
2 minggu berlalu, tak terasa bahwa sore ini akan digelar acara pertunangan antara Arkan dan Amanda. Acara akan dimulai pada malam hari, di salah satu Hotel milik Erlan.
Asyila sedari tadi tengan mendampingi Amanda yang sedang dihias oleh MUA terbaik yang sebelumnya pernah Asyila pakai saat pernikahannya bersama Erlan.
"Ciee.. yang mau tunangan"goda Asyila
"Syil ih udah ah malu"balas Amanda sambil menunduk
"Bentar lagi bakal jadi Kakak ipar aku nih"goda Asyila kembali
"Syilaaa...."ucap Amanda semakin malu
"Ih tapi Kak Manda asli deh cantik banget tau gak ? Aura mantennya udah kerasa dari sekarang."goda Nayla yang saat itu baru saja bergabung dengan mereka
"Ini lagi anak kecil apaan sih godain aku. Cari pacar sana jomblo mulu."goda Amanda
"Udah pasrah deh kalo ditanya soal pacar atau pasangan. Biar deh semua tergantung sama yang di atas."ucap Nayla pasrah.
"Aduh.. Aduh.. baper nih maaf deh maaf sini peluk aku sini"pinta Amanda sambil merentangkan tangannya.
Nayla mendekat pada Amanda lalu ia memeluk erat sahabat dari kakak iparnya itu. Tak cukup disitu Asyila pun ikut memeluk mereka berdua.
"Semoga kita selalu bahagia ya."ucap Asyila
"Aamiin Aamiin.."ucap Amanda dan Nayla bersamaan
"Syil memangnya suami kamu ga masalah kalo kamu nemenin aku disini ? Udah dari tadi siang loh kamu disini."ucap Manda
"Tenang aja Manda, aku tadi udah hubungin suamiku kok. Lagipula mas Erlan sedang berada di ballroom hotel tempat kalian akan bertunangan nanti untuk melihat sampai mana persiapan acaranya."ujar Asyila
__ADS_1
"Makasih ya Syil, karena kamu dan suamimu sudah banyak bantu aku dan Kak Arkan."ujar Manda
"Sama-sama Syil. Lagipula aku kan membantu kakakku sendiri bukan orang lain. Yaudah yuk kamu segera ganti pakaian, acaranya kan sebentar lagi dimulai."saran Asyila
"Yaudah aku akan mempersiapkan diri, kamu dan Nayla juga harus bersiap ya. Dandan yang cantik Syil supaya suami kamu makin lengket sama kamu, buat Nayla juga kamu dandan yang cantik siapa tau nemu jodoh ntar."canda Amanda
"Siap laksanakan.."ujar mereka berdua sambil memberi hormat
Amanda hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah mereka berdua. Setelah itu ia bergegas masuk ke kamar mandi begitupun Asyila dan Nayla yang keluar dari kamar Amanda menuju kamar mereka masing-masing.
🌹🌹
Di salah satu kamar hotel, Erlan tengah merebahkan tubuhnya yang sedikit lelah karena seharian ini harus bekerja sekaligus mengontrol persiapan acara pertunangan kakak iparnya.
Ceklek
Pintu terbuka menampakkan Asyila yang baru saja sampai di kamar mereka. Ia tersenyum saat melihat suaminya sedang memejamkan matanya. Ia hampiri suaminya lalu mengusap pipi dan memberi kecupan di dahi suaminya.
"Hmm gausah curi-curi ciuman gitu deh sayang.."ujar Erlan
Asyila sedikit terkejut."Mas sejak kapan tau aku ada disini ?" Mas udah bangun dari tadi ya ? Mau ngerjain aku ya ?"tanya Asyila bertubi-tubi pada Erlan.
Erlan bangkit dari tidurnya lalu memegang pipi istrinya."Mas tuh udah bangun dari kamu buka pintu, tapi mas pura-pura aja masih tidur pengen tau gitu kamu mau apa.. Eh ternyata malah kamu cium aku diem-diem."goda Erlan
"Mas ihh jail banget deh"ujar Asyila sambil menunduk.
"Kenapa sih masih malu sayang ? kita ini suami istri loh, lagipula mau kamu ciumin aku sampe gimana juga silahkan, semua yang ada di diri aku ini punya kamu, begitupun sebaliknya."ujar Erlan
Asyila lalu memeluk Erlan, entahlah akhir-akhir ini ia sedikit manja pada suaminya itu."Aku cinta sama suamiku ini.. cinta banget.."ujar Asyila manja
__ADS_1
"Kamu ga lagi sakit kan sayang ? baik-baik aja kan ? tumbenan nih mau manja gini sama aku ?"tanya Erlan
"Jadi gaboleh ? mas gasuka kalo Syila manja gini ? mas senengnya tuh kalo Sheila ya yang peluk-peluk mas ? Mas jahat."ujar Asyila yang tiba-tiba menangis di hadapan Erlan
Erlan sedikit kebingungan dengan sikap istrinya. Sebelumnya ia begitu manja padanya, namun sedetik kemudian istrinya malah menangis karenanya juga.
"Loh sayang bukan gitu, maksud mas itu ga biasanya kamu betah nempel-nempel sama mas padahal nih mas belum mandi loh sayang."ucap Erlan
"Iya ya mas bau ih belum mandi. Mandi dulu sana."pinta Asyila
"Mandiin dong sayang."ujar Erlan dengan nada manja
"Mas kan bukan anak kecil lagi, mandi sendiri aja deh." ujar Asyila sambil perlahan memundurkan tubuhnya untuk menjauh dari suaminya
Namun belum sampai Asyila menjauh, suaminya itu sudah menangkapnya bahkan tak segan ia menggendong istrinya menuju kamar mandi.
"Mas ih turunin aku... aku berat loh"pinta Asyila
"Udah diem deh, kita harus mandi dan bersiap bentar lagi acaranya mulai."ancam Erlan
Asyila hanya bisa pasrah, jika sudah begini pasti ritual mandinya akan memakan waktu lebih lama.
Nasib punya suami mesum ya gini, aku manja dikit eh dia kegoda. Ya Allah..umpat Asyila dalam hati
🌹🌹
Di tempat yang berbeda, Nayla kini tengah berkeliling untuk melihat suasana hotel milik Kakaknya itu. Jujur saja selama ini ia tak pernah sekalipun berkunjung atau sekedar menanyakan usaha yang Erlan geluti, ia terlalu sibuk dengan pendidikannya saat di luar negeri.
Ternyata abang sehebat ini. Bisa mendirikan hotel sebesar dan semewah ini. I'm proud of u bang. gumamnya dalam hati
__ADS_1
Ia kini tengah berada di rooftop hotel, ia sedang berdiri dengan mata yang terus tertuju pada pemandangan kota Jakarta yang begitu indah. Hingga tak sengaja matanya menangkap 2 orang pria dan wanita seperti tengah memperdebatkan sesuatu. Ia hendak mendekat namun saat melihat siapa wanita yang sedang berdebat dengan pria itu, langkahnya ia hentikan dan mencoba bersembunyi di balik dinding dan berusaha mendengarkan apa yang mereka perdebatkan.
Siapa pria itu ?tanya Nayla dalam hati