
Berbeda dengan Asyila dan Amanda yang sedang berbahagia atas kehamilannya. Nayla kini tengah menunggu seseorang di sebuah café dekat kantor Erlan. Sedari tadi ia terus melirik kea rah pintu masuk, menunggu dia yang tak kunjung datang dari 30 menit yang lalu.
Kemana sih dia ? Apa dia tidak akan datang.gumamnya.
Tak lama seorang yang ia tunggu pun akhirnya muncul. Nayla mendadak bingung apa yang harus ia lakukan.
“Maaf aku datang terlambat, tadi ada meeting dulu dengan Pak Tomi karena Arkan hari ini tidak datang ke Kantor.”ujar Bagas.
“Tidak apa-apa kak, aku kira kakak tidak akan datang.”ujar Nayla pada Bagas.
Ya kemarin Nayla menghubungi Bagas untuk mengajaknya bertemu. Saat ditelepon Nayla berucap bahwa ia ingin menyampaikan sesuatu pada Bagas.
“Baiklah Nay ada apa ?”Tanya Bagas dengan nada datar.
Nayla menunduk tak berani melihat Bagas yang ada di hadapannya.” Maaf kak, jika kakak merasa aku mencampuri kehidupan kakak.”ujar Nayla sedikit terbata.
“Ada apa Nay ? kenapa kamu menunduk begitu ?”Tanya Bagas.
__ADS_1
Nayla mendongak.”Aku ingin menyampaikan sesuatu mengenai kak Ajeng pada Kakak.”tutur Nayla.
“Soal Ajeng ? Kenapa dengan kekasihku ?”Tanya Bagas sambil menekankan kata kekasihku.
“3 Hari yang lalu, aku tak sengaja bertemu dengan Ajeng dan juga sepupunya di café dekat rumah Bang Erlan. Ajeng sedang menjalankan rencana jahat untuk menjebak Kakak.”jelas Nayla.
Bagas menautkan alisnya.”Maksud kamu Ajeng ingin mengkhianatiku ?”Tanya Bagas dengan nada ketus.
“Benar Kak, ia wanita jahat. Ia hanya ingin hartamu dan ingin menjebakmu. Bahkan aku pernah melihatnya sedang bercumbu dengan pria lain yang ia sebut sebagai suaminya di rooftop saat acara pertunangan Bang Arkan dan Kak Manda.”jelas Nayla.
Bagas menggebrak meja, membuat semua pengunjung café terkaget. Bahkan gadis yang saat ini berada di hadapannya pun seketika menunduk.”Kau keterlaluan Nay. Tega sekali menuduh Ajeng seperti itu.”sentak bagas.
“Aku kira kamu gadis polos Nay, ternyata kamu lebih busuk dari seorang pembunuh. Tega sekali kamu menuduh kekasihku seperti itu. Ini didikan dari orang tuamu dan Abang Erlanmu itu?”ujar Bagas sambil tersenyum miring.
PLAK..
Satu tamparan mendarat di pipi Bagas. Nayla sudah terlanjur kecewa, Bagas bahkan mempertanyakan didikan dari orang tua serta kakaknya sendiri.”Cukup Kak, aku bisa terima jika kamu menghinaku dan tidak percaya dengan apa yang aku bicarakan. Tapi tidak dengan kamu meragukan didikan dari orang tuaku dan Bang Erlan.”sentak Nayla.
__ADS_1
“Ajeng benar ternyata, kebaikanmu itu palsu. Kamu bahkan dengan beraninya menilai kekasihku seperti itu. Sadar diri lah Nay, kamu lebih buruk dari kekasihku bahkan wanita yang lainnya. Kamu bukan hanya wanita tega dan jahat tapi kaupun wanita PENGANGGU Nay. Kamu paham arti dari PENGANGGU kan ? KAU PENGGANGGU NAYLA”maki Bagas.
Nayla tak tahan untuk menangis, harga dirinya seperti dipermalukan saat ini.” Maaf jika aku memang sudah menjadi PENGGANGGU bagimu Kak. Tapi jangan pernah menyesali apapun nanti jika terbukti apa yang Nayla ucapkan ini benar. Mungkin saat itu Nay juga akan berhenti untu menganggu kehidupan Kakak. Nay permisi.. Assalamu’alaikum..”ujarnya mencoba tegar.
Nayla bangkit dari duduknya, mengusap kasar air mata yang jatuh di pipinya. Ia menyambar tas dan handphone dan pergi meninggalkan Bagas dengan hati yang begitu sakit.
Ya Allah sesakit inikah ? Ternyata benar cinta bertepuk sebelah tangan itu begitu menyakitkan. Kak Bagas bahkan menyebutku sebagai pengganggu dalam hidupnya. Bodoh kamu Nay, kenapa bisa kamu menyimpan perasaan pada lelaki seperti itu.lirih Nayla dalam hati dengan kaki yang terus melangkah meninggalkan café itu.
Sementara Bagas terdiam dan mematung setelah mendengar ucapan Nayla, hatinya mendadak sakit. Entahlah ia pun tak paham mengapa sesakit itu. Bahkan saat melihat Nayla menangis, ia seperti lelaki yang sangat jahat telah melontarkan kata yang begitu kasar pada Nayla.
Ya Allah ada apa dengan jantungku ? mengapa aku merasakan sesak saat memaki Nayla seperti itu ?mengapa sakit sekali melihat Nayla menagis seperti itu ? Perasaan apa ini ?tanya Bagas dalam hati.
Terkadang cinta memang tumbuh tanpa izin dalam hati. Terkadang kita perlu mempelajari mengenai cinta itu sendiri. Bahkan perlu juga perasaan kita harus sakit terlebih dahulu, agar kita bisa memahami begitu dalamnya cinta yang masuk ke hati kita.
SABTU DAN MINGGU AKU LIBUR UP DULU YA GUYS.. KECUALI KALO EMANG PENGEN BANGET UP PASTI AKU BAKAL UP....
STAY TUNE TERUS SAMA CERITA ASYILA DAN ERLAN, AMANDA DAN ARKAN, GA LUPA OTW NIH NAYLA DAN BAGAS YA..
__ADS_1
LIKE,COMMENT,GIVE HADIAHNYA JUGA JANGAN LUPA YA GUYSS...
AUTHOR SAYANG READERS SEMUA 🥰🥰