
Pagi ini adalah hari dimana Erlan harus kembali ke Kantornya. Setelah kurang lebih selama 2 minggu ia bersama istri dan keluarganya berlibur di Paris. Namun pria yang memperistri Asyila Luthfia Gunawan ini tampak masih betah ada di alam mimpinya. Ia bahkan tak sedikitpun terusik saat istrinya bangkit dari ranjang di Kamar mereka.
Mas Erlan kelamaan libur nih kayanya, jadi aura malasnya pasti lekat banget di pikirannya.Gumam Asyila
Asyila yang sudah membersihkan diri dari 15 menit yang lalu tengah menghampiri suaminya yang masih betah meringkuk dalam selimut. Asyila tarik selimut itu dengan pelan dan menampilkan wajah suaminya yang begitu damai. Menggemaskan sekali sih kamu mas.Batin Asyila.
Asyila bergerak dan duduk di samping suaminya. Ia usap kepala suaminya itu dan mencoba untuk membangunkan Erlan dari tidurnya.
"Mas..."panggil Asyila
Bukannya langsung terbangun, Erlan justru membelakangi istrinya. "Hmm apaan sayang.. mas masih ngantuk."ucap Erlan dengan suara seraknya sambil membuka matanya sedikit.
"Bangun dulu yuk mas, solat Shubuh dulu yuk. Waktunya udah hampir mau abis tuh."ucap Asyila sambil melirik jam dinding yang sudah menunjukkan angka 5.10 pagi hari.
"Hmm sebentar lagi ya Yank, masih ngantuk."gumam Erlan yang terdengar oleh Asyila. Asyila yang mendengar gumaman dari suaminya ini tak patah semangat, ia mendekatkan wajahnya ke depan pipi Erlan dan mengecupnya sekilas.
"Bangun dulu yuk mas. Cuci muka ambil wudhu terus solat Shubuh. Selepas itu mas boleh tidur lagi."ajak Asyila sambil mengelus pipi suaminya dan sesekali menatap wajah tampan lelaki halalnya itu.
Erlan yang mendapat perlakuan manis itu langsung membuka matanya. Ia melihat pemandangan yang menyejukan saat itu membuka matanya apalagi jika bukan wajah wanita halalnya itu. Asyila yang sudah cantik dengan dress rumahan dilengkapi dengan hijab instant dan sedikit memoleskan make up tipis-tipis.
"Subhanallah bidadari turun dari khayangan ya pagi-pagi."goda Erlan
"Ishh masih pagi udah ngegombal aja deh mas. Yuk bangun terus solat dulu."ajak Asyila
Asyila berniat untuk meninggalkan suaminya itu menuju dapur, namun Erlan memegang tangannya menandakan ia tak mau Asyila pergi dari Kamar mereka.
"Apalagi mas ?"tanya Asyila yang kembali membalikkan badannya.
"Mas butuh vitamin dulu sebelum bangun."ucap Erlan dengan manja.
__ADS_1
"Yaudah bentar, aku ambil dulu di laci nakas ya mas."ucap Asyila yang hendak mengambil vitamin itu, namun Erlan justru menggelengkan kepalanya."Bukan vitamin obat sayang."ucap Erlan kembali dengan nada manja
Asyila mengerinyitkan dahinya."Terus vitamin apa dong ? Sea ? kita kan kemarin udah liburan di Paris selama 2 minggu mas.. itu ga cukupkah ?"tanya Asyila
Erlan berdecak sebal. Istrinya begitu tidak peka dengan kata vitamin yang Erlan ucapkan."Ah tau deh kamu beneran ga peka Yank."ucap Erlan yang sudah bangkit dari tempat tidur dan hendak menuju kamar mandi, namun lengannya dengan cepat dipegang oleh istrinya."Apa lagi Yank ? nih aku udah bangun mau ambil wudhu eh kamu malah nahan-nahan. Apaan si ?"ucapnya sedikit ketus.
Asyila tersenyum lalu bangkit dari pembaringan. Ia peluk suaminya dan tak lama ia labuhkan ciuman di pipi dan terakhir di bibir suaminya."Morning kiss sayang, aku bukan ga peka mas cuma pengen ngerjain kamu aja barusan hihihi."ucap Asyila sambil tertawa dan segera menjauh dari suaminya menuju pintu
"Istri aku udah mulai jail ya. Awas aja kamu Yank."ucap Erlan yang hendak menyusul istrinya.
Asyila mengangkat tangannya untuk memberi isyarat bahwa Erlan harus berhenti untuk mengejarnya."Mas stop, lihat tuh udah mau setengah enam. Cepetan mandi terus solat Shubuh. Aku ke bawah buat bangunin Vino dan siapin sarapan." perintah Asyila
"Iya deh iya istriku yang bawel."ucap Erlan malas."Yank kamu masih libur salatnya ya ?tanya Erlan pada istrinya yang memang sedang dalam masa haid.
"Iya mas lagian ini baru hari ketiga kan."ucap Asyila
"Berapa lama sih biasanya ? Mas udah ga tahan Yank. Pengen dimanjain sama si dia."ucap Erlan sambil matanya melirik ke area sensi*** istrinya.
"Iya iya sayang." ucap Erlan yang kemudia berlalu masuk ke kamar mandi.
Sebelum Asyila turun ke bawah, ia menyiapkan segala keperluan suaminya."Mas ini semua perlengkapan kamu buat ngantor udah Syila siapin di atas kasur ya."ucap Asyila sedikit
berteriak.
"Iya Sayang"sahut Erlan yang juga berteriak.
🌹🌹
Asyila kini tengah berkutat di dapur. Ia kerahkan semua kemampuannya dalam memasak. Kali ini ia akan menyajikan nasi goreng seafood dengan tumis brokoli sosis dan tak lupa dua gelas susu untuk suami dan juga anaknya.
__ADS_1
"Bu maaf tolong panggilkan Vino untuk sarapan dulu."pinta Asyila pada bu Lisda
"Iya Neng."ucap bu Lisda yang memang diperintahkan oleh Asyila untuk tidak memanggilnya dengan sebutan "nyonya".
Bu Lisda tak sengaja berpapasan dengan Erlan yang masih dengan pakaian santainya."Loh bu Lisda mau kemana ?"tanya Erlan.
"Ini den, neng Syila suruh saya buat ajak den Vino buat sarapan."ucap bu Lisda dengan sopan.
Erlan mengangguk dan membiarkan bu Lisda berlalu. Ia berjalan menuju ke dapur. Dan pemandangan yang dilihatnya adalah sang istri yang tengah bersemangat memasak hidangan untuk sarapan. Ia berjalan mengendap-endap lalu tak lama ia lingkarkan tangannya pada perut Asyila dan kepalanya ia taruh di ceruk leher istrinya bahkan sesekali ia hirup aroma wangi dari tubuh istrinya.
"Mas ih ngangetin aja, aku lagi masak nih. Gimana kalo nib si spatula kena tangan kamu"gerutu Asyila
"Ga bakal lah sayang, lagian istri aku mana tega liat suaminya kesakitan gitu."goda Erlan
"Ih mas gombal terus.. Udah deh lebih baik mas tunggu di meja makan aja ya. Nih sarapannya bentar lagi siap ko."ucap Asyila yang masih mengaduk-aduk masakannya.
Erlan membalikkan tubuh istrinya. Ia tangkupkan tangannya pada pipi Asyila."Mas gamau kamu capek Yank. Kan ada bu Lisda yang bantu disini."pinta Erlan dengan lembut.
"Mas gini ya, selagi aku masih bisa melayani suami dan anakku dengan baik, aku gamau repotin orang. Lagipula aku cuma mau suami dan anakku makan masakanku bukan masakan orang lain."jelas Asyila
Erlan tersenyum."Beruntung banget aku punya istri kamu Yank. Makin hari cinta aku terus bertambah sama kamu."ucapnya sambil mengecup tangan dan pipi Asyila
"Ih mas jangan cium-cium, aku bau dapur nih."ucap Asyila yang sedikit tak nyaman dengan perlakuan Erlan.
"Kamu wangi loh Yank, bau dapur darimana ? Yang ada ya kamu tuh selalu wangi bikin aku nyaman terus pengen peluk-peluk terus."goda Erlan
"Mas udah ya sana dulu deh. Tunggu di meja makan aja ya. Liat tuh ga malu sama anak kamu dari tadi liatin kita mesra-mesraan disini."goda Asyila yang memang sudah melihat keberadaan Vino saat suaminya menggodanya.
Erlan berbalik sekilas untuk memastikan bahwa ada Vino disana dan ternyata benar memang Vino sudah duduk manis di meja makan. Ia kembali menatap Asyila."Yaudah mas tunggu di meja makan ya. I Love You istriku."ucapnya yang kemudian menghadiahi istrinya dengan kecupan di dahi.
__ADS_1
Dasar suami bucin.Gumam Asyila