Antara Cinta Dan Rasa

Antara Cinta Dan Rasa
Bab 88 Dia teman aku


__ADS_3

''Sial, kenapa aku bisa seperti ini.'' Kesal Alvin karena dirinya tidak bisa menolak perlakuan dari wanita yg sudah seharusnya menjauh dari dalam hidupnya.


Alvin pun mengusap wajahnya dengan kasar ia pun segara beranjak pergi karena ia sadar telah meninggalkan Kayla terlalu lama.


Hatinya tidak karuan ia cukup gelisah takut jika saja kejadian yg baru saja terjadi akan di saksikan langsung oleh sang istri.


Dengan langkah sedikit cepat ia segera menghampiri mobil namun ka sedikit lega karena ternyata Kayla masih berada di dalam mobil nya.


''Maaf sayang kamu menunggu lama.'' Tutur Alvin dan langsung mencium puncak kepala sang istri.


Kayla hanya diam ia menerima perlakuan manis dari sang suami meski tak dapat di pungkiri jika dirinya merasa sedikit heran dengan sikap yg tidak bisa entah mengapa ia melihat gelagat aneh dari suaminya padahal mencium kening adalah hal bisa baginya tapi entah mengapa berbeda dengan kali ini.


Mobil pun melaju dengan cepat meninggalkan area rumah sakit dan berganti ke jalanan yg kini sedang padat dengan kendaraan.


Suasana seakan terasa berbeda Alvin lebih sering diam entah mengapa Kayla menangkap perubahan dari suami nya yg tidak biasa atau memang karena dirinya yg merasa tidak nyaman dengan kehadiran wanita yg tadi menemui suaminya itu.


''Mas,'' panggil Kayla pelan.


Alvin tetap saja mengemudikan mobilnya pikirannya seolah fokus pada kejadian tadi dimana Nasyna mengatakan jika dirinya masih sangat mencintainya.


''Mas,'' panggil Kayla lagi untuk ke dua kalinya.


Namun sepertinya suaminya itu tidak mendengar bahkan menolehnya saja tidak jelas sekali jika suaminya sedang memikirkan sesuatu.


''Mas!'' Panggil Kayla lagi dengan suara yg sedikit meninggi.


Alvin seketika gelagapan ia sedikit kaget karena panggilan yg tidak biasa dari istrinya.


''Ya ada apa sayang?'' balas Alvin yg langsung menatap wajah Kayla dengan senyum yg ia buat.


''Kamu kenapa mas? aku panggil kamu gak nyahut aja.'' Tutur Kayla dengan sedikit kesal.


''Oh maaf sayang aku tidak mendengar aku sedang tidak enak badan.'' Bohong Alvin dan mengusap lembut kepala sang istri.


Kayla sedikit kesal menurut dirinya jika alasan Alvin sedikit tidak masuk akal dan itu meyakinkan jika ada sesuatu yg suaminya tutupi dari dirinya.


Tak ada obrolan lagi mereka terdiam dengan pikiran masing-masing hingga tak terasa mobil itu sudah tiba di depan kediaman mereka.

__ADS_1


Alvin segera keluar dari dalam mobil dan segera beralih ke pintu sebelah Kayla.


Ia membukakan dengan sedang hati tapi tidak dengan Kayla ia sedikit kesal ada rasa yg berbeda yg jelas ia rasakan.


.


.


Sore telah tiba Kayla masih saja di kamar ia masih ingin bersantai dan memulihkan keadaan nya namun tetap saja pikiran nya tidak terasa tenang.


''By kamu makan dulu ya sayang.'' Kata Alvin dan segera masuk ke dalam kamar mereka.


Ia menaruh semangkuk bubur yg buatkan bi Ida dan menyimpan nya di atas nakas.


Ia membantu istrinya agar bangun dan memposisikan dirinya untuk bisa menerima suapan dari dirinya.


''Aku suapin ya sayang, buka mulutnya aaaaa....''


Kayla mengikuti instruksi dari suaminya ia membuka mulutnya dengan lebar dan menerima suapan dari sang suami.


Kayla yakin ada sesuatu yg di tutupi dari suaminya karena tidak biasanya Alvin bersikap sedikit pendiam seperti sekarang.


''By,'' panggil Alvin karena ia melihat istrinya malah diam seolah memikirkan sesuatu.


Kayla menoleh ia menatap wajah suaminya sungguh ia sudah tidak bisa lagi merasa baik-baik saja atas pikiran buruknya.


''Kenapa sayang?''


Tanya Alvin karena ia kini menatap Kayla yg berbeda.


Kayla membuang napas nya dengan kasar ia merasa apa yg kini ia pikirkan harus ia katakan terlebih ia juga tidak ingin membuat dirinya drof kembali apalagi kini ada bayi yg sedang berada dalam rahimnya.


''Mas aku sebenarnya ingin sekali bertanya sama kamu tapi aku takut kamu salah paham.'' Jujur Kayla.


Alvin mengerutkan kening nya ia tidak mengerti dengan apa yg ingin istrinya katakan. ‘’Maksud kamu by?”


Kayla kembali menghembuskan napas beratnya dan mencoba bersikap biasa saja agar terlihat jika saat ini dirinya sedang tidak cemburu terhadap suaminya terlebih bersikap agar tidak menyakiti suaminya atas apa yg sedang ia pikirkan.

__ADS_1


‘’Kenapa marah aku tidak akan memarahi kamu lagian kamu tinggal tanya aja apa yg ingin kamu tanyakan.'' Balas Alvin dengan santai.


Namun tidak dapat di kendalikan lagi jika saat ini ia sangat penasaran siapa wanita itu.


''Siapa wanita itu mas?''


''Maksud kamu wanita?''


Kayla sedikit kesal ia ingin sekali berteriak tapi apa daya ia cukup malu jika ketahuan cemburu pada suaminya.


''Ya Maksud aku wanita yg saat tadi kamu temui di rumah sakit mas.'' Ucap Kayla dengan kesal karena harus memepet jelas ucapan dirinya


''Oh jadi kamu ingin tahu siapa wanita itu?'' tanya Alvin dengan memastikan keinginan keinginan Kayla.


Kayla mengangguk dari pada dirinya terus saja tidak bisa tenang lebih baik jika dirinya jujur saja.


''Iya wanita yg tadi bersama kamu itu siapa'' tanya Kayla pada akhirnya.


''Dia itu teman aku sayang.'' Jawab Alvin dengan berbohong.


Ia tidak memungkinkan mengatakan jika Nasy adalah mantan kekasih nya bisa-bisa istrinya berpikir yg tidak-tidak apalagi saat ini Kayla masih harus menjaga kehamilan anak mereka yg baru terbilang sangat muda.


Kayla menatap dalam ia menelisik suaminya mencari jawaban dari dirinya namun sepertinya ia tidak menemukan kebohongan dari mata sang suami.


''Kamu tidak percaya sayang? jika memang kamu tidak percaya aku bisa mengajak kamu untuk bertemu dengan nya tapi tidak sekarang kamu harus istirahat kasihan baby dia masih sangat lemah dia membutuhkan kamu.'' Balas Alvin beralasan.


Alvin mencium puncak kepala Kayla dan mengusap lembut perut rata milik istrinya tapi tidak dengan hatinya ia seakan berdegup dengan kencang takut jika Kayla akan memaksa dirinya untuk menemukan dirinya dengan Nasya.


''Oh, tidak ko mas aku hanya merasa tidak pernah melihat wanita itu. Aku percaya ko sama kamu mas.'' Ucap Kayla dengan senyum tulusnya.


Alvin tersenyum senang ia pun meraih tubuh Kayla agar bersandar di dada bidang miliknya dengan segenap cinta yg ia miliki ia sangat bersyukur karena Kayla percaya dengan apa yg ia ucapkan.


''Aku sangat sayang sama kamu bahkan sebelum pernikahan kita terjadi.'' Tutur Alvin dan menciumi puncak kepala Kayla.


Kayla hanya bisa memeluk tubuh kekar suaminya itu berharap jika cinta suaminya tidak akan pernah berubah sampai kapan pun entah mengapa ia sangat takut jika suaminya akan mencintai wanita selain selain dirinya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2