Bukan Perempuan Bayaran

Bukan Perempuan Bayaran
The End Of Story


__ADS_3

Kediaman Cornelius yang tenang dan damai, setenang dua anak manusia yang sedang berendam di dalam air hangat kamar mandi di dalam bath tube, sambil berseloroh dan bercerita tentang hari hari mereka.


“ Menurutmu, apa Kak Max akan melakukannya?” tanya Rara yang berbaring di dada polong sang suami yang sangat gagah perkasa dengan tanda-tanda kemerahan di dadanya bekas permainan panas mereka semalam, untuk pertama kali sebagai pasangan yang sah.


“ Aku yakin dia akan melakukannya sayang, jangan khawatirkan apa pun, Max bukan orang yang tidak bertanggung jawab, dia hanya sedang mengkhawatirkan putrinya. “ balas Richard sambil memainkan rambut panjang istrinya di dalam genangan air .


“ hmm... kau benar aku yakin dia akan melakukannya, saku akan membantu mereka sampai masalah ini benar-benar tuntas, kasihan Irene, dia hidup tersiksa selam ini, penyakit mentalnya perlu di sembuhkan.” Jelas Rara.


“ tetapi apa dia tidak akan kecewa jika tahu kalau Max punya anak penyandang disabilitas?” tanya Richard heran.


Rara menggelengkan kepalanya,” dia bukan tipikal manusia seperti itu sayang, kau akan terkejut nanti, aku sudah membicarakan hal ini dengan Via, serahkan semuanya padaku, Max tidak akan ragu, dan perempuan jal4ng yang mengganggu mereka tidak akan punya kesempatan,” ucap Rara sambil duduk tegap dengan tubuhnya yang tak memakai sehelai benang pun, dia berbaik dan menatap suaminya.


Karya seni Richard jelas tergambar di leher dan seluruh dada Rara, wanita itu tersenyum menatap suaminya,” sepertinya aku sangat merindukanmu sampai aku ingin melakukannya lagi,” goda wanita itu dengan serangan pertamanya.


Richard tergelak,” kau ternyata perempuan yang agresif sayang, tetapi aku suka itu, aku akan melayanimu dengan baik sayang,” ucapnya yang langsung menyambar bibir ranum sang istri dan memulai permainan panas penuh gelembung-gelembung cinta itu.


Saling menghangatkan satu sama lain, saing mencumbu dan memuaskan hasrat mereka dengan bisikan-bisikan cinta. Suara-suara indah bersahut sahutan di sana, getaran air dan gemericik air menghiasi permainan mereka yang nikmat.


Keduanya menyatukan diri mereka, menikmati pagi mereka yang indah dan tenang.


Sementara itu, di bagian utama rumah itu, Nyonya Vera sedang bermain dengan kedua cucunya yang menggemaskan. Libur Nasional membuat mereka bisa menghabiskan waktu dengan nenek mereka.


Elliot dan Gege tampak sangat senang, mereka berlari ke sana kemari sambil tertawa dan menari di depan nyonya vera.


Semuanya tampak bahagia dan tenang. Nyonya Vera menatap kedua cucunya, air matanya tanpa terasa keluar dari kediamannya membuat Marco yang menikmati teh hangat di sampingnya terkejut melihat sang nyonya besar menangis.


“ Nyonya? Apa ada yang salah?” tanya pria itu sambil memberikan tisu kering pada Nyonya Vera.


“ Terima kasih, aku hanya bahagia anak, semuanya berjalan dengan baik sekalipun sangat sakit, terima kasih sudah menjaga Richard selama ini, terima kasih banyak Marco,” ucap nyonya Vera sambil menepuk punggung Marco.


Pria itu menyeruput tehnya, dia tersenyum ,” iya nyonya, yang penting Anda harus tetap sehat, cucu-cucu Anda sangat menggemaskan, dan anak nyonya memiliki rumah tangga yang baik, semua akan berjalan dengan baik mulai saat ini nyonya,” ucap Marco sambil tersenyum .


“ Lalu bagaimana denganmu?” tanya Nyonya Vera,” apa kau tidak mau menikah? Sepertinya umurmu sudah cukup Marco, “ lanjut wanita itu.


Marco tersenyum tipis,” kita lihat ke depannya saja nyonya, saya belum bisa mengharapkan apa-apa, “ jawabnya singkat.


Semua yang mereka lalui, kesukaran dan kesedihan, mereka bahkan tidak menyangka kalau mereka bisa berjalan melalui semua itu. Tetapi kebahagiaan datang satu persatu, masalah mereka selesai satu per satu, cinta hadir dan tumbuh di dalam hati mereka semua, dan bagi pelaku kejahatan itu, kehidupan yang menyakitkan telah datang kepada mereka.


7 bulan berlalu,

__ADS_1


Yamamoto telah di tahan, karena mengaku dan menunjukkan semua barang bukti tanpa menutupi apa pun, dia dan rekan rekannya di Black Phanter mendapatkan keringanan hukuman yang awalnya 10 tahun penjara menjadi 5 tahun masa penahanan .


Di sel pria dia dan semua anak buahnya memperlakukan James bak sampah sama persis seperti yang dia lakukan pada Richard dan keluarga pria itu.


Yamamoto adalah pimpinannya di lapas itu. Sejak dia dipindahkan ke sana, lapas yang terkenal brutal dan sarat dengan penyelundupan itu berada dalam masa yang sangat tenang bahkan sampai memberikan Yamamoto penghargaan karena berhasil membuat lapas itu bertobat.


Isinya adalah orang-orang kriminal, orang-orang jahat yang melakukan banyak tindakan merugikan orang lain.


James sangat hancur, sejak tahu dia anak haram, dia tidak mengakui Nyonya Siska sebagai ibunya lagi. Giselle istrinya harus melahirkan di penjara wanita, dan merawat bayinya disana, nyonya Siska dan Lily juga mendapatkan perlakukan dari anak buah Yamamoto yang ditangkap dan di kirim ke lapas itu.


Sementara itu, kehidupan Richard dan semua teman temannya sangat bahagia dan tenang, mereka semua kini kembali ceria sebagaimana seharusnya mereka hidup.


Di kediaman keluarga Max, tampak Daniel melangkahkan kakinya terburu-buru memasuki rumah itu. Suara tangisan bayi terdengar, bayi kecil nan cantik dengan wajah yang sangat mirip dengan ibunya, lahir secara normal satu bulan yang lalu dan dibawa tinggal di rumah Max yang sudah menikah dengan Irene 3 bukan sebelumnya.


“ apa dia masih tidak mau menemuiku?” Daniel tampak mendekati Irene yang sedang memasak bubur bersama Putri di dapur.


“ Woi.. mau apa lagi kau Daniel, kenapa kau selalu mengganggu pekerjaan istriku, dia sedang memasak, bagaimana kalau yang dai pegang tumpah dan melukainya,” Max yang sedang bekerja di ruang makan menggerutu kesal dengan Daniel yang tak hentinya pulang balik ke rumah itu hanya untuk menemui Via yang sudah melahirkan putrinya.


Irene mengalami banyak perubahan sejak menikah dengan Max, hidupnya perlahan lahan menemukan harapan, penyakit mentalnya telah sembuh dan kini dia membuka kliniknya sendiri dengan dukungan pria yang membuatnya jatuh hati setelah berjuang mendapatkan dirinya.


Sama halnya dengan putri, perempuan itu sudah menikah juga. Lucunya dia menikah dengan seseorang yang tidak akan mungkin bisa dekat dengan wanita tetapi malah melamar Putri setelah dibuat terpikat oleh wanita cantik itu.


“ Put bantu gih, Gorilla raksasa sudah mengamuk, lagian kalian masih termasuk pengantin baru, kamu kok sudah tinggal saja suami kamu,” celetuk Irene sambil tertawa geli dengan pasangan yang menurutnya aneh itu.


“ hahah... aku tidak menyangka kalau dia itu pria konyol,” ucap Putri sambil melangkah dengan cepat menghampiri suaminya yang datang dengan mobil ke rumah itu hanya untuk menjemput sang istri untuk mencarikan dasi untuknya.


“ Hushhh.. kenapa kalian tidak membiarkan aku menemui Via, jika kami bersama akan lebih bahagia, kenapa hanya aku yang belum menikah, kalian sangat menyebalkan...” Daniel duduk di atas lantai sambil menggerutu, wajahnya di tekuk, rasanya sangat kesal pasalnya sejak berbulan bulan yang lalu dia terus mendekati Via, melakukan segala cara tetapi perempuan itu sama sekali tidak mau menerimanya bahkan menghindarinya.


“ Yang sabar Daniel, semua ada waktunya ahahaha.. Marco saja bisa dapat Putri, kau pasti bisa dapat Via bro, yang sabar,” celetuk Max sambil tertawa.


Di saat yang sama, terdengar suara mobil yang baru tiba di depan rumah Max, bukan hanya satu tetapi beberapa mobil .


“ Wah mereka sudah datang,” seru Irene dengan senyum sumringah. Semuanya langsung beranjak dan berjalan ke arah sumber suara. Terlihatlah Elliot dan Gege sedang membantu seorang perempuan cantik dengan rambut panjang, kukitnya bersinar dan bersih, wajahnya berseri tidak seperti dia yang dulu. Nana telah menjadi manusia sesungguhnya, hubungannya dengan Damian sangat baik, dan tentu saja mereka sudah menikah.


“ Wahh kalian sudah tiba, ayo masuk, Rara sayang ... bagaimana keadaan kamu dan si dedek?” celetuk Iren yang langsung menghampiri sahabatnya.


Rara sedang mengandung, usia kandungannya sudah 6 bulan dan mereka mendapatkan seorang perempuan persis seperti ucapan pak Dono yang sedang sibuk membantu si kembar dan Nana mengeluarkan barang – barang bersama Damian, mereka baru tiba dari pelisiran ke luar kota, dan langsung berkumpul ke rumah Max.


“ Huffhhh berathh... “ celetuk ibu hamil yang semakin cantik itu, dia berdirih dengan wajah bengkak karena ketiduran di mobil sambil mengusap perut besarnya.

__ADS_1


“ hahahaha...” mereka semua tertawa mendengar ucapan Rara, semuanya berkumpul di rumah itu, tertawa bersama dan saling menguatkan satu sama lain.


“ Sayang kamu sama anak anak saja, biar aku dan Pak Dono yang bawa, jangan kelelahan, nanti aku habis diomeli mertua-mertua kamu yang cerewet itu,” ujar Damian sambil tertawa.


“ Baiklah, aku akan bantu kak Rara saja kak, “ balas Nana sambil tersenyum manis.


“ Manisnya istriku, “


Damian telah jatuh cinta dengan perempuan itu, dia sangat mencintai Nana, perempuan baik hati yang terpaut usia 15 tahun dengannya, tetapi cinta tak mengenal usia, bahkan paras mereka tak jauh jika dibandingkan dengan usia mereka.


Semuanya masuk ke dalam rumah, tertawa dan bahagia dengan kehidupan mereka yang penuh dengan drama.


Saat semuanya sudah berada di dalam ruangan, Daniel yang diam-diam masuk ke kamar via tiba-tiba berlari keluar dari kamar sambil berteriak panik.


“ Toooloongg....” pekik pria itu dengan wajah panik dan berlari mengelilingi rumah itu .


“ Daniel ada apa?” Richard panik, begitu pun dengan yang lain.


Irene dan Nana dengan cepat berlari ke kamar Via takut sesuatu terjadi pada wanita itu.


Marco yang baru tiba bersama istrinya menarik kerah Daniel yang berlari seperti orang gila,” ada apa denganmu Daniel?” hardik pria itu dengan wajah kesal.


Daniel terdiam, dia menatap mereka semua sambil menangis,” teman teman hiks hiks hiks... “ Daniel menangis sambil mengeluarkan kota cin-cin yang sering dia bawa untuk melawar Via, dia mengangkatnya ke atas dan membuka kotak itu.


“ Ada apa? Kau stress hah?” kesal Damian.


“ She said yess... arrhhhhh wohooooooo... akhirnya kau kawiiiinnn wahahahhaaa........”


“ DANIEL KAMPRET...” teriak mereka serentak saking kesanya karena dibuat panik oleh pria itu.


Beberapa menit yang lalu, akhirnya Via menyerah, dia menerima lamaran Daniel yang mau menerima dirinya dan putri kecilnya. Daniel sangat bahagia, cinta yang dia perjuangkan, semua kesungguhannya, semua tindakan dan kepekaannya selama masa kehamilan Via membuahkan hasil yang indah.


“ hahhahaa... selamat ya...” mereka semua tertawa bahagia, kehidupan ini penuh dengan tawa, penuh dengan duka, tetapi tergantung bagaimana kita menyikapinya.


...Hai lovely Reader, finally we did it! ...


This Story End but our stories never end. Sampai jumpa lagi di cerita lainnya, mohon maaf atas tutur kata yang tidak berkenan, author sampaikan terima kasih banyak🤗


Author sibuk Kuliah, semester akhir, mumet banget, maaf kalau alurnya jadi berantakan begini, author sudah siapkan cerita lain yang lebih teratur, tunggu kelanjutannya ya🤗

__ADS_1


__ADS_2