BosQ Pemikat Hati

BosQ Pemikat Hati
Terjebak Dalam Perangkap


__ADS_3

“Kamu kemana aja dari tadi saya nyariin kamu?” tanya aric.


“Saya tadi ke toilet,” jawab vanesha.


Percakapan terakhir yang diucapkan vanesha dan semua orang masih setia mendengarkan MC yang sedangkan menyampaikan sebuah kata yang ia sampaikan, saat azriel membisikkan sesuatu ke telinga seseorang tiba saatnya anak buahnya melakukan rencana yang sudah ia susun dari awal.


Laki-laki tersebut yang awalnya memakai pakaian serba hitam sekarang sudah mengganti pakaian elegan dan laki-laki itu langsung pergi begitu saja. Sedangkan vanesha langsung menghubungi seseorang untuk mengikuti laki-laki yang sempat ia curigai.


Saat anak buah azriel melakukan rencananya tiba-tiba saja orang kepercayaan vanesha langsung mengikuti gerak-gerik laki-laki itu? dan benar saja laki-laki itu sedang kesebuah tempat rekaman yang telah dijaga ketat oleh penjaga tapi saat penjaga ingin melawan laki-laki itu sudah di lawan oleh anak buahnya azriel, saat anak buahnya azriel sudah melakukan tugasnya dia langsung pergi begitu saja.


Frey yang diperintahkan oleh vanesha langsung memulai aksinya dan benar saja sampai di sana frey sudah melihat penjaga sedang diikat sampai mulutnya juga ditutupi dengan kain, frey langsung membantu penjaga tersebut untuk membuka ikatan dan juga mulutnya.


“Terima kasih mas sudah membantu kami,” ujar salah satu penjaga.


“Sama-sama. Saya mau kalian membantu saya melakukan sesuatu,” jawab frey.


Awalnya penjaga di sana tidak mau membantu frey tapi salah satu temannya mengangguk untuk menyetujui permintaan frey, akhirnya penjaga di sana langsung membantu frey dan frey memberikan sebuah flashdisk yang berisi sebuah rekaman yang sempat diberikan oleh bosnya dan penjaga tersebut langsung mengangguk dengan ucapan yang dibisikkan frey kepada penjaga tersebut.


“Kalian mengerti kan dengan ucapan saya,” ucap frey.


“Kami paham pak,”


“Baik kalo gitu saya pamit dulu,”


Mereka semua pun mengangguk dan frey langsung pergi menuju tempat semula dan vanesha yang melihat frey datang menghampirinya langsung bertanya kepada frey.


“Gimana kamu sudah melakukan yang saya perintahkan,” ujar vanesha dengan nada pelan.


“Sudah mba,”


Vanesha pun mengangguk dan dia tinggal menunggu vidio itu diputar, saat anak buahnya memberitahu rencana yang ia buat dia hanya tersenyum licik dan menatap kearah aric dengan sinis.


Kita lihat saja nanti siapa yang akan terjebak dengan rencana saya malam ini. batin azriel


“Mari kita saksikan vidio kerjasama dari perusahaan X kepada perusahaan luar negeri yang terkenal di seluruh dunia,” ujar MC.


Saat vidio tersebut telah ditayangkan ternyata isi dari vidio itu adalah rencana yang dibuat oleh azriel perusahaan dari Cahilond grup dan semua orang terkejut dengan isi vidio itu? sedangkan vanesha tersenyum kemenangan dengan keberhasilannya. Semua orang pada berbisik dengan rencana jahat yang dibuat oleh azriel, ternyata rencana yang ia buat malam ini gagal malah dia yang masuk dalam perangkap yang ia buat sendiri.


“Ternyata Cahilond grup orangnya licik, seenaknya dia melakukan itu? tidak tahu malu,”


“Iya, gak tahu malu melakukan kejahatan untuk menghancurkan orang lain,”


“Jangan-jangan habis ini perusahaan kita yang dibuat hancur sama dia?”

__ADS_1


Itulah bisikkan orang-orang yang ada disekitarnya dan azriel langsung pergi begitu saja dengan rasa malu yang ia rasakan malam ini, sedangkan aric hanya diam dengan bisikan orang-orang yang sudah menjelekkan Cahilond grup.


Azriel langsung pergi menuju perusahaannya dan dia menuju tempat kerjanya, sampai di sana ia menghancurkan barang-barang yang ada disekitar ruangannya.


“BERENGSEK! siapa yang mempermalukan gue didepan umum, lihat saja nanti siapapun yang melakukan ini gue akan balas perbuatannya,” murka azriel.


Daren yang melihat ruangan sahabatnya berantakan langsung mendekati azriel, “Tenang bro! Lu baru kalah malam ini masih banyak waktu untuk menghancurkan aric.” kata daren.


“Lu tahukan gimana gue? Gue gak mungkin sampai gagal sama rencana gue sendiri,”


“Iya gue tahu. Seharusnya lu tenang dulu nanti kita pikirkan lagi rencana selanjutnya,”


Sedangkan aric hanya memikirkan kejadian ditempat acara, dia masih bingung sama semuanya gimana bisa seorang azriel dipermalukan didepan umum! siapa yang melakukan hal itu? Tidak mungkinkan orang kepercayaannya yang melakukan ini semua?


“Pak! bapak kenapa bengong?” tanya bryan.


Aric tersadar dari lamunannya, “Saya tidak papa, lebih baik kamu fokus menyetir saja.” urai aric.


Vanesha hanya terdiam di kursi belakang bersama frey, malam ini rencana dia berhasil dengan tepat waktu. Satu jebakan mendapatkan dua tembakan sekaligus, hasilnya tidak pernah gagal.


“Mba! Gimana mba bisa tahu rencana dari Cahilond grup,” tanya frey.


Akhirnya vanesha menceritakan kepada frey secara inci dan frey hanya mengangguk paham, tidak heran kenapa vanesha begitu licik dengan musuhnya. Pantesan aja dia bisa mendapatkan bukti racun ayahnya, tidak disangka diam-diam menghancurkan musuh dengan cepat.


“Saya tidak menyangka mba melakukan ini semua, saya aja tidak kepikiran kesitu. Makanya saya kaget pas mba menyuruh saya memberikan flashdisk yang mba berikan ke saya,” ujar frey, “Kenapa mba gak bilang ke saya tentang ini mba.” sambung frey.


Sampai di tempat tujuan frey turun dari mobil dan vanesha membuka kaca pintu mobilnya, “Kalo gitu saya pamit frey.”


“Iya mba hati-hati,”


Vanesha mengangguk dan menutup kaca mobilnya, “Pak jalan.” ujar vanesha kepada supir.


Mobil pun jalan menuju rumahnya aric, sedangkan aric dia sudah sampai dari tadi. Malah sekarang ia sedang duduk di ruang kerja pribadinya.


...****...


Pagi harinya terdapat seorang perempuan sedang menunggu kamar inap rumah sakit, perempuan tersebut adalah tia. Tia seorang gadis cantik dan memiliki lesung pipi disebelah kiri yang menambahkan kesan kecantikan yang ia miliki, tia seorang mahasiswi di Universitas jakarta. Dia mendapatkan kabar bahwa neneknya masuk ke rumah sakit dan harus dirawat dalam beberapa bulan.


Tia memandang kearah neneknya yang masih setia menutup matanya, hanya neneknya satu-satunya yang ia punya. Semenjak orang tuanya meninggalkan dirinya, dia hanya tinggal bersama kakek dan neneknya. Makanya dari itu dia sangat membenci orang tuanya, malah dia berpikir apakah orang tuanya membencinya? Atau memang orang tuanya tidak menginginkan dirinya lagi? Malah dia ingin sekali menanyakan kepada orang tuanya kenapa mereka berdua tega meninggalkan dirinya dari kecil?


Tia menggenggam tangan neneknya, “Nek! nenek harus bertahan, tia yakin nenek pasti kuat melawan penyakit nenek. Tia janji akan selalu menjaga nenek sampai kapanpun.”


Tiba-tiba saja tangan neneknya bergerak dengan perlahan, tia yang merasakan ada sesuatu yang bergerak dia langsung menatap tangan sang nenek. Ternyata neneknya siuman dia langsung saja memanggil dokter dan dokter pun datang dengan cepat sambil memeriksa keadaan pasien.

__ADS_1


“Gimana dok keadaan nenek saya,” tanya tia.


“Nenek anda sudah melewati masa kritisnya dan sekarang dia sedang istirahat. Kalo begitu saya permisi,” pamit dokter.


Tia pun mengangguk dan dia membuka pintu kamar inap neneknya, dia melihat neneknya sedang tersenyum kearahnya.


“Terima kasih sus,” ucap tia.


“Iya mba sama-sama,”


“Gimana keadaan nenek?” tanya tia.


“Nenek baik-baik aja, Gimana sama kuliah kamu tia?”


“Kuliahku lancar nek,”


“Alhamdulillah kalo begitu, tia kapan kamu memperkenalkan nenek sama calon suami kamu?” lontar nenek dengan lembut.


“Secepatnya nek,”


“Tia! nenek gak mungkin terus-terusan berada di samping kamu, nenek ingin kamu segera menikah. Nenek takut kalo nenek tidak bisa menjaga kamu lagi makanya nenek minta kamu untuk menikah,”


“Iya nek. Tia janji akan memperkenalkan nenek kepada calon suami tia,”


“Nenek tunggu kedatangan calon suami kamu itu,”


Tia hanya mengangguk dan dia tidak tahu kapan dia akan mempertemukan laki-laki yang sudah menolongnya, dia ingin sekali memperkenalkan dahlan kepada neneknya. Dia hanya menunggu waktu yang tepat saja.


Tia tidak tahu kalo dahlan sudah mempunyai calon istri yang bentar lagi akan menikah, malah tia berpikir kalo dahlan akan menjadi calon suaminya tapi kenyataannya laki-laki tersebut sudah memiliki calon untuk menjadi istrinya.


Sedangkan joshua sibuk memikirkan pernikahan putrinya yang bentar lagi akan diresmikan, dua minggu yang lalu dahlan datang kerumah untuk melamar putrinya. Mungkin dia sangat terkejut dengan niat baik dahlan, laki-laki itu sudah membuktikan keseriusan hubungannya untuk menikahi dahlia. Malah mereka berdua akan mengadakan resepsi pernikahan di gedung mewah, awalnya dahlia tidak ingin acara pernikahannya terlalu mewah tapi dia memaksa untuk merayakan pernikahan putrinya.


Tinggal menunggu hari H saja untuk melihat akad ijab kabul dari pernikahan dahlia, sekarang putrinya sudah besar malah sebentar lagi dahlia akan menikah dan dia merasakan kesedihan karena ditinggal putrinya menikah. Kesedihan yang ia rasakan saat ia kehilangan putri tercintanya menikah dengan orang lain, tidak terasa waktu semakin hari semakin cepat dan sampai detik ini dia masih tidak menyangka kalo dahlia akan menikah.


Dari arah yang berbeda dahlia melihat ayahnya sedang duduk di balkon taman, tanpa pikir panjang dahlia menghampiri ayahnya dan duduk di samping joshua.


“Ayah,” panggil dahlia.


Joshua menatap kearah dahlia, “Ayah kenapa disini? kalo ayah sakit gimana?” Lagi-lagi dahlia mengkhawatirkan keadaannya.


“Ayah tidak menyangka saja kalo putri ayah akan menikah, malah ayah tidak berpikir kalo kamu akan secepatnya meninggalkan ayah sendirian di rumah mewah ini,” ucap joshua dengan nada sedih.


Dahlia menggenggam tangan joshua, “Ayah sampai kapanpun dahlia tidak akan pernah ninggalin ayah sendiri, dahlia akan terus datang menjenguk ayah disini. Ayah jangan berpikir kalo dahlia meninggalkan ayah, dahlia tidak mau ayah sedih. Ayah harus janji sama dahlia untuk jaga kesehatan ayah walaupun dahlia tidak di samping ayah tapi dahlia akan selalu mencintai ayah sepenuh hati dahlia.” tutur dahlia.

__ADS_1


“Iya sayang ayah akan jaga kesehatan ayah, apapun yang terjadi sama pernikahan kamu, kamu jangan sampai pisah sama suami kamu nak. Pernikahan itu tidak hanya saling cinta, pernikahan harus ada kepercayaan satu sama lain. Cobaan apapun dari pernikahan kalian kamu harus terus di samping suami kamu, kamu harus menjadi istri yang baik untuk suami kamu dan untuk anak-anak kamu nanti. Ayah tidak mau kamu sedih apalagi sampai ayah tahu kalo kesedihan kamu itu ulah akibat suami kamu. Kamu harus janji sama ayah apapun yang terjadi kamu harus menjalani pernikahan kamu dengan sepenuh hati,” pesan joshua.


“Iya ayah dahlia akan mengingat pesan ayah,” jawab dahlia sambil memeluk joshua.


__ADS_2