Bukan Perempuan Bayaran

Bukan Perempuan Bayaran
BPB : Dani si Koboy


__ADS_3

Pranggg.......


Brakkkkkk.......


Piring terbang, kursi terbang, dan vas bunga terbang terlihat menghantam dinding beton rumah besar milik Richard. Bukan sihir bukan sulap, nyatanya benda - benda itu terbang bukan karena kekuatan sihir atau kekuatan jin. Nyatanya sang pemilik rumah sendiri yang menghancurkan semua perabotan yang harganya terbilang luar biasa mahal itu.


Padahal jam sudah menunjukkan pukul 1 malam, tetapi tampaknya kemarahan Richard belum juga mereda setelah mendengar penjelasan Daniel tentang kejadian yang menimpa putranya.


Ruangan di lantai tiga rumah itu, adalah area bekerja dan tempat dimana dia menghabiskan waktu dengan berkutat pada grafik untuk mengembangkan bisnis real estate yang tengah dua bangun saat ini.


Damian berdiri di pojok pintu, sedangkan Max sudah terlelap dia atas sofa dengan masker mentimun yang masih belum di lepas.


Dan Daniel sedang makan mie instan sambil mengutak-atik komputer di depannya. Dengan headset yang bertengger di kepalanya dan Hoodie kebesaran bergambar kelinci di depannya, dia duduk sambil menatap komputer itu.


"Sampai sekarang pun bajingan sialan itu masih mengusik diriku!? apa maunya hah!?? kenapa dia terus mendekati putraku, dan sekarang mengirim penculik!??" Richard mengamuk, berita besar ini membuatnya tidak bisa tidur. Sejak tadi dia terus mondar mandir kesana kemari memikirkan keselamatan putranya.


" Siapa yang mengirim? apa James??" tanya Damian penasaran.


Daniel berbalik dan menatap mereka, tangannya asik memasukkan mie instan kering ke dalam mulutnya," Bukan Wak," ucap pria itu.


" Giselle, kali ini suruhan perempuan itu, sepertinya dia mengincar putra Richard atas perintah Nyonya Siska, mereka ibu mertua dan menantu yang kompak," ucap Daniel sambil menguap saking mengantuk nya.


Damian dan Daniel tau kalau Richard sangat membenci keluarga Fransiskus, keluarga yang telah mengusirnya dari rumahnya sendiri.


Richard hanya diam sambil menggenggam botol wine merah yang ada di tangannya. Dia menggenggam benda itu dengan sangat keras, kemarahannya semakin membuncah kala Daniel menunjukkan rekaman alat perekam yang mereka sisipkan di tas Gege.


Percakapan para guru dan anak anak yang mengejek Gege sebagai anak haram dan anak dari kupu kupu malam jelas terekam dalam benda kecil itu.


Siang tadi, setelah pulang dari rumah Rara, Richard menerima laporan penyelidikan dari Daniel. Dia adalah seorang ahli IT yang bekerja di perusahaan web terbesar di dunia dan bekerja membangun website dan mengembangkan serta menciptakan aplikasi.


Jarang disorot kamera tetapi namanya ada dimana mana, sebutannya adalah Dani the Coboy.


Richard memutar kembali rekaman pembicaraan para guru dan anak anak satu sekolah Gege. Sangat menyakitkan ternyata mereka membicarakan Gege di belakang anak itu, padahal setiap Richard datang mereka seolah menyambut kedatangan pria itu, tapi nyatanya mereka merendahkan Richard dan Gege.


" Tetanggaku bilang, dia itu anak haram, sepertinya hasil cinta satu malam dan dibuang oleh ibunya, pantas saja dia terkena karma, "

__ADS_1


" Ayahnya sepertinya banyak mencicipi perempuan lain, makanya anaknya jadi lumpuh!!"


"Hahahhaah anak yang tidak punya ibu, tidak pantas berada disini!!!"


" Dasar anak haram, kenapa kau bersekolah disini, toh juga kau datang karena uang haram ayahmu!!!"


Bak ditusuk ribuan belati tajam, Hati Richard hancur saat mendengar rekaman suara itu. Sebenarnya rekaman itu hanyalah bentuk keusilan Daniel, yang penasaran dengan apa yang dibicarakan Gege dengan teman-teman sekelasnya, bahkan Damian dan Max saja selalu berhasil disadap oleh pria itu, tetapi tidak pernah berhasil pada Richard.


"Cari tahu siapa yang menyebarkan rumor buruk ini, dan retas sistem keamanan di rumah utama Fransiskus, cari tahu keadaan Papa, sudah lama aku tidak mendengar kabarnya, dan..." Richard berdiri, dia menatap komputer itu dengan tatapan tajam.


" Cari tahu semua tentang Perempuan itu, termasuk hasil DNA keturunannya, aku tidak bisa diam saja, mereka mengusik putraku maka akan kuhancurkan kehidupan mereka!!!" Geram Richard.


Damian dan Daniel menenggak saliva mereka kala mendengar ucapan Richard yang tajam dan mengerikan, dia memiliki banyak sisi menyeramkan yang hanya ia tunjukkan saat dia dalam situasi seperti ini.


" Aku akan meminta Marco untuk kembali!" ucap Richard sambil melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu.


" Chard, apa kau yakin? kenapa Marco!? Dia kan....


" Demi keamanan putraku, ini sudah kelewatan dan jangan salahkan aku kalau mereka akan mendapatkan karma mereka!!" Ucap pria itu sampai dia benar benar menghilang dari balik pintu.


Marco, adalah teman mereka yang merupakan seorang pembunuh berdarah dingin, Saat ini dia adalah wakil Richard di Abraham grup milik Richard.


Asisten, sekaligus mantan pasukan khusus yang pensiun dini karena kejadian besar di masa lalu. Ketika semua orang menolaknya, maka Richard mengangkatnya sebagai teman dan menjadikannya wakil dalam perusahaannya.


Waktu terus bergulir, Daniel terus bekerja di dalam ruangan itu. Jari jarinya tak berhenti mengetik dan mencari tahu semua data yang berhubungan dengan orang-orang yang disebutkan oleh Richard tadi.


Sedangkan Damian telah berangkat ke luar kota untuk urusan pekerjaan nya, proyek besar sedang menunggunya dan jam kerjanya 24 jam sehari. Jangan tanya urusan tidur, dia akan menuntaskan sakit kepalanya dengan bermain bersama para perempuan mainannya.


Menuntaskan hasrat tanpa melepaskan para wanita yang jadi hiburannya saat bekerja.


Pria ini memang gila, dalam pikirannya hanya tentang ranjang bergoyang saja, mencari cuan plus kenikmatan surgawi, entah bagaimana pria ini akan berhenti dan pada siapa dia akan berlabuh nanti.


Ahhhhh..........


Suara seorang wanita terdengar begitu menusuk di telinga kru pesawat pribadi milik Damian. Di dalam kamar pesawat itu, Damian sedang melakukan aktivitas haramnya, bermain dan membuat lawan mainnya kepanasan dengan setiap aksi yang dia mainkan.

__ADS_1


Lawan mainnya hari sangat aneh, terlihat lebih agresif dari yang sebelum-sebelumnya, dan malah membuat kesabaran Damian habis, wanita itu mencoba merayunya dengan memberikan balasan yang sangat sensual.


" Sh*ttt sialan!!!!" Damian tiba-tiba menghentikan permainannya saat melihat perempuan itu mulai bersikap agresif dengan menyentuh beberapa titik di tubuhnya, padahal perjanjian sejak awal bukan bermain seperti itu.


Damian memang suka bermain hanya untuk menuntaskan hasrat gilanya, tapi tidak untuk melakukan cocok tanam, jika dihitung hanya dua kali dia pernah mencoblos lawan mainnya, itu pun karena mabuk dan sedang stress.


Perbuatannya tak bisa dibenarkan, tapi para perempuan yang dia sewa dengan sukarela melakukan hal itu karena sudah jadi pekerjaan mereka. Selain itu mereka akan dibayar mahal untuk sekali pakai dan selamanya tidak akan pernah dihubungi lagi oleh Damian.


"Kau melanggar perjanjian!!" Suara serak Damian terdengar begitu tajam dan menakutkan, dia berdiri, mengambil bathrobe nya dan membungkus tubuhnya dengan benda itu.


Plukkk...


Dia mencampakkan pakaian wanita itu langsung ke wajahnya," Pakai pakaianmu dan keluar dari sini sebelum aku menendang mu dari pesawat ini sialan!!!" geram Damian.


" Tu... tuan... saya mohon... Sa..saya salah ,kita bisa mengulanginya, saya tidak akan...


Pranggg.....


Damian melemparkan gelas Winenya hingga pecah ke atas lantai pesawat. Wanita itu tersentak kaget, dia salah mengambil keputusan, berharap dia bisa mengandung benih pria kaya itu, yang dia dapat malah seorang pria psikopat yang hanya butuh tubuhnya untuk sekali pakai.


" Pergi, kau tidak mandi dengan benar, di tubuhmu tercium parfum pria lain, menjijikkan!!" umpat Damian.


"Jika kau tidak pergi dalam hitungan ke lima maka akan ku lempar kau dari pesawat ini!!!"


" Satu.....


Wanita itu berlari terbirit-birit, hanya dengan bathrobe dan membawa lari pakaiannya, keluar dengan wajah panik dan ketakutan.


" Lima!!!" ucap Damian dengan wajah datar dan dingin.


.


.


.

__ADS_1


like, vote dan komen 🤗


__ADS_2