
Hari ini adalah Hari Minggu. Saatnya melepas sedikit penat setelah seharian bekerja dengan bermain atau sekedar berjalan-jalan. Seperti yang Asyila lakukan hari ini, dia bersama Bagas tengah berada di City Mall. Asyila sedang sibuk memilih kado yang akan ia berikan untuk sahabat tercintanya Amanda.
"Mbak saya minta dituliskan kartu ucapannya juga, hmm tulisannya Happy Birthday Amanda sahabatku, semoga selalu ada cinta untukmu selalu." pinta Asyila pada salah satu pegawai di toko itu.
"Syil masih ada yang ingin kau cari atau perlukan ?"tanya Bagas
"Sepertinya sudah Gas, tapi ini hampir memasuki jam makan siang, bagaimana jika kita solat dzuhur lalu makan siang disini dulu ?"ucap Asyila.
"Ide yang bagus, berkeliling mall sedari tadi membuat cacingku meronta minta diisi Syil."canda Bagas
"Hahahah dasar"tawa Asyila.
🌷🌷
Di tempat yang sama Erlan, Melanie dan Vino juga sedang singgah di tempat permainan anak. Erlan mengajak Vino untuk mencoba semua wahana permainan anak yang ada di tempat itu.
Membosankan sekali, huft kenapa coba Mas Erlan harus ngajak tu bocah juga si, padahal kan niatnya aku cuma pengen jalan berdua doang sama mas Erlan. Menyebalkan huh.Gerutu Melanie.
Tiba-tiba Erlan mendapat sebuah panggilan dari salah satu kliennya, dia menghampiri Melanie dengan tujuan ingin menitipkan sebentar Vino padanya.
"Mel maaf jika kamu tidak keberatan, aku ingin kamu menemani Vino sebentar, aku ada telepon masuk dan ini penting."pinta Erlan seraya meninggalkannya.
"Baiklah." ucap Melanie malas
"Tante Melannnn!!!!" teriak Vino
"Aduh apaan sih Vino gausah teriak gitu, tante ga budek kali."ucapnya dengan nada sedikit kesal
"Maaf tante, Vino ingin main permainan itu boleh tante ?" tanya Vino seraya menunjuk salah satu permainan
"Haduh Vino tante udah cape nih ah,daritadi cuma anter kamu kesana kesini aja, kaki tante pegel" kesal Melanie
"Tapi Vino ingin main lagi tante, Vino ingin mencoba permainan itu." ucapnya sambil menunduk
"Ishhh udah deh gausah ngeyel, lebih baik duduk disini aja, jadi anak jangan nakal, jangan bikin susah tante sama Papa kamu."ucap Melanie dengan nada sedikit membentak
"Baik tante hiks hiks" Ucapnya sambil terisak
"Eh malah nangis dasar anak cengeng,udah berhenti deh nangisnya berisik."ucap Melanie sambil mencubit tangan Vino.
"Aaww Sakit tante" ucap Vino masih terisak
"Makanya diem gausah nangis lagi, mau tante cubit lagi ?" ancam Melanie
"Ngga tante, Vino tidak akan menangis lagi" ucap Vino menghapus air mata di pipinya
Haduh ribet juga ya kalo harus terus menerus sama si Vino, kalo bukan karena aku ingin dekat mas Erlan ogah deh harus jalan sama anaknya. Apa aku tinggalin aja si Vino ya ? biar aku bisa berduaan sama Mas Erlan. Batin Melanie yang sudah berniat jahat.
"Sepertinya ide ini akan berhasil deh" gumam Melanie
__ADS_1
"Vino mau ga kalo tante ajak buat beli mainan ?"tanya Melanie
Vino mendongak" mau tante Vino mau beli mainan" ucapnya antusias
"Yaudah ayo kita ke toko mainan."
Vino dengan cepat menganggukan kepalanya
Di Toko Mainan
"Hmm Vino pilih aja mainan yang Vino mau, tante tunggu disini ya." ucap Melanie
"Iya tante"ucap Vino
Gue tinggalin aja tu bocah disini, kalo mas Erlan tanya alasannya gimana nanti deh yang penting aku bisa berduaan dulu sama mas Erlan.Ucap Melanie sambil tersenyum licik
Beberapa waktu kemudian, Vino ingin kembali pada Melanie, Vino berniat memberi tahu Melanie jika ada mainan yang ingin ia beli
"Tante Melan,, Vino sudah..."ucapnya tertahan karena tak melihat Melanie di tempat itu.
"Tante Melan,,, tante dimana ?" Vino ketakutan
"Tante jangan tinggalkan Vino"ucapnya sambil menangis menutupi wajahnya dengan tangan.
Sementara di tempat berbeda, Asyila dan Bagas sudah selesai dengan makan siang mereka. Asyila mengajak Bagas untuk pulang karena baginya ini sudah hampir menjelang sore.
"Haduh Syil kenyang banget nih aku, sampe gabisa jalan"canda Bagas
Asyila tak sengaja menangkap seorang anak kecil yang tengah duduk sendirian sambil menutup wajahnya. Asyila sedikit heran mengapa di Mall sebesar ini anak laki-laki itu sendirian ? kemana kedua orang tuanya ?
"Eh Bagas, bentar deh aku penasaran sama anak kecil itu deh, kayanya dia lagi nangis deh, bentar ya aku kesana dulu"ucap Asyila
"Eh Syil tapi.."ucap Bagas terpotong karena Asyila sudah terlanjur menjauh.
Asyila sedikit mempercepat langkahnya untuk menghampiri anak laki-laki itu.
"Nak, ko duduk sendirian disini ? kamu lagi apa ?"tanya Asyila sambil mengelus puncak kepala anak itu
Anak laki-laki itu membuka tangan yang menutupi wajahnya dan segera mendongakkan kepalanya. Asyila terkejut saat melihat siapa anak laki-laki itu.
"Vino ???? " ucap Asyila kaget
"Bundaaaaaa.... hiks.. hikss hiks"tangis Vino pecah
"Loh sayang, Vino sedang apa duduk sendirian disini nak ? Papanya Vino mana ? cup cup udah jangan nangis ya sayang"ucap Asyila seraya tak melepas dekapan eratnya pada Vino.
"Papa hilang, Vino gatau papa dimana bunda, Vino takut"ucap Vino sambil sesenggukan
"Suttt udah anak Bunda jangan takut dan jangan menangis, bunda akan telepon Papa ya sebentar." ucap Asyila dan direspon oleh Vino dengan anggukan kepala.
__ADS_1
Asyila mengambil hp nya di dalam tas dan segera mengabari bahwa Vino sedang ada bersamanya.
Tak lama Erlan dengan langkah sedikit tergesa-gesa segera menghampiri tempat dimana tadi Asyila mengabari dirinya sedang bersama Vino.
"Syil.."panggil Erlan
"Kak Erlan,,,, syukurlah kaka sudah ada disini, aku tadi tak sengaja menemukan Vino duduk sendirian disini sambil menangis, dia sepertinya sedikit takut karena tidak bisa menemukan kaka dimanapun." ucap Asyila
Erlan dengan segera mendekap erat anaknya itu, dia membawa vino ke dadanya dan tak lama dia menggendong Vino.
"Sayang kamu kemana aja nak ? Papa khawatir sedari tadi mencari kamu."ucapnya seraya mengelus kepala Vino.
"Papa sebenarnya Vino tadi ingin membeli mainan, tapi saat itu Vino.." ucapnya tertahan karena melihat seseorang menghampirinya.
"Ya Ampum Vino, kamu kemana aja sayang ? tante cariin kamu loh tante khawatir tau gak."acting Melanie
Vino ketakutan dan menundukan kepalanya.
"Sepertinya tadi Vino tertarik pada sebuah mainan mas, jadi Vino menghampiri toko mainan itu sendirian, iya kan sayang ?" ucap Melanie
"Lain kali jangan pernah berjalan sendirian, jika ingin sesuatu Vino bilang Papa atau tante Melanie ya sayang"ucap Erlan yang dibalas dengan anggukan kepala dari Vino
"Yaudah kita makan ice cream aja gimana ?"tanya Erlan.
"Vino ingin pulang saja Papa"ucap Vino.
"Yakin anak Papa ini ingin pulang ?"tanya Erlan lagi
"Hmm" gumam Vino yang masih menundukan kepala
"Oh iya Syil terimakasih ya karena kamu cepat kasih tau aku soal Vino."ucap Erlan
"Ga masalah kak, santai aja."ucap Asyila sambil tersenyum
"Kalo gitu aku, Vino dan Melanie pamit dulu ya Syil, sekali lagi terimakasih."ucap Erlan
"Iya Kak, hati-hati ya.. " ucapnya sambil menatap sekilas
Melanie pasti perempuan yang diceritakan Kak Erlan tempo hari saat di taman, aku melihat bahwa dia sepertinya menyayangi Kak Erlan dan Vino. Hmm aku selalu mendoakan kebahagiaan untukmu dan Vino Kak, Semoga cinta selalu ada untuk kalian berdua. Batin Asyila.
"Syil..anak itu tadi siapa ? sepertinya dia akrab sekali denganmu ?" tanya Bagas penasaran.
"Oh itu,, iya aku mengenalnya. Dia anak dari temanku Gas, makanya aku bisa akrab dengan anak itu."ucap Asyila
"Oh gitu, yaudah kita jadi pulang ga nih ? tadi katanya gamau kalo sampe rumah sore banget.."ucap Bagas
"Eh iya ya Gas, yaudah yuk kita pulang sekarang."
ajak Asyila
__ADS_1
Mereka berduapun tak lama meninggalkan Mall itu.
LIKE COMMENT JANGAN LUPA 😁😁