CEO DINGIN MILIKKU

CEO DINGIN MILIKKU
RENCANA HONEYMOON


__ADS_3

Satu bulan lebih berlalu pernikahan Nisa dengan Dion, satu bulan yang tidak berjalan dengan baik. Banyak gangguan dari orang orang yang merasa iri dengan nya, selalu mengganggu kehidupan pasangan baru itu.


Dion dan Nisa tidak terpengaruh oleh keadaan sekitar, Rumah tangga yang mereka jalani lurus lurus saja tidak menghiraukan apa kata orang. Serly sih biang rusuh selalu membuat nama Nisa jelek sudah diselesaikan, ada lagi yang membuat Nisa Down satu bulan ini terus memikirkan kehidupan nya.


Serly belum puas selalu mengganggu Nisa mulai teror dan berbagai macam kejahatan yang sukses membuat Nisa down karena terus di ganggu Serly seakan Serly belum puas sebelum melihat Nisa hancur.


Seperti sekarang ini telpon genggam Nisa terus berdering hingga kini, sejak pagi sampai siang Nisa terus di telpon seakan ingin menangi hutang. sudah ribuan kali Nisa memblokir nomor yang tidak dikenal. Tidak dengan telpon pesan pun juga.


"Perempuan tidak tau diri, aku akan membuat kamu hancur sehancur nya lihat bagai mana aku akan membuat kamu tak bisa melihat kenyataan, dan akhir nya mengakhiri hidup kamu yang tak guna itu" Seperti itu lah kira kira pesan yang selalu Serly kirim


Nisa selalu menyimpan nya sendiri tidak ingin berbagi dengan suami nya. sehingga membuat kesehatan Nisa menurun seperti sekarang Nisa hanya berbaring ditempat tidur tidak melakukan apa apa hanya tidur.


"Sayang, apa kamu sudah lebih baik" tanya Dion


yang baru pulang kerja. Itu pun karena paksaan dari Nisa karena sudah dua hari Dion tidak masuk kerja dengan alasan tidak ingin jauh dari Nisa yang kurang sehat.


Nisa tidak ingin dibawah ke rumah sakit karena Nisa sangat takut dengan jarum suntik, Dion hanya bisa pasrah melihat keras kepalanya Istrinya.


"Apa dua hari lagi kita jadi berangkat mas" tanya Nisa yang sekarang sudah bersandar di sandaran ranjang.


"Kalau kamu sudah sehat kita berangkat, kalau belum aku akan menunda nya sampai kamu sembuh atau mungkin kita pergi setalah acara pertunangan Kiya dan Fani.


"Aku sudah ingin kita liburan mas, aku ingin melihat paris, karena sedari kecil aku ingin berlibur kesana. Hehehe maklum orang desa kagak punya cukup uang buat berlibur ke luar negeri " Ucap Nisa dengan penuh binar dimata nya


"Kamu harus sehat dulu, kalau kamu sehat kamu minta keliling dunia seperti mommy akan aku turuti " ucap Dion dengan membelai pipi sang istri yang terlihat masih pucat.


Setelah itu Dion bangkit dari duduk nya berjalan ke kamar mandi untuk membersikan diri .Nisa melihat punggung Dion sampai hilang dibalik pintu kamar mandi .


"Asal kamu tau mas , aku ingin menenangkan pikiran ku yang terkuras memikirkan Serly, Dia terus meneror ku seperti aku memiliki banyak hutang dengan nya. Sudah satu bulan lebih kita menikah dan dia selalu meneror ku " Batin Nisa

__ADS_1


"Dad, sebentar lagi ulang tahun putri semata wayang kita, bukan hanya pesta ulang tahun melainkan acara pertunangan Kiya dan Fani.


"Ternyata anak yang kita adopsi dulu menjadi putra kita sekarang akan menjadi menantu kita " Lirih Dyah


Erick menghela nafas melihat istrinya yang berkaca kaca. Erick mulai ingat saat dirinya dengan Dyah mengadopsi Fani dari panti asuhan tempat Erick memberi donasi. Saat itu ....


***Flashback ...


Pagi yang cerah , , Erick, Dyah, Dion pergi ke suatu panti di jakarta tempat Erick menjadi donasi. Entah kenapa pagi itu Dion ingin sekali ikut dengan Daddy nya pergi ke panti asuhan. Biasanya Dion lebih memilih di mansion bersama dengan pengasuhnya .


Seperti biasa Erick membawa banyak stok makanan , mainan , baju baru , Erick tidak pernah membawah pakaian bekas . Erick selalu memberi baru meski untuk anak anak panti .


Saat Erick dan Dyah ingin berkeliling panti, Dyah melihat seorang anak laki laki yang duduk di kursi sendirian. Tidak ikut dengan teman teman nya yang asik bermain. Erick dan Dyah mendekat ke arah anak laki laki itu. Dyah duduk di kanan, Erick disebelah kiri.


"Nak, kenapa kamu ada di sini sendirian" tanya Dyah khas seorang ibu lembut


Fani menatap Dyah ,


"Nak apa kamu sakit sayang" tanya dyah lagi


Lagi lagi Fani tidak menjawab, Dia hanya menatap Dyah .. Dyah yang heran pun memilih diam tidak lagi bertanya kepada Fani. tidak lama Dyah dan Erick menemani Fani dalam diam, Dion datang dengan berlari ke arah mereka .


"Mom, Dad ayo pulang aku sudah lelah bermain dengan teman teman" ucap Dion kecil


"Oh pangeran mommy bisa lelah juga ternyata " Dyah mengusap keringat di dahi Dion kecil . Dion heran dengan anak di tenga tenga kedua orang tua nya . Sampai akhirnya Dion mendekat lalu menyapa nya lalu bertanya .


"Hay , sapa dion kecil "


Fani menatap Dion dengan pandangan yang sulit diartikan

__ADS_1


"Kenapa " saut Fani kecil


Dyah dan Erick terkejut saat sapaan putra mereka ditanggapi oleh anak yang ada di tengah tengah mereka .


" kenapa kamu tidak ikut main malah duduk di sini " tanya Dion


" Aku tidak mau bermain aku hanya mau duduk disini melihat teman teman ku bermain " ucap fani kecil .


" Ayo ikut aku ke mansion bermain dengan ku dan adik adik ku ..!!!


" Aku tidak tahu dimana mansion yang kamu maksud " ucap fani kecil .


Dari situ mulai melintas ingin mengadopsi Fani menjadi anak kedua mereka . Erick juga mengganti nama belakang Fani menjadi Alexander. Yang awal nya nama Fani Ricardo sekarang menjadi Fani Alexander. Kedudukan yang sama dengan anak kandung, hak yang sama dengan anak kandung.


Flashback off ....


"Dad , apa kamu mendengarkan apa yang aku bilang" Dyah menyenggol lengan sang suami yang terlihat tidak menghiraukan nya .


"Yah aku mendengarkan nya, aku hanya mengingat saat kita mulai mengadopsi Fani kecil " Erick . Setelah itu Erick mengajak istrinya untuk makan karena sudah jam makan malam.


Dimeja makan sudah ada Kiya, Vino, Dion dan Nisa. Mereka menunggu kedua orang tau nya datang. Tidak lama kedua orang tua mereka datang dengan senyum. Mereka memulai makan malam dengan hikmat, tidak ada celotehan dari anak anak nya. Sampai makanan selesai baru Dion bersuara.


"Dad , Mom aku sudah atur jadwal ku dua hari lagi aku pergi honeymoon dengan Nisa ke paris.


Dyah tersenyum akhir nya anak nya meluangkan waktu untuk menikmati masa pengantin baru.


"Apa Nisa sudah baikan sayang???" tanya Dyah


"Nisa sudah sangat baik mom, mommy tidak perlu khawatir" Ucap Nisa

__ADS_1


" Baik lah semoga pulang bawa oleh oleh cucu yah nak " ucap Dyah .


Setelah banyak bercerita dan dion juga sudah meminta ijin mereka balik ke kamar masing masing


__ADS_2