
Asyila masih setia memeluk suaminya begitu erat. Ia merasakan kenyamanan saat memeluk suaminya seperti ini. Erlan sedari tadi hanya mengelus punggung istrinya menyalurkan kasih sayangnya yang begitu besar untuk wanitanya itu. Tak lupa kecupan yang selalu ia hadiahi di kepala Asyila yang tertutup hijab.
“ Udah dong nangisnya sayang, dedek ntar malah ikut sedih juga lihat bundanya nangis terus..”ujar Erlan.
sambil mengelus perut Asyila yang masih rata.
“ Iya bunda emang cengeng, Ayah gasuka kan ?” ujar Asyila sambil mengerucutkan bibirnya.
Satu kecupan Erlan labuhkan di bibir istrinya.” Bunda cengeng juga Ayah tetep cinta kok.” Goda Erlan yang mendapat cubitan di perutnya dari Asyila.
“ Mas ih cari kesempatan deh…” ujar Asyila
“ Ihh kamu tuh Yank,, cubit-cubit mas terus..” ujar Erlan kembali mendekap Asyila.
Asyila yang berada dalam dekapan suaminya itu, lantas mendongakkan kepalanya.” Mas maafkan aku…”lirih Asyila
“ Maaf kenapa hmm ? Istri mas melakukan kesalahan apa memangnya?”Tanya Erlan sambil menatap manik mata istrinya.
“ Harusnya Syila tadi dengar penjelasan mas dulu, ini malah pergi dari sana. Maaf mas…” ujar Asyila sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
Erlan tersenyum. Inilah yang ia sukai dari Asyila. Sikap kedewasaannya membuat Erlan selalu jatuh cinta setiap harinya.” Harusnya mas loh yang minta maaf sama kamu..”ujar Erlan
“Syila yakin mas ga kaya gitu kok, pasti deh si Sheila tuh yang kecentilan sama mas.” Ujar Asyila yang tak sengaja memukul dada Erlan.
“ Aduh sayang sakit loh.. Sheila yang salah mas yang disiksanya tega nih punya istri KDRT.” Canda Erlan
“Mas maaf ga sengaja serius deh… yang mana yang sakit “ujar Asyila khawatir.
Erlan kembali mendekap Asyila di dadanya.” Mas becanda sayang… jadi kamu percaya kan kalo mas ga mungkin melakukan hal itu ? Demi Allah sayang,, Sheila yang menggoda mas, dia sepertinya sengaja melakukan itu untu membuat kita bertengkar.” Jelas Erlan.
“ Asyila percaya sama mas, Sheila mengirim pesan padaku mas. Dia mengirimkan foto mas sedang berdua dengan dia di Restoran, aku sedang dalam perjalanan ke kantor mas untuk mengantar makan siang sekaligus menjemput Vino. Entahlah mungkin karena hormone kehamilanku ini membuat aku begitu sensitive akhir-akhir ini, pikiranku jadi beranggapan jika mas memang berselingkuh dengan Sheila. Apa lagi tadi aku lihat dia begitu nyamannya duduk di pangkuan mas.”jelas Asyila.
“ Mas jangan berlebihan gitu, jangan membalas keburukan seseorang dengan keburukan juga. Biarkan saja mas. Kita lihat sampai mana Sheila akan berusaha memisahkan kita, jika memang sudah melewati batas barulah kita bertindak. Mas sabar aja dulu untu sekarang ya..”pinta Asyila
“Ini yang gak mas suka dari kamu… begitu mudah memaafkan orang lain padahal dia sudah menyakiti kamu.”ujar Erlan sedikit kesal.
Asyila mengelus lembut pipi suaminya.”Allah juga maha pemaaf mas, masa kita sebagai umat-Nya gabisa sih memaafkan seseorang. “ujar Asyila sambil tersenyum.
Erlan menangkup pipi istrinya.” Mas semakin mencintai kamu setiap detik,menit,jam, waktu dan selamanya sayang.” Ujar Erlan lalu mengecup dahi Asyila.
__ADS_1
Asyila membalas dengan mencium pipi Erlan.” Bunda juga mencintai Ayah.” Ujar Asyila
Erlan yang mendapat perlakuan manis itu justru merasakan jika gairahnya ikut bangkit. “ Jadi kita baikan ?” Tanya Erlan yang sudah mengkungkung Asyila di bawahnya.
Asyila mengangguk.” Tentu sayang… kita baikan sekarang” bisik Asyila di telinga Erlan dengan nada sensual.
“ Kamu udah nakal ya sekarang, berani godain mas hmmm… Bolehkan sayang ?” ujar Erlan sambil mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir Asyila.
Asyila menahan wajah Erlan dengan tangannya.” Tapi pelan-pelan ya mas.. Dedeknya takut kaget kalo mas mainnya ga pelan.” Ujar Asyila.
Erlan mengangguk lalu membawa wajahnya ke perut Asyila.” Dedek yang anteng ya nak jangan kaget juga ya sayang, Ayah mau jenguk kamu ya.Dede baik-baik ya.” Ujar Erlan sambil mengelus dan mencium perut Asyila.
Setelah itu kenikmatanlah yang mereka rasakan. Asyila terus mendesah dibawah kungkungan suaminya. Erlan pun tak kalah bersemangat untuk terus merauk kenikmatan disana. Pasangan suami istri yang sudah berbaikan itu kini sedang bergulung dengan selimut untu menutupi polos tubuh keduanya setelah kegiatan panas mereka beberapa waktu lalu.
“Tidurlah sayang.. terimakasih karena selalu percaya pada mas. “ ujar Erlan yang sedari tadi mengelus rambut panjang Asyila yang tengah terlelap. Tak lama Erlan pun ikut terlelap bersama istrinya.
LIKE,COMMENT,HADIAHNYA BOLEH KAN ?🤭
__ADS_1