahu bagaimana dengan perasaan nya saat awal menerima kehadiran sosok Nasya namun seiring waktu berjalan perasaan cinta itu mungkin telah hadir. Alvin hanya sadar jika Kayla bukan wanita yang layak untuk nya dengan itulah Alvin bisa membuka hatinya untuk wanita lain dalam hidupnya.
__ADS_1
Mungkin sudah tiga bulan lamanya Alvin menjalin hubungan dengan Nasya sejak saat itu rasa cinta pada Kayla mulai memudar entahlah Alvin sendiri sudah tak ingin memikirkan wanita itu lagi kini ia mulai fokus pada hubungan nya dengan Nasya.
Wanita yang sudah sering menjadi tempat curhat nya dengan segala kelebihan yang ia punya Nasya selalu menjadi tempatnya mengadu seperti mama nya yang sudah tiada wanita itu seolah mengisi harinya seperti mengingat kan Alvin pada sosok mama nya yang sudah lama meninggalkan dirinya.
''Malam om.'' Sapa Alvin pada Reza yang sedang berkunjung ke rumah nya.
''Malam vin, gimana sekarang bisnis mu?'' tanya Reza yang sudah pasti dia tahu banyak tentang keluarganya.
''Alhamdulillah om semua berjalan lancar.''
Reza tersenyum lebar mendengar semua perkataan nya. ''Baguslah kapan-kapan mainkan ke rumah sudah lama om gak lihat kamu. Ya sudah dim, aku harus kembali dan semua keputusan mu aku serahkan aja sama kamu.'' Reza menepuk pundak Alvin sebelum Reza benar-benar meninggalkan kediaman nya.
Alvin hanya acuh dengan obrolan yang sama sekali tak ia mengerti ia hendak kembali ke kamar nya tanpa ingin menanyakan keputusan apa yang di maksud oleh ayah Kayla itu mungkin saja masalah bisnis nya karena itu ia tidak ingin menanyakan nya.
Alvin melangkah kan kaki nya ke
kamar dengan langkah yang sedikit pelan tapi pasti kini ia menghentikan kembali langkahnya saat mendengar ucapan sang ayah yang sangat jelas terdengar di telinganya.
''Minggu depan kamu dan Kayla akan bertunangan jadi papah hanya ingin jika kamu dapat menerima nya. Papan gak mau ada penolakan dan papah harap kamu turut serta saja dan bisa menerima Kayla dengan baik.''
''Maksud papah apa maksudnya dengan pertunangan ini?'' tanya Alvin tak kalah terkejutnya.
Bukan begitu Alvin hanya tidak siap dengan semua ini bagaimana bisa ayah Kayla dengan papah nya menjodohkan dirinya tanpa sepengetahuan dari mereka berdua.
''Gak bisa pah. Aku gak bisa mengikuti keinginan papah.'' Alvin berucap menolak keinginan papah nya. Andai saja Alvin tak merasa sakit hati waktu itu mungkin dia akan sedikit bisa membuka hatinya bahkan mungkin ia akan senang hati tapi setelah mengetahui jika dirinya di tolak mentah-mentah oleh Kayla bagaikan bisa harus berjuang kembali. Terlebih sekarang Ada wanita lain yang mengisi hati Alvin. Wanita yang telah lama memendam perasaan nya hingga kini ia telah menjadi kekasih hatinya.
__ADS_1
......................