BUKAN MENIKAHI CEO TAPI MENIKAH DENGAN SEORANG PELAYAN

BUKAN MENIKAHI CEO TAPI MENIKAH DENGAN SEORANG PELAYAN
GIGOLO


__ADS_3

Semua orang yang melihat hal itu membulatkan mata mereka karna terkejut bahkan Melinda dan Kevin terkejut bukan main.


"Maaf ya,kamu jadi nunggu lama"ucap Arian masih dengan posisinya.


"Iya tidak apa2,kau sudah menelfon..?"tanya Ana dan Arian mengangguk.


'Astaga pria ini tampan sekali,bahkan lebih tampan dari Kevin.Tapi apa hubungannya dengan Wanita Miskin Ini'ucap Melinda dalam hati terpana akan ketampanan Arian.


"Oh iya,aku hampir lupa,kenalkan dia suamiku,Tuan muda Liu dan Nona Mo"ucap Ana memperkenalkan Arian.


Kevin dan Melinda lagi2 di buat terkejut dan semua orang di sana pun mulai berbisik bisik lagi.


"Astaga tampan sekali ya,tapi sayang dia sudah punya istri"


"Aduh tampannya bukan main,andai dia mau denganku aku pasti akan sangat senang"


"Astaga,sangat jarang bisa melihat pria setampan dia"


Begitulah bisik2 para tamu,membuat telinga Ana panas karna para wanita itu membicarakan suaminya.


Ana tetap memasang senyum di wajahnya,tapi berbeda di dalam hatinya yang ingin sekali menjahit mulut wanita2 yang berani memuji suaminya bahkan saat dia berada di dekatnya.


Arian merasa kalau Ana semakin mempererat pengangannya pada tangan Arian yang melingkar di perutnya,Dia tau kalau istrinya itu sedang marah karna dirinya di puji oleh para tamu wanita di pesta itu.


"Oh jadi ini suamimu yang seorang pelayan itu"ucap Melinda merendahkan.


Para tamu yang mendengar hal itu kembali berbisik membuat Ana serasa ingin mengubur mereka semua.


"astaga ternyata dia seorang pelayan toh,"


"Pelayan ya,atau mungkin seorang ******,aku akan membayar berapa pun untuk bisa memiliki dia"


"Pria tampan itu seorang ****** kah,Aku mau dengan dia meski dia sudah beristri.Aku akan membayarnya sangat mahal jika dia mau menjadi priaku"


Begitu bisik2 para tamu wanita di sana yang mengira Arian seorang ******.Arian terkekeh mendengar hal itu,sementara Ana sudah di bakar oleh Api kemarahan karna para wanita di sana berani menghina suaminya.


"Apa kalian tidak punya pekerjaan lain selain menginginkan suami orang,apa kalian masih Anak dari orang terhormat,Jika kalian berani sekali lagi menghina suamiku akan ku pastikan kalian semua masuk ke dalam peti mati lebih cepat"ucap Ana membuat para wanita itu merinding.

__ADS_1


Arian terkekeh mendengar perkataan Istrinya yang bahkan hampir menyamai dirinya kalau lagi marah.Arian kemudian melepaskan pelukannya dan berpindah ke samping kanan Ana dan dengan sigap Ana merangkul suaminya itu dan kemudian menatap tajam pada para tamu wanita di sana.


Sarah yang melihat hal itu terkejut,dia baru tau kalau sahabatnya itu ternyata over protektif pada suaminya sampai seperti ini.


"Terima kasih untuk pujiannya,Nona Mo"ucap Arian sambil tersenyum membuat para tamu wanita semakin terpana bahkan Melinda saja sampai terdiam sesaat kemudian kembali ke wajah meremehkannya.


Arian mungkin tersenyum manis di depan,tapi di dalam serasa ingin menampar Melinda dan mempermalukannya.Arian harus bersabar tidak lama lagi akan terjadi hal yang dia inginkan.


Dari kejauhan ada seseorang yang berusaha untuk menahan tawanya dia adalah Raikal asisten Arian dari perusahaan A.Group property.Raikal mewakili Arian untuk datang ke pernikahan Melinda Mo dan Kevin Liu.


Raikal mengigit bibir bawahnya agar tawanya tidak keluar dari mulutnya.Dia baru tau,ternyata ada orang yang berani menghina bosnya yang tak kenal ampun pada musuhnya.


Tiba2 seseorang menyapa Raikal membuat dia merubah raut wajahnya menjadi serius.


2 pria paru baya bersama istri mereka menyapa Raikal.


"Senang melihat anda menerima undangan kami,Tuan Raikal"ucap Pria parubaya yang tidak lain adalah Tuan Mo dan istrinya yang berdiri di sampingnya


"Oh,apa anda datang sendirian,dimana Tuan A."ucap Tuan Liu yang mencari atasan Raikal.


"Tuan Mo dan Tuan Liu,aku sarankan lebih baik kalian tidak terlalu mencari masalah dengan orang yang belum kalian kenal,karna bisa saja mereka lebih berbahaya dari kelihatannya"ucap Raikal kemudian tersenyum kecil lalu pergi mengambil segelas Wine.


2 pria parubaya itu merinding mendengar perkataan Raikal yang seperti mengancam mereka.


Sementara itu Arian dan Ana berjalan ke meja yang sudah di siapkan untuk para tamu duduk setelah tadi mereka sempat berpamitan dengan ke pada Melinda dan Kevin.Meski sebenarnya Melinda dan Kevin belum menjawabnya.


Ana masih tidak terima dengan perlakuan para tamu dan Juga Melinda yang menghina suaminya.Ana ingin pulang tapi Arian melarangnya dengan alasan tidak baik meninggalkan Acara pernikahan seseorang ketika belum selesai.


"Kamu haus sayang"ucap Arian khawatir.


Arian masih menjadi pusat perhatian di sana oleh para tamu wanita karna mengira kalau Arian adalah seorang ****** jadi mereka punya banyak kesempatan.


"Kita pulang saja,aku tidak suka mata para wanita itu terus menerus menatapmu"ucap Ana sambil mengembulkan pipinya.


"Apa kau cemburu,sayang"ucap Arian sambil memanggil pelayan di sana untuk membawakan mereka minuman.


"Istri mana yang tidak cemburu saat suaminya di pandang penuh nafsu oleh wanita lain"ucap Ana marah.

__ADS_1


Di sisi lain,Tuan Mo tiba2 mendapat telfon oleh bawahannya dari Beruang Ganas.


Drrrrt....drrrrt...drrrrt.


"Halo,ada apa...?,kau tau kalai hari ini aku sedang sibuk,kenapa kau menelfonku,jika tidak penting aku matikan"ucap Tuam Mo dingin.


"Tu....tu...tuan,To....to...tolong"rintih pria itu yang sudah tidak bisa bergerak karna kaki dan tangannya sudah di tancapkan pedang hingga tembus ke lantai,Rafael memengang ponsel itu di tangannya.


"Apa yang terjadi..?"ucap Tuan Mo sedikit gelisah.


"Halo tuan Mo,"ucap Rafael Dengan Senyum devil yang terukir di wajah tampannya.


"Si...siapa Kau...?"ucap Tuan Mo sedikit meninggikan suaranya hal itu tidak lepas dari pandangan Tuan Liu yang mulai merasakan firasat Buruk.


"Siapa aku itu tidak penting,Inilah akibat karna kau sudah berani menganggu ke tenangan kami.Apa kau fikir Dragon Night akan tinggal diam saat kau mengangunya,"ucap Rafael yang seketika membuat Tuan Mo membulatkan matanya.


"Ini adalah hadiah dari kami,Dragon Night atas pernikahan putrimu,aku akan mengirimkannya lewat sms"ucap Rafael kemudian mematikan telfon sepihak lalu mencabut 1 pedangnya dan memotong kepala pria itu hingga tewas.


beberapa detika kemudian,Ada sebuah pesan yang masuk ke ponsel Tuan Mo dan ketika dia membukanya.


DEG


-


-


-


-


HAYO MAKIN PENASARAN


SEMOGA SUKA SEMUA


HAPPY READING ALL


JANGAN LUPA LIKE

__ADS_1


__ADS_2