
Ana membalikkan badannya dan melihat Arian yang tersenyum padanya.Ana berlari dan memeluk Arian dengan begitu erat seolah olah tidak ingin melepaskan Arian.
Arian yang merasakan Ana memeluknya terlalu erat hanya bisa tersenyum kemudian membalas pelukan Ana dan Mencium puncuk kepala Ana.
"Aku senang kau datang lebih awal"ucap Ana sambil mendongakkan kepala untuk melihat wajah Arian.
Arian yang melihat hal itu hanya tersenyum kemudian mencium bibir Ana.
Cup
Arian mencium bibir Ana yang lama kelamaan menjadi lumatan yang di balas pula oleh Ana.
Arian melepaskan pangutannya dan melihat Ana penuh cinta,saat Arian ingin mencium Ana lagi,tiba2 Ana melepaskan pelukannya dan berlari untuk melihat masakannya yang masih di atas kompor dengan keadaan kompor yang menyala.
"huff....,untung aja ngga hangus"ucap Ana saat sudah berada di depan kompor dan mematikan kompornya tepat waktu sebelum makanan yang di masaknya hangus.
Arian yang melihat hal itu,hanya mampu tersenyum kecil melihat tingkah laku Ana yang menurutnya menggemaskan.
Ana berbalik dan melihat Arian kemudian berkata.
"Kak Arian pergi mandi dulu,abis itu kita makan bareng"ucap Ana mendekat pada Arian.
"oke,mau mandi bareng...?"ucap Arian mengoda Ana.
Ana yang mendengar hal itu,Wajahnya memerah seperti tomat dia jadi mengingat terakhir kali berdua di kamar mandi.
Arian yang melihat Wajah Ana yang sudah memerah berusaha untuk menahan tawanya dan kemudian mendekati Ana lalu berbisik.
"Ngga usah di kamar mandi deh,pas udah makan malam ya baru aku makan kamu"bisik Arian kemudian pergi ke kamar meninggalkan Ana yang wajahnya sudah sangat memerah.
"Aaaaa..,kak Arian mesum"teriak Ana yang di dengar oleh Arian yang berada di kamar.
Arian yang sedang membuka bajunya dan mendengar teriakan Ana hanya mampu tersenyum dan bergegas pergi mandi untuk segera makan malam bersama Ana.
Selesai Arian mandi Dia segera memakai kaos dan celana pendek rumahan dan segera keluar untuk makan bersama istri tercinta.
__ADS_1
Ana sedang menyiapkan makanan di atas meja,Saking asyiknya Ana sampai tidak menyadari kalau Arian sudah berada di belakangnya.
Arian memeluk Ana dari belakang dan membuat Ana terkejut.
"Kagetin aja deh"ucap Ana berusaha untuk melepas pelukan Arian karna masih harus mengambil piring.
"Lepasin dulu,mau ambil piring ini"ucap Ana sudah memutar posisinya menghadap Arian tapi masih belum bisa melepaskan tangan Arian dari pinggangnya.
Ana memanyunkan bibirnya karna Arian tidak mau melepas pelukannya,Arian yang melihat Ana memanyunkan bibirnya membuat dia semakin gemas dan mencium bibir sang Istri,Ana membalas ciuman Arian lalu mereka melepaskan pangutannya setelah Ana merasa sudah hampir tidak bisa bernafas.
"Nanti ya,habis makan malam ya Sayang"ucap Arian dengan tangan yang memengang pipi Ana dan membelainya lembut,Ana yang merasakan belaian Arian yang begitu lembut hanya bisa mengangguk tampa mengetahui apa yang akan di lakukan Arian nanti.
Arian yang melihat Ana mengangguk membuat Arian tersenyum,kemudian melepaskan Pelukannya dan membiarkan Ana pergi untuk mengambil piring.
Setelah mengambil piring,Ana dan Arian pun makan,dengan Arian yang selalu tersenyum membuat Ana menatap Aneh pada sang suami.
'kak Arian kenapa ya,dari tadi senyum2 terus'ucap Ana dalam Hati masih menatap Arian.
Arian makan dengan lahap,bahkan menambah porsi makanannya membuat Ana heran,karna tidak biasanya sang suami makan sebanyak ini.
Setelah membereskan meja makan,Ana keluar dan memdapati Arian yang duduk di sofa sambil menatap Serius pada Laptopnya yang baru saja dia ambil tadi,Arian menaruh laptopnya di pangkuannya memudahkan dia untuk melihat sesuatu yang sudah di kerjakan oleh bawahannya.
"Kak Arian lagi apa...?"ucap Ana mulai duduk di samping Arian.
Arian langsung menutup laptopnya,dan menarik Ana di pangkuannya setelah menaruh laptopnya di atas meja.
Arian mencium Ana dengan begitu tiba2,membuat Ana membelalakkan matanya dan kemudian membalas ciuman sang suami.
Arian mengangkat badan Ana tampa melepas pangutannya,Arian mengendong Ana dengan gaya bridel style membuat Ana reflesk mengalunkan tangannya di leher Arian.
Sesampainya di kamar,Arian membaringkan Ana di atas Ranjang dan mulai mencumbui istrinya membuat Ana mulai mengeluarkan suara desahan yang membuat Arian tidak tahan.
Arian melepaskan pangutannya dan mulai turun ke leher Ana hingga meninggalkan kissmark di sana.Selesai di leher Arian mulai membuka baju yang di kenakan Ana dan mulai mengemut puti*g Ana membuat Ana menekan kapala Arian.
Setelah selesai dengan Payuda*a sang istri,Arian membuka bajunya sedang Ana sudah tidak mengenakan pakain sedari tadi.
__ADS_1
Arian memasukkan miliknya dan mulai mengoyangkan badannya hingga Ana semakin mendesah,Arian semakin melajukan tempo gerak badannya hingga akhirnya klimaks.
Arian dan Ana terus melakukannya hingga beberapa ronde,membuat Ana kewalahan menghadapi Suaminya,setelah beberapa kali klimaks dan melihat sang istri yang sudah terkulai lemas Arian pun tumbang di samping Ana lalu mencium bibir sang istri kemudian Tertidur di ikuti oleh Ana yang juga tertidur karna sudah lelah meladeni sang suami.
Pagi harinya Ana terbangun lebih dulu dari Arian,Dan langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri.Saat Ana sampai di kamar mandi Ana menhadapkan dirinya pada cermin dan melihat pantulan dirinya.Betapa terkejutnya Ana mendapati begitu banyak kissmark di lehernya membuat dia serasa ingin memukul kepala suaminya itu.
Ana bergegas mandi dan memakai bajunya dan segera menelfon Sarah untuk meminta ijin tidak masuk 1 hari,sedang Arian masih tertidur.
drrrrrt.....drrrrtt
"halo"jawab Sarah di seberang telfon.
"Halo Sa,aku mau minta ijin ngga masuk 1 hari nih"ucap Ana pada Sarah.
"Ooow,kamu kenapa,baik2 aja kan..?"ucap Sarah khawatir.
"Ngga apa2 kok,cuman mau istirahat aja 1 hari,"ucap Ana berbohong,bagaimana mau kerja coba kalau di leher banyak benget bekas cupa*g.
"Oke deh,oh iya Na kamu udah nonton berita belum..?"ucap Sarah.
"belum,kenapa..?"ucap Ana penasaran.
"Kamu kasih nyala tv terus liat berita,kamu pasti terkejut liatnya,kalau gitu gue matiin dulu ya soalnya lagi seru ini nonton beritanya"ucap Sarah mematikan telfonnya saat Ana mengatakan iya.
Karna penasaraan,Ana pun berjalan ke ruang tamu dan menyalakan tv dan memindahkan ke saluran berita.betapa terkejutnya Ana saat melihat hal yang di beritakan di tv yang mengatakan kebangrutan 2 perusahaan dalam 1 malam yang tidak lain adalah teman2 Melinda yang sudah menertawainya di cafe hari itu.
Ana sangat serius melihat berita yang ada di Tv hingga tidak menyadari kedatangan Arian yang baru saja selesai mandi dan keluar dengan rambut yang basah dan handuk yang berada di tangannya.
Arian melihat Ana yang begitu fokus pada Tv sampai tidak melihat kedatangannya,Arian pun melihat apa yang Ana lihat dan saat Arian mengetahui bahwa Ana tengah melihat berita tentang kebangkrutan 2 perusahaan dalam 1 malam,Seutas senyum terukir di bibirnya.
Arian benar2 merasa senang dengan hasil kerja bawahannya.
'sepertinya Kimso dan Virgan gajinya perlu di naikkan'ucap Arian dalam hati masih dengan tersenyum Kecil.
Arian mendekati Ana lalu memanggilnya.
__ADS_1
SAYANG