Bukan Perempuan Bayaran

Bukan Perempuan Bayaran
BPB: Manusia Robot ku


__ADS_3

Rara mengerjapkan kedua matanya. Dia masih memeluk suaminya dengan erat.


“ Huffftthhhh perutku jadi mual gara-gara alkohol sialan itu , hoiishhhhh benar benar sialan...” baru bangun bukannya tenang, Rara malah mengumpat dan menendang udara.


“ Sialan... hugghhh... perutku akhhh sialan... toilet.. mana toilet...” racau wanita itu sambil meraba-raba ke sana kemari seperti orang mabuk. Berdiri dan mengusap wajahnya sambil menggaruk garuk punggungnya yang terasa gatal.


“ Ehghhhh arhhh sialan, semua gara-gara si kampret muka jengkol itu, grrhhh tunggu sampai aku menangkap kalian, awas kau.....


Rara meracau belum sadar sepenuhnya. Dengan langkah sempoyongan dia berjalan menuju toilet dan masuk begitu saja tanpa menutup pintunya.


Ceerrhhhhhhhh..... preeett... puuuutttt.....


“ Arrhhhhhhgghhh lega sekali, huffhhhh kepalaku jadi pusing padahal semalam tidak terasa apa-apa, sialan.. para preman bangsat itu, mengesalkan sekali arrkkhhh...” Rara terus mengumpat. Ternyata alkohol bisa membawa keluar sifat asli yang telah tertanam sejak jaman dahulu kala, sungguh mencengangkan menyaksikan seorang wanita ternyata sikapnya lebih serampangan dari yang selama ini orang kenal.


Richard tak berkedip, dia membeku kala mendengar dan menyaksikan semua kegiatan istrinya yang natural dan tidak di buat-buat.


Dia menatap pintu kamar mandi dengan mata membulat dan mulut menganga, benar-benar tidak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat dan dengar. Suara-suara gaib yang membawa pikiranmu membayangkan hal-hal aneh, suara batangan emas yang tercemplung ke dalam air, suara aliran suangi yang mengalir begitu deras dan ledakan petir yang menggelegar disertai angin ribut berbau tak sedap, semua berkumpul menjadi satu,


“ hahkk... hahhaha... i.. itu istriku? Wahh... benar-benar menakjubkan i.. ini benar-benar gila...” suara pria itu tercekat, dia sungguh terkejut karena melihat sifat Rara yang baru itu.


Siapa sangka kalau dia akan memiliki seorang istri yang jiwa priknya tidak lekang oleh waktu sekalipun usianya sudah kepala tiga.


“48 hari tidak bertemu, saat bangun ternyata dia menunjukkan sifat aslinya, ini luar biasa gila,”


Sedangkan Rara menyelesaikan urusannya di dalam kamar mandi, dia membasuh wajahnya dan menyikat giginya . “ Gara gara alkohol aku jadi berpikir kalau Richard sudah sadar, arhhh dasar bodoh... tapi apa dia...


Matanya membulat sempurna, seketika wanita itu menghentikan kegiatannya karena teringat dengan kejadian semalam.


“ Ya Tuhan , dia sudah bangun tapi kenapa aku jadi bodoh seperti ini? Aerkkkh dasar tolol, kau ini kenapa sih?” Rara mengumpat dirinya sendiri dan memukul kepalanya.


Rara kumur-kumur lalu berlari keluar dari kamar mandi sambil mengikat rambutnya yang panjang.

__ADS_1


Wanita itu menghampiri suaminya dan menatap wajah pria itu dengan wajah penasaran. Richard menutup matanya dan berpura-pura tidak sadar, Lagi.


“ semalam dia sudah bangun, tapi apa aku bermimpi?” pikirnya lalu menatap balkon lagi.


Rara duduk di samping tubuh Richard, dia mengangkat tangan suaminya,” Kenapa kau tidur lagi bodoh, semalam sudah bangun, cepatlah bangun tidak menyenangkan seperti ini,” kesalnya.


“ Dia benar-benar telah di buat gila oleh alkohol yang diminumnya, sampai dia berpikir kalau dia mimpi? Semalam tidak terjadi apa apa tetapi sekarang dia meracau seperti orang tidak beres,” batin Richard.


Rara menatap wajah itu sambil menangis pelan,” hiks... huuffttthh kenapa air mataku nakal sekali, seharusnya aku tidak menangis kan? Huh.. kenapa nasibku sial sekali...” ucapnya sambil menggenggam tangan suaminya. Air matanya terus mengalir.


Bagai di hancurkan oleh kenyataan dia baru sadar dengan realita yang dia hadapi semalam.


Tangan Rara gemetar, dia menggenggam tangan suaminya dengan erat,” Richard, aku tidak tahu apa aku bisa menceritakan ini jika kau sudah bangun, lagi,” ucapnya, “ Tapi aku ingin kau mendengarkanku saja, aku sedang hancur Richard,” lirihnya.


Mendengar itu tentu saja Richard terkejut, apakah ini berhubungan dengan penampilan Rara yang berbeda jauh dari sebelumnya? Jika iya maka dengan sangat siap Richard pasti akan mendengarkannya.


“ Semalam, aku pergi ke Bar Berlin, mencari tahu siapa pelaku dibalik penyebab kecelakaan itu, pelakunya berhubungan dengan Black Phanter, karena hal itu aku berniat bergabung dengan organisasi Deer B12, orang orang yang kita temui waktu menyelamatkan Elliot hari itu, Ahh iya aku mengubah nama putra kita, aku tidak sudi anakku menggunakan nama dari penghuni neraka,” ucapnya.


“ Wanita yang ku ketahui adalah ibuku, masih serupa sampai saat ini dan dia justru mengejarku dan ingin menjualku pada Bos Black Phanter, lalu aku melihat sahabatku Putri disana, bekerja sebagai gadis Joki, tubuhnya penuh dengan memar, apa yang harus aku lakukan? Aku khawatir dan takut Putri celaka,” ujarnya lagi.


Sejenak Rara berhenti sambil menarik nafas dalam dalam,” ternyata cerita di depanmu ada gunanya juga hahaha.. cepatlah bangun,” wanita itu membungkuk dan mengecup kening suaminya. Membuat Richard berdebar tidak karuan saat menyadari apa yang dilakukan istrinya selama dia tidak sadar.


Rara meregangkan tubuhnya, dia menatap richard,” saatnya bersih-bersih,” ucapnya.


Rara mendekati lemari pakaian, dia mengambil diapers, kaos dan celana untuk suaminya, handuk baru yang bersih, minyak aromatherapi dan pelembab kulit.


Setelah mengambil semua kebutuhan suaminya, Rara mendekati ranjang itu dan menarik selimut suaminya. Richard masih diam, tidak menunjukkan bahwa dia akan segera bangun.


Rara mengisi wadah dengan air hangat dan meletakkannya di meja kecil dekat tempat tidur. Tangannya dengan pelan menggeser tubuh suaminya dan melepaskan baju berkancing depan yang dipakai suaminya.


Sudah jadi kesehariannya merawat suaminya, awalnya dia sangat malu dan tentu saja segan ,tetapi lama kelamaan dia sudah terbiasa .

__ADS_1


Setelah membuka baju, dia membersihkan dada suaminya dan mengelap punggung Richard. Setelahnya dengan hati hati dia membuka diapers pria itu, melepaskannya dan membersihkan area pribadi suaminya tanpa jijik sama sekali.


“ Di.. dia? “ Richard tersentak kaget, semua dilakukan oleh istrinya dengan tangan wanita itu sendiri, seolah Rara sedang mengurus bayinya.


“ Richard kau tahu tidak? Waktu itu saat aku melahirkan si kembar, aku juga mengurus Elliot seperti ini, mengganti popoknya dan membersihkan tubuhnya, hah.... tidak kusangka aku akan melakukan hal yang sama dengan suamiku,”


“ Tapi ini menyenangkan, kupikir awalnya aku tidak sanggup tapi ternyata setelah diakukan semuanya mudah dan menyenangkan hanya sedikit bosan karena kau tidak sadar,” ucapnya sambil memasang diaper suaminya.


Rara memasangkan pakaian yang hangat untuk Richard setelah mengolesi minyak ke tubuh suaminya. Tidak ada yang terlewatkan dan kini suaminya telah bersih dan harum.


“ nahhh saatnya bagian wajah, kau semakin tampan saja hahaha...” celoteh nya sambil mengoleskan krim pelembab di wajah Richard.


Richard tertegun, dia terharu dengan semua yang dilakukan istrinya, sangat sulit mencari orang yang mau setia merawat keluarga yang sakit seperti yang dilakukan Rara pada Richard saat ini, susah menemukan orang sebaik Rara.


Rara mengusap wajah suaminya dan menyisir rambut pria itu dengan jari jarinya sambil menatapnya dengan tatapan penuh kehangatan.


“ aku pasti akan menemukan pelakunya sayang, siapa pun itu , dia tidak akan lolos dari ku, akan kupastikan seluruh keluarga tirimu itu juga akan merasakan akibatnya,” tekadnya.


Rara menatap wajah itu dan mengusap pipi Richard,” tampan sekali, ingin ku cium hehehe...... kan suami sendiri,” kekeh wanita itu .


Dia mendaratkan bibirnya di kening Richard turun ke pipi dan terakhir mengecup bibir suaminya dengan singkat,” suami ku yang tampan, cepat sembuh,”


Di saat yang sama Richard mengangkat tangannya dan memeluk Rara, “ Apa yang kau lakukan ?” ucapnya dengan suara pelan sambil menatap istrinya yang ada tepat di depan wajahnya.


“ Ri... Richard.. kau.....


.


.


.

__ADS_1


Like, vote dan komen


__ADS_2