
Tuan Mo terkejut bukan main,bagaimana tidak foto yang di kirim oleh Rafael adalah Foto di mana semua anggota Beruang Ganas tergeletak tak bernyawa bahkan badan mereka sudah tidak menyatu dengan anggota tubuh mereka,benar2 pembantaian yang kejam.
Sementara itu Rafael,Carlson dan seluruh anggota mereka yang ikut,keluar dari markas Beruang Ganas karna pekerjaan mereka telah selesai.Tinggal menghilangkan bukti2 saja.
"Ledakkan tempat itu"ucap Carlson dan mereka pun dengan sigap meledakkan tempat itu hingga hancur tak tersisa.
"Pekerjaan kita sudah selesai,kalian bisa kembali ke markas dan bersihkan diri kalian"ucap Carlson lagi dan seluruh anggota mereka pergi menyisahkan mereka berdua.
"Sebaiknya kita juga segera pulang untuk membersihkan diri"ucap Rafael dan Carlson pun mengangguk dan memasuki mobil masing2 bergegas ke apartemen mereka.
Dan Di sisi lain,Tuan Mo belum selesai dengan keterkejutannya akibat Kelompok Mafianya yang sudah hancur,tiba2 ponselnya berdering dan itu dari sekertarisnya.
Drrrrrt....drrrrt....drrrrrt
"Halo,ada apa...?"ucap Tuan Mo saat sudah mengangkat telfonnya.
"Tuan..tuan Mo,ini berita buruk"ucap Sekertaris Tuan Mo dengan histeris.
"Perusahaan kita,tiba2 mengalami masalah dan seluruh investor menarik semua dana mereka dari perusahaan kita dan kita sudah tidak memiliki apa2 lagi tuan,Kita bangkrut"ucap sekertaris Tuan Mo.
Tuan Mo menjatuhkan ponselnya dari genggamannya,bagaimana mungkin dia tiba2 mengalami kemalangan begini itu pun di hari pernikahan putrinya.
"Tuan Mo anda baik2 saja"ucap Tuan Liu sedikit khawatir pada besannya.
"Tuan Liu..."belum selesai berbicara,Raikal datang dengan tatapan dingin membuat Tuan Mo menelan salivanya dengan susah payah.
"Tuan Mo,Apa maksudnya ini...?"ucap Raikal kemudian memperlihatkan berita online di ponselnya pada Tuan Mo.
"Apa perusahaan anda telah bangkrut total"ucap Raikal lagi semakin membuat tuan Mo bergetar.
Tuan Liu yang melihat Hal itu terkejut,perusahaan Mo sudah bangrut total.Bagaimana mungkin semua ini terjadi.
"Kalau begini,bagaimana anda akan mengembalikan seluruh dana yang sudah kami investasikan kepada Perusahaan anda.Jika sudah begini,anda bukan memberikan keuntungan kepada kami,melainkan kerugian"ucap Raikal meninggikan suaranya sehingga membuat para tamu fokus pada mereka.
"Ada apa itu"
"apa yang terjadi"
"bukan kah itu adalah Tuan Raikal asisten perusahaan A.Group Property."
Semua orang mulai berbisik,Melinda berlari bersama Kevin mendekati Ayahnya.
"Ayah ada apa ini...?"tanya Kevin pada ayahnya.Tuan Liu mengangkat tangannya menghentikan putranya untuk berbicara lebih.
"Diam"bisik tuan Liu membuat Kevin seketika bungkam.
__ADS_1
"Tuan Raikal,ini pasti hanya sebuah masalah kecil.Saya akan segera mengurusnya,saya hanya membutuhkan sedikit bantuan dari anda lagi"ucap Tuan Mo mencoba membujuk Raikal yanh masih memasang wajah datar.
"Anda fikir kami bodoh,Jika begini anda tidak punya pilihan lain,Anda harus mengembalikan semua dana yang sudah kami investasikan pada anda,jika tidak anda akan menetap di penjara bersama dengan seluruh keluarga anda,Tuan Mo"ucap Raikal membuat semua tamu membulatkan matanya.
"Tuan saya mohon...."ucap Tuan Mo yang memohon di kaki Raikal membuat Melinda segera menarik sang ayah untuk segera berdiri.
"Apa yang Ayah lakukan...?"Tanya Melinda saat sudah berhasil menarik ayahnya untuk kembali berdiri.
"Tuan Mo,Sesuai dengan prosedur kontrak yang sudah anda tanda tangani,Anda harus memberikan seluruh aset keluarga Mo menkadi atas nama perusahaan kami"ucap Raikal membuat Tuan Mo membulatkan matanya.
"Apa maksud anda...?"ucap Tuan Mo sedikit gemetar dan itu dapat di rasakan oleh Melinda.
"Apa anda tidak membaca kontraknya dengan jelas,Di kontrak itu tertulis jika anda tidak bisa memberikan kami keuntungan atau lebih tepatnya memberikan kami kerugian,maka seluruh aset keluarga Mo akan menjadi milik kami A.Group Property."ucap Raikal membuat semua orang di tempat itu membulatkan matanya tidak percaya.
"Jika Anda tidak memberikannya sekarang,maka jangan salahkan Kami jika melaporkan hal ini pada pihak yang berwajib atas tuduhan penipuan"ucap Raikal lagi membuat Tuan Mo terduduk seketika.
"Tuan Raikal...?"ucap tuan Liu yang langsung di potong oleh Raikal.
"Tuan Liu,Sebaiknya anda jangan gegabah untuk mengambil keputusan,Jika anda ingin bernasib sama dengan keluarga Mo maka anda boleh ikut campur."ucap Raikal membuat Tuan Liu bungkam seketika.
"Tuan Raikal tunggu sebentar,saya akan menelfon pengacara saya untuk membawa semua surat2nya dan memberikannya pada Anda,tapi saya mohon jangan lapor ke pada polisi"ucap Tuan Mo kemudiam mengambil ponselnya dan segera menelfon pengacaranya.
Tuan Liu sangat terkejut bahkan dia sampai mengepalkan tangannya.sepertinya rencananya untuk membuat Kemajuan dengan perusahaan sekaligus posisinya telah hancur berkeping keping.
Selang beberapa menit,pengacara tuan Mo pun tiba dengan semua surat2 kepemilikan aset keluarga Mo,Tuan Mo memberikan semuanya kepada Raikal dan Raikal dengan senang hati menerimanya.
"Terima kasih atas kerja sama Anda tuan Mo,kalau begitu saya permisi"ucap Raikal kemudian berjalan keluar dan menatap Arian yang tersenyum padanya,dia pun hanya mengedipkan matanya kemudian meninggalkan tempat itu.
Tuan Mo berdiri sambil membungkukkan badannya meminta maaf ayas kejadian yang baru saja terjadi,mungkin semua orang mengabaikannya tapi sekarang keluarga Mo sudah tidak memiliki status yang tinggi sekarang posisi ke 10 di tempati oleh keluarga Fang.
Keluarga Liu harus melanjutkan pesta ini,jika tidak mereka akan kehilangan muka di depan umum.
Sementara itu,Ana terus menatap suaminya yang terlihat senyum2 sendiri sambil melihat ke Arah para tamu wanita itu,Apakah suaminya itu sudah tertarik pada wanita lain,jangan sampai.
Ana mencubit lengan Arian sehingga membuat Arian tersentak membuat semua orang lagi2 menatap mereka.
"Liat apaan tadi,pake senyum2 gitu"ucap Ana memasang raut wajah marahnya.
"Ngga liat apa2 kok sayang,cuma liat kamu doang kok"rayu Arian tapi tidak bisa membuat Ana langsung mempercayainya.
Tiba2 seorang wanita berdiri di hadapan mereka dan berbicara yang membuat Ana serasa ingin menjambak rambut wanita itu dan menguburnya sekarang juga.
"Hai tampan,bagaimana kalau kau menjadi priaku,aku akan memberikanmu uang berapa pun yang kau mau,jika kau jadi milikku"ucap Wanita itu yang seperti tidak punya malu.
Ana yang sudah di bakar api cemburu,tiba2 berdiri dan mengambil salah satu gelas di atas meja yang berisi wine lalu menyiramkannya pada wanita itu membuat semua orang terkejut.
__ADS_1
Arian tidak dapat berkata - kata dengan apa yang di lakukan oleh Ana pada wanita itu yang mana adalah anak seorang dewan.
"Kau benar2 wanita yang tidak punya malu,asal kau tau di adalah suamiku dan jika kau berani memandangnya dengan penuh minat maka akan ku pastikan kau menyesal"ucap Ana penuh emosi.
Wanita yang bernama Meliza itu murka kemudian berniat untuk menampar Ana tapi di halang oleh Ana.Ana melanyangkan tangannya dan menampar Meliza.
"Kau.....,tunggu dan lihat aku akan membuatmu menyesal sudah melakukan ini"ucap Meliza kemudian pergi setelah mengacukan telunjuknya pada Ana.
Ana berbalik dan duduk di pangkuan Arian dengan menyilangkan tangannya di dada.Arian tidak bisa berkata - kata dia hanya terdiam dan menonton peetunjukan istrinya yang di bakar oleh api cemburu.
Melinda yang melihat hal itu,menjadi emosi dan berjalan mendekati Ana melupakan permasalahan keluarganya dan kemudian membentak Ana.
"APA KAU DATANG KE MARI UNTUK MERUSAK PESTAKU,HAH.INI SEMUA KARNA DIRIMU ANA"Teriak Melinda membuat semua orang di sana saling berpandangan.
Ana berdiri dari pangkuan Arian dan menatap Melinda.
"Apa maksudmu Melinda,Aku hanya melindungi suamiku dari jal**g,apa hubungannya denganmu,"ucap Ana tidak mau kalah.
Melinda Marah dan berniat menampar Ana tapi saat tangannya hampir mengenai pipi Ana,Arian sudah mencengkram tangan Melinda dengan kuat dan menghempaskannya hingga terjatuh ke lantai.
"perhatikan prilakumu,Nona Mo"ucap Arian dingin.
Kevin datang dan membantu Melinda berdiri dan menatap Arian dengan Marah sedang Arian hanya berwajah datar.
"Beraninya seorang pelayan memperlakukan istriku seperti ini,Kau benar2 cari mati ya"ucap Kevin melanyangkan bogem mentah kepada Arian.
Sebelum itu mengenai Arian,Tiba2 Kevin di pukul dari samping dan membuat Kevin terhyung dan terjatuh ke lantai.
BUK
-
-
-
-
-
HALO SEMUA SEMOGA KALIAN SUKA
HAPPY READING ALL
JANGAN LUPA LIKE
__ADS_1