
Kini Kayla dengan bi Ida sedang menonton bersama bahkan tak sedikit Kayla tertawa bersama bi Ida.
Bi Ida belum terlalu tua ia mungkin empat tahun di atas usia mbak Susi atau mungkin tiga tahun di atas mbak Susi.
''Ih gemes sekali.'' Ucap bi Ida saat melihat adegan film yang kini ia tonton.
Kayla sendiri ia merasa senang baru kali ini mempunyai asisten rumah tangga yang sangat nyaman di buatnya.
''Tuh kan benar kan.'' Bi Ida kembali berkata membuat Kayla seketika tertawa lebar.
''Bibi,'' kekeh Kayla karena kini fokusnya hilang karena bi Ida terus saja berkata namun bukannya marah Kayla malah tertawa karena tingkah bi Ida yang menurutnya sangat lucu.
Bi Ida pun ikut tertawa ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal membuat suasana rumah terasa ramai.
Alvin yang baru saja pulang kini mendengar suara ramai membuat dirinya segera masuk.
''Assalamualaikum,'' salam Alvin yang mulai masuk ke dalam rumah nya.
Namun karena Kayla dan bi Ida yang terlihat fokus pada film yang sedang mereka tonton membuat salam Alvin tak mereka dengar.
''Eemmmmm,'' Kayla berkata pelan saat adegan film yang kini terlihat romantis. Dengan tangan yang kini memeluk erat bantal nya membuat Alvin semakin gemas di buatnya.
''Assalamualaikum,'' salam Alvin tepat di telinga Kayla membuat Kayla seketika menatap wajah Alvin namun betapa terkejutnya ia saat wajah Kayla dan Alvin saling berdekatan.
Mereka malah terdiam bahkan tatapan mereka saling bertemu.
Kayla merasakan hal yang aneh yang baru pertama kali ia rasakan ia sangat gugup bahkan dapat ia pastikan kini jantungnya berdegup begitu kencang.
Alvin sendiri ia malah diam ia seakan tersihir oleh tatapan wanita yg sangat ia cintai.
''Ekhem.'' Bi Ida bersuara menyadarkan mereka berdua.
Kini bi Ida tertawa kecil. membuat kedua sepasang suami istri itu seketika melepas pandangan mereka.
''Bibi ke belakang dulu ya mbak, mas.'' Kekeh bi Ida membuat Kayla dan Alvin bersemu merah karena malu.
''Kamu sih mas ngagetin aku.'' Kini Kayla berusaha bersikap biasa padahal dirinya sangat malu sekaligus gugup dengan keadaan seperti ini.
''Lagian suami pulang bukannya di sambut malah sibuk nonton drama korea.'' Alvin menarik hidung Kayla dengan pelan.
__ADS_1
''Ih mas sakit,'' Kayla mencubit lengan Alvin yang seenaknya main tarik hidungnya.
Namun bukannya minta maaf kini Alvin malah tertawa puas membuat Kayla kembali mencubit lengan Alvin bahkan ia mencubit pinggang Alvin karena saking kesalnya.
''Aw, aw, kay sakit.'' Rintih Alvin di selingi tawa yang kini membuat Kayla semakin gemas.
''Ya udah maaf, maaf sayang,'' Alvin menarik lengan Kayla hingga kini Kayla pun mendekat di samping Alvin.
Entah kenapa Kayla merasa gugup kembali apalagi saat jelas sekali ia mendengar ucapan sayang yang Alvin katakan padanya.
Kayla hanya diam ia semakin gugup membuat dirinya tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Alvin sendiri ia merasakan hal yang sama namun ia menganggap hal itu tidak masalah karena kini Kayla adalah istrinya.
''Salam nya?'' tanya Alvin seketika membuat Kayla kembali menatapnya.
Kayla mengerutkan keningnya mendengar ucapan salamnya hingga ia kini sadar.
''Oh ya maaf waalaikum salam.'' Kayla berkata dengan senyum yang kini menghiasi wajahnya.
''Gitu dong bukannya dari tadi,'' Kekeh Alvin pelan.
''Wah makan apa ini,'' Alvin menatap stup roti yang masih tersisa setengahnya.
''Oh ya itu bi Ida tadi buatin aku stup roti mas mau?'' tanya Kayla karena kini Alvin mengambil stup roti itu bahkan ia langsung memakannya.
''Itu punya aku mas,'' Ucap Kayla lagi saat Alvin memakannya lagi.
''Aku tahu,'' Alvin tersenyum lebar dan mulai menyendok kan stup roti itu lagi dan memberikan nya pada Kayla.
Kayla menatap stup roti itu tapi mau tak mau ia pun menerima suapan dari Alvin yang pastinya menggunakan sendok yang sama.
Alvin tersenyum lebar dan memakan kembali setup roti itu membuat Kayla merasa melihat Alvin yang berbeda.
''Kamu sudah baikan kan?'' tanya Alvin lagi dan memberikan kembali suapan nya pada Kayla.
Kayla menerima suapan itu dan mengangguk pelan.
Ada rasa senang yang kini Alvin rasakan, apakah semudah ini mencintai kamu kay, apa semudah ini aku jatuh hati lebih dalam lagi sama kamu.'' Batin Alvin sambil menatap Kayla yang kimi tersenyum padanya.
__ADS_1
...
Beberapa menit telah berlalu, Alvin yang merasa sedikit tidak nyaman dengan pakaian nya ia pun membuka sebagian kancing bajunya.
''Katanya mau pulang jam empat ko malah telat?'' tanya Kayla berusaha membuat suasana baru agar ia tidak merasa canggung.
''Ya tadi aku mampir dulu ke masjid di jalan buat shalat ya sudah deh aku istirahat sejenak jadi deh telat.'' Jujur Alvin.
Lagi dan lagi Kayla dibuat kagum oleh sosok Alvin ternyata suaminya sosok lelaki yang sangat baik bahkan ternyata Alvin sosok lelaki yg taat dalam menjalankan ibadah.
''Kenapa begitu?'' tanya Alvin lagi karena kini Kayla malah diam dan sedikit menyungingkan senyumnya.
''Enggak kok, oh ya mas aku naik dulu ya.'' Ucap Kayla meminta izin pada Alvin.
''Mau kemana?'' tanya Alvin heran karena bukannya menemani suaminya ia malah pergi di saat dirinya masih betah berduaan.
''Mau shalat.'' Kekeh Kayla yang segera beranjak pergi karena takut jika Alvin akan mengomeli dirinya.
''Astagfirullah Kayla,'' Alvin berkata pelan sambil menggelengkan kepalanya.
Bagaimana tidak ia malah bersantai ria bahkan saat ia pulang ia terlihat masih menikmati waktunya untuk menonton drama korea.
Kayla yang mendengar Alvin beristigfar ia pun tertawa kecil. Kayla merasa memang jika Alvin memiliki kesamaan dengan mbak Diana yang selalu membuat dirinya untuk menjadi dekat dengan sang khalik.
Ada rasa syukur yang kini Kayla rasakan ia sangat, sangat bersyukur bersuamikan Alvin entah sejak kapan rasa syukur itu muncul hanya saja ia berharap jika dirinya akan bahagia dengan kehidupannya sekarang dan akan segera melupakan Rayhan yang tak seharusnya ia pikirkan lagi.
Kayla yang sudah sampai di pintu kamar nya ia membalikan kembali tubuhnya ia menatap ke arah pintu depan ia mengingat sesuatu yang belum ia ketahui.
Ya sebuah foto yang masih saja membuat dirinya penasaran. Namun Kayla tak memaksakan dirinya untuk melihat foto itu karena ia sadar jika dirinya belum shalat mungkin lain waktu ia akan kembali ke kamar suaminya dan melihat siapa wanita yg berada dalam foto itu.
Kayla segera masuk ke dalam kamarnya dan mengunci kembali pintu kamarnya.
Ia berjalan mendekati lemari pakaiannya dan mencari berbagai pakaian ganti karena ia ingin sekali mandi mengingat dirinya belum mandi sejak pagi.
Ia kembali mengulas senyum mengingat kejadian tadi apalagi cukup lama ia berada di samping suaminya dengan keadaan belum mandi.
Setelah menemukan pakaian gantinya ia segera pergi ke kamar mandi dan segera membasuh tubuhnya sebelum ia berwudhu dan untuk segera melaksanakan shalat sebelum waktunya habis.
......................
__ADS_1