Bukan Perempuan Bayaran

Bukan Perempuan Bayaran
BPB


__ADS_3

Richard memeluk erat sang ibu, menumpahkan kerinduan yang terpendam selama ini, rasa sakit dan sedih karena hidup tanpa sosok seorang ibu. Dia sama sekali tidak pernah menyangka bahwa ibunya masih hidup.


Nyonya Vera menatap kedua mata putranya, wajahnya yang berkeriput di basahi oleh air mata yang begitu deras. Setelah puluhan tahun tidak bertemu, ini kali pertama dia bisa memeluk putranya setelah kejadian itu, dia bertahan sampai titik ini dengan secuil harapan kalau suatu saat nanti ketika dia keluar dari penjara, ketika tuan Fransiskus berubah dia akan bertemu kemabli dengan putranya.


Tuan Fransiskus memberikan foto foto Richard sejak dia kecil sampai beranjak dewasa pada nyonya Vera, dia memajang foto Richard di sana untuk dilihat oleh istrinya, gangguan jiwa yang dialami tuan Fransiskus menghancurkan kehidupan keluarganya tetapi semua dia lakukan untuk melindungi dengan cara yang salah.


Yamamoto menjelaskan apa yang terjadi pada nyonya Vera menurut hasil penyelidikannya, dia dikurung dan dianggap gila sehingga selama ini dia tidak bisa menemui putranya karena rumah sakit tempat nyonya Vera di kurung berganti ganti, terkadang dia di bawa ke luar negeri, ke pedalaman dan ke mana pun yang tuan Fransiskus rasa cukup aman agar tidak ketahuan oleh nyonya Siska dan juga orangtuanya.


Semuanya kni telah kembali ke tempatnya masing-masing, Richard sangat bahagia dengan pertemuan ini, sekalipun ayahnya meninggal tetapi dia masih mendapatkan sang ibu.


“ kak Yamamoto kau melakukan tugas yang baik, jadilah orang baik seterusnya, hentikan Black Phanter dari dunia malam, kalian melakukan kejahatan kau tahu itu kan?” bisik Rara.


Yamamtoto menatap Rara, dia tersenyum lembut,” as you wish Rara, aku akan melakukannya.” Ucap Yamamoto sambil tersenyum lembut.


“ Aku akan menyerahkan diri dengan beberapa kasus yang selama ini ku tutupi,” ucapnya dengan tenang sambil menatap mereka semua.


“ APA?” Marco terkejut bukan main saat mendengar kata kata itu dari ketua Black Phanter, musuh bebuyutannya di masa lalu,” Kau jangan bercanda Yamamoto, kau pikir kau bisa melaukan itu?” Ejek Marco dengan nada sarkas.


“ Apa kau punya dendam padaku Marco? Yang membunuh keluargamu dan adikmu bukan aku tetapi pimpinan Black Phanter sebelumnya, dia sudah jadi orang gila karena dirimu juga, jadi jangan menyindirku goblok,” kesal Yamamoto menanggapi ucapan Marco.


Mereka semua terkejut saat mendengar ucapan Yamamoto tentang keluarga Marco. Ya keluarga pria itu telah dimusnahkan seluruhnya di tangan bos besar Black Phanter. Di depan matanya sendiri, boss Black Phanter membunuh ayah dan Ibunya yang dijadikan sandera karena Marco ingin keluar dari oraganisasi, lalu adiknya di lecehkan di depan matanya samapi gadis malang itu meninggal dunia.


Marco menghajar seluruh anggota black Pahnter terdahulu, menyiksa ketuanya dan juga keluarga ketua itu sampai mereka jadi orang gila dan mendekam di tahanan ruang bawah tanah kelompok mafia itu sendiri.


Masa kelam itu tergores jelas di hati dingin Marco, dia mengepalkan kedua tangannya, masa masa yang sangat ingin dia lupakan, rasanya hidupnya sangat hancur Ketika kejadian itu menimpa dirinya.


Benar ucpaan Yamamoto, pria itu bahkan tidak terlibat dengan kematian keluarganya karena Yamamoto dalam masa hukuman saat Marco hendak keluar dari organisasi.


“ Cihh.. sampah, kau akan selamanya jadi sampah..”umpat Marco sambil beranjak dari sana, tak ingin melanjutkan pembicaraan dnegan Yamamoto.

__ADS_1


“ Marco, ayolah kita berdamai…. Kau tidak kasihan padaku hah? Aku juga mau hidup normal kau juga mau kan? Aku akan mengenalkan mu pada adikku, dia sangat cantik loh…” teriak Yamamoto.


“ masa bodoh, kau mau menyerahkan diri bukan urusanku, f*ck you!” teriak Marco sambil ekluar dari sana dnegan wajah masam.


Mereka tertawa geli melihat perdebatan dua laki laki dewasa ini,” pria ini sangat sulit di kendalikan, dasar bebal, huh…” Yamamoto mendengus kesal.


“ Yamamoto,” Richard menatap pria itu,” Apa? Apa kau juga mau melarangku dekat dengan istrimu? “ ketus pria itu dengan wajah kesal.


Pletak…


“ ishshhh mulutnya gak bisa dijaga, ada orangtua tau…” kesal Rara sambil memukul punggung pria itu.


Yamamoto hanya tertawa cengengesan,” eheheh maaf nyonya, saya membuat keributan ya? Ahh iya, syukurlah anda selamat,” ucap Yamamoto sambil tersenyum kikuk.


“ heh bodoh, terimakasih sudah menyelamatkan ibuku, kau membuat pengorbanan yang besar, ku harap kau nyaman dengan penjara barumu,” ujar Richard.


Yamamoto mengangguk pasrah,” yap.. aku tahu ini akan terjadi, tapi aku akan bantu membalaskan dendam mu di penjara,” ucap Yamamoto sambil mengedipkan sbeelah matanya.


Beban yang diemban Richard selama ini akhirnya lepas dari punggungnya. Rasanya sangat lega, saat semua nya akhirnya kembali pada tempatnya, dan sekarang dia akan membangun keluarga yang bahagia dengan istri dan anak anak serta sahabatnya.


“ Ini menantu Mama? Uhhh cantik sekali…” ucap Nyonya Vera seraya menggenggam tangan Rara dengan lembut.


“ Terimakasih nyonya,” ucap Rara .


“ panggil Mama sayang, Mama…” celetuk Nyonya Vera dan Richard bersamaan yang mengundang gelak tawa diantara mereka semua.


“ Tapi ngomong-ngomong….” Tiba tiba Daniel teringat sesuatu, dia menatap mereka semua dengan wajah bingung,” siapa yang membuat laporan mewakili Irene atas kejadian yang menimpanya?” celetuk pria itu sambil menatap mereka semua.


Semuanya sontak terdiam , siapa gerangan yang melakukan hal itu, tiba-tiba Max berdiri di tengah mereka semua dengan wajah yang tak bisa dibaca.

__ADS_1


“ aku ingin mengumumkan sesuatu,” ucap Max sambil menarap mereka.


Beberapa kali pria itu menarik nafas sampai dirinya merasa tenang.


“ Kak Max? “ tanya Rara penasaran, hal ini berhubungan dengan sahabatnya, dia belum membuat laporan soal pelecehan yang dialami Irene dan tentang penyiksaan yang dia alami selama ini. Dia masih menunggu sampai Irene benar benar pulih baru melakukannya.


Max beberapa hari yang lalu mencari tahu apa yang terjadi malam itu dan melacak siapa saja yang terlibat dalam kejadian itu hingga dia menemukan fakta mengejutkan dengan malam panas yang dia lalui tiga bulan yang lalu dengan seorang gadis yang dia renggut kesuicannya tetapi malah tidak menemukan posisi gadis yang langsung dibawa entah oleh siapa saat itu.


Max menemukan fakta bahwa Irene adalah perempuan itu, perempuan yang tidur dengan nya hari itu tetapi dia pikir perempuan itu hanyalah perempuan bayaran yang dibayar mantan istrinya untuk merusak kehidupannya dan putri kecilnya. Siapa sangka kalau mantan istrinya bekerja sama dengan kakak Irene untuk merusak kehdiupan kedua orang itu, Kakak Irene dengan tujuan mengambil semua harta keluarga Bottier, dia sampai menemui mantan istrinya dan mengancam Wanita itu.


“ Pria yang melecehkan Irene…” Dia berhenti sejenak sambil menatap Rarayang mungkin akan syok dengankejadian ini.


“ Jangan bilang…


“ Aku.. aku yang melakukannya,” ucap Max dengan wajah menyesal.


“ Apa?” mereka semua terkejut dengan pengakuan pria itu, siapa sangka Max akan terlibat dengan hal seperti ini?


“ Max.. ka.. kau tidak bercanda kan? Bagaimana bisa kau? Dan kenapa kau tidak bilang apa pun tentang ini?” tanya Daniel dengan wajah syok.


“ Wahhh kau .. benar benar ya…. Apa kau di jebak mantan istrimu? Kenapa kau bodoh Max? kau tau kan kau Sudah merusak hidup seorang perempuan? Dia jatuh mental kalau begini?” ucap Damian tak terima.


“ Kak, apa alsannya? Kenapa terjadi hal seperti ini? “ tanya Rara berusaha untuk tidak panik.


“ Aku di jebak,” jujurnya.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen


__ADS_2