
Pagi harinya saat Mawar sedang menyiapkan sarapan dia melihat Andre turun dari kamar, dia hanya menatap kepergian Andre saat pria itu sedang terburu-buru. Sedangkan Andre sama sekali tidak melihat Mawar di dapur dan saat itu juga dia langsung menutup pintu tersebut.
Mawar hanya tersenyum kecil saat Andre mengabaikan dirinya, “Saya sudah biasa di perlakukan seperti ini sama kamu, aku harap kamu bisa menemukan wanita yang baik dari pada aku!”
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh Andre pun sampai di tempat tujuan, tempat tersebut adalah tempat dimana dia melakukan perjanjian antar bisnis. Lelaki tua tersebut hanya menatap Andre dengan angkuh dan Andre tidak memperdulikan pria tua tersebut.
“Sekarang lu maunya apa?” tanya Andre yang berada di sebelah rekan bisnisnya.
Lelaki itu malah asik dengan permainan catur yang pria itu mainkan dan Lelaki itu langsung menghentikan permainannya sambil menatap Andre, “Gue mau lu ikuti semua keinginan gue sesuai dengan perjanjian yang sudah kita sepakati, karena lu sudah menandatangani kontrak perjanjian tersebut jadi sebagai seorang lelaki harus pegang janji yang sudah dia buat!”
“Silakan sebutkan keinginan lu gue bakal ngikutin kemauan lu,” jawab Andre yang terus menatap lelaki pria tua tersebut.
“Oke,” lelaki itu memerintahkan anak buahnya dan langsung di kerjakan oleh anak buahnya, Andre hanya mengerutkan dahinya saat lelaki itu membawa satu wanita seksi.
“Gue mau lu melakukan aksi panas lu seperti lu melakukan kepada wanita manapun dan gue bakal rekam aksi lu, gimana apakah lu sanggup dengan keinginan gue?” kata Irza.
Andre berpikir sejenak apa dia harus melakukan hal seperti itu, walaupun dia melakukan hal menjijikkan tapi setidaknya lelaki ini sudah mempermainkan dirinya.
“Baik gue bakal ngikutin keinginan lu,” jawab Andre yang langsung menghampiri wanita tersebut dan Irza langsung merekam kelakuan bejat yang dilakukan Andre, selang beberapa menit Andre melakukan itu dia langsung mematikan rekaman tersebut dan menyuruh Andre untuk menghentikan aksi yang menurut dia puas.
Andre langsung memakai bajunya kembali, dengan santainya dia duduk tanpa tidak ada rasa bersalah sama sekali. “Gue tidak menyangka kalau lu akan melakukan keinginan gue dan gue bangga sama lu, gue harap kita berdua bisa menjadi rekan bisnis yang baik!”
Andre hanya menganggap ucapan Irza dengan acuh dengan cepat dia pergi dan Irza langsung mengirimkan vidio tersebut kepada Mawar, karena dia mengetahui bahwa Mawar istri sah dari rekan bisnisnya. Setelah vidio tersebut berhasil di kirim tinggal menunggu respon dari Mawar apakah wanita itu akan marah atau sebaliknya.
Mawar yang sedang berada di ruang tamu melihat handphone yang berada di samping berbunyi dan dia langsung mengambil handphone tersebut, dia hanya mengamati pesan masuk yang dia tidak kenal tanpa pikir panjang dia membuka vidio yang di kirimkan nomor yang tidak kenal.
__ADS_1
Mawar hanya merasa jijik kalau perlakukan orang yang di dalam vido tersebut melakukan hal yang membuat dirinya muak, semakin dia memperhatikan vidio itu semakin dia penasaran siapa yang ada di dalam vidio tersebut dan saat vidio itu sudah selesai dia tonton orang yang mengirim vidio tersebut langsung memberikan pesan kepadanya.
+62833257xxxxxx
Apa kamu tidak penasaran siapa orang yang ada di dalam vidio tersebut √√
Mawar hanya mengerutkan dahinya, lagi-lagi nomor ini mengirimkan berbagai pesan saking penasarannya dia langsung membalas pesan tersebut.
Me
Siapa kamu? Kenapa kamu terus mengirimkan saya pesan yang tidak penting seperti ini, saya tidak ingin mengetahui siapa yang ada di dalam vidio tersebut √√
+62833257xxxxxx
Haha! Apa kamu yakin tidak penasaran dengan orangnya, kalau kamu penasaran kamu bisa datang ke tempat X pukul 03 sore √√
***
Hari ini dia penasaran sama pesan yang dikirim nomor yang tidak kenal, makanya dia harus tau siapa orang dalam video tersebut. Sampai di tempat tujuan dia langsung menghampiri lelaki itu, di sana dia melihat satu pria yang sedang menatapnya dengan tatapan dingin.
Belum sempat ia duduk lelaki itu sudah memberikan handphone kepadanya membuat dia bingung, kenapa orang ini memberikan handphone kepadanya.
“Kamu penasaran 'kan siapa orang yang ada di dalam vidio itu,” Mawar melihat handphone yang diberikan lelaki itu, saat dia buka lanjutan vidio tersebut ternyata orang itu Andre suaminya.
Ini tidak mungkinkan kalau suaminya yang melakukan ini semua, kenapa suaminya tega banget melakukan ini kalau memang dia sudah bosan sama pernikahan ini tinggal bilang tidak usah melakukan hal seperti ini.
__ADS_1
“Apa kamu baru tau sama perilaku bejat suami kamu, aku sudah memberikan informasi yang nyata bukan editan saja. Saya tau kamu mencintai suami kamu tapi apa kamu tidak sadar bahwa suami kamu hanya permainkan kamu saja–” Irza menyeruput kopi yang sempat dia pesan dan menatap Mawar. “Ingat Mawar kamu hanya menjadi pelampiasan kemarahan Andre karena saya tau bahwa lelaki seperti Andre tidak akan pernah berubah!”
“Nasib pernikahan kamu ada di tangan kamu sendiri, kalau kamu masih bertahan sama pernikahan kalian saya tidak akan memaksa untuk merubah sikap Andre. Tapi saya sarankan bahwa kamu berpisah saja dengan suami kamu masih banyak pria yang lebih baik dari pada Andre,” kata Irza yang menatap Mawar yang masih terdiam.
Mawar menatap lelaki yang ada di hadapannya, “Masalah pernikahan saya akan saya tangani jadi kamu tidak berhak mengurus masalah keluarga saya, saya tau bahwa kamu rekan bisnis suami saya apa kamu tidak punya hati untuk menghancurkan rumah tangga saya. Atau jangan-jangan kamu tidak suka melihat saya sama suami saya bahagia!”
“Itu terserah kamu, kamu mau percaya atau tidak. Yang penting saya sudah memberitahu yang sebenarnya tentang suami kamu dan satu lagi kalau kamu ingin membuktikan sendiri kamu bisa datang ke klub X pukul 11 malam, saya yakin pasti suami kamu berada di sana!” kata Irza membuat Mawar berpikir apa dia harus mengikuti ucapan pria ini.
“Baik saya akan datang ke sana, tapi kalau tebakan kamu salah saya akan membuatmu hancur. Iya kalau kamu benar aku akan mengucapkan terima kasih sama kamu,” urai Mawar yang langsung pergi begitu saja dan Irza hanya menatap kepergian wanita itu.
“Kita liat saja Andre gimana nasib pernikahan kamu,” ucap Irza yang tersenyum sinis saat dia berhasil menghancurkan pernikahan Andre.
Baru juga dia keluar dari kamar dia melihat Andre sedang bersiap-siap untuk keluar tapi dia tidak tau mau kemana suaminya keluar malam-malam, dia langsung mengikuti Andre pergi dan akhirnya mobil yang di bawa Andre masuk ke sebuah klub yang diberitahu oleh lelaki yang dia temui. Tanpa pikir panjang dia langsung masuk ke dalam klub tersebut, dia terus mencari keberadaan suaminya dan benar saja suaminya bersama dengan teman pria yang lain.
Apa suaminya pernah ke tempat ini setiap malam, apa ini kelakuan Andre yang sebenarnya. Kalau kenyataannya begitu dia sudah sangat menyesal sudah mengenal pria seperti Andre, dia langsung pergi dari tempat tersebut. Saat dia ingin keluar dari pintu keluar dia tidak sengaja menabrak seorang lelaki yang menurutnya sangat gagah dan aura yang dimiliki pria itu sangat dingin.
“Buat apa kamu melihat aku seperti itu,” ucap lelaki itu yang menatap Mawar dengan aneh.
“Maaf. Saya tidak sengaja menabrak kamu,” belum sempat Mawar ingin pergi tangannya sudah di tahan oleh pria yang dia tabrak.
“Kamu mau pergi kemana? Apa kamu tidak ingin tanggungjawab atas perbuatan kamu,” ucap lelaki tersebut.
“Tanggungjawab? Sayakan tidak ngapa-ngapain kamu kenapa saya harus tanggungjawab sama kamu, sayakan sudah minta minta maaf sama kamu apa kata maaf saja belum cukup buat kamu!” timpal Mawar membuat lelaki itu tersenyum.
“Kenapa kamu senyum-senyum saja tidak lagi ngelawak, senyuman kamu membuat aku muak!” dengan cepat Mawar pergi dan lelaki itu menatap kepergian Mawar.
__ADS_1
“Wanita yang unik,” gumam lelaki tersebut dan dia langsung masuk ke dalam klub.