Antara Cinta Dan Rasa

Antara Cinta Dan Rasa
Bab 26 Ikut suami


__ADS_3

Waktu subuh kini mulai menyapa, Alvin merentangkan tangan nya dan sedikit melenturkan persendian nya karena kini tubuh nya seakan tidak enak badan karena ia tidur di sofa sedangkan ia membiarkan Kayla tidur di atas kasur.


Alvin memandangi Kayla yang kini masih terlelap mungkin wanita itu masih lelah.


Alvin teringat kembali saat malam di saat dirinya belum benar tertidur ia mendengar Kayla yang mungkin sedang bermimpi dengan Rayhan membuat ia menjadi kesal lagi bagaimana pun Kayla kini adalah istrinya.


Alvin mengambil ponsel nya ia mendapati pesan yang cukup banyak dari wanita yang kini masih berstatus sebagai kekasih nya. Ia menarik napasnya panjang ia menjadi serba salah dengan posisi nya sekarang ini. Padahal jauh-jauh hari dirinya sudah merencanakan akan membawa Nasya kepada orang tuanya, namun belum juga niatan nya kini ia sudah menjadi seorang suami dari wanita yang pernah ia cintai bahkan rasa cinta nya masih ada meski sudah tak sama.


Alvin menaruh kembali ponsel nya dan segera berjalan ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan segera melaksanakan shalat subuh.


Ia mulai membasuh wajahnya dengan air dan kini aktivitas nya mulai selesai ia berjalan ke dalam kamar lagi namun ia melihat Kayla sedang menatap ke arah dirinya.


''Kamu mau shalat mas?'' tanya Kayla sedikit gugup.


Kayla kini memanggil Alvin dengan sebutan mas karena saat semalam ia berkata Alvin langsung mendapat teguran dari sang ayah membuat ia mau tak mau harus membiasakan dirinya memanggil mas pada Alvin.


''Ya, kamu shalat juga kan?'' Alvin balik bertanya membuat Kayla langsung mengangguk.


''Ya sudah sana ambil air wudhu aku akan menunggu mu.'' Tegas Alvin membuat Kayla segera mematuhi perintah nya. Padahal biasanya dirinya paling sulit untuk di suruh shalat subuh karena bangun nya saja ia akan sangat siang.


Beberapa menit telah berlalu kini Kayla shalat bersama Alvin yang menjadi imam.


Perasaan Kayla kini ia mulai menghangat seakan ada hal yang berbeda apalagi ini adalah kali pertamanya ia shalat di kamar berjamaah dengan lelaki apalagi kini ia shalat dengan suaminya sendiri.


...


Pukul enam pagi.


''Mas ko sudah beres-beres saja bukan nya kita masih di perbolehkan tinggal disini kan karena kita juga mendapat cuti?'' tanya Kayla heran karena suaminya sibuk membereskan pakaian nya kembali.

__ADS_1


''Aku tidak betah disini. Jika kamu mau kamu boleh tinggal disini.'' Ucap Alvin tanpa perduli pada Kayla membuat Kayla tidak menyangka jika Alvin akan berkata demikian. Padahal dulu Alvin sangat lembut padanya tak jauh berbeda dengan Rayhan.


''Mas, aku harap kamu bersikap sewajarnya kita ini sekarang suami istri.'' Tegas Kayla karena ia merasa jika Alvin sangat keterlaluan bagaimana pun dia memang istri sah nya sekarang.


Alvin membalikan badan nya bahkan kini ia berada di hadapan Kayla dengan kedua tangan yang kini memegang dirinya membuat Kayla menjadi takut.


''Al,'' Kayla kembali berkata karena ia benar sangat takut dengan tatapan Alvin yang tajam itu.


Kayla memundurkan tubuhnya berharap Alvin dapat melepas cengkraman nya yang kini sedikit keras membuat Kayla sangat ingin menangis dengan perlakuan Alvin terhadap dirinya.


''Bukan kah kamu tidak menginginkan pernikahan ini terjadi?'' tanya Alvin dengan nada mengejek membuat nyali Kayla kembali menciut ia bahkan seakan tak mengenali sosok Alvin yang dulu ia kenal.


''Jika kamu masih mau menganggap aku suami kamu, aku harap kamu ikut dengan aku tanpa banyak bertanya, aku tidak akan memaksa mu seperti dulu aku mengharapkan cinta dari kamu.'' Alvin melepas kembali cengkraman nya dan membalikan badan nya kembali ia sibuk dengan beberapa pakaian milik nya.


Kayla sendiri ia segera membereskan baju nya dan beberapa perlengkapan pribadi nya karena sepertinya Alvin berkata dengan sangat Sungguh-sungguh.


Hanya beberapa menit saja Kayla dan Alvin sudah siap karena memang keluarga Alvin baik keluarga Kayla mereka tidak menginap di hotel membuat Alvin dengan leluasa keluar dari hotel itu.


''Ayo masuk.'' Pinta Alvin karena sejak tadi mereka sampai di depan mobil Alvin Kayla hanya diam bahkan ia terlihat seperti orang tertekan.


''Maaf kay, tapi dengan cara seperti ini mungkin kamu tak akan berat hati melepas aku sebagai suami kamu dan kita akan kembali seperti dulu.'' Batin Alvin berkata ia sejujurnya sangat tidak tega melihat istrinya terlihat sedih apalagi karena ulah nya membuat Kayla terlihat sangat sedih bahkan tertekan.


Kini mobil itu melaju di jalanan dan meninggalkan hotel mewah itu.


''Kita mau kemana?'' tanya Kayla karena kini mobil melaju ke arah berbeda. Kayla mengira ia akan di bawa ke rumah Alvin tapi sepertinya ia salah karena arah kediaman Alvin sama dengan kediaman kedua orang tua Kayla.


Alvin tetap diam bahkan ia sama sekali tidak menjawab pertanyaan dari Kayla membuat Kayla kembali diam ia hanya pasrah dengan keadaan ini.


Satu jam telah berlalu kini mobik yang mereka tumpangi sudah berhenti di sebuah rumah mewah meski jauh daru perkotaan. Kayla hanya diam ia bahkan tidak segera turun ia tetap saja diam dan memperhatikan rumah di hadapan nya.

__ADS_1


''Turunlah, apa kamu masih mau diam di dalam sana?'' sahut Alvin sambil mengetuk jendela mobil di samping Kayla.


Kayla kembali sadar ia segera membuka pintu mobil dan berjalan mengikuti langkah suami nya yang sudah lebih dulu berjalan dengan membawa barang-barang milik nya dan juga milik Kayla sendiri.


''Mas kita akan tinggal di sini?'' cicit Kayla pelan ia masih takut jika Alvin akan berkata seperti tadi di hotel membuat nya sangat takut.


Alvin membalikkan tubuh nya dan menatap Kayla dengan tatapan dingin nya membuat Kayla kembali menciut.


''Kita akan tinggal disini dan selama kamu menjadi istriku aku harap kamu menuruti keinginan ku, aku tidak ingin ada penolakan.'' Ucap Alvin yang langsung menyeret barang-barang nya ke atas tanpa peduli pada Kayla yang hanya diam.


Kayla segera mengikuti kemana Alvin berjalan hingga ia sampai di kamar yang cukup luas untuk mereka tempati berdua.


''Siapa yang menyuruh kamu masuk ke kamarku?'' Alvin menoleh ke arah Kayla membuat Kayla menjadi serba salah.


''kamar mu di sebelah sana!'' tunjuk Alvin pada sebuah kamar yang tepat berada di samping kamar nya.


''Mas.'' Ucap Kayla hendak protes namun belum sempat ia berkata Alvin segera menarik barang bawaan Kayla dan menaruhnya ke dalam kamar Kayla yang akan ia tempati selama di sana.


''Mas, kenapa sih kamu bersikap seperti itu sama aku, aku ini istri kamu.'' Kayla mengeluarkan keberanian nya ia merasa jika perlakuan Alvin sangat keterlaluan pada nya.


''Bukankah kita menikah karena paksaan? dan bukan kah kamu sendiri masih mencintai laki-laki itu bagaimana bisa kita menjalin hubungan layaknya suami istri kay. Aku masih mencintai Nasya dan akan tetap sama.''


Braak...!


Alvin langsung menutup pintu kamar nya dengan keras membuat Kayla merasa sangat sedih dengan kenyataan pahit yang kini harus ia jalani.


''Maafkan aku Kay, aku hanya pengecut aku ingin kamu melepas aku seperti dulu kamu menolak aku.'' Lirih Alvin dalam diam nya ia sangat tidak menyangka sesakit ini menyakiti wanita yang masih bertahta dalam hatinya meski dengan sekuat tenaga ia melepas Kayla rasa itu tetap ada.


......................

__ADS_1


__ADS_2