BosQ Pemikat Hati

BosQ Pemikat Hati
Memulai Kehidupan Baru Menjadi Ujian Pernikahan


__ADS_3

Yanti yang merasakan matahari sudah menyinari kamarnya dia pun langsung membuka matanya dan dia melihat kearah jam dinding ternyata sudah pukul 06.00 pagi, yanti langsung bersiap-siap untuk pergi bekerja. Sedangkan mawar dia sedang menyiapkan sarapan pagi untuk dia dan sahabatnya, selesai membuat sarapan mawar menata makanannya dilantai karena di rumah sahabatnya tidak ada meja makan jadi ia terpaksa menaruh dibawah.


Selesai mandi yanti mengambil barang-barang kerjanya sambil menuju dapur, di sana ia melihat mawar sedang menunggu dirinya dan dia melihat sudah ada makanan yang sudah tersedia.


Yanti menghampiri mawar, “Kamu yang membuat semuanya.” tanya yanti.


“Iya, hanya ini saja yang aku lakukan untuk kamu. Maaf selama ini aku selalu merepotkan kamu,” ungkap mawar.


“Gak perlu minta maaf sebagai sahabat seharusnya saling membantu bukan,” ucap yanti, tiba-tiba saja yanti mengingat pembicaraan dia dengan teman satu kerja dan dia langsung menanyakan kepada mawar, “Mawar dari pada kamu di rumah mulu lebih baik kamu kerja di tempat aku bekerja itu juga kalo kamu mau.” sambung yanti.


Boleh juga tawaran yanti dari pada aku stres mikirin masalahku lebih baik bekerja, siapa tau aku bisa membantu keuanganku selama ini jadi aku tidak menyusahkan sahabatku. batin mawar.


Yanti menyentuh pundak mawar, “Jadi gimana kamu mau gak kerja di tempatku.” lagi-lagi yanti bertanya kepada mawar.


“Iya aku mau,”


“Yasudah. Lebih baik kamu siap-siap sekarang nanti aku akan bilang sama atasanku,” tutur yanti.


Mawar langsung bergegas ke kamar dan mengganti pakaian, selesai sarapan mereka berdua langsung berangkat ke tempat kerja. Sampai di sana yanti mengajak mawar untuk menemui temannya dan dia langsung menemui atasannya.


Tok... Tok..


“Masuk,” ucap seorang laki-laki dari dalam.


Kreeek..


Yanti membuka pintu sambil menuju meja bosnya dan dia langsung menyampaikan keinginannya.


“Ada masalah apa yanti,” tanya andre pemilik toko kue.


“Mohon maaf pak kalo saya mengganggu bapak, saya ingin tanya apakah disini masih ada lowongan pekerjaan,” tanya yanti.


“Lowongan pekerjaan? bukannya kamu sudah bekerja di tempat saya terus untuk siapa lowongan pekerjaan yang kamu minta,” kata andre sambil melihat kearah yanti.


“Buat teman saya pak,”


“Teman kamu Ada disini?”


“Ada pak,”


“Suruh teman kamu menemui saya biar saya lihat dulu potensi yang dimiliki teman kamu,”


“Baik pak. kalo begitu saya permisi dulu,”


Andre hanya mengangguk dan yanti langsung keluar dari ruangan bosnya, yanti bergegas menemui mawar yang sedang menunggu kabar darinya.


“Kamu di suruh menemui bos, siapa tau kamu di terima disini,” ucap yanti.


Mawar langsung menemui pemilik toko kue, sebelum masuk ia tidak lupa mengetuk pintu ruangan tersebut.


Tok.. Tok


“Masuk,” ucap andre dari dalam.


Mawar pun masuk dan dia langsung menghampiri bosnya, sedangkan andre masih fokus dengan laptop tanpa melihat siapa yang datang ke ruangannya.

__ADS_1


“Silahkan duduk,”


Mawar pun duduk, “Silahkan perkenalkan nama kamu? kenapa kamu ingin bekerja di tempat saya?” pertanyaan yang mudah untuk dijawab tapi untuk mawar ini sangat penting menjawab pertanyaan bosnya apalagi menyangkut di terima atau tidak.


Akhirnya mawar menjawab pertanyaan bosnya tidak hanya dua pertanyaan saja melainkan beberapa pertanyaan yang membuat dia semakin bingung untuk menjawab. Andre yang penasaran dengan pegawai baru langsung menatap kearah mawar, ternyata dia sangat terkejut melihat perempuan yang Ada dihadapannya.


“Mawar,”


“Andre,” mereka berdua sama-sama terkejut saat melihat satu sama lain, ternyata mereka dipertemukan kembali saat dia memutuskan untuk meninggalkan andre mantan pacarnya dulu.


“Tidak disangka kita bertemu lagi, gimana kabar kamu?” ucap andre.


“Aku baik, bukannya kamu bekerja di restoran sebagai koki dan kenapa kamu memilih untuk buka toko kue,” tanya mawar.


“Iya begitulah. Ada masalah yang terjadi di sana jadi aku memutuskan untuk membuka usaha, walaupun usahanya belum terlalu besar tapi lumayan untuk mendapatkan penghasilan,” jelas andre. “Bukannya kamu seorang model kenapa kamu bekerja di tempat seperti ini.” sambung andre.


“Mungkin nasibku tidak sebagus yang aku harapkan jadi aku memilih berhenti menjadi model dan mencari pekerjaan yang baru, Gimana kamu mau menerima aku kerja disini?” kata mawar.


“Kalo aku tau kamu yang bekerja disini aku tidak mungkin memberikan pertanyaan untuk menjebak karyawan baru, aku terima kamu bekerja disini,” tutur andre.


“Kamu serius,”


“Memang muka aku terlihat bohong,”


“Tidak,”


“Selamat kamu di terima bekerja disini dan selamat bergabung di tempat kerja yang baru,” ucap andre sambil mengulurkan tangannya ke mawar.


“Terima kasih,” akhirnya mawar di terima bekerja di tempat andre dan dia hari ini sudah resmi menjadi karyawan baru.


****


“Sayang aku kerjanya besok aja ya,” ucap dahlan dengan manja.


“Gak,”


“Hayo lah sayang hari ini aja, besok aku kerjanya,” lagi-lagi dahlan merayu dahlia dengan tingkah laku seperti anak kecil.


Tiba-tiba saja dahlia mendapatkan ide yang begitu cemerlang, “Boleh hari ini kamu tidak kerja, tapi nanti malam kamu tidur diluar.” ucap dahlia dengan tegas.


“Jangan gitulah sayang masa kamu tega suruh aku tidur diluar,”


“Ya itu seterah kamu kalo kamu mau tidur diluar silahkan, malah aku tidak keberatan kalo kamu tidur diluar,” jawab dahlia dengan santai.


Dahlan hanya pasrah dengan ucapan istrinya dari pada nanti dia tidak di kasih jatah malam hari bisa berabe, “Iya.. iya, aku akan pergi kerja.” lirih dahlan.


Dahlan dengan wajah lesungnya kembali ke kamar untuk mengganti pakaian, selesai mengganti pakaian dahlan menuju meja makan. Di sana ia melihat istrinya sedang menyiapkan sarapan dan dahlan langsung menghampiri dahlia.


Dahlia yang melihat suaminya memanyunkan bibirnya hanya bisa menggeleng kepalanya kenapa sekarang sikap dahlan seperti anak kecil biasanya gak begitu?


“Muka kamu kenapa seperti itu?” tanya dahlia.


“Gak papa,”


Dahlia hanya menghela nafasnya sambil mendekati suaminya, “Aku mau tanya sama kamu, kalo kamu tidak kerja kamu mau ngapain di rumah. Masa kamu mau bantuin aku ngurus pekerjaan rumah, seharusnya laki-laki memang diwajibkan untuk kerja bukan di rumah sayang.” ucap dahlia dengan lembut.

__ADS_1


“Iya aku tau. Kalo gitu aku berangkat kerja ya kalo ada apa-apa kamu tinggal bilang,” jelas dahlan.


“Iya sayang,” dahlan langsung menyantap makanannya dan selesai sarapan dahlan pun pamit kepada dahlia.


“Kalo gitu aku berangkat kerja dulu ya. Kamu hati-hati di rumah,” pesan dahlan.


“Iya,”


Dahlia mengantarkan dahlan ke depan dan dahlan pun langsung masuk ke dalam mobil, setelah mobil suaminya tidak kelihatan dahlia langsung masuk ke dalam rumah.


Sampai di kantor dahlan memarkirkan mobilnya dan turun dari mobil menuju ruangannya, saat ia sedang fokus dengan berkas kantor tiba-tiba saja pintu ruangannya ada yang mengetuk.


Tok.. tok


“Masuk,” ucap dahlan dari dalam.


Seorang laki-laki yang berpakaian kemeja berwarna merah maron masuk keruangan bosnya sambil membawa berkas berwarna coklat.


“Mohon maaf pak saya ganggu, ada seorang perempuan ingin melamar pekerjaan disini dan dia memberikan berkas untuk melamar pak,” jelas ilyas sambil memberikan berkas berwarna coklat.


Dahlan membaca berkas berwarna coklat dan dia memerintahkan ilyas untuk menyuruh perempuan tersebut masuk ke ruangannya.


“Kamu bisa panggilkan perempuan itu kemari,” pinta dahlan.


“Bisa pak,”


Ilyas menuju perempuan itu dan memberitahu kepada perempuan itu untuk menemui atasannya, “Mohon maaf mba, Mba silahkan keruangan bos saya yang berada dilantai tiga, Mari mba saya antar.” ujar ilyas.


Perempuan tersebut pun mengangguk dan mengikuti langkah ilyas, sampai di ruangan bosnya dia langsung meminta perempuan tersebut masuk keruangan.


“Silahkan masuk mba,”


“Iya terima kasih,”


“Sama-sama mba,”


Ilyas pun pergi sedangkan tia langsung mengetuk pintu tersebut.


Tok.. Tok


“Masuk,” ucap dahlan dari dalam.


Tia pun masuk ke dalam dan dia melihat pemilik perusahaan sedang sibuk dengan laptop, “Silahkan duduk.” ucap dahlan.


Dahlan menghentikan aktifitasnya dan mengambil berkas berwarna coklat yang sempat diberikan oleh sekretarisnya, saat dahlan melihat perempuan yang ada dihadapannya dia langsung menatap wanita yang ada dihadapannya.


Seperti aku pernah bertemu perempuan ini, tapi dimana? batin dahlan.


Sedangkan tia tidak menyangka sudah dipertemukan kembali dengan laki-laki yang sempat menolongnya, tapi kenapa laki-laki itu tidak mengenalnya?


“Saya sudah membaca CV kamu dan ternyata kamu memiliki potensi sesuai yang ada di kantor saya, jadi saya tugaskan kamu di bagian X sesuai dengan potensi yang kamu miliki,” jelas dahlan.


“Jadi saya di terima kerja disini pak,” ucap tia.


Dahlan mengangguk, “Terima kasih bapak sudah menerima saya bekerja disini, saya janji akan melakukan yang terbaik pak.” urai tia sambil mengulurkan tangannya kearah dahlan dan dahlan pun sama membalas uluran tangan karyawan barunya.

__ADS_1


Tia pun keluar dan dia langsung menuju tempat kerjanya, Di sana ia merapihkan barang-barangnya.


Tidak disangka gue bertemu laki-laki itu lagi, kirain gue, gue gak akan bertemu sama dia lagi. Ternyata sekarang dia atasan gue, semoga aja gue bisa mendapatkan dia dan gue akan kenalkan dia sama nenek supaya nenek percaya kalo gue sama dia akan bersama. batin tia.


__ADS_2