Cinta Dalam Penantian

Cinta Dalam Penantian
Terungkap


__ADS_3

Seminggu berlalu...


Setelah pertunangannya,Erlan kembali dengan rutinitasnya mendatangi VS Corp. Akhir-akhir ini ia begitu disibukkan oleh pekerjaannya, bahkan waktunya bersama Vino pun sepertinya berkurang. Karena tak jarang Erlan berangkat ke Kantor lebih pagi saat Vino belum terbangun dan pulang larut saat semua orang rumah sudah terlelap. Seperti hari ini Erlan tengah fokus membaca dan meneliti setiap berkas di mejanya bahkan ia lupa jika sekarang sudah hampir masuk jam makan siang.


Tok..tok..tok


Suara pintu ruangan Erlan diketuk seseorang, ia sedikit mendongakkan kepalanya."Masuk"ujarnya


Tak lama asisten Erlan masuk dengan seorang wanita di sampingnya.


"Pak Erlan maaf ada yang ingin menemui anda."ujar Aldo


Erlan mendongakkan kepalanya "Siapa ?"Erlan sedikit terperangah "Amanda ? Ada perlu apa kamu mau menemui saya ?"tanya Erlan


"Begini Pak, saya.."ucapnya terpotong dengan ucapan Aldo


"Saya permisi kalau begitu pak"ujar Aldo undur diri.


Pintu ruangan Erlan tertutup, kini hanya ada Amanda dan Erlan disana. Amanda dipersilahkan duduk oleh Erlan di sofa yang ada di ruangannya.


"Baiklah Amanda ada apa sampai kamu ingin menemuiku ?"tanya Erlan


"Begini Pak sebenarnya.."ucap Amanda bingung


"Begini saja Amanda, kamu ga perlu se formal itu, gausah panggil dengan embel-embel "Pak" cukup Kaka saja."pinta Erlan


"Hmm maaf Kak sebenernya aku mau bicarain sesuatu hal sama kakak, tapi gabisa disini."ucap Amanda


"Tapi kenapa ? apa ini terlalu penting ?"tanya Erlan


"Iya kak, bisa kalo kita ngobrol di luar aja ? gimana kalo sambil makan siang aja ? ini udah masuk waktu makan siang kan."ajak Amanda


"Baiklah kalo gitu, Kakak akan bereskan dulu itu baru kita berangkat."ucap Erlan


🌹🌹


Seorang pria kini sedang fokus dengan ponselnya dan sesekali mengaduk jus jeruk di hadapannya.


Lama sekali Amanda datang, dimana sebenarnya mereka ?gumam pria itu


Tak lama Amanda datang bersama Erlan, mereka menuju pada meja yang sudah ada pria yang sedang menunggu kedatangan mereka.


"Assalamu'alaikum Kak, maaf kalo Amanda terlambat"ucapnya pada pria itu

__ADS_1


Pria itu menoleh"Walaikumsalam Manda, akhirnya kalian sampai."ucapnya. Erlan langsung terkejut mendapati siapa yang ada dihadapannya saat ini, ia berniat untuk pergi namun pria itu memegang bahunya untuk menghentikan Erlan pergi


"Gue disini bukan mau cari ribut sama lo, gue cuma mau lurusin kesalahfahaman kita tempo hari"ucap pria itu yang tak lain adalah Arkan. Arkan mempersilahkan mereka duduk


"Apa yang mau lo lurusin ? Soal perkelahian itu udah gue lupain"ucap Erlan datar.


"Gue minta maaf soal sikap gue saat itu sama lo, karena gue gabisa kontrol emosi gue yang tiba-tiba hajar lo tapi gue gabisa tahan kalo ada yang hina ade gue."jelas Arkan


"Adek lo ? Asyila adek lo ?"tanya Erlan sedikit terkejut


"Iya gue Kakak kandung Asyila."tegas Arkan


"Sorry gue waktu itu.."ucap Erlan tertahan karena Arkan menyela


"Udahlah gausah bahas soal itu, gue juga udah lupain. Sebenernya gue ngajak lo ketemu buat bahas masalah lain."ucap Arkan


"Bahas masalah apa ?"tanya Erlan


"Sebaiknya kak Erlan liat dulu video ini, pasti setelah itu kaka bisa paham maksud kami"ujar Amanda


Erlan lalu melihat video yang Amanda maksud, seketika ia membelalakkan matanya,rahangnya mengeras tangannya mengepal, emosinya sudah sampai di ubun-ubun bahkan mungkin saja ia ingin marah sekarang juga.


"Brengsekkk ternyata Melanie hanya ingin mempermainkan dan mengambil hartaku saja."geram Erlan


"Tapi bagaimana kalian bisa mendapatkan video ini ?"tanya Erlan


Amanda dan Arkan hanya saling tatap.


Flashback On


Arkan yang juga tahu mengenai rencana jahat Melanie ingin memberi tahu Erlan sebelum ia menyesal akan keputusannya menikahi Melanie. Namun ia bingung siapa yang bisa membantunya, terlintas satu nama di benaknya "Amanda".


Apa gue minta bantuin aja ya sama Amanda ? tapi gimana gue gapunya nomor ponsel dia, apa gue susul ke rumahnya aja ?Gumam Arkan


Tak lama ia mengendarai mobilnya menuju rumah Amanda, dan saat itu kebetulan Amanda sedang berada di rumah.


"Kak Arkan ada apa ?"tanya Amanda


"Kamu bisa bantu aku ga ? ini penting "pinta Arkan


"Soal apa kak ?" tanya Amanda


"Kamu masuk mobil dulu, nanti aku jelasin di dalam"pinta Arkan

__ADS_1


Selama perjalanan Arkan menceritakan soal rencana jahat Melanie pada keluarga Erlan, ia ingin Erlan mengetahui sebelum terlambat. Meskipun Erlan telah menyakiti hati adiknya tapi Arkan tak memiliki dendam, ia ingin menolong selaku teman.


"Kak itu Melanie dan keluarganya kayanya udah keluar rumah Pak Erlan"ucap Amanda


"Iya Manda, kita ikutin mobil mereka kalo gitu."ucap Arkan


Lalu mereka mengikuti mobil Melanie hingga sampai di rumahnya.


"Kamu tunggu disini ya Manda, aku akan masuk ke dalam siapa tau kita biss nemu bukti buat bongkar kejahatan mereka."pinta Arkan


"Begini saja Kak, aku akan memutar mobil Kaka dulu dan menunggu di sebrang jalan sana, jika kaka sudah berhasil maka segera temui aku disana."saran Amanda seraya menunjuk ke arah sebrang jalan.


"Kalo gitu Kaka hati-hati"ucapnya sambil tersenyum


"Makasih ya, kamu juga tetep waspada"pinta Arkan


Amanda hanya merespon dengan anggukan. Setelah Arkan keluar dari mobil, Amanda bergegas mengemudikan mobil Arkan untuk memutar balik dan ia menunggu sampai Arkan berhasil dengan misinya.


Falshback Off


"Begitu kak ceritanya.."ucap Amanda


"Kurang ajar, brengsek,, Melanie bakal dapet ganjarannya sekarang. Gue bakal jeblosin dia dan keluarganya ke Polisi."ucap Erlan penuh emosi


"Dan satu lagi yang mau gue kasih tau sama lo, dan ini soal ade gue."ucap Arkan


"Soal apa ?"tanya Erlan


Lalu Arkan menceritakan semua pada Erlan tentang Asyila yang sampai saat ini masih menunggunya, masih menanti janji Erlan, bahkan hingga Asyila yang menangis karena Erlan melukai hatinya waktu itu.


"Ya Allah maafkan aku Syil, maafkan aku, aku sudah membuatmu menunggu terlalu lama"ucap Erlan yang terlihat menyesal


"Gue bisa liat kalo adek gue begitu mencintai lo dan sebaliknya lo juga begitu mencintai adek gue."ucap Arkan


"Kak gue bener-bener minta maaf sama lo, gue minta maaf karena udah nyakitin hati adek lo, gue udah norehin luka dalem banget buat Asyila. Gue minta maaf kak. Setelah ini gue janji sama lo, gue bakal bahagiain Asyila, gue bakal jaga dia ga bakal gue biarin dia nangis lagi gara-gara gue."janji Erlan dengan yakin


"Gue pegang janji lo"ucap Arkan


"Ini kayanya kita langsung makan aja kali ya, ini makanannya keburu dingin nih."canda Amanda


Mereka kemudian makan siang bersama dan sesekali bercanda dan tertawa. Erlan sedari tadi tak sabar untuk menemui Asyila dan ingin segera membicarakan soal hubungan mereka ke depannya.


Aku akan memutuskan pertunanganku dengan Melanie, dan aku akan segera melamar Asyila cinta pertamaku dan wanitaku. Asyila maafin mas ya karena selama ini kamu tersiksa dan merasakan sakit hati karena mas. Tunggu mas ya Syila. Ya Allah lancarkan semua urusan dan permudah langkah hamba-Mu ini. Batin Erlan

__ADS_1


__ADS_2