Antara Cinta Dan Rasa

Antara Cinta Dan Rasa
Bab 65


__ADS_3

''Mas,'' Kayla memanggil Alvin.


Setelah ia mandi dan berganti pakaian dengan baju yg pernah Alvin berikan untuknya tak lupa berdandan dengan natural Kayla segera turun ke lantai bawah.


''Mas?'' Teriak Kayla dari atas tangga.


Tak terdengar jawaban Kayla segera turun dan melihat bi Ida sedang merapikan meja makan.


''Bi mas Alvin dimana?'' tanya Kayla pada bi Ida.


''Tadi bibi lihat mas Alvin ke luar tuh mbak.''


Tanpa mendengar perkataan bi Ida lagi Kayla segera pergi dari hadapan bi Ida menuju teras rumah.


''Malam-malam gini kebiasaan diam di luar.'' kesal Kayla sembari melangkahkan kakinya ke luar.


Kayla menarik napasnya ia melihat suaminya sedang duduk menikmati udara malam dengan secangkir teh di hadapan nya. ''Mas,'' Kayla mendekati Alvin.


Alvin melihat kedatangan Kayla. Ia meraih lengan Kayla dengan lembut dengan senyum simpulnya membuat Alvin tampak lebih tampan di mata Kayla.


Kayla kembali gugup ia tak biasa mendapat perlakuan manis seperti ini meski pernah beberapa kali Alvin memegang tangan nya tapi sikapnya selalu membuat Kayla terkesiap.


''Kenapa sayang?'' tanya Alvin dengan sengaja memanggil sayang.


''Ekhm,'' Kayla berusaha menormalkan dirinya.


Sungguh ia sangat gugup. Kayla kembali menarik tangan nya yg masih di genggam oleh Alvin.


Alvin hanya mengulas senyum bukannya ia melepas Kayla ia malah menarik Kayla lebih dekat padanya membuat jarak begitu dekat di antara mereka.


Seketika Kayla membulatkan matanya. Desiran aneh itu kembali muncul bahkan jantungnya terasa berdegup begitu kencang.


''Kenapa sayang?'' Alvin mengulang perkataan nya.


''Aku, emmm maksud aku kita makan dulu.'' Sahut Kayla dengan gugup nya.


Alvin hanya tersenyum ia pun menyelipkan anak rambut Kayla dan meraih satu tangan Kayla yg lain.


''Kay, waktu itu aku pernah bilang sama kamu jika kita akan mulai semua dari awal dan aku ingin kita benar-benar memulainya sekarang.''


Alvin meraih sesuatu dari dalam saku celana nya ia mengeluarkan sebuah kotak perhiasan dengan senyum yg masih sama ia membuka kotak perhiasan itu di hadapan Kayla.


''Maukah kamu benar-benar menerima kehadiran aku kay?'' tanya Alvin dengan penuh harap.

__ADS_1


Entah mengapa bibir Kayla seolah kelu tatapan nya berasa perih bercampur bahagia saat mendapat ucapan suaminya itu.


Kayla mengulas senyum ia mengangguk kan kepalanya seraya memeluk Alvin dengan tiba-tiba membuat Alvin sangat bersyukur.


Alvin pun membalas pelukan itu ia mengusap puncak kepala Kayla dengan sesekali ia mengecup kepala Kayla dengan lembut.


Alvin kembali melepas pelukan Kayla. Satu tangan milik nya kini menghapus jejak air mata Kayla perlahan dan kini ia meraih tangan milik istrinya.


Ia menyematkan cincin tanda cinta yg sudah sejak lama ia simpan bersama harapan yg hampir saja ia hilangkan. Namun takdir berkata lain Tuhan malah mempersatukan kembali mereka berdua di saat harapan nya sudah sirna.


Kayla tersenyum simpul hatinya begitu senang sungguh kali pertama ia mendapati perlakuan Alvin di luar dugaan nya.


''Makasih mas.'' Ucap Kayla dengan tulus.


...


Malam semakin larut Kayla dan Alvin pun sudah selesai makan malam namun berbeda kalo ini mereka makan hanya berdua saja tanpa di temani oleh bi Ida.


Setelah makan selesai Kayla pun beranjak naik ke kamar pribadi Alvin dimana ia akan tidur di sana.


Ia tidak memprotes akan hal itu lagi karena ia sadar jika memang seharusnya seperti itu ia sendiri sudah menerima semuanya dengan ikhlas.


Sesampai di kamar Kayla langsung merebahkan tubuhnya ia sangat lelah dan tanpa menunggu lama ia langsung tidur di kasur milik suaminya.


Ia mengusap rambut milik istrinya dengan sayang.


Betapa ia sangat sayangnya pada Kayla. Ia pun mengecup puncak kepala Kayla dan ikut tidur bersama.


....


Pukul empat dini hari.


Alvin sudah kembali terbangun ia mengerjapkan matanya yg masih sangat mengantuk namun karena kebiasaan dirinya bangun di jam jam dini hari membuat ia tak bisa tidur lagi.


Mata indahnya menatap wajah teduh istrinya yg masih pulas dalam tidurnya.


Sungguh jangan di tanya bagaimana perasaannya sekarang ia begitu sangat bahagia sekali.


Alvin mengusap puncak kepala Kayla. Ia kembali menciumi kening sang istri sebelum akhirnya ia memilih untuk beranjak ke kamar mandi untuk mengambil wudhu.


Gemericik air wudhu dari kamar mandi tak sedikitpun menganggu tidur Kayla hingga Alvin kembali keluar dari kamar mandi.


Ia berjalan menghampiri lemari pakaian nya untuk berganti pakaian dengan baju koko dan juga sarung.

__ADS_1


Setelah semua selesai Alvin langsung menggelar sajadah di kamar mereka dan langsung melaksanakan shalat sendirian.


Ingin sekali ia shalat berjamaah dengan istrinya namun melihat Kayla yg tampak lelah ia menjadi merasa tidak tega.


Ia memilih shalat sendiri dan akan membangunkan Kayla kala adzan subuh telah berkumandang.


Shalat telah selesai Alvin mengambil alquran dan mulai membaca nya.


Suara lembut Alvin saat melantunkan ayat suci Al-Quran kini mengusik tidurnya.


Ia mengira jika saat ini ia sedang bermimpi mendengar suara lantunan ayat alquran namun nyatanya ia sedang tidak bermimpi.


Matanya terbuka lebar Kayla melihat Alvin yg memang sedang membaca alquran Seutas senyum terukir dengan indah dari sudut bibir Kayla ia merasa sangat bersyukur bersuamikan Alvin.


''Shodaqallahul adzim.'' Alvin mengakhiri bacaan alquran nya.


Matanya melirik ke arah Kayla yg sedang tersenyum ke arah dirinya membuat Alvin sendiri pun membalas senyum kecil istrinya.


''Kamu sudah bangun sayang,''


Alvin melangkah kan kakinya ke ranjang dan mendekati Kayla ia mengusap puncak kepala istrinya dengan lembut. Sungguh pagi ini adalah pagi terbaik bagi nya.


''Kenapa gak bangunin aku?'' sungut Kayla merasa tidak enak karena dirinya di biarkan tertidur sementara suaminya shalat sendirian.


Alvin hanya terkekeh ia seakan tidak percaya dengan apa yg Kayla ucapkan karena sebelumnya Kayla adalah orang yg paling malas di bangunkan untuk shalat.


''Jadi udah berubah.'' Kekeh Alvin jujur.


Kayla mengerucutkan bibirnya ia sangat kesal karena Alvin malah mengejeknya.


Namun tanpa aba-aba Alvin langsung mencuri kecupan singkat di bibir Kayla membuat mata Kayla melotot dengan sempurna.


''Alhamdulillah.'' Alvin mengucap syukur dengan senyum manis nya ia mengusap lembut Kayla.


''Kenapa sih ini jantung jangan-jangan gua jantungan.'' Kayla begitu berdebar saat Alvin mengecup nya dengan singkat. Bahkan ia seakan masih merasakan bibir milik suaminya itu tanpa protes ia pun masih saja diam.


''Ya sudah sana bersih-bersih sementara lagi adzan subuh kita shalat berjamaah.'' Perintah Alvin dengan lembut.


Matanya menyiratkan kebahagian menatap Kayla seketika Kayla mengangguk pelan dan beranjak pergi ke kat mandi.


Ia memegang dadanya sungguh ia merasa sangat gugup tangan nya mengusap lembut bibir nya yg baru saja berciuman dengan suaminya namun seutas senyum terukir di bibir indahnya.


Entah mengapa ia juga merasa sangat senang dengan semua perlakuan Alvin pagi ini.

__ADS_1


......................


__ADS_2