
Erlan beserta istrinya telah sampai di Kediaman Gunawan. Ia bukakan pintu untuk istri tercintanya, lalu saling bergandeng satu sama lain untuk masuk ke dalam rumah itu.
"Assalamu'alaikum.."ucap salam keduanya.
Semua orang yang ada di ruangan itu menoleh saat keduanya mengucapkan salam."Walaikumsalam.."ucap semua menimpali.
Asyila mendekat dan langsung memeluk ibunya. Ia rindu pada mamanya itu, sifat manja dalam dirinya timbul jika sedang bersama dengan keluarganya.
"Mama... Syila kangen sama mama, mama apa kabar ?"ucapnya dengan nada senang.
"Udah nikah punya suami masih aja manja nih anak mama. Alhamdulillah mama baik, Nak. Kamu gimanaa Syil ? Sudah ada kabar baik ?"tanya mama Vera seraya mengelus kepala Asyila.
Asyila melepas pelukan ibunya. Ia dapat memahami arti dari "KABAR BAIK" yang sempat ibunya tanyakan. Asyila tersenyum dan berucap"Insyaallah mama dan semua doakan saja ya. Syila dan Mas Erlan tetap berusaha kok."ucap Asyila sambil bergantian menatap semua yang ada disana.
"Mama dan semua tak usah khawatir, doakan saja supaya Asyila bisa secepatnya mengandung. Kami juga selalu berusaha kok."ucap Erlan menambahkan.
"Sudah lebih baik kita berangkat ke rumah Amanda, jalanan ibukota akan semakin padat jika semakin siang."saran papa Andhika.
"Eh dek, kamu mau ikut mobil Abang atau gimana ?"tanya Erlan pada adiknya yang sedari tadi hanya diam tak berbicara.
"Hah ? Aku ?"tanya Nayla yang sedikit terkejut karena sedari tadi dia masih melamun."
"Makanya jangan ngelamun gitu dong dek. Giliran diajak ngobrol ga nyambung kan.. Ck"ucap Erlan
"Ya maaf tadi Nay kurang fokus Bang. Tadi Abang tanya apa sama aku ?"tanya Nayla
"Kamu mau naik mobil bareng Abang atau gimana ? Tadi dapet chat dari Kak Arkan katanya mobil kamu mogok. Kenapa coba ga hubungin Abang aja dek, malah kamu repotin si Bagas."ucap Erlan
"Aku gamau ganggu manten baru ah, kalian ntar uwu-uwuan deh dalem mobil. Ya aku ? cuma bisa diem aja kaya patung."canda Nayla
"Nih anak ditanya serius malah jawab becanda."ucap Erlan sedikit sebal.
Asyila mengusap pundak Erlan."Mas gaboleh gitu, adek kamu kan emang seneng becanda."ucap Asyila
"Tuh Kak Syila aja paham kalo aku emang seneng becanda. Abang aja baperan.. wlee"ejek Nayla
"Aduh mau sampai kapan kalian berdebat gini ? Yaudah lebih baik Nayla biar ikut dengan mama, papa dan Arkan aja. Gimana ?"saran mama Vera
__ADS_1
"Aaa.... sayang sama mama"ucap Nayla manja sambil memeluk mama Vera
Tingkah Nayla sedari tadi diperhatikan oleh seseorang yang juga ada disana. Ujung bibirnya tanpa sadar sedikit tertarik membentuk senyuman.Menggemaskan.Batin Bagas
🌹🌹
Semua keluarga kini sudah sampai di rumah Amanda. Mereka disambut baik oleh Pak Hendarto. Kini mereka tengah berada di Ruang Tamu.
"Bismillahirrahmanirrahim.. dengan mengucap basmalah saya Andhika Gunawan mempunyai itikad baik pada hari ini untuk melamar putri anda untuk putra sulung kami Arkan Rizaldi Gunawan. Bagaimana Pak Hendar ?"ucap papa Andhika dengan sopan.
Pak Hendarto tersenyum lalu berucap"saya sebenarnya sangat menyukai nak Arkan, dia pria baik dan bertanggung jawab. Saya yakin jika dia bisa menjadi imam dan suami yang baik untuk istrinya kelak. Saya sangat tersanjung karena kehadiran kalian kesini bermaksud baik untuk melamar putri saya, namun saya tidak bisa memutuskan semua sendiri. Ini berhubungan dengan kebahagiaan Amanda, jadi alangkah lebih baik jika kalian tanyakan secara langsung pada putri saya."jelas pak Hendarto
Tak lama Amanda keluar dari kamarnya. Ia mengenakan gamis bermotif bunga dengan hijab warna senada, tak lupa memoles tipis wajahnya dengan make up yang semakin membuat aura kecantikannya terpancar.
"Kemari Nak.."pinta pak Hendarto
Amanda berjalan menghampiri ayahnya dengan senyum yang selalu menghiasi wajah cantiknya.
"Nak Arkan beserta keluarganya kemari berniat untuk melamarmu. Nak Arkan sudah mengutarakan niat baiknya untuk memperistri kamu dan Ayah sudah setuju dan menerima lamarannya. Sekarang tinggal kamu yang memutuskan semuanya Nak, karena yang akan menjalani semuanya itu kamu."jelas papa Hendarto
"Bismillahirrahmanirrahim..Bagaimana Amanda apa kamu mau menerima lamaranku ?Aku ingin memperistri dirimu dan menjadikanmu wanita halalku ?"tanya Arkan serius.
"Alhamdulillah... "ucap semua yang ada di ruangan itu.
Mama Vera lalu memeluk Amanda."Terimakasih Nak, kamu mau menerima lamaran ini. Sedari awal tante sudah sangat setuju jika Arkan bersanding dengan kamu."ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
"Amanda yang harusnya berterimakasih Tante, karena Kak Arkan sudah memilih Amanda menjadi calon pendampingnya walau Amanda masih banyak kekurangan."ucap Amanda seraya melepaskan pelukannya dan menunduk
"Hei kamu itu wanita yang baik, sempurna dan Insyaallah kamu wanita yang memang Allah sudah takdirkan untuk Arkan. Dan mulai sekarang kamu hanya boleh memanggil Tante dengan sebutan Mama."ucap mama Vera seraya menangkup wajah Amanda
"I-I-Iya Ma.. terimakasih ya Ma."ucap Amanda kembali memeluk mama Vera.
Amanda memang sudah ditinggalkan ibunya sejak ia berusia 15 tahun. Ibunya meninggal karena menderita sakit Kanker Darah stadium akhir kala itu. Oleh karenanya, ia hanya hidup bersama sang Ayah.
"Lalu kapan kita akan mengadakan acara resmi pertunangan mereka pak Hendar ?"tanya papa Andhika
"Semua saya serahkan pada anda saja, Pak."ucap pak Hendarto
__ADS_1
"Bagaimana jika acaranya kita laksanakan 2 minggu ke depan. Kebetulan itu hari ulang tahun perusahaan GNW Corp. Bagaimana Pa ?"saran Arkan
"Ide yang bagus, baiklah acaranya kita laksanakan 2 minggu ke depan saja, bagaimana pak Hendar ?"tanya papa Andhika
"Baiklah saya setuju Pak."ucap pak Hendarto
🌹🌹
Kini semuanya tengah berkumpul di belakang rumah Amanda. Disana sudah disediakan hidangan lezat untuk dinikmati oleh keluarga Arkan.
"Sayang,, mas mau itu dong."ucap Erlan manja sambil menunjuk salah satu hidangan disana.
"Mas kan bisa ambil sendiri, manja banget deh pak Suami."ucap malas Asyila sambil mengambilkan apa yang suaminya inginkan
"Huh Abang semenjak nikah kayanya manja banget ya Kak ? Padahal ya dulu dia orang paling dingin dan galak di rumah."ledek Nayla
"Sirik aja deh jomblo."ledek Erlan
"Iya emang aku jomblo Bang, lagian siapa yang mau sama aku ? Cewe petakilan lah bar-bar lah cerewet lah."ucap Nayla yang kesal dan kemudian beranjak pergi dari sana.
"Loh dek Abang kan cuma becanda... Nayla..."teriak Erlan yang berniat menghentikan Nayla
Asyila lalu mengelus lengan Erlan."Biar Syila aja ya yang bujuk Nayla, biar Syila bicara sesama perempuan sama dia."ucap Asyila menenangkan
"Mas minta maaf sayang, tadi mas hanya berniat untuk menggoda Nayla aja kok."ucap Erlan sedikit bersalah.
"Nayla sepertinya sedang dalam mood yang buruk juga Mas. Gak apa biar aku yang bujuk ya, mas tunggu disini dan lanjutkan makannya."ucap Asyila sambil tersenyum
"Terimakasih istriku."ucap Erlan yang memegang tangan Asyila lalu mengecupnya.
Asyila kemudian beranjak dari sana guna membujuk Nayla yang sedang merajuk akibat kelakuan Erlan.
MAAF YA TEMEN-TEMEN BARU BISA UP LAGI.. BELAKANGAN INI URUSAN DI DUNIA NYATA SANGAT SANGAT MENYITA WAKTU DAN SEBELUMNYA AUTHOR JUGA SEDANG DALAM KO NDISI TIDAK FIT
UNTUK KEDEPANNYA INSYAALLAH DIUSAHAKAN UP TIAP HARI, SEMOGA KALIAN SELALU SUKA DENGAN KARYA AKUU😊😊
JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, HADIAHNYA YAA..
__ADS_1
AUTHOR CINTA KALIAN❤❤❤