CEO DINGIN MILIKKU

CEO DINGIN MILIKKU
MAKAN MALAM ROMANTIS


__ADS_3

Nisa terlihat menikmati dingin malam di balkon kamar. Nisa merasakan seperti mimpi bisa bertemu dengan pangeran tampan nya yang dulu dia rindukan yang dulu selalu dia pikirkan.


"Apa aku sekarang mimpi??? Kalau mimpi aku tidak mau bangun dari mimpi indah ini. Aku sangat bahagia bisa bertemu dengan nya lagi bun, andai bunda ada disini aku akan bercerita dengan bunda apa yang Nisa rasakan"


"Ayah Bunda kalian lihat kan putri kalian bahagia disini, pasti bunda dan ayah senang kan melihat Nisa bahagia" Nisa berbicara tanpa terasa butiran bening jatuh di pipi Nisa.


"Bunda, Nisa kangen banget sama ayah dan bunda. Besok Nisa akan mengunjungi kalian, Nisa akan berbagi kebahagian Nisa.Yang Nisa rasa kan sekarang kalau ini bukan mimpi, Tapi kalau mimpi Nisa akan tetap datang mengunjungi kalian, Sudah satu bulan nisa tidak mengunjungi kalian" Nisa mengatakan dengan pipi yang sudah basa dengan butiran bening.


Ditempat lain Serly berada didalam club, Serly termasuk pelanggan VIP, Serly dan kedua teman nya sering datang club.


Menghabiskan waktu senggang mereka di club, Serly melampiaskan kekesalan nya pada cairan putih. Jika dilihat memang seperti air putih


"Tambah lagi" Serly meminta bartender untuk menuangkan cairan bening itu


Bartender pun menuangkan lagi. "Ser cukup kamu udah habis satu botol" Indah mengingatkan teman nya


Mereka berteman dengan Serly karena mereka cocok bukan karena tau Serly anak orang kaya. Indah dan Heni pun juga dari kalangan berada.


"Ser, lebih baik kita pulang kita cari cara buat bikin saingan kamu musnah dari sisi Dion" Heni membujuk Serly


Serly menatap kedua teman nya dengan sendu. "Benar kah kalian akan membantu aku buat Nisa pergi dari hidup Dion???Tanya Serly memastikan


"Yah kami akan bantu kamu tapi ayo kita pergi dari sini, kamu sudah terlalu mabuk Ser. Lebih baik kita ke apartemen ku saja di sana aman. Kalau kita pulang ke rumah salah satu dari kita yang ada orang tua akan khawatir" Sambung Heni.


Setelah perdebatan panjang akhir nya Serly, Heni dan indah pulang ke apartemen Heni.


...****************...


"Mas, apa aku boleh pergi bekerja aku sudah dua minggu tidak ngapa ngapain aku bosen mas???" Tanya Nisa.


"Apalagi mommy jarang di mansion aku kesepian di mansion" Lanjut Nisa


"Kamu mau ikut mommy ke butik???" tanya Dyah


"Apa Nisa tidak merepotkan mommy nanti di sana???" Nisa balik bertanya


"Kamu tidak akan mengganggu mommy di sana apa lagi nanti kamu yang akan mommy repot kan!! Mommy ajak kamu ke butik buat cobain baju akad nikah kamu dan gaun resepsi"


"Mommy sudah membuat kan untuk Nisa???" Tanya Nisa


"Yah mommy sudah menyiapkan jauh jauh hari sebelum Dion meminta mommy dan daddy buat melamar kamu"

__ADS_1


"Baik lah mom, Nisa siap siap dulu , nisa meninggalkan meja makan untuk siap siap


" Lihat seperti anak mommy yang senang akan di ajak main" Dyah


"Terlalu polos dad Nisa untuk anak kamu"


"Kan anak mommy juga" Erick tidak terima


"Hehehe iya juga yah" Dyah


Setelah selesai Nisa turun kelantai bawah, Dyah yang sudah menunggu Nisa. Nisa dan Dyah akan ke butik, sedangkan yang lain melakukan aktifitas masing masing.


"Kamu sudah siap sayang???" Tanya Dyah


"Udah mom" Nisa "


Setelah menghabiskan waktu 30 menit dyah dan nisa sudah sampai di butik, DMA atau Dyah Maharani Alexander.


"Selamat pagi bu" Sapa seluruh karyawan saat Dyah masuk ke butik


"Pagi"


"Oh yah kebaya yang kemarin saya minta sudah disiapkan Yu???" Tanya Dyah kepada karyawan bernama Ayu


"Terima kasih Yu" Dyah


Setelah itu Dyah mengajak Nisa berjalan menaiki lantai dua butik, di mana ruangan Dyah berada. Nisa melihat lihat ruangan yang tertata rapi ada foto keluarga. Yang berisi enam orang Erick, Dyah, Dion, Vino, Kiya dan Fani.


Nisa menatap foto itu dengan pandangan bertanya tanya.


"Kamu penasaran kenapa ada foto Fani di sana diantara kami???" Tanya dyah yang melihat Nisa seakan bertanya


"Iyah bukan kah Mas Fani itu kekasih Kiya apa mereka sudah dijodohkan sejak kecil???" Tanya Nisa


"Tidak sayang, kiya dan Fani baru menjalin kasih satu bulan yang lalu. Kalau kamu tanya kenapa ada Fani, karena Fani putra mommy"


Nisa semakin tidak mengerti apa maksud Dyah. " "Maksud mommy gimana??? Kalau sama sama anak mommy kenapa Fani dan Kiya bisa menjalin kasih???" Tanya Nisa


"Fani bukan anak kandung mommy dan daddy. Fani kami adopsi saat Fani masih anak anak, karena kami kasihan melihat fani tidak mau dekat dengan siapa pun saat di panti asuhan"


Dyah menarik nafas dalam sebelum melanjutkan untuk bercerita masa lalu Fani.

__ADS_1


" Kami memperlakukan Fani layaknya anak mommy dan daddy, tidak perna kekurangan, daddy sudah menyiap kan segalanya dari mansion yang Fani tempati sekarang, perusahaan yang atas mana Fani, tapi sayang Fani tidak mau memimpin perusahaan yang daddy berikan" Dyah menjelaskan tanpa ada ke kurangan atau kelebihan. Nisa yang paham hanya mengangguk anggukan kepala nya.


"Ayo coba kebaya yang sudah mommy buat khusu kamu sayang"


Nisa mengambil kebaya yang ada ditangan Dyah lalu membawa nya kedalam ruang ganti yang ada di sana


Nisa memutar banda nya melihat tampilan dirinya di kaca. "Apa ini beneran aku wah ternyata aku cantik juga pakai kebaya"


"Kamu memang cantik sayang. Apa kamu suka??"


"Terima kasih mom nisa sangat suka"


"Jadi bagai mana caranya aku bisa menyingkirkan perempuan sialan itu"


"Sini aku bisikan sesuatu, Heni dan Serly mendekat kearah Indah. "Apa kalian mengerti??"


"Yah ide bagus dengan begitu aku yakin dion akan merasa dia perempuan menjijikan. Paling paling juga dia sering keluar masuk club sama kayak kita"


"Aku punya kenalan dia pasti bisa diandalkan".


...****************...


Dion menatap benda pipi yang ada ditangan nya, senyum nya mengembang saat melihat gambar yang ada di ponsel nya, gambar yang baru saja Fani kirim


Dion menyuruh Fani membuat kan sesuatu yang indah buat nanti malam. Karena rencana Dion mengajak Nisa makan malam romantis, mengungkap kan hatinya nanti malam.


"Bagai mana kamu suka, ada kembang apik nanti saat kamu sudah menyatakan cinta, lilin yang menghiasi jalan menuju meja, mainan musik dan bunga yang akan kamu berikan sebelum cincin berlian??"


"Okay aku suka terima kasih" Balas Dion


detik berganti menit , menit berganti jam siang berganti sore . Nisa yang berada dikamar nya mendengar ketukan pintu perlahan nisa bangkit dari duduknya menuju pintu kamar nya . Melihat siapa yang datang ..


ceklek ...


...Suara pintu terbuka , nisa melihat dion berada diluar kamar nya . " kenapa mas . Aku mau mengajak kamu makan malam diluar kamu pakai ini . Dion menyodorkan paper bag . em yah terima kasih mas . Aku masuk dulu siap siap . nisa menutup pintu kamar nya berjalan memasuki walkin closet . Nisa mengambil baju yang ada di dalam paper bag . Gaun biru muda lengan selutut . Bagus gumam nisa . Nisa langsung mengganti pakaian nya menganti dengan gaun yang diberikan dion . Nisa menambah jepitan kecil di rambut nya . Yang membuat nisa semakin terlihat cantik .....


Nisa keluar lift melihat dion yang sudah rapi dengan setelan jas nya .begitu tampan dan mempesona . Mas , dion menoleh menatap nisa tidak berkedip. Cantik ..pipi nisa terasa panas , kini kedua pipi nisa seperti tomat . Ayo kita berangkat mas keburu malem aku keburu lapar . Ah yah ayo . Nisa dan dion keluar mansion .


...Setelah menempuh perjalan 30 menit akhir nya mereka sampai ditepi pantai . Dion sengaja mengajak nisa makan malam ditepi pantai karena ada sesi kembang api . Kamu tutup mata dulu yah dion menutup mata nisa dengan kain hitam , setelah tertutup dion menggandeng tangan nisa berjalan pelan . Menuju meja yang sudah di siap kan . Setelah sampai dion membuka penutup mata nisa , nisa membuka mata nya perlahan . dion menarik kursi untuk nisa setelah nisa duduk dion melangka ke seberang meja duduk didepan nisa ....


makan malam disajikan di atas meja , dion maupun nisa tidak ada yang bersuara sampai makan malam selesai . angin malam yang dingin membuat nisa kedinginan dion memberi jas nya untuk nisa . Kamu pakai yah udara malam ini cukup dingin , alunan musik terdengar indah di malam yang indah , makan malam di tepi pantai , cuaca malam yang mendukung banyak bintang yang berkelap kelip awan yang cerah , lilin kecil yang menyalah berjejer rapi .

__ADS_1


Peri kecil . Dion memanggil nisa dengan tangan yang menggenggam sebelah tangan nisa . nisa menatapi dion . aku bukan laki laki yang sempurna , aku juga bukan laki laki baik , aku hanya laki laki yang hanya tau mencintai kamu sejak dulu , kepergian mu membuat aku hampir kehilangan akal sehatku , dan kini kamu kembali kesamping ku , aku tidak mau kamu pergi lagi dari hidup ku , jadi . Will you marry me . Yes i want to marry you . Dion berkaca kaca mendengar ucapan nisa yang mau menikah dengan nya . Terima kasih bisa . Dion mencium kedua tangan nisa . Bersamaan dengan kembang api yang menyalah di atas langit gambar hati .


__ADS_2