
''Maksud mu?'' tanya Kayla yang tidak mengerti akan perkataan dari Alvin.
''Dulu aku benar mencintai kamu tapi tidak setelah kamu menyangka aku seburuk itu kay, aku sadar kamu bukan tipe wanita yang layak aku perjuangkan. Kamu tahu ada wanita yang saat ini pantas aku perjuangkan sebaiknya kamu cari cara untuk membuat hubungan kita segera berpisah.'' Alvin berjalan meninggalkan Kayla yang terlihat sedikit syok dengan ucapan nya bahkan ia kini kembali tertawa dengan keadaan yang membuatnya menjadi seperti ini.
Beberapa minggu telah berlalu sejak Alvin resmi melamar Kayla entah apa yang membuat Rayhan seolah menghilang begitu saja bahkan tak ada yang mengetahui kemana lelaki itu pergi. Kayla sudah berapa kali mencoba menghubungi dirinya namun semua hasilnya nihil nomor ponsel yang dulu Rayhan gunakan kini sudah tak bisa ia hubungi lagi. Kayla semakin frustasi rencana untuk membatalkan pernikahan yang sudah di atur menjadi sangat rumit terlebih Alvin hanya melimpahkan pada nya saja untuk mencari cara agar pernikahan mereka batal.
''Kak Rayhan kamu tega.'' Kayla menangis sejadinya bagaimana bisa ia akan menikah dengan lelaki yang tak pernah ia cintai hidup dengan lelaki yang kini mencintai wanita lain di dalam hidupnya.
''Kak Ray, aku mohon kembali lah.'' Lirih Kayla di sela-sela tangisnya. Entah kepada siapa Kayla harus mencari tahu keberadaan Rayhan ia sendiri tidak tahu ia hanya bisa menangis karena berulang kali Kayla berkata pada ayahnya untuk membatalkan pernikahan nya dengan Alvin namun semua sia-sia seolah ayahnya menutup telinga nya rapat-rapat.
Bahkan semua kakak nya tidak bisa membantu karena sikap kerasa kepalanya ayah nya.
''Kay?'' mbak Diana mengetuk pintu kamar Kayla sudah dua hari Kayla tak pernah keluar ia hanya diam di kamar.
''Masuk pintunya gak di kunci.'' Teriak Kayla dengan mata yang mulai bengkak. Entah berapa lama Kayla menangisi dirinya ia sendiri tak bisa menghilangkan kesedihan nya.
''Kay kamu jangan seperti ini.'' Mbak Diana memeluk Kayla. Ia sangat tahu perasaan sang adik nya Diana sendiri tidak bisa berbuat apa-apa ia hanya bisa berusaha menguatkan Kayla dan mememberikan nya motifasi untuk lebih kuat dan sabar.
''Aku gak bisa kak. Bagaimana bisa aku akan hidup dengan lelaki yang tak pernah aku cintai.'' Ucap Kayla pelan.
''Kamu bisa belajar kay. Kakak yakin Alvin adalah lelaki yang baik untuk kamu.'' Mbak Diana berkata ia sangat sedih melihat Kayla yang sudah berhari-hari menangis dan tidak makan.
__ADS_1
''Kamu tahu banyak pasangan di luar sana yang menikah tanpa adanya perasaan cinta dari satu sama lain tapi akhirnya mereka dapat hidup bahagia?''
''Aku tahu itu kak. Tapi aku tak sekuat itu kak aku tak akan bisa.''
''Kamu pasti bisa Kay, asalkan kamu buka lebar-lebar hati kamu untuk suamimu kelak. Kakak yakin kalian akan bahagia.'' Mbak Diana mengusap puncak kepala Kayla yang kini terbaring di pangkuan nya.
''Mbak tahu ini semua akan sulit kakak sendiri sangat sedih Kay mendengar semua ini terjadi pada kamu. Tapi mbak yakin jika kamu mampu melewati semua ini.''
Kayla hanya diam entah apa yang kini ia pikirkan seolah raga dan hatinya kembali mati dengan keadaan yang memaksanya harus bertahan.
...
Satu bulan telah berlalu kini Kayla sedang di rias oleh beberapa perias pengantin.
Kayla kini hanya akan menjalani hidupnya seperti apa yang mbak Diana selalu katakan padanya untuk berusaha menghapus Rayhan dalam hidupnya dan membuka lebar hatinya untuk lelaki yang akan menjadi suaminya meski Kayla rasa itu mustahil bagi nya mencintai lelaki yang memiliki kekasih dalam hidupnya seakan masuk ke lubang kesengsaraan meski begitu Kayla akan berusaha menjadi istri yang taat pada suaminya dan merima Alvin dengan apa adanya. Biarlah takdir Tuhan yang menentukan entah apa yang akan terjadi di masa depan.
''Kay?'' Alisa kini masuk ke dalam kamar pengantin dimana putri nya berada.
''Sayang kamu sudah siap?'' Alisa mengusap punggung putri nya yang terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya adat jawa terlihat sangat anggun.
''Sudah mah aku sudah siap.'' Kayla menarik napasnya panjang ia masih menatap pantulan bayangan dirinya di cermin yang kini memperlihatkan dirinya yang sudah rapih dengan dandanan pengantin.
__ADS_1
''Maafin mamah sayang, maaf karena mamah gak bisa bantu kamu untuk merubah keputusan ayah kamu.'' Alisa mengusap air mata yang kini jatuh dengan sendirinya ada rasa ngilu yang kini ia rasakan ia sangat sedih saat melihat putri kesayangan nya akan menikah dengan lelaki yang tak pernah ia cintai.
''Ini bukan salah mamah, ini semua sudah takdir Kay mah, mamah jangan salahkan diri mamah.'' Kayla menghapus jejak air mata sang mamah dan memeluk nya dengan sangat erat.
Betapa ia sedih dadanya terasa sangat sesak dengan kenyataan pahit yang kini harus ia terima. Mungkin memang benar mencintai adalah pilihan nya sekarang tak ada jalan lagi ia tak bisa mengulang waktu bahkan percuma saja ia mengulang waktu lelaki yang sangat ia cintai bahkan sudah tak peduli lagi padanya.
...
Rayhan hanya terdiam ia bahkan merasa sangat bersalah ia hanya berpikir apa yang akan Kayla pikirkan tentang dirinya tapi Rayhan tak bisa berbuat apa-apa apalagi saat pak Arif meminta dirinya untuk menjadi kepala rumah sakit dimana pak Reza ayah dari Kayla memintanya untuk tinggal di sana.
Bukan tanpa alasan Reza melakukan itu dengan segala usahanya Reza membantu perekonomian keluarganya dengan maksud agar Rayhan sadar diri dan mau mengikuti semua keinginan nya.
Rayhan sadar seberapa besar nya ia berusaha untuk bersanding dengan Kayla ia tidak akan bisa karena apalah dirinya jika di bandingkan dengan Alvin yang menjadi harapan seorang Reza.
''Kamu yakin Han, kamu akan datang di pesta pernikahan anak Reza?'' tanya pak Arif yang sudah tahu tentang masalah Reza dan Rayhan.
Sebenarnya Arif tidak ingin ikut campur tapi saat ia mengetahui Rayhan menerima keputusan Reza untuk pindah bertugas saat itulah Arif merasa heran. Bukankah Rayhan dulu menolak tawaran nya dengan alasan ia tidak ingin terlalu jauh dari keluarganya tapi beberapa bulan lalu dengan senang hati Rayhan bersedia membuat Arif sangat bingung.
Hingga Rayhan akhirnya menceritakan masalah dirinya dengan putri dari Reza itu saat itu Aris tahu pasti penyebab Rayhan senang hati menerima tawaran itu untuk menjauh dari Kayla.
Pak Arif selalu mendukung keputusan Rayhan ia selalu menjaga Rayhan agar terhindar dari maslah dengan Reza karena ia sangat tahu bagaimana sikap Reza.
__ADS_1
''Aku yakin pak, aku harus mengucapkan selamat untuk sebuah perpisahan ini aku harus benar-benar bisa melupakan nya. Mungkin dengan cara seperti ini aku bisa melupakan wanita itu.'' Lirih Rayhan dengan sedih nya ia tak bisa seperti ini terus dengan hati yang selalu mengharapkan wanita yang sangat sulit ia gapai.
......................