Antara Cinta Dan Rasa

Antara Cinta Dan Rasa
Bab 72 Hari spesial


__ADS_3

Setelah shalat selesai Kayla pun segera turun ke dapur. Ia berniat untuk membuat sarapan pagi untuk suami nya.


Meski Kayla belum yakin apa masakan nya akan enak namun setidaknya ia memang harus belajar memasak karena tugas rumah tangga adalah kewajiban nya sekarang.


Ia pun memasak air untuk pertama kali yg akan ia buat.


Dan kini jemari lentiknya mencari bumbu dapur yg akan ia buat sebagai bumbu nasi goreng.


Kayla memang belum pandai memasak terakhir kali ia membuat nasi goreng dan sekarang ia juga akan membuat nasi goreng tapi tidak apa setidaknya ia akan terus mencoba.


Satu persatu bumbu sudah selesai ia siapkan ia pun mulai menggoreng bumbu dasar dan memasukan dua butir telur yg sudah ia cuci sebelumnya untuk penambah toping nasi goreng.


Suara alat masak silih beradu meski tak separah ketika ia belajar memasak.


Alvin keluar dari kamar mandi ia melihat kasur yg sudah terlihat rapi kembali seulas senyum terukir dari bibir nya ia merasa begitu senang ternyata istri nya kini mulai pandai dalam mengurus rumah.


''Sepertinya kamu masak sayang,'' gumam Alvin segera beranjak turun dari kamar.


Satu persatu anak tangga mulai lewati dengan langkah cepat ia merasa tidak sabar ingin segera melihat bagaimana istrinya memasak.


Alvin memeluk Kayla dari belakang ia menaruh dagunya di atas pundak Kayla.


''Kamu pintar juga sayang,'' puji Alvin dengan sengaja ia pun mencium leher jenjang Kayla dengan gemas bahkan ia mengigit gemas Kayla.


''Ih mas sakit tahu.'' Protes Kayla seolah marah.


Sebenarnya Kayla begitu senang dengan semua sentuhan yg Alvin berikan terlebih Alvin selalu perhatian pada dirinya membuat ia dengan mudahnya jatuh cinta pada suaminya itu.


Entah mengapa mencintai suami ternyata lebih indah dari apa yg ia bayangkan sebelumnya bahkan melewati bersama sungguh menjadi harapan nya untuk ke depan nya juga. Kayla selalu berharap jika pernikahan mereka akan selalu di penuhi dengan kebahagian.


"Wangi sekali Kamu makin pintar aja.'' Puji Alvin lagi sambil mencubit gemas hidung Kayla.


Kayla tersenyum bahagia ia pun membalikan badan nya dan memeluk balik suaminya.


" Lalu kapan kita akan berangkat? aku ingin segera pergi mas.'' Tanya Kayla mengingat soal kado pernikahan bulan madu mereka.

__ADS_1


Alvin pun tersenyum ia meraih ponsel dari saku celana nya.


''Ini.'' Sahut Alvin dengan senang.


''Mas kamu gak bohong kan?'' tanya Kayla dengan tatapan seolah tidak percaya dengan apa yg Alvin perlihatkan.


''Memangnya wajah aku terlihat seperti tukang bohong apa?'' kekeh Alvin membuat Kayla pun tertawa.


Dengan tanpa permisi Kayla pun mencium Alvin dengan perasaan senang nya sungguh ia begitu mencintai nya. "Makasih sayang.'' Ucap Kayla dengan tulus.


......................


Setelah lamanya sesi romantis di pagi hari kini sepasang suami istri itu pun sedang sibuk bersiap dengan menyiapkan barang bawaan nya untuk kepergian mereka nanti siang.


''Mas kenapa sih gak bilang dulu sama aku? kalau aku tahu kita berangkat nanti siang kan aku packing nya dari tadi malam.'' Sahut Kayla dengan santai.


Ia tidak ingin membuat Alvin menjadi salah paham jika dia protes karena sungguh ia begitu senang dan tidak ingin merusak momen berharga mereka.


"Ya aku sengaja sayang kalau dari tadi malam kamu packing kamu gak bakalan istirahat aku sudah tahu kamu pasti bakal gak sabar.'' Kekeh Alvin sambil membantu packing barang-barang miliknya sendiri.


Kayla mengangguk patuh dan memasukan barang milik suaminya ke dalam koper yg sama.


Kayla tidak terlalu membawa barang yg banyak ia cukup membawa apa saja yg akan ia pakai selama tiga hari ke depan ia juga tidak ingin jika apa yg ia bawa justru sesuatu yg nantinya tidak terlalu di perlukan.


''Kamu siap-siap dulu sayang biar aku teruskan.'' Tutur Alvin sambil keluar dari kamar mandi.


Kayla tersenyum senang ia pun beranjak pergi ke kamar mandi dan bersiap.


......................


Satu jam telah berlalu Alvin dan Kayla kini sudah berada di dalam pesawat dengan tujuan tempat yg telah maminya booking selama di sana.


Kayla begitu beruntung karena mendapatkan mertua yg begitu pengertian padahal sudah sangat lama ia memimpikan untuk jalan-jalan lagi ke labuan bajo. Hanya pernah satu kali saja ia ke sana dan tentunya saat ia bersama ketiga sahabatnya dan tiga sahabat laki-laki nya saat ia kuliah meski tak dapat di pungkiri di tempat itu juga Kayla merasakan jatuh cinta pada sosok laki-laki yg pernah singgah dalam hatinya meski kini hatinya sudah berpindah pada pemilik hati sesungguhnya.


"Kamu sangat senang sayang?" tanya Alvin karena menyadari begitu bahagia nya sang istri bahkan seakan tak pernah pudar senyum nya dari bibir indah sang istri.

__ADS_1


"Tentu mas, aku begitu senang. makasih ya mas aku senang banget.'' Ucap Kayla dengan tulus.


Kayla pun menyandarkan kepalanya pada bahu Alvin dan mulai menikmati perjalanan mereka.


Alvin sendiri tidak dapat di pungkiri jika saat ini ia begitu bahagia sekali ia beberapa kali mendaratkan kecupan singkatnya pada puncak kepala Kayla.


Perasaan nya kini sudah terbalaskan Alvin begitu sangat bersyukur terlebih hubungan mereka begitu sangat romantis untuk hari-hari yg telah mereka lewati bersama.


Jika dulu dirinya selalu merasa terluka bahkan kecewa hingga ia masih takut jika suatu saat ia kehilangan Kayla tapi kini ia akan berusaha percaya pada istrinya ia yakin jika Kayla adalah wanita yg terbaik yg memang di takdirkan untuk bersama nya saling melengkapi dalam kondisi apapun ia akan berusaha yakin kalau Kayla tidak akan merusak kepercayaan yg telah Alvin berikan pada dirinya.


"Sayang?" Alvin mengusap lembut pipi mulus Kayla.


Kayla mendongak ia tersenyum ke arah Alvin dan mulai membenarkan posisi duduknya.


Entah mengapa sementara saja Kayla mudah terlelap jika berada di dekapan sang suaminya.


"Sudah sampai sayang," Alvin memberi tahu Kayla dan Kayla menatap tidak percaya ia bahkan merasa jika dirinya baru saja terlelap dalam tidurnya.


"Aku pengen langsung jalan-jalan ya mas," rengek Kayla pada Alvin.


Ia sangat ingin menikmati indahnya pemandangan yg begitu sangat ia rindukan.


Tempat yg begitu indah dengan panorama alam yg membuat dirinya seakan tenang tentu membuat Kayla tidak bisa menahan diri nya.


"Ya boleh, tapi kita istirahat dulu ganti baju dulu apalagi baju aku kena iler kamu." Kekeh Alvin menggoda Kayla.


Seketika Kayla menatap tidak percaya ia bahkan langsung mengendus baju Alvin yg sempat jadi sandaran saat ia tertidur.


"Gak ada ko mas," ucap Kayla dengan yakin bahkan ia kembali menciumi baju suaminya seperti seekor kucing membuat Alvin tertawa gemas.


"Bercanda sayang," kekeh Alvin sambil mencubit gemas hidung Kayla.


"Ih nyebelin." Kesal Kayla sambil mengerucutkan bibirnya bahkan ia merasa sangat malu apalagi ada beberapa orang yg kini melirik ke arah dirinya tentu membuat ia merasa panas seketika.


........................ ...

__ADS_1


__ADS_2