Asa Di Ujung Lembayung

Asa Di Ujung Lembayung
Pertemuan Yang Memilukan part 2


__ADS_3

Sepertinya rasa sakit yang dialami Rena itu membuatnya lepas kendali dan kehilangan diri sendiri, hilang akal, hilang rasa, kini dia seolah mengabaikan siapa pun, bahkan diri sendiri jua diabaikan, seperti tengah tenggelam dalam perasaan nestapa tiada ujung, hingga seolah akal dan pikirannya tercabut sampai keakar jiwanya.


Rona jingga sang Lembayung senja kini begitu memilukan seolah pesonanya tak terlihat lagi, terbungkus oleh gumpalan awan mendung yang begitu pekat, yang nampak hanyalah kilat kepedihan dengan rinai yang begitu memilukan.


"Hiks...Hiks... Renaa, ayoo ikut saja bersama kami," ucap Zahra yang masih menangis sambil memeluk sahabatnya itu, sementara Rena tidak bergeming sama sekali, dia hanya bergumam mengatakan kalimat itu berulang-ulang.


"Teh Rena.. Ini Kinan teh, apa Teteh tidak ingat sama Kinan, apa yang terjadi sama Teh Rena? Hiks hiks..." ucap Kinan sesenggukan yang masih memegang pundak Rena, Rina yang tidak mengerti dengan situasi tersebut juga ikut menangis karena melihat Umi dan Ateunya menangis sedih.


"Rehan-san siapa perempuan ini?" tanya Keiko memberanikan diri, karena dirinya sempat tertegun dan terharu melihat adegan tersebut.


"Dia adalah pacar pertama saya dan juga sahabat baiknya Zahra," ucap Rehan setelah berhasil menguasai emosinya.


"Tapi kenapa dia berada ditempat seperti ini?" tanya Keiko kembali.


"Saya pun tidak tau, bahkan sangat terkejut sekali dengan keadaan yang menimpanya saat ini, karena terakhir kami bertemu adalah ketika dia menemui saya dan memberitahu bahwa dia akan menikah dengan si Niko orang pilihan keluarganya, apakah si badjingan itu mengabaikan Rena begitu saja di negara orang? kurang ngajar, jangan sampai aku bertemu dengannya lagi, karena kalau tidak aku akan membuat perhitungan dengannya," ucap Rehan raut wajahnya terlihat mengeras menahan amarah ketika menyebutkan nama tersebut.


"Sayang kesini dan bujuklah Rena, kita ajak dia pulang bersama, seumur hidupku, aku tidak akan tenang kalau mengabaikannya dalam keadaan seperti ini," ucap Zahra meminta Rehan untuk membujuknya meninggalkan tempat tersebut.


Tanpa diminta dua kali, Rehan pun mendekati mantan kekasihnya itu, lalu Zahra dan Kinan sedikit bergeser untuk memberi ruang padanya.

__ADS_1


"Kang Rehan tolongin Rena, Rena takut," gumam Rena yang masih tak mempedulikan Rehan, meski dia terus menyebutkan namanya.


"Rena, aku tak tau apa yang telah terjadi padamu, jadi maafkan aku yang tak bisa melindungimu, tapi jangan takut lagi aku sekarang dihadapanmu, ayo kita pulang bersama," ucap Rehan mencoba menyakinkannya, namun tak digubris sama sekali.


"Karena aku bersyukur telah dipertemukan denganmu, dan aku semakin percaya bahwa kau selalu mencintaiku, karena kau dengan tabahnya mengirimkan ku malaikat penggantimu, meski kau tak kan pernah terganti," Rehan terus memandang lekat mata Rena.


"Rena, terimakasih kau telah memberiku kesempatan mengenal Kang Rehan dan sekarang kami telah berkeluarga dengan satu putri cantik yang Sang Khalik karuniakan pada kami yang bernama Karina Putri, nama tersebut kami sematkan untuk selalu mengingatmu, tapi aku bersedia melepaskan Kang Rehan untukmu asal kau kembali seperti sediakala, Rena yang kuat dalam menghadapi segala hal dan selalu menguatkan teman-temannya," ucap Zahra yang terlihat matanya mulai sembab karena banyak mengeluarkan air mata.


"Hey Nona yang berrona jingga, tak peduli cahayamu tengah redup sekalipun, aku akan selalu menunggumu bersinar kembali, jadi maukah kau kembali bersama kami, agar aku dapat menjagamu selama hidupku," bisik Rehan di telinga Rena dan tangisnya pun pecah sambil memeluk erat Rehan.


"Kang Rehan bawa Rena pergi dari tempat ini sekarang juga," serunya sambil menangis sejadi-jadinya dibahu Rehan.


"Apa mungkin dia pernah mendapatkan pengalaman buruk tersebut dari anak buah papa," gumam Keiko dalam hati setelah dia menyuruh pengawalnya menjauh.


***


(Flashback 4 tahun yang lalu)


Setelah Rena diseret paksa dari apartemennya, dia pun dibawa oleh anak buah si Yakuza dan dibawa pergi menjauh dari apartement yang dia tinggali bersama Niko, didalam mobil Rena terus mengalami pelecehan seksual seluruh badannya digerayangi oleh pria-pria yang sudah terbakar nafsu birahi.

__ADS_1


Rena yang terus berusaha melepaskan diri dengan cara meronta tapi itu semua malah membuat mereka tertawa, hingga ketika mobil itu melewati hutan terlarang tanpa pikir panjang Rena menggigit kuping si pengemudi dan membantingkan stir sampai mobil tersebut terperosok kedalam hutan dan menabrak sebuah pohon.


Dalam keadaan sekujur tubuhnya terasa sakit, Renapun membuka pintu untuk mencoba kabur dari keempat orang-orang yang sudah konak itu, dia pun terus berlari kedalam hutan dan tiga orang mengejarnya dari belakang karena si supir mengalami cidera yang cukup serius.


Dan malangnya dia terperosok kembali, membuat tubuhnya berguling dan menghantam sebuah pohon yang cukup besar, tapi Rena terus bangkit dan berlari kembali agar bisa menjauh dari para pengejarnya, hingga kakinya yang mulai kelelahan akibat terus berlari itu tersangkut pada sebuah akar pohon yang melintang, membuat Rena tersungkur dan kepalanya membentur pohon yang membuatnya tak sadarkan diri.


~


Sementara Keysa setelah ke pergian Papanya, dia kembali mencari adiknya dengan cara menginap di apartement yang pernah ditinggali Rena dan membutuhkan tiga hari untuknya mengetahui fakta bahwa adik iparnya itu telah menyinggung salah satu bos yakuza setempat.


Kabar itu ia dapat setelah membujuk secara paksa tetangga apartement Rena, itupun berhasil setelah diiming-imingi uang dan Keysa berjanji obrolan tersebut tidak akan dia ceritakan pada orang lain dinegara ini, karena dia tahu akan membuat nyawa orang tersebut dalam bahaya.


"Ck... Dasar adik ipar bodoh," ucapnya geram setelah membaca sebuah berita disalah satu halaman koran yang dipegangnya, berita tersebut mengatakan bahwa ada mayat yang ditemukan di danau tanpa identitas.


"Braakk"


"Lihat ini, ternyata anak anda telah melakukan kesalahan fatal dengan menyinggung salah satu Yakuza disini," ucap Keysa dan membantingkan koran didepan Pak Bramono dan Nicki putra pertamanya yang baru datang ke jepang, karena mendapati kabar dari ayahnya, yang tidak sengaja dia temui disebuah restoran.


"Sial, tapi jangan dulu berasumsi bahwa anak sayalah yang menyinggung Yakuza tersebut, siapa tau itu sebenarnya adik andalah yang melakukannya," timpal Pak Bramono yang tidak terima dengan tuduhan tersebut, tapi dia sangat terkejut dengan penuturan orang yang dibawa oleh Keysa yang mengaku sebagai tetangga apartementnya Niko dan setelah membaca koran yang dia terima dari dokter spesial kecantikan tersebut.

__ADS_1


Meski mengalami kerugian yang tidak sedikit pencarian Rena dan Nikopun dihentikan, karena Pak Bramono berpikir percuma saja bila itu bersangkutan dengan Yakuza, bahkan bila diteruskan itu akan percuma saja meski melaporkan ke polisi setempat sekalipun, dan sejak saat itu pun hubungan kedua keluarga besanpun mulai tidak akur. (Flashback end)


__ADS_2