Cinta Dalam Penantian

Cinta Dalam Penantian
Awal Pagi


__ADS_3

Cahaya yang masuk melalui celah jendela sedikit mengusik seorang gadis yang sedang nyaman di dalam mimpinya. Perlahan kelopak matanya terbuka menampilkan mata indah yang kecil dan sedikit menyipit karena silaunya cahaya dari luar jendela kamarnya.


"Hoaaammmmm........ malam sudah berganti pagi ternyata" gumam Asyila.


Dia mulai beranjak dari ranjang dan segera menuju kamar mandi untuk melakukan ritualnya membersihkan diri.


30 menit berlalu, Asyila kini sudah tampil cantik dengan pakaian casualnya. Gamis panjang bermotif bunga yang dipadukan dengan hijab berwarna soft yang semakin memancarkan aura kecantikan seorang Asyila.


Kini dia sudah berada di meja makan bersama dengan Mama dan Papa nya.


"Selamat pagi mama.." sapanya seraya mencium pipi Nyonya Vera


"Selamat pagi kesayangan mama" ujar Nyonya Vera.


" Tumben nih anak papa keliatannya bangun kesiangan ? Solat subuh kamu kelewat nih kayanya ?" Ujar Tuan Andhika


"Ishh Papa ngga lah, kebetulan aku lagi libur Pa,, biasa lah kaum wanita tuh ISTIMEWA hahaha" Asyila berucap diiringi dengan tawanya


"Pantes aja pintu kamar kamu udah mama ketuk berapa kali ko ga nyaut nyaut sih nak, kamu ternyata nyenyak banget" Nyonya Vera menimpali

__ADS_1


"Gimana ga nyengak Ma, tuh Papa kasih kerjaan di Kantor numpuk terusss" Candaan Asyila


"Biar kamu belajar dong sayang, lagipula setelah ini kamu kan yang meneruskan kepemimpinan GNW Corp" Jelas Tuan Andhika


"Udah udah daripada obrolan makin kemana mana, yuk sarapan dulu keburu dingin nih nasi goreng buatan Mama" Ujar Mama Vera menyudahi.


15 menit berlalu, Asyila dan Tuan Andhika akan pergi ke Kantor memulai aktivitas mereka.


"Papa pamit ya Ma, makan siang nanti Mama dateng ke Kantor ya kita makan siang bareng" Ujar Papa Andhika yang dibarengi dengan mengecup dahi istrinya.


"Baiklah Pa, Mama nanti diantar Mang Ujang ya" ucap Mama Vera seraya menyalami punggung tangan suaminya.


"Haduh udahan ah adegan romantisnya, Mama Papa tega deh ni anaknya dari tadi dianggurin Hufttt " Protes Asyila.


"Pa, Syila bawa mobil sendiri ya mau mampir dulu ke rumah Amanda, katanya Amanda mau coba buat melamar pekerjaan ke Perusahaan Papa."


"Yaudah tapi kamu bawa mobil hati-hati nak, jangan ngebut, inget kecepatan jangan di atas 80 km/jam" Petuah Papa Andhika


"Siap Papa Boss hihihi" Ujar Syila sambil memberi hormat

__ADS_1


"Yaudah Ma, Papa berangkat ya Assalamu'alaikum"


"Asyila juga Ma, Assalamu'alaikum"


"Kalian hati-hati dan Semangat bekerjanya ya,, Walaikumsalam"


Asyila dan Papa Andhika sudah bersiap menancapkan gas pada kendaraan roda empat mereka. Sementara Mama Vera kembali masuk ke rumah dan menjalankan aktivitasnya kembali.


" Asyila Semangat, hari ini kamu harus bisa lebih baik dan berkualitas dibanding hari kemarin" Ujarnya seraya menjalankan mobil pribadinya.


Asyila sedang mengendarai mobilnya di jalan yang tampak ramai dan sedikit padat oleh kendaraan lain. Sampai matanya tak sengaja melihat seorang anak laki-laki sedang menangis seperti kehilangan sesuatu. Asyila tampaknya sedikit kasihan hingga dia menepikan lebih dulu mobilnya dan menghampiri anak laki-laki itu.


"Hallo anak tampan, kenapa menangis hm ?" seraya mengelus puncak kepala anak itu


"Papa hiks hiks.." ucapnya yang diiringi dengan linangan air mata di pipinya


"Papa kamu kemana sayang ?" Asyila memeluk anak laki-laki itu dengan sayang.


Anak laki-laki itu mendongakkan kepalanya dan tiba2 dia memeluk erat Asyila lalu berucap "Mama..." ucapnya senang

__ADS_1


"Mama... ?" ujar Asyila yang masih menatapnya bingung


Jangan lupa Like and Comment nya 😁😁


__ADS_2