Asa Di Ujung Lembayung

Asa Di Ujung Lembayung
Fakta Kasus Yang Menimpa Rena


__ADS_3

Melihat kejadian tersebut sontak membuat gaduh seisi ruangan restoran cepat saji, sebagian orang-orang mulai menyingkir tidak ingin ikut terlibat, karena mereka tau siapa pria bertato tersebut.


Anak buah pria bertato itupun langsung bersiap membalas perbuatan Kinan terhadap tuan mereka dan mulai mengelilinginya, Rehan dan Zahra serta Rina yang memang hendak menyusul Rena juga Kinan langsung berlari mendekati mereka.


"Bukk"


"apa kalian semua pecundang, menghadapi seorang perempuan dengan keroyokan," seru Rehan, meski mereka tidak mengerti apa yang diucapkan olehnya, dan Rehanpun yang langsung memberi tendangan tepat pada dada salah satu dari mereka, hingga membuat orang tersebut terpental beberapa meter dan menabrak kursi, hingga orang tersebut langsung tidak bisa berdiri kembali, karena tidak sadarkan diri.


Dan beberapa menit kemudian Keiko yang baru saja kembali ke toilet berlari mendekati mereka, dan Yoshiro serta satu temannya pun menghampirinya, untuk berjaga-jaga kemungkinan terburuk dan dua lainnya menyuruh keamanan untuk mematikan Cctv.


"Hey apa-apaan ini?" seru Keiko galak pada gerombolan yakuza itu, dan ternyata mereka mengetahui siapa Keiko dan dua orang disampingnya itu langsung mundur beberapa langkah.


"Dari keluarga mana kalian?" bentak Yoshiro-san pada gerombolan itu, yang membuat nyali mereka ciut seketika, karena wibawa Yoshiro-san dimata para keluarga Yakuza sudah sangat dikenal yaitu salah satu Ronin terkuat keluarganya Benjiro.


Jadi meski nanti mereka mengadu pada bos mereka, itu akan sia-sia belaka, karena meraka tau perbedaan kekuatan Yakuza dan shadow lord begitu jauh dan bisa dibilang keluarga Benjirolah yang selalu menjadi penegak bila ada bentrokan antar sesama yakuza maupun dengan Triad yang ada di negeri tirai bambu.


"Yoshiro-san maafkan saya tidak mengetahui apapun bahwa perempuan kecil itu adalah temannya Nona Keiko, tapi kami hanya punya urusan dengan wanita yang disebelahnya," ucap Pria bertato yang dihajar oleh Kinan.


"Jadi kalian yang membuat temannya Zahra-san sampai mengalami trauma mental," seru Keiko yang kembali hendak memukul si pria bertato, tapi dengan sigap Yoshiro-san menghentikan tindakan Keiko dengan menahan pukulan tersebut.


"Sudah tenang dulu Nona, hey bocah telpon ayahmu si kawamatsu itu, suruh dia datang ke kantor saya, karena ada yang ingin aku tanyakan padanya," ucap Yoshiro-san penuh penekanan.

__ADS_1


"Rehan-san saya minta maaf, karena anda juga harus ikut dipertemuan kami nanti," ucapnya pada Rehan.


"Baiklah," timpal Rehan.


"Saya mau ikut," seru Kinan, dia merasa khawatir kalau kakaknya kenapa-napa, meski dalam hal ilmu bela diri Kakaknya itu jauh lebih hebat dari dirinya.


"Tidak, kau jangan ikut Kinan-,"


"Tapi kak!"


"Tidak, biar kakak sendiri yang pergi, dan kakak mohon kamu jaga Kak Zahra dan Rina serta Kak Rena," ucap Rehan dan mau tidak mau, dia menuruti permintaan sang kakak.


"Tenang saja Kinan oneechan, saya akan menemani Rehan-san disana, dan menjamin tidak ada yang bisa melakukan hal buruk padanya, percayalah," ucap Keiko meyakinkan Saudari angkatnya tersebut.


***


Disebuah gedung perkantoran tempat diadakannya pertemuan Bos Yakuza yang bernama Kawamatsu dengan Rehan, agenda yang mendadak tersebut membuat Bos Kawamatsu segera membatalkan beberapa pertemuan dihari yang sama.


"Baiklah.. Terimakasih pada Kawamatsu-san atas kehadirannya," ucap Yoshiro setelah mempersilahkannya duduk, kini mereka berada diruangan lantai tiga, ruangan yang begitu luas itu, ternyata kantor Yoshiro bahkan seluruh gedung tersebut berada dibawah kepemimpinannya, yang mana telah dipercayakan oleh Benjiro untuk menjalankan bisnisnya.


Rehanpun dengan dibantu Keiko(yang duduk disebelahnya) membicarakan perihal apa yang dilakukan oleh putra tertua Kawamatsu ketika berada di mall terhadap Rena, tapi Putranya tersebut berdalih bahwa dia hanya menuntaskan masalah empat tahun yang lalu, dan dia tidak bermaksud menyinggung keluarga Benjiro.

__ADS_1


"Jadi, apa yang pada sebenarnya terjadi antara kalian dan perempuan yang bersama temannya Nona Keiko itu? karena aku tau Tuan Kawamatsu adalah salah satu Bos Yakuza yang tidak pernah melakukan tindakan tanpa ada alasan tertentu " tanya Yoshiro pada Bos Yakuza yang kaget ternyata pria yang bersama duduk dengan putri Benjiro adalah temannya.


"Maaf sebelumnya, Yoshiro-san dan Tuan Putri, sekali lagi saya tidak bermaksud menyinggung keluarga kalian, tapi dulu putri saya pernah diperkosa dan hampir terbunuh karena dianiaya oleh suaminya perempuan tersebut, kalau anda tidak percaya, lihat saja ini," ucap Tuan Kawamatsu menjelaskan alasannya, lalu menyerahkan sebuah foto seorang gadis yang tengah dirawat.


"Apaa..." Seru Keiko dan Yoshiro terkejut, karena mereka tau itu adalah putrinya tuan Kawamatsu, dan satu lagi foto dimana Niko yang berada disuatu bar tengah menganiaya anaknya Bos Yakuza tersebut, lantas diapun menyampaikan kepada Rehan.


"Dasar lelaki badjingan, karena kelakuan bejadnya membuat Rena menderita seperti ini, lalu dimana sekarang Lelaki?" tanya Rehan geram, Keiko pun lantas menerjemahkan untuk tuan Kawamatsu, lantas tuan Kawamatsu menceritakan bahwa dia sudah mereka habisinya.


"Kalau begitu kenapa anda masih melampiaskan pada istrinya yang tidak tau apa-apa? bahkan hingga dia sampai terganggu mentalnya, dan kata anda tadi bahwa anda telah merampas saham miliknya, bukankah itu sudah cukup?" ucap Rehan.


"Sepertinya tuan ini baru bergabung di dunia bawah, asal anda tau di dunia kami, kalau ada yang menyakiti keluarga kami, sebelum membuat orang-orang yang ada disekitarnya menderita kami belum merasa puas," ucap Kawamatsu, tapi Keiko yang bertindak sebagai penerjemah tidak langsung mengatakannya pada Rehan.


"Tuan Kawamatsu, Rehan-san bukanlah orang dari dunia seperti kita, bahkan kami mengaku padanya bahwa kami hanyalah seorang pengusaha, untungnya dia tidak terlalu paham bahasa kita, jadi tolong jaga ucapan anda," timpal Yoshiro santai tapi penuh penekanan membuat Kawamatsu gentar.


"Dan bukankah sekarang putri anda telah sembuh total, dan telah kuliah di salah satu universitas terbaik negeri ini, lagi pula bukankah anda telah menguasai saham yang pernah dipegang atas nama Rena itu?" ucap Yoshiro lagi, dia cukup kaget hanya dalam beberapa menit saja, fakta bahwa dia telah menguasai perusahaan milik Rena tersebut.


"Hmmz... Baiklah saya akan memaafkan wanita itu, tapi dengan syarat orang ini harus bertarung dengan orang terbaik saya, sebab dia telah melukai anak dan bawahan saya," ucap Kawamatsu memberi sebuah jalan tengahnya.


"Kau-," seru geram Yoshiro, tapi ucapannya terhenti karena ternyata Keiko telah menerjemahkannya kepada Rehan.


"Baiklah, bila itu maunya tuan Kawamatsu, tapi bila saya menang tolong jangan pernah anda mengganggunya lagi dan juga saya ingin anda pertemukan Rena dengan putri anda, agar mereka saling memaafkan, dan bila saya kalah anda boleh lakukan apapun pada saya," ucap Rehan, Keiko dan Yoshiro terkejut dengan penuturannya, tapi Rehan meyakinkan mereka berdua.

__ADS_1


Setelah Rehan menyetujui permintaan dari Kawamatsu dan juga sebaliknya, merekapun sepakat akan melakukan pertarungan diatas ring yang ada diruangan bawah tanah di gedung tersebut besok pagi.


__ADS_2