Asa Di Ujung Lembayung

Asa Di Ujung Lembayung
Kembali Pulang


__ADS_3

Beberapa jam setelah pertarungan Rehan dan anak buah Kawamatsu-san, kini Rehan bersama Tuan Benjiro, Yoshiro-san, serta Kawamatsu-san serta putra dan putri yang dulu pernah mengalami pelecehan oleh Niko, kini sedang berada disuatu ruang VIP milik perusahaan yang dipegang oleh Yoshiro-san.


"Permisi semuanya," seru Keiko yang langsung masuk ke ruangan bersama Zahra yang sambil menuntun Rena, tapi baru saja beberapa langkah, Rena tiba-tiba teriak ketakutan melihat sosok Kawamatsu-san, sehingga Rehan menghampirinya mencoba menenangkannya.


"Rena-san?" seru Putrinya Kawamatsu yang ternyata mengenal Rena.


"Chizu-chan kau kenal perempuan istri dari orang yang telah melecehkanmu?" tanya Kawamatsu-san yang cukup terkejut, begitu pula putranya yang berada disampingnya.


"Rena-san istri dari orang itu? tapi orang itu bilang dirinya masih lajang, sementara Rena-san adalah orang yang suka membantu saya ketika saya kesulitan dalam mata pelajaran tertentu, itu awal mula yang membuat kami saling mengenal, bahkan sering seklali bertemu diakhir pekan meski hanya ditaman," ucap putri Kawamatsu-san yang bernama Chizu tersebut.


Kemudian Chizu menceritakan dimana dia mengenal Rena jauh sebelum dia mengalami peristiwa pelecehan, yaitu ketika mereka bertemu di taman saat melakukan olahraga santai dan saling sapa lama-lama saling curhat kemudian menjadi akrab.


Sementara peristiwa pelecehan berujung pencobaan pemerkosaan dan penganiayaan oleh Niko adalah ketika dia dan teman-temannya mengadakan party di salah satu club malam.


Ketika itu Niko yang dalam keadaan mabuk berpapasan dilorong kamar kecil dan melihat Chizu berpakaian seksi, karena sebelumnya dia sempat merayu dan berkenalan dengannya.


Karena kebiasaan buruk Niko yaitu ketika dalam keadaan mabuk, syahwatnya suka bergejolak tinggi, membuatnya langsung beringas lalu mendorong tubuh Chizu dan membawa ke salah satu kamar kecil untuk digagahi secara paksa, tapi dia berhasil meloloskan diri dan untungnya niat kotornya tidak sampai terjadi.

__ADS_1


Chizu pun lari sambil minta pertolongan, tapi Niko yang mengejar, naasnya berhasil menjambak rambut gadis yang sepertinya seumuran dengan Keiko itu dari arah belakang, dan karena marah Niko langsung menganiaya Putri tuan Kawamatsu tersebut, andai tidak ada teman-temannya yang datang, mungkin nyawa Chizu akan melayang dan salah satu temannya berhasil memotret kejadian tersebut sebagai bukti.


Teman-temannya pun bergegas membawa Chizu ke rumah sakit, karena dia mengalami luka dibagian kepala akibat benturan sebuah botol yang dilakukan oleh Niko dan esok harinya setelah mendapatkan data diri si pria badjingan tersebut, Kawamatsu-san yang begitu murka langsung membawa anak buahnya ke apartement tempat tinggal Niko untuk memberi hukuman keras padanya.


Setelah mendengar penuturan dari Chizu dan Kawamatsu-san, Zahra yang mendengarnya begitu geram terhadap perilaku Niko tersebut, yang mana perilakunya membuat sahabat baik yaitu Rena, mengalami kemalangan yang bahkan dirinya tidak tau apapun.


"Andai saya tau, saya akan melarang ayah melibatkan Rena-san, jadi maafkan saya yang sebesar-besarnya Rena-san," ucap Chizu sambil membungkukkan badannya terlihat raut wajah yang sedih, karena pada waktu itu dia tengah dalam perawatan, maka dia tidak mengetahui hal tersebut.


Setelah semuanya mendengar apa yang telah dijelaskan oleh putri Kawamatsu-san sendiri, dia langsung meminta maaf dan berjanji akan mengembalikan perusahaan milik Rena padanya sekarang juga.


Tapi Zahra keberatan akan niatnya yang terakhir, dia meminta Kawamatsu-san atau Yoshiro-san yang memegang perusahaan tersebut, karena Rena masih belum sembuh total dan takutnya bila dia kembali memegang perusahaan tersebut itu akan membuatnya susah sembuh dari traumanya.


Hari ke 25 dibulan kelima, Rehan beserta keluarganya kini sedang di bandara tokyo, sudah lebih dari sepekan mereka berada di negeri sakura terebut dan sekarang waktunya untuk pulang ke negeri tercinta.


Terlihat mereka tengah melakukan pengecekan paspor, dan juga kali ini mereka pulang dengan menaiki pesawat komersil, karena semua pesawat pribadi milik keluarga Benjiro tengah dipakai dalam misi, entah misi apa, yang pasti hanya tuhan dan keluarga Benjiro Sang Shadow lord yang tau.


Tapi mereka tetap membelikan tiket pesawat untuk Rehan beserta keluarganya dan rela mengurus paspor untuk Rena, bahkan kini tuan Benjiro memberikan uang saku yang tidak sedikit, meski tadinya Rehan mencoba menolak, karena merasa tidak enak hati sudah diajak berlibur gratis dan juga diberi buah tangan untuk dibawa pulang.

__ADS_1


Bahkan pulangnya pun dibelikan tiket, membuat Rehan terasa menjadi orang yang tidak tau diri saja, tapi Keiko memaksanya untuk tidak menolak semua itu, dia akan kecewa dan menangis ditempat, jika Rehan tidak menerimanya, hal tersebut membuat Rehan terpaksa mengalah.


"Rehan-san terimakasih atas pertolongan yang waktu itu dan terimakasih juga telah mengajarkan Keiko ilmu beladiri, dan Zahra-san terimakasih juga telah mengajarkan beberapa keterampilan medis, karena ini akan sangat berguna bagi Keiko kelak, Kinan terimakasih atas segalanya, Rina-Chan jadilah anak yang baik, kamu beruntung terlahir dikeluarga ini," ucap Keiko yang mengantar kepergian Rehan beserta keluarganya.


"Sama-sama Keiko-chan, saya juga sangat berterimakasih pada Keiko beserta keluarga, karena berkat kalian kami bisa bertemu dengan Rena, dan Tuan Benjiro, terimakasih telah membereskan masalah yang menimpa Rena," timpal Rehan juga penuh penghormatan.


"Tidak usah dipikirkan, itu hanya balasan kecil dari kami atas apa yang kau lakukan untuk putri saya," ucap Tuan Benjiro.


"Nanti saat kuliah disana belajar yang rajin ya, semoga kamu bisa menjadi orang sukses dan hebat suatu hari nanti, tapi saya percaya kamu akan melakukan itu dengan mudah, karena Keiko adalah anak yang jenius terlihat dari ketika kau belajar Silat dulu, Jadi jangan pernah melupakan kami, karena kau sudah kami anggap sebagai bagian dari keluarga kami,"


"Semoga kita berjumpa lagi" lanjut Rehan sambil mengelus lembut rambut Keiko dengan penuh kasih sayang, membuat gadis itu meneteskan air mata.


"Rehan-san, Zahra-san, Kinan Oneechan, Rina-Chan dan Rena-san, juga sampaikan salam saya ke Umi, terimaksih banyak telah mengurus Keiko selama menumpang hidup disana, Arrigatou..." seru Keiko sambil menundukan kepala, airmatanya pun tak dapat lagi dia bendung, dan Rehan serta keluarganya pun melakukan hal sama, kecuali Rena yang masih belum sembuh benar dari trauma masalalunya.


Keluarga Rehanpun, sudah berjalan menjauh dari ayah dan anak penguasa underground tersebut, karena pesawat mereka sebentar lagi lepas landas.


"Keiko-Chan, saran dari ayahmu ini, mulai dari sekarang kau jangan terlalu dekat dengan mereka, karena duniamu dan dunia mereka sangatlah berbeda, bukannya Papa melarang kamu bergaul dengan siapapun yang kamu suka, tapi ingatlah dunia kita adalah dunia yang penuh bahaya,"

__ADS_1


"Sangat berresiko andai keluarga Rehan yang baik itu terlibat, apalagi sekarang keadaan Keluarga penguasa tengah saling curiga dan bahkan ada tiga keluarga yang bersitegang secara langsung, dan takutnya perang antar keluarga penguasa akan terjadi kapanpun, maka dari itu biarkan mereka hidup tenang tanpa tau siapa kita sebenarnya," ucap Benjiro-san pada putrinya, dan pada hari itupun Keiko dikirim ke universitas terbaik dunia, untuk belajar disana.


Keikopun hanya mengangguk, ada kesedihan dalam hatinya, dalam benaknya dia sangat iri dengan Rina yang terlahir dikeluarga yang begitu baik dan sederhana itu.


__ADS_2