Antara Cinta Dan Rasa

Antara Cinta Dan Rasa
Bab 38 Menerima pernikahan


__ADS_3

Pagi sekali kini Kayla sudah bangun bahkan sebelum subuh ia sudah bangun karena Alvin membangunkan dirinya mau tak mau membuat dirinya harus bangun karena jika tidak sudah di pastikan lelaki itu tidak akan pergi dari kamar nya.


Kayla sudah terlihat begitu segar bahkan keadaan nya sudah membaik karena Alvin merawat dirinya dengan sangat baik.


''Mas,'' Kayla memanggil Alvin dari arah tangga.


Ia mencari suaminya ke kamar namun tak kunjung menemukan dirinya. Kayla merasa jika suaminya pergi ke dapur karena suaminya pasti memasak sesuatu untuk mereka berdua wajar saja karena memang Alvin sangat pandai memasak berbeda dengan dirinya yang sampai sekarang belum bisa memasak.


''Kamu kenapa ke sini? kembali saja ke kamar kamu juga baru sembuh.'' Ucap Alvin saat menyadari Kayla kini sedang duduk di kursi meja makan.


''Aku boleh bantu,'' Kayla menawarkan dirinya untuk membantu suaminya.


Ia merasa sedikit malu karena seharusnya dirinya lah yang harus menyajikan makanan untuk mereka namun malah Alvin yang kini menyajikan makanan.


Alvin menoleh sesaat ia kembali sibuk dengan masakan yang sedang ia buat.


''Gak usah kamu duduk aja di sana biar aku aja yang masak.''


Kayla tersenyum kecil mendengar penuturan dari suaminya padahal ia ingin sekali mencoba memasak mungkin jika ia membuat roti selai pasti dirinya bisa karena itu hanya hal mudah.


''Kamu mau makan sama kay?'' tanya Alvin yang menyadari jika istrinya ingin membuat sesuatu.


Kayla menatap wajah sang suami ia sedikit terkejut saat Alvin kini berada di hadapan nya.


''Apa aja mas, lagian apa yang kamu masak aku pasti suka.'' Kayla tersenyum dan memposisikan dirinya menghadap makanan yang kini beralih di meja makan.


Alvin mengulas senyum ia pun ikut duduk setelah selesai menyajikan makanan untuk nya dan juga untuk Kayla tidak lupa dua gelas air mineral yang ia sajikan di meja.


''Ya sudah kalau begitu kita makan.'' Ucap Alvin yang siap memasukan makanan ke dalam mulutnya.

__ADS_1


Kayla sendiri ia membalas senyum Alvin ia merasa jika hari ini adalah awal yang sangat baik karena dirinya dengan Alvin seperti sedia kala, ia pun dengan cepat segera menyendok kan makanan ke dalam mulutnya yang membuat ia merasa sangat suka.


Bagaimana tidak masakan Alvin sangat enak bahkan untuk seorang laki-laki ia sangat hebat tak dapat di pungkiri Kayla begitu kagum pada sosok Alvin suaminya ia begitu pandai dalam hal apapun meski hanya satu ia tidak pandai dalam merebut hatinya.


Kayla sendiri ia sudah bisa menerima pernikahan ini ia akan berusaha menerima Alvin sebagai suaminya dan membuka hatinya untuk Alvin menurutnya tidak ada salahnya jika dirinya mengikuti saran dari mbak Diana sepertinya apa yang di katakan mbak Diana memang benar.


Semua berawal dari belajar ikhlas dan membuka hati akan takdir semoga saja ia akan bisa saling mencintai layaknya mbak Susi dan juga mas Bima yg selalu terlihat sangat romantis menurut dirinya.


''Kenapa malah melamun?'' Alvin mengerutkan kening nya sambil menatap Kayla dengan lekat.


Kayla tersentak kaget saat Alvin menatap dirinya penuh tanya.


''Oh enggak ko.'' Ucap Kayla sambil menyendok kan makanan nya kembali dan berusaha bersikap tenang.


Alvin masih memperhatikan tingkah Kayla namun sepertinya ada sesuatu yang berbeda dari Kayla membuat ia menatap dalam sosok wanita yang tidak lain adalah istrinya.


''Kenapa?'' tanya Kayla balik bertanya karena sepertinya kini Alvin yang malah memperhatikan dirinya membuat Kayla merasa sedikit tidak nyaman.


Namun Kayla yang sedang asyik makan ia sampai tersedak karena pertanyaan dari Alvin bahkan dirinya sampai terbatuk-batuk.


''Minum dulu kay,'' Alvin segera memberikan segelas air putih pada Kayla.


Kayla segera menerima nya dan meneguknya banyak. Ia kembali menaruh air di meja dan menatap wajah Alvin yang terlihat khawatir menatap dirinya.


Seulas senyum kini berhasil membuat dirinya merasa tenang hingga Kayla pun membalas senyum tulus itu.


''Kay, apa kamu bisa menerima aku sebagai suami kamu?'' tanya Alvin kembali dengan wajah yang seolah menunggu jawaban Kayla.


Sejenak Kayla berpikir bahkan pikiran nya kembali terbayang lelaki yang sangat ia cintai namun seolah harapan itu sudah jauh menghilang bahkan seolah angan nya tak mampu ia gapai lagi. Tak ada alasan kini untuknya menolak Alvin sebagai suaminya bahkan mengingat sikap Alvin yang selalu baik padanya hingga rasa nya kini Kayla harus menerima semuanya nya karena dirinya saja sudah sah menjadi istri dari lelaki yang kini berada di hadapan nya.

__ADS_1


Kayla mengangguk pelan namun tanpa kata hanya senyum yang kini ia tampilkan membuat Alvin seketika tersenyum.


Alvin merasa sangat senang ternyata harapan nya kini terbalaskan bahkan dalam waktu yang sangat cepat.


''Benarkah kay, apa kamu menerima aku?'' tanya Alvin lagi seolah dirinya tidak percaya dengan perkataan Kayla.


''Ya aku rasa begitu, bahkan aku sendiri sudah menjadi istri sah kamu mas.'' Ucap Kayla dengan jujur membuat Alvin seketika tersenyum lebar.


''Makasih ya kay,'' Alvin berkata dengan tulus.


Beberapa waktu telah berlalu kini mereka kembali makan dengan perasaan bahkan pikiran mereka yang kini menghiasi pikiran masing-masing.


''Hari ini aku akan pergi ke rumah sakit, kamu diam saja di rumah ya.'' Alvin berkata sambil mengambil air di depan dirinya.


Kayla menoleh dan menatap wajah tampan suaminya bahkan baru kali ini lagi ia menyadari ketampanan suaminya setelah dulu ia pernah memuji dirinya saat pertama kali bertemu dengan Alvin.


Kayla hanya mengangguk menanggapi perkataan suaminya entah kenapa ia menjadi sangat irit berbicara padahal dulu ia sangat paling banyak berbicara bahkan Kayla seakan tidak bisa diam jika di dekat Alvin.


''Ya sudah aku akan segera bersiap. Kamu diam saja di rumah ya,'' Ucap Alvin sambil berlalu ke kamar nya dan membiarkan Kayla meneruskan makan nya.


...


Kayla merasakan hal yang aneh yang kini ia rasakan ia jelas sangat berbeda bahkan entah apa yang kini ia rasakan. Kayla yakin jika dirinya belum mencintai Alvin mungkin seiring waktu rasa itu akan muncul karena Alvin sangat baik padanya.


Tak dapat di pungkiri Kayla berkali-kali dibuat terpesona pada Alvin yang selalu baik padanya.


Kayla yang sudah selesai dengan makan nya, ia pun mencoba membereskan piring yang telah ia gunakan dengan Alvin bahkan ia mencoba mencuci piring-piring kotor dan juga alat masak lain yang telah Alvin gunakan.


Dengan sedikit hati-hati Kayla mulai mencucinya bahkan dengan sangat baik. Ia tersenyum lebar dan merasa sangat senang saat dirinya sudah selesai membereskan semuanya dengan sendiri seolah jika dirinya sudah menjadi wanita yang sempurna.

__ADS_1


......................


__ADS_2