BUKAN MENIKAHI CEO TAPI MENIKAH DENGAN SEORANG PELAYAN

BUKAN MENIKAHI CEO TAPI MENIKAH DENGAN SEORANG PELAYAN
MARAH


__ADS_3

Beberapa saat yang lalu di cafe milik Sarah.


Ana melayani semua pengunjung dengan ramah hingga seseorang menyenggolnya dan membuat dia menumpahkan jus di baju Pelanggan.


"Astaga maaf....maaf...,saya tidak sengaja."ucap Ana merasa bersalah.


"Ah...tidak Apa2,"ucap Pria itu.


Ana membersihkan Pakaian pria itu hingga suara seseorang membuatnya membeku.


"Wah siapa ini,Ana si wanita miskin,ternyata kau menjadi pelayan toh di cafe ini."Ucap seorang wanita yang tidak lain adalah Melinda.


Ana membeku dan membalikkan badannya sedang Pria yang di tumpahkan Jus di bajunya menatap benci kepada Melinda yang mengatakan Ana wanita miskin.


"Melinda"ucap Ana setelah tenang dari keterkejutannya.


"Oh Aku fikir kau sama sekali tidak mengenaliku,Ana"ucap Melinda setengah mengejek Ana,sedang teman2 yang datang bersamanya menertawakan Ana.


"Apa yang kau lakukan di sini..?"ucap Ana berusaha untuk menahan emosinya.


"Apakah seorang pelayan pantas,bertanya padaku"ucap Melinda di sertai tawa teman2nya merendahkan Ana.


Pria yang tadi tertumpahan jus mengepalkan tangannya berusaha untuk meredakan emosinya untuk memukul Melinda yang berani merendahkan Ana.pria itu adalah Virgan salah satu bawahan Arian yang di tugaskan untuk mengawasi Ana dan menjaganya.


Virgan berusaha untuk menahan dirinya agar tidak menampar mulut kotor Melinda,karna sudah menghina nyonya mudanya.


"APA YANG KAU LAKUKAN DI SINI,MELINDA"teriak Sarah yang baru datang dari ruangannya karna di beritahu oleh Karyawannya bahwa ada yang menghina Ana.


"Oh siapa ini,Sarah Fang aku tidak menyangka akan bertemu dengan teman dari pelayan ini"ucap Melinda sambil menunjuk Ana.


"Hentikan bicaramu,jika kau tidak memiliki sesuatu lagi di sini lebih baik kau keluar sekarang bersama teman2 jalangmu itu,"ucap Sarah membuat Melinda marah.


Saat ini mereka menjadi tontonan para pengunjung di cafe,bahkan sudah ada yang berbisik bisik tentang mereka.


"Apa hakmu menyuruhku untuk keluar dari Cafe ini,memangnya kamu siapa..?"ucap Melinda emosi.


"Aku adalah pemilik Cafe ini,jadi aku punya hak untuk mengusir seorang penganggu sepertimu"ucap Sarah membuat Melinda membelalakkan matanya karna setahunya,Sarah dan Ana sama2 mengunakan beasisiwa untuk kuliah di universitas.


"Cih....hanya pemilik cafe kau sudah sesombong itu,dasar orang miskin."ucap Melinda merendahkan.


"lebih baik begini,dari pada kau sama sekali tidak tau malu,menikung teman sendiri,"ucap Sarah membuat Melinda marah dan mengangkat tangannya untuk menampar Sarah.


"KAU....."ucap Melinda mengangkat tangannya untuk menampar Sarah.

__ADS_1


Sebelum Melinda menyentuh pipi Sarah,Ana manamparnya.


Plak


Melinda memengang pipinya yang di tampar Oleh Ana,dia menatap Ana tajam sedang Virgan menatap Ana kagum.


'ternyata Bos memilih istri yang sangat menakutkan bahkan hampir sama dengan bos'ucap Virgan dalam hati menatap Ana dengan penuh kekaguman.


"Ada apa ini"ucap Seseorang yang baru datang yang tidak lain adalah Kevin Liu.


Ana melihat Kevin dengan tatapan benci,Ana mengepalkan tangannya berusaha untuk tetap tenang,Sarah mendekat pada Ana kemudian memengang tangannya membuat Ana sedikit lebih tenang.


Melinda yang melihat Kevin datang,berlari ke pelukannya dan menangis.


"Kevin...hiks....,liat pipi aku merah gara2 di tampar sama orang miskin itu"ucap Melinda sambil menunjuk Ana.


"kamu kenapa nampar Melinda,kamu mau balas dendam sama Melinda,iya"ucap Kevin membentak Ana.


Virgan yang melihat Hal itu,marah dan ingin sekali memukul Kevin tapi dia mengingat pesan Arian yang mengatakan,kau harus menjaganya dengan baik tapi jangan terlalu mencolok jika ada orang yang berani mengangkat tangannya untuk menyentuhnya sedikit saja baru kau bergerak tapi,jika tidak terlalu mendesak sebaiknya jangan.begitu pesan Arian saat menugaskan Virgan untuk menjaga Ana.


saat Virgan ingin berdiri untuk memukul Kevin,Sarah berbicara.


"Cih....,untuk apa juga Ana mau balas dendam sama ****** itu,Dia bahkan ngga peduli lagi sama pria brengsek kayak kamu,Asal kalian tau ya,Dia udah dapat pria yang bahkan lebih baik dari pada kamu,bahkan dia ngga brengsek seperti lo"ucap Sarah membuat Kevin dan Melinda membelalakkan matanya.


Mendengar hal,Virgan membelalakkan matanya tidal percaya ada orang yang mengatakan bahwa Bosnya yang terkenal kejam,di bilang pelayan oleh seorang wanita sombong seperti Melinda.


'Jika bos mendengar hal ini,sudah pasti wanita ini akan mati beserta keluarganya.'ucap Virgan dalam hati.


"emangnya kanapa kalau pelayan,yang penting dia itu setia ngga cuma dimulut doang,lagian ya mereka ngga pacaran tapi udah nikah"ucap Sarah masih dengan wajah marahnya.


"bagus dong kalau gitu,mereka memang jodoh sama2 orang miskin,dan juga Dia ngga bakal lagi nganguin gue ama calon suami gue"ucap Melinda membuat Sarah dan Ana membelalakkan matanya.


"Bagus dong kalau gitu,selamat ya,"ucap Sarah sambil tersenyum membuat Ana heran.


"Terima kasih,jadi jangan lupa datang"ucap Melinda bangga.


"Kami akan datang dan juga kalian sangat cocok Kotor*n ama comber*n ketemu,cocok banget"Ucap Sarah membuat senyum di wajah Melinda pudar sedang Ana membelalakkan matanya tidak percaya.


Virgan yang mendengar hal itu berusaha untuk menahan tawanya sedang beberapa pelanggan lain sudah terkikik geli.


Mendengar hal itu,Kevin menatap mereka tajam yang membuat mereka kemudian diam karna takut.


Kevin adalah putra tunggal keluarga Liu yang berada di posisi ke 8 sedang Melinda adalah putri pertama Dari keluarga Mo yang menduduki posisi ke 10 dan masih memiliki 1 adik perempuan.

__ADS_1


"Kita pulang"ucap Kevin kemudian pergi di ikuti oleh Melinda dan 2 orang temannya yang tadi menertawai Ana.


"PERGI SANA DAN JANGAN PERNAH MENGINJAKKAN KAKIMU LAGI DI SINI,NGANGU BISNIS ORANG SAJA."teriak Sarah.


Setelah mereka keluar,Sarah meminta maaf kepada semua pelanggannya atas kejadian barusan dan semua orang hanya menganguk dan kembali menikmati makanan mereka.


"Kamu ngga apapa kan Na,"ucap Sarah khawatir.


"ngga apapa kok,makasih ya tadi...."ucapan Ana tergantung saat Sarah menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya.


"hussssh...,ngga usah terima kasih Na,Aku kan udah kayak saudari kamu jadi kamu ngga perlu bilang terima kasih,oke"ucap Sarah tersenyum pada Ana,dan di balas pula senyuman oleh Ana.


"Kakak ngga apapa kan"ucap Ana pada Virgan dan langsung mendapatkan gelengan oleh Virgan.


"saya ngga apapa,kalau gitu saya permisi mau ke toilet dulu"ucap Virgan beranjak dari tempat duduknya dan pergi ke toilet.


Sesampainya di toilet,Virgan melihat keadaan yang memang sama sekali tidak ada orang di sana,ketika sudah memastikannya,Virgan menelfon Kimso untuk memberi tahukan soal yang terjadi tadi.


Drrrrrt.....drrrrt...drrrrt (suara dering ponsel)


Kimso berpamitan untuk pergi mengangkat telfon kepada Semua orang.


"Halo"ucap Kimso setelah mengangkat telfonnya.


"Halo kimso,aku ingin memberi tahukan sesuatu padamu untuk di beritahukan pada Bos"ucap Virgan di seberang telfon.


"Ada apa,apa terjadi sesuatu pada nyonya"ucap Kimso khawatir pasalnya,jika sampai Nyonya muda mereka lecet sedikit bisa2 nyawa mereka taruhannya.


"Begini,tadi ada seorang wanita yang menghina Nyonya dan bahkan merendahkannya,dia bahkan menghina bos"ucap Virgan membuat Kimso membelalakkan matanya.


"Siapa...?"ucap Kimso mulai emosi.


"kalau aku tidak salah liat,sepertinya dia adalah anak pertama dari keluarga Mo dan juga dengan 2 orang wanita yang berasal dari keluarga Siu dan Leng"ucap Virgan membuat Kimso mengepalkan tangannya.


"apa yang mereka katakan"ucap Kimso mulai emosi.


Virgan menceritakan semuanya pada Kimso dan membuat Kimso benar2 ingin merobek mulut Melinda bersama teman2nya itu.setelah selesai menceritakan semuanya Kimso mematikan telfonnya dan meminta Virgan untuk kembali menjaga nyonya mereka.


Kimso kembali dan mendekati Arian dan membisikkan semua yang dia dengar dari Virgan,membuat amarah Arian benar2 ingin meledak.


Arian menggertakkan giginya,karna sudah sangat emosi mendengar Ada seseorang yang berani menghina istrinya.Arian marah sampai2 sendok dan garpu yang di pengangnya bengkok membuat semua orang di ruangan itu merinding ketakutan.


BRENGS*K

__ADS_1


__ADS_2