BosQ Pemikat Hati

BosQ Pemikat Hati
Pesta Ulang Tahun


__ADS_3

Semenjak kejadian waktu itu Mawar selalu berhati-hati, dia gak mau lagi kejadian sebulan yang lalu menimpa dirinya. Saat dia menceritakan kejadian waktu itu kepada Yanti, yanti terus berusaha menjaga sahabatnya. Dia gak mau Mawar kenapa-napa, apalagi penculikan tersebut terulang kembali.


Tidak Yanti saja yang mengkhawatirkan dirinya, Andre pun khawatir kepadanya. Apalagi dia yang menolong dirinya, saat andre tau tentang penculikan Mawar saat itu juga Andre selalu menjaga Mawar, dimana pun Mawar berada pasti dia akan melindunginya. Bukannya dia ingin balikan lagi tapi menurutnya demi keselamatan Mawar biar tidak terulang lagi.


Saat Mawar ingin mengantarkan pesanan berikutnya tiba-tiba saja Andre menyuruh dirinya untuk ke ruangannya, tumben sekali bosnya ingin bicara berdua saja biasanya didepan karyawan lain? Akhirnya Mawar mengikuti keinginan Andre, sampai di ruangan bosnya dia langsung mengetuk pintu tersebut.


Tok! Tok!


“Masuk,” ucap Andre dari dalam.


Mawar pun membuka pintu dan dia langsung menghampiri Andre, “Ada yang bisa saya bantu pak.” tanya Mawar.


“Silahkan duduk,” ucap Andre sambil mempersilahkan Mawar duduk.


Mawar pun duduk berhadapan dengan Andre dan Andre langsung memberikan surat undangan pernikahan sahabatnya, Mawar yang melihatnya langsung bingung. Kenapa ada surat undangan pernikahan? Dan kenapa undangan tersebut diberikan kepadanya?


“Sahabat SMA saya nikah jadi saya diundang ke acara pernikahannya, makanya saya menyuruh kamu datang keruangan saya untuk menemani saya ke acara tersebut,” ujar Andre.


Andre melihat Mawar masih mempertimbangkan tawarannya, sebenarnya dia bingung mau datang atau gak? Diakan tidak kenal sahabatnya Andre, walaupun dia sempat pacaran tapi tidak semuanya teman atau sahabatnya Andre yang dia kenal.


“Jadi gimana kamu mau datang bersamaku atau tidak?” Lagi-lagi Andre menunggu jawaban Mawar.


Akhirnya Mawar memutuskan untuk datang bersama bosnya walaupun terpaksa tapi dia kasihan dengan bosnya, apalagi melihat wajah Andre yang ingin sekali menunggu jawaban dirinya.


“Iya,” jawab Mawar dengan cepat.


Akhirnya Mawar mau datang ke acara tersebut, tadinya dia takut kalo Mawar tidak ingin datang ke acara tersebut. Tapi yang dibayangkan dirinya malah kebalikannya.


“Yasudah. Besok sore aku akan menjemputmu di rumah kamu, jadi kamu tinggal siap-siap aja sambil menunggu aku datang,” kata Andre.


“Saya boleh kembali kerja pak,”


“Iya silahkan,”


Habis keruangan bosnya dia langsung kembali kerja seperti semula, kirain dia orang yang pesan semakin sedikit tapi nyatanya semakin banyak, malah dia sampai kerepotan untuk mengantarkan pesanan.


***

__ADS_1


Sore harinya Mawar sedang bersiap-siap didalam kamar sambil menunggu kedatangan Andre, Mawar sudah meminta izin lewat Yanti untuk ambil cuti setengah hari jadi sekarang dia lagi menunggu kedatangan Andre.


Saat dia sedang memoleskan lipstick dibibir mungilnya tiba-tiba saja sebuah klakson mobil berbunyi dari arah rumahnya, dia langsung melihat mobil tersebut lewat jendela kamarnya. Ternyata bosnya sudah sampai didepan rumah dan dia langsung mengambil dompet yang berisi barang-barang berharganya.


Sebelum pergi Mawar mengirim pesan kepada Yanti dan dia tidak lupa mengunci pintu rumah, Mawar langsung menghampiri mobil Andre sambil membuka pintu mobil tersebut.


“Saya tidak kelamaan jemput kamu kan,” ucap Andre.


“Tidak,”


Andre langsung saja menjalani mobilnya menuju ketempat acara, sampai di acara Andre menyimpan mobilnya ditempat parkir dan mereka berdua langsung turun dari mobil. Saat Mawar ingin mendahulukan Andre tiba-tiba saja Andre menyusul Mawar sambil memegangi tangan Mawar, Mawar yang melihat pun langsung bingung kenapa Andre aneh sekali? Dia tidak mau berpikiran macam-macam jadi dia membiarkan Andre menggenggam tangannya.


Saat dia masuk kedalam tiba-tiba saja seorang wanita menghampiri mereka berdua, “Andre, gimana kabar kamu.” sapa Nayla sambil menanyakan kabar Andre.


“Aku baik,”


“Siapa dia?” Nayla penasaran dengan perempuan yang ada di samping Andre.


“Oh iya kenalin dia Mawar,” ucap Andre sambil menyuruh Mawar bersalaman kepada Nayla.


“Mawar,” dua perempuan tersebut saling bersalaman satu sama lain dan lagi-lagi Mawar diabaikan begitu saja, apa perempuan itu sengaja membuat dirinya kesal?


“Pacar kamu?”


“Bukan, Mawar karyawan baru aku yang bekerja ditempat ku,” ujar Andre.


Sikap Nayla langsung berubah drastis, “Oh karyawan kirain aku dia pacar kamu.”


Andre hanya tersenyum saja tanpa memperdulikan perkataan Nayla, saat Nayla ingin berbicara kembali tiba-tiba saja sahabatnya Andre yang lagi berulang tahun menghampiri mereka bertiga.


“Wih kapan datang bro,” ucap Irgi sambil berpelukan satu sama lain seperti tingkah anak muda pada umumnya.


“Barusan, selamat ulang tahun lu. Doa gue yang baik-baik aja untuk lu dan ini hadiah spesial dari gue,” Andre memberikan kotak persegi panjang berukuran sedang.


“Apa ini? Jangan-jangan bom ya,” ucap Irgi dengan kejahilan yang mungkin tidak pernah berubah.


Andre tau sikap Irgi seperti apa? Jadi dia tidak menganggap serius dengan ucapan Irgi, Saat Irgi ingin membuka hadiah dari sahabatnya dia tidak sengaja melihat seorang perempuan yang ada di samping Andre. Andre yang melihat itu langsung memperkenalkan Mawar kepada sahabatnya.

__ADS_1


“Kenalin ini Mawar teman satu kerjaan gue,”


“Irgi,”


“Mawar,”


“Silahkan nikmati pestanya gue mau nemuin tamu undangan yang lain,” tutur Irgi dan Irgi pun pergi meninggalkan Andre dan Mawar.


“Kamu mau ikut aku ke sana atau mau disini aja sambil menikmati makanannya,” tanya Andre.


“Disini aja,”


Andre mengangguk dan Andre langsung menghampiri teman-temannya yang lain, sedangkan Mawar hanya sendirian tanpa ada teman untuk ngobrol. Gimana mau ngobrol dia aja gak kesal siapa-siapa disini? Akhirnya Mawar memutuskan untuk memakan kue yang tersedia di atas meja tamu undangan.


Malam pun tiba dan pesta ultahnya akan dimulai, tapi Mawar hanya mendengar dan melihat orang-orang yang ada disekitarnya tanpa memperdulikan tatapan sinis kearahnya. Lama-kelamaan Mawar bosan dengan aktifitasnya yang sekarang dan dia langsung pergi didekat pinggiran kolam renang, saat dia berjalan ditepi kolam renang tiba-tiba saja ada seseorang yang mendorong dirinya dari arah samping. Tapi Mawar tidak melihat siapa orang itu? soalnya pergerakannya membuat terkejut dan alhasil dia masuk kedalam air kolam renang, saat dia ingin mengatur nafasnya tiba-tiba saja dia ingat sesuatu bahwa dirinya tidak bisa berenang, jadi dia melakukan pertolongan dengan suara dan pergerakan tangannya.


Andre yang mendengar suara orang tenggelam dari arah kolam renang dengan cepat dia menghampiri orang tersebut, ternyata dia melihat Mawar sudah hampir tenggelam dan dia langsung masuk kedalam air untuk menolong Mawar.


Semua orang yang ada disekitar kolam renang hanya melihat kejadian tadi tanpa menolong Mawar, akhirnya Andre berhasil membawa Mawar naik ke tepian dan Andre langsung memberikan nafas buatan. Setelah berhasil Mawar pun tersadar dan saat itu juga Andre membuka jaket yang dia kenakan sambil menutupi badan Mawar dengan jaketnya.


Saat itu juga Andre menggendong Mawar dan mengantarkan Mawar ke rumah, didalam mobil Mawar hanya diam saja tanpa bicara satupun. Mawar pun memberanikan diri untuk melirik Andre dan Andre hanya fokus dengan stir mobilnya.


“Terima kasih kamu sudah menolongku, maaf aku sudah mengganggu acara kamu dan maaf aku sudah membuat kekacauan di pesta ulang taken teman kamu,” tutur Mawar dengan lembut.


Andre tidak menjawab ucapan Mawar malah dia tetap fokus dengan stir mobilnya, Mawar yang melihat sikap Andre hanya bisa menghela nafasnya. Dia tau pasti Andre marah kepadanya apalagi dia sudah mengacaukan pesta ulang tahun sahabatnya, pasti dia malu bawa dirinya apalagi dirinya hanya membuat masalah saja.


Sampai di rumah Mawar Andre langsung menghentikan mobilnya dan melirik kearah Mawar, dari tadi Mawar hanya diam apalagi saat Andre tidak menjawab ucapannya. Dia tau kalo Andre marah kepadanya makanya dia berani untuk menatap kearah Andre.


“Kenapa kamu menunduk seperti itu? kamu tidak ingin pulang? kita sudah sampai,” kata Andre.


Mawar melihat sekeliling, benar yang dikatakan Andre mobil yang di bawa Andre sudah didepan rumah yanti sahabatnya. Saat Mawar ingin membuka gagang pintu mobil tiba-tiba saja tangannya dihentikan oleh Andre dan Mawar langsung melepaskan tangannya.


“Terima kasih kamu sudah nganterin aku pulang dan maaf kalo aku sudah buat kamu malu di acara ulang tahun sahabat kamu,” ucap Mawar dan Mawar turun dari mobil menuju rumahnya.


Andre hanya melihat kepergian Mawar dari kejauhan, sebenarnya dia tidak menyalahkan Mawar atas kejadian tadi. Tapi yang dia tidak habis pikir kenapa Mawar bisa jatuh ke kolam renang tanpa orang-orang yang ada di sana tidak menolong Mawar. Apa orang di sana tidak punya hati nurani sampai-sampai nyawa orang hampir melayang.


Setelah dia melihat Mawar masuk kedalam rumah dan dia pun bergegas pergi dari rumah Mawar menuju rumahnya.

__ADS_1


__ADS_2